Berita

17 Jun 2026

361 Titik Taxmon Terpasang, Pemkab Sidoarjo Perkuat Transparansi Pajak Dukung Pembangunan

KOMINFO, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon) pada objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). Hingga Juni 2026, sebanyak 361 titik Taxmon telah terpasang dan ditargetkan meningkat menjadi 454 titik pada akhir Juli 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan transaksi usaha tercatat secara elektronik sehingga penerimaan daerah dapat dioptimalkan guna mendukung pembangunan dan pelayanan publik.Hal itu disampaikan dalam Sosialisasi Implementasi Tax Monitoring System (Taxmon) atau alat perekam transaksi pajak pada objek PBJT yang digelar Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo di Fave Hotel Sidoarjo, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti 100 wajib pajak dari sektor makanan dan minuman, perhotelan, jasa parkir, serta kesenian dan hiburan.Kepala BPPD Kabupaten Sidoarjo, Noer Rochmawati, mengatakan Taxmon merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menciptakan tata kelola perpajakan yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi.“Taxmon bukan untuk menambah beban pelaku usaha, melainkan menciptakan iklim usaha yang sehat dan adil serta memberikan kepastian dalam pemenuhan kewajiban perpajakan daerah,” ujarnya.Ima, sapaan akrabnya, menjelaskan saat ini ada sebanyak 361 titik Taxmon telah terpasang yang terdiri atas 315 titik pada sektor makanan dan minuman, 11 titik pada jasa perhotelan, 20 titik pada jasa parkir, serta 15 titik pada sektor kesenian dan hiburan.“Tujuan utama pemasangan Taxmon adalah meningkatkan transparansi dan akuntabilitas transaksi usaha sekaligus memberikan kepastian dalam pelaporan pajak daerah,” katanya.Saat ini, sebanyak 93 titik yang sedang dalam proses pemasangan. BPPD menargetkan jumlah Taxmon yang terpasang mencapai 454 titik pada akhir Juli 2026. Setelah itu, pada semester kedua tahun 2026 direncanakan penambahan sekitar 200 titik Taxmon lagi untuk memperluas pengawasan transaksi usaha secara elektronik.Menurut Ima, optimalisasi penerimaan pajak daerah melalui sistem yang transparan akan berdampak langsung pada peningkatan kemampuan pemerintah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan masyarakat.“Pendapatan daerah yang diperoleh nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik,” jelasnya.Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, BPPD bersama Bank Jatim juga menyelenggarakan Program Digital Jayandaru Tax Prize (DIJAPRI). Melalui program tersebut, masyarakat dapat mengunggah struk belanja dari tempat usaha yang telah terpasang Taxmon untuk diikutsertakan dalam pengundian hadiah yang akan dilaksanakan pada 28 Juli 2026.Hadiah yang disiapkan antara lain smartphone, televisi, dan hadiah utama satu unit sepeda motor Honda Vario. Program tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk meminta dan menyimpan bukti transaksi setiap berbelanja sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya pajak daerah.Sementara itu, Bupati Sidoarjo yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo yang juga selaku Ketua Harian Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati mengatakan digitalisasi transaksi daerah telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan tata kelola keuangan daerah. Bahkan Kabupaten Sidoarjo berhasil meraih peringkat ketiga tingkat nasional dalam implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.Menurutnya, pemasangan Taxmon menjadi salah satu instrumen penting dalam mengoptimalkan potensi penerimaan pajak daerah karena seluruh transaksi dapat termonitor secara lebih akurat dan transparan.“Dengan sistem yang terdigitalisasi, potensi pajak daerah dapat tergali lebih optimal. Semakin banyak transaksi yang termonitor, semakin besar pula peluang peningkatan pendapatan daerah yang nantinya digunakan kembali untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.Dari data BPPD Kabupaten Sidoarjo beberapa tahun terakhir, realisasi pajak restoran secara konsisten melampaui target yang ditetapkan. Pada tahun 2025 realisasi pajak restoran mencapai Rp153,17 miliar atau 124,63 persen dari target sebesar Rp122,90 miliar. (Dew)

Selengkapnya
17 Jun 2026

Ketua TP PKK Sidoarjo Sriatun Subandi Salurkan Bantuan Pangan di Tiga Desa Gedangan, Ribuan Warga Terima Beras dan Minyak Goreng

KOMINFO, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Sidoarjo, Sriatun Subandi, menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng alokasi Februari–Maret 2026 kepada masyarakat di Desa Keboananom, Desa Ganting, dan Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Rabu (17/6/2026).Penyaluran bantuan tersebut didampingi Dinas Pertanian Sidoarjo, Dinas Sosial Sidoarjo, Wakil Cabang Bulog Sidoarjo, serta jajaran Forkopimka Gedangan. Program bantuan pangan ini bertujuan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.Dalam kegiatan tersebut, setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Tercatat sebanyak 570 penerima manfaat di Desa Keboananom, 376 penerima manfaat di Desa Ganting, dan 505 penerima manfaat di Desa Karangbong menerima bantuan tersebut.Sriatun Subandi mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya saat harga bahan pokok mengalami kenaikan. Menurutnya, bantuan pangan ini merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan kepada masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat.“Pemerintah hadir untuk membantu masyarakat. Di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, bantuan pangan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat. Bantuan ini berasal dari program Presiden Republik Indonesia yang disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.Sriatun menjelaskan, jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Sidoarjo tahun 2026 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini tercatat sebanyak 181.442 penerima manfaat mendapatkan bantuan, meningkat dari sekitar 79 ribu penerima manfaat pada tahun sebelumnya.“Seluruh data penerima manfaat telah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) pusat, sehingga penyaluran bantuan dapat tepat sasaran,” jelasnya.Ia berharap bantuan beras dan minyak goreng yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan tidak diperjualbelikan.“Mudah-mudahan bantuan beras yang diberikan pemerintah ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan digunakan sebagaimana mestinya untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.Pada kesempatan tersebut, Sriatun juga menegaskan bahwa beras yang disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas yang baik, layak dikonsumsi, dan merupakan hasil produksi dalam negeri.“Beras yang dibagikan kepada masyarakat ini kualitasnya baik dan sangat layak untuk dikonsumsi. Beras ini merupakan hasil produksi Indonesia, bukan beras impor,” tegasnya.Ia berharap program bantuan pangan yang disalurkan pemerintah tidak hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian nasional serta mendukung ketahanan pangan Indonesia.“Semoga program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong sektor pertanian Indonesia agar semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. (Son)

Selengkapnya
16 Jun 2026

Libur 1 Muharram, Bupati Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan untuk 934 KPM Warga Sukodono

KOMINFO, Sidoarjo - Bertepatan dengan libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026), Bupati Sidoarjo H. Subandi menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng. Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sidoarjo didampingi Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Camat Sukodono, pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya serta perangkat desa setempat.Bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan melalui Perum Bulog. Penyaluran bantuan yang dipusatkan di tiga desa sekaligus di Kecamatan Sukodono yakni Desa Bangsri, Desa Plumbungan, dan Desa Sambungrejo. Sebanyak 934 keluarga penerima manfaat (KPM) dengan rincian sebanyak 349 KPM di Desa Bangsri, 231 KPM di Desa Plumbungan, dan 354 KPM di Desa Sambungrejo mendapatkan bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026. Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.Subandi menyampaikan bahwa data penerima bantuan saat ini telah menggunakan sistem satu pintu. “Sekarang data sudah terintegrasi yakni melalui DTSEN. Jadi tidak ada lagi penentuan berdasarkan hubungan keluarga atau kedekatan dengan perangkat desa. Semua berdasarkan data yang sudah ditetapkan,” tegasnya.Selain itu, Subandi mengingatkan agar bantuan pangan yang diterima masyarakat benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga dan tidak diperjualbelikan.“Beras dan minyak goreng yang diberikan pemerintah ini layak konsumsi. Tolong dimanfaatkan untuk keluarga, untuk kebutuhan sehari-hari, bukan untuk dijual kembali, mengko berase niki sampean masak,” pesannya.Salah satu penerima bantuan, Sainah (61), warga Desa Sambungrejo, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.“Senang mendapat bantuan ini. Alhamdulillah bisa membantu kebutuhan keluarga. Kalau bisa selalu dapat terus seperti ini. Semoga pemimpin kami panjang umur, sehat selalu, dan banyak rezekinya,” ungkapnya.Program bantuan pangan ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Penyaluran bantuan diharapkan dapat tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi keluarga penerima manfaat. (Mar)

Selengkapnya
16 Jun 2026

Bupati Subandi Serukan ASN, Perangkat Desa, dan RT/RW Jadi Anggota KDMP

KOMINFO, Sidoarjo - Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah banyak berdiri di Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Subandi menyerukan seluruh ketua RT/RW, perangkat desa, BPD, serta ASN menjadi anggota KDKMP.  Seruan itu dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Sidoarjo tentang dukungan kepada Koperasi Desa Merah Putih di Sidoarjo. Yakni Surat edaran bernomor SE No. 500.3/7339/438.1.2.2/2026 tentang Partisipasi dalam Keanggotaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.  Surat tersebut ditujukan kepada Sekda Kabupaten Sidoarjo, Asisten Sekda Kabupaten Sidoarjo, kepala Perangkat Daerah di Pemkab Sidoarjo, camat seKabupaten Sidoarjo, Kades dan Lurah se-Kabupaten Sidoarjo, serta ketua RT dan RW se-Kabupaten Sidoarjo.   “Dukungan semua pihak diperlukan agar Koperasi Desa Merah Putih di Sidoarjo bisa tumbuh dan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Perlu pula langkah terobosan yang inovatif dan nyata,” kata Bupati Subandi. Seruan itu berlaku menyeluruh. Para pihak disarankan ikut menjadi anggota KDMP di Sidoarjo. Bahkan pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo juga.  ”Saya dan keluarga juga akan menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih di desa kami,” tegas Bupati Subandi yang tinggal di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, tersebut. Di sisi lain, sebagai langah nyata dukungan untuk KDMP, Bupati Subandi telah mengundang berbagai pihak untuk mengadakan berbagai kegiatan di Sidoarjo. Di antaranya, Bulog Sidoarjo dan pabrik-pabrik gula (PG) di Kabupaten Sidoarjo. Mereka akan diajak bareng dengan KDMP di Sidoarjo untuk menggelar pasar murah.  Bupati Subandi mendorong diadakannya pasar murah untuk sosialisasi KDMP sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah eceran tertinggi (HET). ”Harga sembako harus di bawah HET supaya masyarakat desa terbantu dan dagangan koperasi bisa laku,” tambah Bupati Subandi.  Dalam rapat koordinasi pada Senin pagi (15 Juni 2026) itu, hadir pimpinan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo; Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim) Sidoarjo, Forum Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidoarjo, serta jajaran Forkopimda Sidoarjo.  Bupati Subandi menegaskan pentingnya sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program KDMP di Sidoarjo. Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih, lanjut dia, merupakan salah satu upaya menggerakkan perekonomian masyarakat desa. 

Selengkapnya
16 Jun 2026

Bupati Pastikan Perawatan Intensif M. Izzan di RSUD R.T. Notopuro

KOMINFO, Sidoarjo - Kondisi Muhammad Izzan Dwi Arifianto mendapatkan perhatian khusus Bupati Sidoarjo H. Subandi. Bocah luka bakar berusia tujuh tahun itu kembali masuk rumah sakit. Luka bakar 46 persen yang dideritanya setahun lalu itu kembali membutuhkan perawatan serius. Saat ini perawatan intensif tengah dilakukan RSUD R.T. Notopuro diruang isolasi combustio. Siang tadi, Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk M. Izzan di RSUD R.T. Notopuro, Selasa, (16/6). Ia prihatin melihat kondisi bocah yang telah kehilangan ibu dan kakaknya saat kejadian kebakaran setahun lalu itu. Dipastikannya M. Izzan mendapatkan perawatan intensif sampai pulih. “Saya pribadi sebagai pimpinan daerah sangat prihatin melihat kondisi ananda Muhammad Izzan, mudah-mudahan dengan uluran tangan pemerintah daerah, anak usia tujuh tahun ini ditangani dengan baik,” ucapnya.Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan RSUD R.T. Notopuro akan menangani M. Izzan dengan maksimal. Tindakan operasi luka bakar akan dilakukan.  Pengobatan juga akan terus dilakukan sampai kondisi M. Izzan pulih kambali. Dipastikannya juga seluruh biaya perawatannya akan di tanggung Pemkab Sidoarjo.“Saya sudah titipkan ke bu Direktur (RSUD R.T. Notopuro) agar anak ini bisa sembuh seperti teman-teman seusianya, ini menjadi perhatian khusus bupati agar ananda Muhammad Izzan mendapat bantuan perawatan semaksimal mungkin,” ucapnya.Bupati Sidoarjo H. Subandi juga akan memberikan perhatian terhadap kondisi perekonomian ayah M. Izzan. Pasalnya saat ini Mujianto tidak dapat bekerja karena terpaksa harus merawat anaknya M. Izzan. Ia juga akan memberikan pekerjaan dengan waktu yang fleksibel bagi Mujianto. Selain itu bantuan sosial Baznas Sidoarjo juga akan diberikannya. “Nanti bapaknya kita carikan pekerjaan yang mudah saja, biar ikut membantu nyapu, habis subuh kerja, biar jam delapan pulang agar dapat merawat anaknya,” ujarnya. Plt. Direktur RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo dr. Prima Dessy Kusuma Rakhmawati., M.Kes mengatakan sudah setahun ini RSUD R.T. Notopuro melakukan perawatan luka bakar M. Izzan. Beberapa kali perawatan pembersihan luka serta tindakan operasi juga telah dilakukan. Perawatan tersebut akan terus dilakukan sampai luka bakar 46 persen yang diderita bocah tersebut sembuh. “Sebetulnya pasien ini sudah beberapa kali rawat inap, kemudian dilakukan operasi, pembersihan luka juga sudah, terakhir Januari kesini setelah itu tidak kontrol lagi,” ucapnya.dr. Prima mengatakan perawatan luka bakar yang dialami M.Izzan membutuhkan waktu yang lama. Tindakan operasi akan kembali dilakukan kepada M.Izzan. Tindakan operasi luka bakar seperti ini dilakukan secara bertahap. Ia akan pastikan RSUD R.T. Notopuro akan memberikan perawatan semaksimal mungkin bagi M.Izzan sampai pulih kembali.“Rencana kami akan ada pembersihan luka, operasi ditangannya dan kakinya yang kaku karena lama tidak digerakkan, kontraktur namanya, ini nanti memang membutuhkan waktu yang lama perawatannya karena operasinya bertahap,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa sejak awal M. Izzan sudah dikawal oleh dokter bedah plastik. dr. Ariek Desnantika, Sp.BP-RE sudah ditugaskannya untung menangani kesembuhan M. Izzan.“Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam merawat pasien ini karena membutuhkan waktu yang lama,” ucapnya. Git/mas

Selengkapnya
16 Jun 2026

Wabup Mimik Titip Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menitipkan empat pesan penting kepada generasi muda agar mampu menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Pelepasan Lulusan ke-59 SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo Tahun Ajaran 2025–2026 di Auditorium KH. AR. Fachruddin SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo pada Selasa (16/6/2026). Pesan pertama yang disampaikan Mimik adalah pentingnya menjaga salat dalam kondisi apa pun. Menurutnya, kesuksesan yang diraih seseorang tidak boleh membuatnya melupakan kewajiban kepada Allah SWT.“Jangan pernah meninggalkan salat di mana pun berada dan setinggi apa pun kesuksesan yang diraih. Jangan melupakan kewajiban kepada Allah karena salat adalah tiang agama, penuntun hidup, dan sumber kekuatan manusia,” ujarnya.Pesan kedua adalah menjaga akhlak dan karakter. Ia menegaskan bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya diukur dari prestasi akademik saja, tetapi juga dari sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.“Orang lain akan menghargai kita bukan hanya karena nilai yang tinggi, tetapi juga karena kejujuran, tanggung jawab, dan sikap hormat kepada sesama,” katanya.Pesan ketiga, Mimik mendorong generasi muda agar berani memiliki cita-cita dan mimpi besar. Menurutnya, setiap keberhasilan selalu diawali dengan impian yang disertai tekad, kerja keras, dan doa.“Setiap kesuksesan besar berawal dari mimpi besar yang diiringi niat, usaha, dan doa,” tuturnya.Sementara itu, pesan keempat yang ia sampaikan adalah agar generasi muda tidak pernah berhenti belajar. Mimik mengingatkan bahwa kelulusan bukan akhir dari proses pendidikan, melainkan awal untuk meraih kesempatan dan pengalaman yang lebih luas.“Kelulusan ini bukanlah titik akhir, melainkan awal perjalanan untuk meraih mimpi yang lebih besar. Karena itu, teruslah belajar dan menambah wawasan,” ujarnya.Pada kesempatan tersebut, Mimik juga mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah dinyatakan lulus. “Selamat atas kelulusan anak-anakku semua, keberhasilan ini merupakan buah dari perjuangan, kerja keras, doa, dan semangat yang telah kalian perjuangkan selama menempuh pendidikan,” pungkasnya. Ia juga berpesan agar generasi muda tidak melupakan jasa orang tua yang selalu mendoakan serta para guru yang dengan sabar mendidik dan membimbing selama proses belajar. “Saya juga berharap agar kalian semua yang menjadi generasi muda Sidoarjo dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, memiliki mimpi besar, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, agama, bangsa, dan negara,” harapnya. (Dew)

Selengkapnya
16 Jun 2026

Bertepatan 1 Muharram 1448 H, Bupati Subandi Resmikan Menara Masjid At-Taqwa Kalanganyar

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo H. Subandi meresmikan Menara Masjid At-Taqwa Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Selasa (16/6/2026). Peresmian tersebut bertepatan dengan peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah dan berlangsung penuh khidmat bersama masyarakat setempat.Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Sidoarjo, Kapolsek Sedati, jajaran Forkopimka Sedati, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pj. Kepala Desa Kalanganyar beserta perangkat desa, pengurus masjid, RT/RW, serta berbagai elemen masyarakat.Dalam sambutannya, Bupati H.Subandi menyampaikan rasa syukur atas berdirinya menara Masjid At-Taqwa yang menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Kalanganyar."Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama dapat hadir dalam peresmian Menara Masjid At-Taqwa Kalanganyar dalam keadaan sehat wal afiat. Berdirinya menara yang megah ini tidak lepas dari kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa rasa memiliki dan persatuan mampu mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.Menurut H.Subandi, pembangunan fasilitas keagamaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan menara masjid tersebut.Pada kesempatan itu, H.Subandi juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk terus mendukung pembangunan sarana keagamaan di berbagai wilayah. Ia meminta pengurus Masjid At-Taqwa untuk mengajukan proposal kebutuhan pembangunan lanjutan agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku."Insyaallah pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana ibadah. Silakan kebutuhan yang masih diperlukan disampaikan melalui proposal agar dapat kami tindak lanjuti dan kawal sesuai aturan yang berlaku," katanya.Selain pembangunan sarana ibadah, H.Subandi juga memaparkan berbagai program pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan di kawasan pesisir Sedati, khususnya Kalanganyar. Salah satunya adalah program betonisasi jalan yang akan dilakukan secara bertahap guna meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas masyarakat pesisir.Ia mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan meningkatkan konektivitas kawasan pesisir, mendukung aktivitas masyarakat nelayan, serta memperkuat sektor wisata dan perekonomian lokal."Kami ingin kawasan pesisir Kalanganyar terus berkembang. Infrastruktur jalan yang baik akan mendukung aktivitas masyarakat, sektor perikanan, wisata, hingga pertumbuhan ekonomi daerah," jelasnya.Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada berkurangnya transfer dana ke daerah, H.Subandi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tidak akan berhenti melakukan pembangunan."Kita harus terus berinovasi. Meskipun ada efisiensi anggaran, pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan daerah harus tetap berjalan," tegasnya.Pada kesempatan tersebut, Subandi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan pasca pelaksanaan pesta demokrasi. Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik harus diakhiri dan digantikan dengan semangat membangun daerah bersama-sama."Demokrasi sudah selesai. Sekarang saatnya seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan seluruh warga bersatu kembali untuk membangun desa dan daerahnya masing-masing. Jangan sampai perbedaan politik menghambat pembangunan," pungkasnya.Ia juga meminta para kepala desa untuk terus merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan."Semua harus dirangkul. Kita punya tujuan yang sama, yaitu membangun dan menyejahterakan masyarakat. Dengan kebersamaan, pembangunan akan lebih mudah diwujudkan," ungkapnya.Peresmian Menara Masjid At-Taqwa Kalanganyar menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, persatuan, serta semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sidoarjo yang lebih maju dan sejahtera. (Son)

Selengkapnya
15 Jun 2026

Wabup Sidoarjo Buka Porkab Sidoarjo 2026, 5.600 Atlet Akan Bertanding di 52 Cabor

KOMINFO, Sidoarjo - Pekan Olahraga Kabupaten/Porkab Sidoarjo 2026 resmi dimulai. Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menandai pembukaannya di Gedung Serbaguna GOR Sidoarjo, Senin, (15/6). Terdapat 5.600 atlet yang akan bertanding di 52 Cabang Olahraga/Cabor yang dipertandingkan.Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengatakan Porkab Sidoarjo 2026 menjadi wadah penting untuk menjaring atlet-atlet berbakat Sidoarjo. Atlet-atlet Sidoarjo tersebut nantinya bakal mewakili Kabupaten Sidoarjo dalam ajang olahraga yang lebih tinggi. Semisal pada Pekan Olahraga Provinsi/Porprov Jatim 2027 mendatang. Diharapkannya dikancah olahraga provinsi tersebut para atlet Porkab Sidoarjo 2026 akan membawa nama harum Kabupaten Sidoarjo. “Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menjaring atlet-atlet berbakat Sidoarjo,”ucapnya.Oleh karenanya Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana berpesan kepada seluruh atlet Porkab untuk memanfaatkan sebaik-baiknya ajang olahraga seperti in. Ia meminta para atlet Sidoarjo untuk dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi dalam Porkab Sidoarjo 2026 harus mampu dicapai setinggi-tingginya.“Jadikan tempat ini batu loncatan menuju ketempat yang lebih tinggi,” pesannya kepada seluruh atlet Porkab Sidoarjo 2026.Ia juga berpesan kepada seluruh atlet yang akan bertanding untuk menjunjung tinggi sportifitas. Selain itu bertanding dengan penuh semangat, percaya diri dan pantang menyerah. Menurutnya disiplin dan sportifitas adalah kunci meraih prestasi dalam pertandingan. “Jadilah inspirasi bagi masyarakat bahwa kerja keras dan tekad yang kuat mampu mengantarkan prestasi yang gemilang,” ujarnya.Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana juga menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo akan terus mendukung pengembangan olahraga. Selain itu pembinaan atlet juga akan terus didorongnya. Ia ingin Kabupaten Sidoarjo terus dikenal sebagai daerah yang melahirkan para juara olahraga.“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, raih prestasi, dan harumkan nama Kabupaten Sidoarjo di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional,” ucapnya.Sementara itu Plt. Ketua Umum KONI Sidoarjo Imam Purwanto mengatakan Porkab Sidoarjo 2026 digelar sebagai bentuk persiapan menghadapi Porprov Jatim 2027 di Surabaya mendatang.  Atlet-atlet terbaik akan dijaringnya lewat Porkab Sidoarjo kali ini. Ia juga menyebut ajang ini menjadi bagian penting dari strategi pembinaan olahraga prestasi. “Kami sudah mempersiapkan cabang-cabang olahraga untuk Porprov 2027 sejak awal. Setiap cabor telah kami petakan potensinya dan dilakukan evaluasi untuk menentukan target prestasi. Target kami adalah mengembalikan Kabupaten Sidoarjo ke posisi runner-up Porprov Jawa Timur,” ucapnya.Imam juga menyampaikan KONI Sidoarjo akan melaksanakan Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) setelah pelaksanaan Porkab Sidoarjo selesai. Puslatkab akan mulai Juli 2026 kepada atlet-atlet yang menunjukkan prestasi terbaiknya selama Porkab Sidoarjo 2026 berlangsung. Para atlet tersebut akan mendapatkan pembinaan intensif sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov Jatim 2027.“Setelah Porkab selesai, mulai Juli nanti kami akan melaksanakan Puslatkab. Atlet-atlet terbaik hasil Porkab akan dipersiapkan secara khusus untuk memperkuat kontingen Kabupaten Sidoarjo pada Porprov Jawa Timur,” ujarnya.Ia optimistis target runner-up Porprov Jawa Timur 2027 dapat diraih. Apalagi pelaksanaan Porprov yang dipusatkan di Surabaya dinilainya memberikan keuntungan tersendiri bagi kontingen Sidoarjo dari sisi jarak dan adaptasi.“Alhamdulillah, Porprov nanti digelar di Surabaya. Kami akan memberikan dukungan penuh dan motivasi kepada para atlet agar mampu meraih prestasi maksimal dan merebut kembali posisi runner-up Porprov Jawa Timur 2027 besok,” tegasnya.Imam juga menyampaikan Porkab Sidoarjo 2026 akan digelar tanggal 15-30 Juni 2026. Terdapat 52 Cabor yang dipertandingkan. Jumlah atlet yang ikut sekitar 5.600 atlet. Ia mengatakan jumlah Cabor dalam Porkab Sidoarjo tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan. Pada pelaksanaan Porkab Sidoarjo tahun 2024 lalu hanya mempertandingkan 35 Cabor.“Porkab Sidoarjo tahun ini diikuti sebanyak 5.600 atlet, semua atlet ber KTP Sidoarjo dengan usia maksimal 22 tahun pada tahun 2026 ini,” ucapnya. Git

Selengkapnya
15 Jun 2026

Bupati Subandi Dorong Optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih untuk Gerakkan Ekonomi Desa

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan pentingnya sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi pembahasan Koperasi Desa Merah Putih di ruang Opsroom Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Senin (15/6/2026).Rapat tersebut dihadiri oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim) Kabupaten Sidoarjo, Forum Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidoarjo, serta jajaran Forkopimda Sidoarjo.Dalam arahannya, Bupati H.Subandi menyampaikan bahwa keberadaan Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu upaya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, tujuan tersebut hanya dapat tercapai apabila seluruh pihak yang terlibat mampu menjalin kerja sama yang baik.“Tujuan program ini untuk menggerakkan perekonomian di setiap desa. Karena itu dibutuhkan kerja sama yang baik dari semua pihak agar koperasi yang telah terbentuk dapat berjalan dan berkembang,” ujar Subandi.Ia mengatakan, hasil peninjauan lapangan yang dilakukan bersama pihak terkait menunjukkan bahwa sejumlah gerai Koperasi Desa Merah Putih di berbagai wilayah telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan. Keberadaan gerai tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan koperasi kepada masyarakat luas.“Kemarin saya bersama tim turun langsung ke lapangan. Sudah banyak gerai yang selesai dibangun. Ini harus dimanfaatkan untuk mengenalkan dan mempromosikan koperasi kepada masyarakat sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.Subandi juga mengimbau seluruh pengurus dan Forum Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sidoarjo agar memanfaatkan gedung maupun gerai yang telah tersedia sesuai dengan fungsi dan tujuan pembentukannya. Ia tidak ingin fasilitas yang telah dibangun hanya menjadi bangunan fisik tanpa aktivitas yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa.“Kalau gedung dan gerainya sudah jadi, harus dimanfaatkan sesuai fungsinya. Jangan sampai hanya berdiri bangunannya saja, tetapi harus mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.Pada kesempatan tersebut, H.Subandi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mendukung penuh program Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, Pemkab Sidoarjo siap memberikan dukungan dan fasilitasi yang dibutuhkan selama seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk menyukseskan program tersebut.“Pemkab Sidoarjo siap mendukung program Presiden ini. Jika pihak koperasi membutuhkan bantuan, kami siap memfasilitasi. Yang terpenting adalah adanya komitmen bersama agar program ini benar-benar berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Son/Mas)

Selengkapnya
15 Jun 2026

Wabup Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan Untuk 1.600 KPM di Kecamatan Wonoayu

KOMINFO, Sidoarjo – Sebanyak 1.600 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Wonoayu menerima bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026, Senin (15/6/2026). Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Desa Karangpuri, Desa Wonokalang, dan Desa Simo Angin-angin tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran sekaligus memenuhi kebutuhan pangan keluarga.Bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan melalui Perum Bulog. Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan. Rinciannya, sebanyak 557 KPM di Desa Karangpuri, 541 KPM di Desa Wonokalang, dan 502 KPM di Desa Simoangin-angin menerima bantuan tersebut.Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa bantuan pangan menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, terutama dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.“Alhamdulillah saya senang bisa melihat masyarakat berbahagia menerima bantuan beras ini. Ini merupakan program dari pemerintah pusat untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.Mimik juga mengingatkan masyarakat agar ikut mengawasi penyaluran bantuan. “Kalau ada yang sebenarnya mampu tetapi masih menerima bantuan, silakan dilaporkan. Bantuan ini harus diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, seperti warga yang sudah tidak memiliki pekerjaan atau membutuhkan bantuan pangan,” ucapnya.Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo Eni Rustianingsih, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo Mharta Wara Kusuma, Camat Wonoayu Anwar, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya, serta perangkat desa setempat.Warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas program tersebut karena dinilai membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga di tengah meningkatnya kebutuhan hidup sehari-hari. Pemerintah berharap program bantuan pangan ini dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi keluarga penerima manfaat di Kabupaten Sidoarjo.Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, program Bantuan Pangan Alokasi Februari–Maret 2026 di Kabupaten Sidoarjo menjangkau sebanyak 181.442 keluarga penerima manfaat dengan total bantuan 3.628.840 kilogram beras dan minyak goreng sebanyak 725.768 liter. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Sidoarjo. (Mar)

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 1891424