KOMINFO,Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Subandi meminta semua kepala OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah. Supaya PAD (Pendapatan Asli Daerah) Sidoarjo bisa terus meningkat. Sejauh ini, kinerja Pemkab Sidoarjo sudah bagus. Buktinya, capaian PAD tahun 2025 sampai melebihi target. Dari target Rp. 2 triliun 691 milyar, terealisasi sebesar Rp. 2 triliun 721 milyar. “Keberhasilan itu kami harap bisa ditingkatkan. Caranya, dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada,” kata Bupati Subandi, Senin (5/1/2026). Selain dari pajak daerah, sektor retribusi daerah diharapkannya juga dapat menyumbang angka yang cukup besar bagi PAD Kabupaten Sidoarjo. Semisal keberadaan retribusi parkir yang saat ini dikelola sendiri oleh Pemkab Sidoarjo.Bupati H. Subandi menyampaikan target PAD Kabupaten Sidoarjo sudah terpenuhi. Meski begitu pendapatan dari sektor retribusi daerah masih memerlukan perhatian. Salah satunya dari retribusi parkir yang menurutnya masih belum maksimal.“Dari Dishub, pendapatan parkirkan belum maksimal, mohon terus dimaksimalkan. Demikian juga beberapa dinas lain, kami harap bisa lebih maksimal,” ujar bupati kepada kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo dalam rapat rutin coffee morning di kantor Setda Sidoarjo, Senin, (5/1/2026). Bupati H. Subandi meminta pengelolaan parkir dilakukan dengan baik lagi. Digitalisasi parkir diharapkan dapat diterapkan. Pembayaran parkir dimintanya tidak manual. Namun dilakukan secara digital melalui pembayaran online. Dengan sistem tersebut ia yakin retribusi daerah lewat retribusi parkir dapat meningkat.“Coba dikoreksi ulang (pembayaran parkir) biar kita tidak memakai karcis manual karena saya ingin memaksimalkan pendapatan retribusi yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Budi Basuki mengatakan penerapan digitalisasi parkir tengah disiapkan. Nantinya pembayaran digital akan diterapkan. Pengguna layanan parkir dapat melakukan pembayaran parkir lewat QRIS. “Ini lagi kita siapkan pembayaran elektronik melalui QRIS,”ucapnya.Ia mengatakan penerapan pembayaran non tunai dilakukan untuk meningkatkan transparansi. Lewat modernisasi pengelolaan retribusi parkir tersebut diharapkannya PAD Kabupaten Sidoarjo akan meningkat. Ia sendiri optimis target retribusi parkir tahun ini sebesar Rp. 13,5 milyar dapat tercapai.“Tahun ini sudah dikelola Dishub, mudah-mudahan target retribusi parkir tercapai,” ucapnya.Budi Basuki mengatakan per 1 Januari 2026 kemarin pengelolaan parkir sudah lakukan Dishub Sidoarjo. Pemungutan retribusi parkir juga sudah dilakukan sejak Kamis kemarin. Dirinya menggandeng juru parkir yang sudah ada sebagai mitra. Ada sekitar 200 lebih juru parkir dengan 200 titik parkir yang dikelola.“Penerimaan retribusi parkir yang kita peroleh Kamis kemarin sudah kita setor ke rekening bendahara penerimaan Dishub sebanyak Rp. 25 juta 212 ribu tanggal 2 Jumat kemarin,”ucapnya. Git
Selengkapnya
Ayo Cek KLIK Sebelum Konsumsi Obat dan Makanan!Keamanan obat dan makanan yang kita konsumsi adalah tanggung jawab bersama. Setiap hari, berbagai produk beredar di pasaran, namun tidak semuanya aman dan sesuai ketentuan. Untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko produk berbahaya, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan Cek KLIK sebelum membeli dan mengkonsumsi obat maupun makanan.Cek KLIK adalah langkah sederhana namun penting: Kemasan: Pastikan kemasan dalam kondisi baik, tidak rusak, bocor, penyok, atau berkarat. Label: Baca label dengan teliti, termasuk komposisi, aturan pakai, dan peringatan. Izin Edar: Pastikan produk memiliki izin edar resmi dari BPOM. Kedaluwarsa: Periksa tanggal kedaluwarsa dan pastikan produk masih layak konsumsi. Dengan membiasakan Cek KLIK, masyarakat dapat terhindar dari obat dan makanan ilegal, palsu, atau mengandung bahan berbahaya yang dapat mengancam kesehatan. Ingat, satu langkah kecil sebelum membeli dapat memberikan perlindungan besar bagi diri sendiri dan orang-orang tercinta. Cerdas memilih, aman mengkonsumsi. Cek KLIK sebelum membeli, demi kesehatan hari ini dan masa depan.
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Subandi meminta semua kepala OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah. Supaya PAD (Pendapatan Asli Daerah) Sidoarjo bisa terus meningkat. Sejauh ini, kinerja Pemkab Sidoarjo sudah bagus. Buktinya, capaian PAD tahun 2025 sampai melebihi target. Dari target Rp 2 triliun 691 milyar, terealisasi sebesar Rp 2 triliun 721 milyar. “Keberhasilan itu kami harap bisa ditingkatkan. Caranya, dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada,” kata Bupati Subandi, Senin (5/1/2026). Selain dari pajak daerah, sektor retribusi daerah diharapkannya juga dapat menyumbang angka yang cukup besar bagi PAD Kabupaten Sidoarjo. Semisal keberadaan retribusi parkir yang saat ini dikelola sendiri oleh Pemkab Sidoarjo.Bupati H. Subandi menyampaikan target PAD Kabupaten Sidoarjo sudah terpenuhi. Meski begitu pendapatan dari sektor retribusi daerah masih memerlukan perhatian. Salah satunya dari retribusi parkir yang menurutnya masih belum maksimal.“Dari Dishub, pendapatan parkirkan belum maksimal, mohon terus dimaksimalkan. Demikian juga beberapa dinas lain, kami harap bisa lebih maksimal,” ujar bupati kepada kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo dalam rapat rutin coffee morning di kantor Setda Sidoarjo, Senin, (5/1/2026). Bupati H. Subandi meminta pengelolaan parkir dilakukan dengan baik lagi. Digitalisasi parkir diharapkan dapat diterapkan. Pembayaran parkir dimintanya tidak manual. Namun dilakukan secara digital melalui pembayaran online. Dengan sistem tersebut ia yakin retribusi daerah lewat retribusi parkir dapat meningkat.“Coba dikoreksi ulang (pembayaran parkir) biar kita tidak memakai karcis manual karena saya ingin memaksimalkan pendapatan retribusi yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Budi Basuki mengatakan penerapan digitalisasi parkir tengah disiapkan. Nantinya pembayaran digital akan diterapkan. Pengguna layanan parkir dapat melakukan pembayaran parkir lewat QRIS. “Ini lagi kita siapkan pembayaran elektronik melalui QRIS,” ucapnya.Ia mengatakan penerapan pembayaran non tunai dilakukan untuk meningkatkan transparansi. Lewat modernisasi pengelolaan retribusi parkir tersebut diharapkannya PAD Kabupaten Sidoarjo akan meningkat. Ia sendiri optimis target retribusi parkir tahun ini sebesar Rp 13,5 milyar dapat tercapai.“Tahun ini sudah dikelola Dishub, mudah-mudahan target retribusi parkir tercapai,” ucapnya.Budi Basuki mengatakan per 1 Januari 2026 kemarin pengelolaan parkir sudah lakukan Dishub Sidoarjo. Pemungutan retribusi parkir juga sudah dilakukan sejak Kamis kemarin. Dirinya menggandeng juru parkir yang sudah ada sebagai mitra. Ada sekitar 200 lebih juru parkir dengan 200 titik parkir yang dikelola.“Penerimaan retribusi parkir yang kita peroleh Kamis kemarin sudah kita setor ke rekening bendahara penerimaan Dishub sebanyak Rp 25 juta 212 ribu tanggal 2 Jumat kemarin,” ucapnya. Git
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo – Bupati Sidoarjo menerbitkan Surat Edaran Nomor 400/16980/438.1.1.2/2025 tentang Peningkatan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada Malam Perayaan Tahun Baru 2026. Surat edaran tersebut dikeluarkan dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang pergantian tahun.Dalam surat edaran tersebut, Bupati Sidoarjo menghimbau seluruh lapisan masyarakat, baik perorangan, organisasi atau kelompok masyarakat, maupun badan usaha, untuk tidak menyalakan, menggunakan, maupun membunyikan kembang api dan/atau petasan dalam bentuk apa pun. Larangan ini dimaksudkan untuk mencegah potensi terjadinya ledakan, kebakaran, serta risiko korban jiwa maupun kerugian harta benda pada malam perayaan Tahun Baru.Selain itu, Bupati Sidoarjo juga menghimbau seluruh masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak melaksanakan perayaan malam Tahun Baru. Sebagai gantinya, masyarakat diajak untuk mengisi pergantian tahun dengan kegiatan doa bersama sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, serta daerah lain yang terdampak bencana.Khusus kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Bupati menegaskan agar menjadi teladan bagi masyarakat dengan tidak melakukan aktivitas yang dilarang dalam surat edaran tersebut. ASN juga diminta turut mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban umum.Melalui surat edaran ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan suasana malam Tahun Baru 2025 yang aman, tertib, dan penuh kepedulian sosial.(Hums)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana dan Dinas Sosial (Dinsos) Sidoarjo beserta Dinas P3AKB Sidoarjo, menerima penyerahan seorang bayi laki-laki berusia dua minggu yang ditinggal wafat ibunya dua hari setelah melahirkan. Penyerahan dilakukan di Rutan Perempuan Kelas II A Surabaya di Porong, Rabu (31/12/2025).Ibu kandung bayi tersebut diketahui merupakan warga binaan rutan berinisial PDA (39), asal Menganti, Kabupaten Gresik, yang tersangkut kasus penipuan. Bayi itu lahir di dalam rutan, namun setelah ibunya meninggal dunia, bayi tersebut diserahkan kepada pemerintah agar memperoleh perawatan yang lebih layak.“Hari ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menerima penyerahan bayi yang ibunya melahirkan di rutan dan dua hari kemudian meninggal dunia karena serangan jantung. Penyerahan ini dilakukan agar bayi bisa mendapatkan pelayanan dan perawatan yang lebih baik daripada berada di dalam rutan,” ujar Hj. Mimik Idayana di sela kegiatan penyerahan.Selanjutnya, bayi tersebut diserahkan kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan dasar bayi, mulai dari kesehatan hingga pengasuhan, akan terpenuhi selama proses pemindahan dan perawatan.Tidak hanya itu, Wabup Hj. Mimik juga menyampaikan kepeduliannya terhadap tiga anak lain yang ibunya saat ini masih menjalani masa hukuman di Rutan Porong. Ketiga anak tersebut selama ini tinggal di rumah kos, tidak bersekolah, dan tidak memiliki pengasuh tetap.“Ada tiga anak yang ibunya merupakan narapidana dan telah menyetujui untuk saya asuh. Rencananya anak-anak ini akan saya tempatkan di Yayasan Pondok Pesantren Arrohman-Arrohim di Candi, agar mendapatkan perhatian dan pendidikan yang layak,” ungkapnya.Sementara itu, Kepala UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo, Sri Mariyani, memastikan pihaknya siap memberikan pendampingan penuh terhadap bayi tersebut.“Kami siap melindungi dan merawat anak-anak balita terlantar hingga usia lima tahun. Mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, kesehatan, hingga terapi,” jelasnya.Kepala Rutan Perempuan Kelas II A Surabaya di Porong, Yuyun Nurliana, mengapresiasi langkah cepat Pemkab Sidoarjo dan Dinas Sosial. Menurutnya, pihak rutan tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk mengasuh bayi, terlebih jika ibu kandungnya meninggal dunia.“Alhamdulillah Ibu Wakil Bupati hadir langsung menyaksikan serah terima ini. Di rutan kami memang tidak memiliki fasilitas untuk mengasuh bayi. Kerja sama dengan Dinas Sosial sangat membantu,” tuturnya.Dengan adanya penyerahan ini, diharapkan bayi serta tiga anak lainnya dapat tumbuh di lingkungan yang aman, mendapatkan kasih sayang, serta memperoleh masa depan dan pendidikan yang lebih baik. (Son)
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo- Satgas Jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air/PUBMSDA Sidoarjo harus bekerja ekstra keras di musim penghujan seperti ini. Banyak aduan jalan rusak yang diterimanya untuk segera ditanganinya. Genangan air memang menjadi musuh bagi jalan beraspal. Air hujan kerap merusaknya.Namun aduan jalan rusak itu dijawab cepat oleh Satgas Jalan Dinas PUBMSDA Sidoarjo. Seperti perbaikan jalan yang dilakukan di jalan Pasar Larangan Sidoarjo yang dikerjakan pagi tadi, Senin, (29/12). Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana memantau langsung pengerjaannya. Beberapa titik jalan berlubang ditangani Satgas Jalan Dinas PUBMSDA Sidoarjo. Mobil Wales juga didatangkan untuk memadatkan lapisan aspal pada jalan berlubang tersebut. Dalam kesempatan itu Wabup Hj. Mimik Idayana juga meminta kepala UPT Pasar Larangan untuk melakukan pembersihan saluran got dipasar tersebut.Koordinator Satgas Jalan Bambang Kristanto mengatakan air menjadi kelemahan jalan beraspal. Setiap musim penghujan seperti ini banyak aduan jalan rusak. Oleh karenanya timnya bekerja keras dimusim penghujan saat ini. "Dimusim penghujan saat ini hampir setiap hari ada pengaduan jalan rusak kepada kami yang harus segera kami tangani,"ujar Bambang saat dihubungi Senin, (29/12). Bambang mengatakan ada tujuh tim yang siap siaga memperbaiki jalan rusak. Mereka akan bergerak cepat keseluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. Mereka akan menuntaskan jalan berlubang dengan mengendari mobil pick up bersama cairan aspalnya. "Masing-masing tim yang berjumlah delapan sampai sembilan orang ini bekerja tidak kenal lelah, bahkan dimusim kemarau saja mereka juga terjun kelapangan tetapi tidak memperbaiki jalan namun membersihkan drainase jalan dari sampah,"ucapnya. Masih dikatakan Bambang tim Satgas Jalan bekerja tidak hanya menunggu aduan saja. Namun mereka juga berkeliling mengecek jalan di Sidoarjo. Mereka akan segera melakukan perbaikan jika menemui jalan rusak. Dengan begitu masyarakat tidak sempat mengeluh kondisi jalan yang dilewatinya."Kita juga kerap berkeliling untuk memantau jalan mana saja yang rusak untuk segera kita perbaiki,"ucapnya. Git
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan secara nyata. Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan sidak Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, serta Desa Tambaksawah, Kecamatan Waru, Minggu (28/12/2025).Dalam sidak tersebut, Bupati meninjau langsung kondisi rumah milik Lilik Rahayu di Desa Tebel dan rumah milik Mutmainah di Desa Tambaksawah. Kedua rumah tersebut dinilai tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera. Kegiatan ini turut didampingi oleh Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Baznas Sidoarjo, serta jajaran Forkopimka setempat.Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan renovasi rumah warga yang kondisinya memprihatinkan, khususnya pada bagian atap dan struktur bangunan yang sudah rapuh.“Kita akan segera melakukan renovasi, terutama pada atap rumah yang mulai roboh serta memperbaiki struktur bangunan yang sudah tidak layak huni karena usia bangunan yang sudah tua,” ujar H. Subandi saat meninjau rumah milik Lilik.Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Sidoarjo akan berkoordinasi dengan Baznas agar proses perbaikan dapat segera dilaksanakan, mengingat saat ini telah memasuki musim hujan yang rawan membahayakan keselamatan penghuni rumah.“Saya sudah berkoordinasi dengan Baznas agar pada minggu pertama bulan Januari 2026 nanti perbaikan bisa segera dilakukan, sehingga keluarga dapat tinggal dengan aman dan nyaman,” tambahnya.Sementara itu, Lilik Rahayu, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Ia mengaku telah tinggal di rumah tersebut dalam kondisi rusak selama beberapa bulan terakhir.“Saya mengucapkan terima kasih dan sangat bersyukur kepada Bapak H. Subandi karena rumah saya yang rusak sejak dua bulan lalu akan segera diperbaiki. Semoga setelah ini saya bisa hidup lebih layak,” ucapnya dengan haru.Melalui program penanganan RTLH ini, Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menghadirkan hunian yang aman dan layak bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat Sidoarjo. (Son/Git).
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo- Jalan Kureksari-Kepuhkiriman mulai bisa dilewati, Senin (29/12/2025). Itu karena proyek Betonisasi Jalan Kureksari-Kepuhkiriman telah tuntas dikerjakan. Namun, untuk sementara jalan cor sepanjang 1,340 km itu hanya dapat dilewati kendaraan roda dua saja. Untuk kendaraan besar, masih menunggu sampai beton benar-benar sudah kuat. Bupati Sidoarjo H. Subandi mengecek langsung kualitas jalan beton tersebut, Minggu, (28/12/2025). Dia memastikan jalan selesai dikerjakan dan siap dilewati kendaraan. “Kureksari hari ini sudah selesai, tinggal pengeringan saja,” ucapnya.Sebelumnya, Bupati H. Subandi juga melihat progres betonisasi Jalan Kedungrejo-Wadungasri. Namun ia sedikit kecewa melihat progres pengerjaan jalan beton sepanjang 1,8 km itu. Deviasinya 34 persen dari batas waktu kontrak pengerjaannya. Padahal efisiensi waktu tinggal empat hari lagi.“Ini tadi kita hitung, satu sisi (jalan yang dibeton) dia hanya dapat 100 meter, panjangnya 1,8, kalau satu hari 100 meter berarti butuh 18 hari, belum sisi sebelahnya,” ucapnya.Oleh karenanya Bupati Sidoarjo,H. Subandi berharap pengerjaan betonisasi Jalan Kedungrejo-Wadungasri dapat segera selesai. Pasalnya mobilitas jalan tersebut cukup tinggi. Aktifitas industri cukup tinggi di kawasan padat penduduk tersebut. “Inikan daerah padat penduduk, kasihan warga yang ada di daerah Brebek, ini akan menjadi koreksi,” ucapnya.Bupati H. Subandi sendiri menduga kontraktor pelaksana kekurangan modal untuk percepatan betonisasi Jalan Kedungrejo-Wadungasri tersebut. Pasalnya pengerjaan pengecoran sebenarnya dapat dikebut sampai 300 meter perharinya. Dugaan kurang modal kontraktor pelaksana yang diutarakannya bukan tanpa alasan. Bupati H. Subandi mengetahui bahwa pengerjaan beberapa proyek betonisasi jalan di Sidoarjo dikerjakan satu orang yang sama. “Dari Kureksari, Tambakrejo, terus Brebek yang mengerjakan orang satu, apa itu modalnya tidak ada atau gimana, kita tidak tahu, coba kalau modalnya mampu, jangan 100 meter, langsung 300 meter 300 meter, kan bisa selesai, Cuma kita tidak tahu, yang tahukan kontraktor pemenangnya,”ujarnya. Dalam kesempatan itu Bupati H. Subandi tidak hanya melihat proyek betonisasi saja. Ia juga melihat pengerjaan jembatan penghubung antara Desa Tambak Sawah dengan Tambak Sumur. “Saya pikir jembatan di Tambak Sawah tidak ada kendala, tinggal percepatan pengerjaan saja.”ucapnya. (git)
Selengkapnya
Tambah Lima Pompa untuk Menangani Banjir di TanggulanginKOMINFO, Sidoarjo — Bupati Sidoarjo Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga titik rumah pompa, Sabtu (27/12/2025). Sidak pertama dilakukan di lokasi proyek pembangunan rumah pompa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, kemudian bergeser ke rumah pompa Kedungbanteng ,dan rumah pompa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin. Sidak dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap progres pembangunan infrastruktur pengendali genangan di wilayah rawan banjir.Saat meninjau rumah pompa Kedungpeluk, Bupati Subandi menyampaikan ketegasannya terhadap kontraktor pelaksana yang dinilai lambat menyelesaikan pekerjaan. Ia menyoroti bahwa proyek telah berjalan selama enam bulan sejak dimulai, namun hingga kini belum juga rampung dan bahkan mengalami deviasi mencapai 46 persen.“Ini sudah enam bulan dikerjakan, tapi progresnya jauh dari target. Deviasinya sampai 46 persen. Saya minta ini menjadi perhatian serius dan tidak ada lagi alasan keterlambatan,” tegas Subandi di lokasi.Sejak awal, lanjut bupati, pihaknya mengingatkan kontraktor agar memperhatikan dan memaksimalkan pengerjaan pada lantai bawah. Sebab, pengerjaan yang paling sulit adalah lantai bawah rumah pompa. “Tapi sepertinya tidak digubris. Buktinya sampai sekarang lantai bawah belum selesai. Sehingga air sungai tidak bisa mengalir karena masih harus ditutup,” lanjutnya.Padahal, penutupan sungai itu berakibat pada banjir di kawasan Kedungbanteng dan sekitarnya yang semakin parah. Karena sungai ini yang mengalirkan air dari kawasan itu sampai ke laut. Subandi juga menjelaskan, sesuai kontrak awal, jatuh tempo pengerjaan rumah pompa Kedungpeluk seharusnya berakhir pada 26 Desember 2025. Namun demikian, proyek tersebut diberikan perpanjangan waktu maksimal 50 hari, terhitung mulai 27 Desember 2025."Kalau sampai pada hari maksimal yang sudah diberikan belum juga selesai, kami akan tandai kontraktor wanprestasi," ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, Subandi juga menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo untuk terus melakukan pengawasan ketat agar proyek dapat diselesaikan sesuai batas waktu tambahan yang telah ditetapkan.Sementara saat sidak di rumah pompa Kedungbanteng dan Banjarpanji, Subandi menjelaskan bahwa akan ada tambahan 5 pompa yang akan dikerahkan di daerah Tanggulangin. "Kami sudah akan menambah lima pompa untuk di wilayah Tanggulangin ini diharapkan dapat mengurangi debit air yang ada di Tanggulangin," katanya. Disela-sela sidak rumah pompa, Bupati Subandi juga melakukan kunjungan di dapur umum. "Kami siapkan makanan tiap hari sebanyak 4000 porsi, siang hari 2.000 dan malam hari 2.000, selain itu juga air bersih, MCK, serta posko kesehatan," jelasnya. Sementara itu, Kepala DPUBMSDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono menjelaskan bahwa progres pembangunan rumah pompa Kedungpeluk saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Dwi mengungkapkan, salah satu kendala utama di lapangan adalah kondisi tanah di tebing sungai yang sangat gembur. Hal tersebut menyebabkan longsoran ketika mendapat tekanan air, baik dari aliran sungai maupun dari sumber air lain yang dipengaruhi pasang surut laut.“Pasang air laut saat ini mencapai sekitar 120 sentimeter, sehingga debit di seluruh wilayah pesisir ikut meningkat. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam percepatan pembangunan,” jelasnya.Rumah pompa Kedungpeluk dirancang tidak hanya sebagai sarana pompanisasi, tetapi juga sebagai pengendali genangan untuk wilayah pesisir Kecamatan Candi serta tiga desa di Kecamatan Tanggulangin. Sistem ini akan terintegrasi dengan estafet pembuangan air dari rumah pompa Kedungbanteng melalui jalur hilir.DPUBMSDA menargetkan rumah pompa Kedungpeluk memiliki kapasitas dua kali lipat dibandingkan rumah pompa Kedungbanteng, yakni mencapai 2.400 liter per detik. Adapun kapasitas pompa di Kedungbanteng sebesar 1.200 liter per detik, sementara di Banjarpanji sebesar 400 liter per detik.“Dengan peningkatan kapasitas ini, diharapkan genangan di wilayah pesisir Kecamatan Candi dan Tanggulangin dapat dikendalikan secara optimal. Selain pompanisasi, kami juga melakukan peningkatan aliran pesisir dan pembangunan dam untuk memperkuat sistem pengendalian air,” pungkasnya. (Dew/Yu/mas)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Malam perayaan Natal dipantau Forkopimda Sidoarjo, Rabu malam, (24/12). Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo, Satpol PP Sidoarjo beserta OPD berkeliling mengunjungi sejumlah gereja di Sidoarjo. Forkopimda Sidoarjo ingin memastikan perayaan malam Natal 2025 di Sidoarjo berjalan aman dan lancar. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua FKUB Sidoarjo M. Idham Cholid.Rombongan Forkopimda Sidoarjo berangkat dari Pendopo Delta Wibawa pukul 19.00 WIB. Gereja pertama yang dituju adalah Gereja GKJW Waru. Kemudian rombongan bergeser ke Gereja Katolik Santo Paulus Juanda. Tiba di gereja tersebut rombongan disambut Pdt. Romo Sumardiono bersama ratusan jamaah yang merayakan ibadah Natal. Pdt. Romo Sumardiono berterimah kasih atas kehadiran Forkopimda di gerejanya. Ia katakan hal ini bentuk kehadiran negara ditengah-tengah jamaat umat Kristiani yang sedang melaksanakan perayaan ibadah Natal. "Kehadiran bapak-bapak dan ibu-ibu ini memberikan rasa nyaman dan aman karena pemerintah daerah hadir, tentu teman-teman menyambut suka cita kehadiran bapak-bapak TNI, Polri dan para pejabat Kabupaten Sidoarjo," ucapnya. Sementara itu Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan bahwa Forkopimda Sidoarjo berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sidoarjo. Seperti halnya pada perayaan Natal kali ini. Ia meminta umat Kristiani untuk fokus dan khusyuk merayakan Natal tahun ini. Ia bersama TNI dan Polri akan menjaga situasi perayaan Natal yang kondusif. "Kami atas nama pimpinan daerah akan menjaga ketenangan ibadah Natal umat nasrani tahun 2025. Tujuannya agar ibadah dapat berjalan dengan khidmat dan baik bagi yang merayakannya," ucapnya. Setelah dari Gereja Gereja GKJW Waru, rombongan Forkopimda Sidoarjo menuju Gereja Katolik Santo Paulus Juanda. Kedatangan rombongan diterima Pdt. romo Matius Juli beserta ratusan jamaat gerejanya. Pdt. romo Matius Juli juga mengucapkan terimah kasihnya atas kunjungan Forkopimda Sidoarjo. Menurutnya kunjungan seperti ini akan menambah energi positif bagi perayaan Natal tahun ini. "Kami berterima kasih kepada Bupati Sidoarjo serta Forkopimda Sidoarjo yang tetap memberi dukungan kepada kegiatan kami semua agar dapat berjalan dengan baik dan penuh berkah," ucapnya. Kehadiran Forkopimda Sidoarjo menjadi simbol kuat komitmen pemerintah daerah dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Sidoarjo. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana perayaan keagamaan yang damai dan harmonis. Git/son/mas
Selengkapnya2.12.2025
2.12.2025
12.11.2025
28.10.2025
14.10.2025
9.10.2025
29.09.2025
17.09.2025
16.09.2025
8.09.2025
4.09.2025
3.09.2025
30.07.2025
23.07.2025
23.07.2025
17.07.2025
10.07.2025
10.07.2025
7.07.2025
7.07.2025
4.07.2025
12.06.2025
12.06.2025
19.05.2025
24.04.2025
11.04.2025
19.03.2025
17.03.2025
28.02.2025
26.02.2025
17.02.2025
3.02.2025
3.02.2025
23.01.2025
23.01.2025
20.01.2025
17.12.2024
13.12.2024
13.12.2024
19.11.2024
17.10.2024
17.10.2024
2.10.2024
17.09.2024
9.09.2024
30.08.2024
27.08.2024
25.07.2024
11.07.2024
27.05.2024
8.05.2024
1.04.2024
28.02.2024
25.01.2024
21.01.2024
18.01.2024
15.01.2024
10.01.2024
9.01.2024
9.01.2024
2.01.2024
22.12.2023
18.12.2023
3.12.2023
24.11.2023
20.11.2023
13.11.2023
9.11.2023
27.10.2023
10.10.2023
3.10.2023
13.09.2023
25.08.2023
22.08.2023
22.08.2023
26.07.2023
24.07.2023
28.06.2023
6.01.2026 - 25.01.2026
6.01.2026 - 11.01.2026
21.12.2025 - 28.12.2025
18.12.2025 - 21.12.2025
18.12.2025 - 22.01.2026
16.12.2025 - 18.12.2025
15.12.2025 - 16.12.2025
1.12.2025 - 15.12.2025
19.12.2025 - 20.12.2025
24.10.2025 - 28.10.2025
22.09.2025 - 19.10.2025
2.11.2025 - 2.11.2025
15.09.2025 - 12.10.2025
9.09.2025 - 14.10.2025
3.09.2025 - 4.09.2025
4.09.2025 - 30.09.2025
10.06.2025 - 17.06.2025
10.06.2025 - 24.06.2025
5.06.2025 - 16.06.2025
4.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
2.06.2025 - 5.06.2025
27.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 3.06.2025
23.05.2025 - 2.06.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 26.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
19.05.2025 - 25.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
13.05.2025 - 20.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
15.05.2025 - 16.05.2025
14.05.2025 - 24.05.2025
9.05.2025 - 22.05.2025
9.05.2025 - 11.05.2025
9.05.2025 - 9.06.2025
8.05.2025 - 15.05.2025
8.05.2025 - 19.05.2025
5.05.2025 - 11.05.2025
5.05.2025 - 20.05.2025
5.05.2025 - 24.05.2025
23.04.2025 - 2.05.2025
21.04.2025 - 28.04.2025
17.03.2025 - 10.04.2025
14.03.2025 - 17.03.2025
14.03.2025 - 16.03.2025
12.03.2025 - 13.03.2025
12.03.2025 - 20.03.2025
11.03.2025 - 16.03.2025
10.03.2025 - 13.03.2025
7.03.2025 - 9.03.2025
6.03.2025 - 24.03.2025
6.03.2025 - 11.03.2025
8.03.2025 - 23.03.2025
3.03.2025 - 17.03.2025
1.03.2025 - 20.03.2025
27.02.2025 - 26.03.2025
24.02.2025 - 24.03.2025
24.02.2025 - 24.02.2025
23.02.2025 - 26.02.2025
8.03.2025 - 22.03.2025
21.02.2025 - 23.02.2025
19.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 27.02.2025
18.02.2025 - 28.02.2025
28.02.2025 - 28.02.2025
14.02.2025 - 26.02.2025
14.02.2025 - 28.02.2025
13.02.2025 - 23.02.2025
10.02.2025 - 12.03.2025
10.02.2025 - 11.02.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 23.02.2025
5.02.2025 - 5.03.2025
5.02.2025 - 22.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
3.02.2025 - 8.02.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
30.01.2025 - 28.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 22.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
17.01.2025 - 22.01.2025
20.01.2025 - 25.01.2025
24.01.2025 - 26.02.2025
20.01.2025 - 27.02.2025
9.01.2025 - 22.02.2025
8.01.2025 - 8.02.2025
7.01.2025 - 11.02.2025
7.01.2025 - 7.02.2025
7.01.2025 - 28.01.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
3.01.2025 - 23.01.2025
3.01.2025 - 3.02.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
31.12.2024 - 31.01.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
27.12.2024 - 27.01.2025
25.12.2024 - 29.12.2024
19.12.2024 - 27.12.2024
19.12.2024 - 19.01.2025
19.12.2024 - 19.01.2025
18.12.2024 - 24.12.2024
17.12.2024 - 17.01.2025
17.12.2024 - 23.12.2024
13.12.2024 - 15.12.2024
15.12.2024 - 21.12.2024
4.12.2024 - 5.12.2024
29.11.2024 - 3.12.2024
1.12.2024 - 28.03.2025
1.12.2024 - 15.12.2024
29.11.2024 - 1.12.2024
2.12.2024 - 8.12.2024
30.11.2024 - 1.12.2024
28.11.2024 - 29.11.2024
27.11.2024 - 30.11.2024
26.11.2024 - 28.11.2024
24.11.2024 - 25.11.2024
21.11.2024 - 21.11.2024
22.11.2024 - 24.11.2024
29.11.2024 - 4.12.2024
21.11.2024 - 26.12.2024
20.11.2024 - 20.12.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
14.11.2024 - 22.12.2024
13.11.2024 - 15.11.2024
13.11.2024 - 17.11.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
13.11.2024 - 14.11.2024
14.11.2024 - 14.11.2024
5.11.2024 - 5.11.2024
1.11.2024 - 3.11.2024
31.10.2024 - 1.11.2024
30.10.2024 - 30.11.2024
3.11.2024 - 3.11.2024
29.10.2024 - 29.11.2024
25.10.2024 - 27.10.2024
31.10.2024 - 8.11.2024
28.10.2024 - 1.11.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
26.10.2024 - 27.10.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
14.10.2024 - 14.11.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
9.10.2024 - 11.10.2024
8.10.2024 - 25.10.2024
2.10.2024 - 30.10.2024
2.10.2024 - 8.10.2024
1.10.2024 - 1.11.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 30.09.2024
30.09.2024 - 2.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
27.09.2024 - 27.10.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
23.09.2024 - 23.10.2024
20.09.2024 - 22.09.2024
19.09.2024 - 24.09.2024
31.12.2024 - 31.12.2024
18.09.2024 - 22.09.2024
18.09.2024 - 18.09.2024
13.09.2024 - 14.09.2024
13.09.2024 - 20.09.2024
11.09.2024 - 22.09.2024
10.09.2024 - 12.09.2024
10.09.2024 - 11.09.2024
8.09.2024 - 9.09.2024
6.09.2024 - 8.09.2024
5.09.2024 - 6.09.2024
4.09.2024 - 5.09.2024
30.08.2024 - 1.09.2024
29.08.2024 - 1.09.2024
2.09.2024 - 25.09.2024
1.09.2024 - 3.09.2024
26.08.2024 - 28.08.2024
27.08.2024 - 1.09.2024
6.09.2024 - 15.09.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
23.08.2024 - 25.08.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
26.08.2024 - 1.09.2024
23.08.2024 - 23.08.2024
20.08.2024 - 8.09.2024
14.08.2024 - 16.08.2024
13.08.2024 - 14.08.2024
9.08.2024 - 11.08.2024
12.08.2024 - 21.08.2024
10.08.2024 - 12.08.2024
9.08.2024 - 14.08.2024
7.08.2024 - 9.08.2024
7.08.2024 - 7.08.2024
12.08.2024 - 17.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 3.08.2024
1.08.2024 - 18.08.2024
31.07.2024 - 8.08.2024
30.07.2024 - 15.08.2024
30.07.2024 - 21.08.2024
26.07.2024 - 28.07.2024
24.07.2024 - 26.07.2024
29.07.2024 - 29.07.2024
25.07.2024 - 28.07.2024
19.07.2024 - 23.07.2024
18.07.2024 - 21.07.2024
16.07.2024 - 25.07.2024
16.07.2024 - 16.07.2024
28.07.2024 - 1.08.2024
15.07.2024 - 30.07.2024
16.07.2024 - 31.07.2024
17.07.2024 - 1.08.2024
11.07.2024 - 12.07.2024
11.07.2024 - 19.07.2024
10.07.2024 - 31.12.2024
13.07.2024 - 16.07.2024
5.07.2024 - 14.07.2024
1.07.2024 - 28.10.2024
28.06.2024 - 30.06.2024
27.06.2024 - 28.06.2024
24.06.2024 - 25.06.2024
20.06.2024 - 23.06.2024
21.06.2024 - 24.06.2024
21.06.2024 - 23.06.2024
24.06.2024 - 29.06.2024
13.06.2024 - 14.06.2024
12.06.2024 - 18.06.2024
11.08.2024 - 11.08.2024
10.06.2024 - 11.06.2024
6.06.2024 - 8.06.2024
20.03.2024 - 20.03.2024
4.06.2024 - 27.09.2024
3.06.2024 - 7.06.2024
3.06.2024 - 30.06.2024
2.06.2024 - 3.06.2024
3.06.2024 - 14.06.2024
31.05.2024 - 10.06.2024
1.06.2024 - 6.06.2024
29.05.2024 - 30.05.2024
30.05.2024 - 9.06.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
17.05.2024 - 19.05.2024
14.05.2024 - 16.05.2024
14.05.2024 - 19.05.2024
13.05.2024 - 15.05.2024
13.05.2024 - 30.06.2024
13.05.2024 - 31.07.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
8.05.2024 - 1.12.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
3.05.2024 - 1.07.2024
30.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
28.04.2024 - 29.04.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.04.2024 - 30.04.2024
25.04.2024 - 11.05.2024
22.04.2024 - 5.05.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
23.04.2024 - 25.04.2024
14.04.2024 - 14.05.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
20.04.2024 - 24.04.2024
14.05.2024 - 15.05.2024
5.04.2024 - 7.04.2024
13.04.2024 - 14.04.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.03.2024 - 28.03.2024
27.03.2024 - 31.03.2024
23.03.2024 - 25.03.2024
24.03.2024 - 26.03.2024
25.03.2024 - 26.03.2024
22.03.2024 - 25.03.2024
21.03.2024 - 31.03.2024
17.03.2024 - 2.04.2024
22.03.2024 - 6.04.2024
19.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 31.03.2024
16.03.2024 - 19.03.2024
18.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 19.03.2024
6.03.2024 - 26.03.2024
7.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 6.04.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
5.03.2024 - 7.03.2024
1.02.2024 - 1.02.2024
4.03.2024 - 4.03.2024
4.03.2024 - 8.03.2024
27.02.2024 - 28.02.2024
2.03.2024 - 8.03.2024
29.02.2024 - 1.03.2024
23.02.2024 - 25.02.2024
24.02.2024 - 9.03.2024
23.02.2024 - 27.02.2024
21.02.2024 - 26.02.2024
24.02.2024 - 24.02.2024
29.02.2024 - 4.03.2024
19.02.2024 - 25.02.2024
19.02.2024 - 20.02.2024
20.02.2024 - 20.02.2024
21.02.2024 - 22.02.2024
16.02.2024 - 16.02.2024
12.02.2024 - 8.04.2024
12.02.2024 - 20.02.2024
1.02.2024 - 7.03.2024
5.02.2024 - 7.02.2024
2.02.2024 - 8.02.2024
2.02.2024 - 17.02.2024
1.02.2024 - 24.02.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
30.01.2024 - 7.02.2024
26.01.2024 - 26.01.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
26.01.2024 - 27.01.2024
24.01.2024 - 24.01.2024
23.01.2024 - 4.02.2024
17.01.2024 - 17.02.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
13.01.2024 - 21.01.2024
20.01.2024 - 21.01.2024
22.01.2024 - 23.01.2024
12.01.2024 - 14.01.2024
11.01.2024 - 25.02.2024
11.01.2024 - 12.01.2024
10.01.2024 - 8.02.2024
5.01.2024 - 7.01.2024
29.12.2023 - 29.01.2024
28.12.2023 - 30.12.2023
22.12.2023 - 31.12.2023
22.12.2023 - 24.12.2023
30.11.2023 - 20.01.2024
11.12.2023 - 12.12.2023
30.11.2023 - 3.12.2023
10.11.2023 - 12.11.2023
8.11.2023 - 10.11.2023
8.11.2023 - 9.11.2023
3.11.2023 - 5.11.2023
9.11.2023 - 10.11.2023
29.10.2023 - 1.11.2023
27.10.2023 - 22.11.2023
23.10.2023 - 5.11.2023
23.10.2023 - 29.11.2023
20.10.2023 - 21.10.2023
17.10.2023 - 29.10.2023
16.10.2023 - 22.10.2023
11.08.2023 - 11.08.2023
16.09.2023 - 17.09.2023
19.06.2023 - 18.07.2023
30.06.2023 - 30.06.2023
1.07.2023 - 2.07.2023
Visitors : 902210