KOMINFO,Sidoarjo- Bupati Sidoarjo H. Subandi SH.,M.Kn hadir secara langsung pada Rapat Kerja Daerah PKK Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025, yang di gelar di Hotel Aston Kahuripan Sidoarjo, Rabu 26/11/2025, hal ini merupakan wujud bahwa TP PKK merupakan mitra strategis pemerintah sebagai penggerak keluarga, dan komunitas sangat vital dalam menentukan kualitas hidup masyarakat.Subandi menyampaikan mulai dari kesehatan ibu dan anak, gizi, pendidikan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi rumah tangga, semuanya berawal dari implementasi nyata program PKK di tingkat desa, kelurahan, hingga kabupaten.Pada kesempatan itu, Bupati mengajukan tiga poin penting yang sederhana namun krusial, yaitu: Prioritaskan program-program yang memberikan dampak langsung kepada keluarga miskin dan rentan, skalakan inovasi lokal yang telah terbukti efektif guna memperluas manfaatnya. Perkuat sinergi antara PKK, pemerintah desa, dinas terkait, dan pelaku usaha lokal."Kepada seluruh kader, perlu dipahami bahwa kinerja kita tidak hanya terbatas pada pencapaian angka atau laporan, melainkan berorientasi pada terwujudnya anak yang sehat, ibu yang mandiri, dan keluarga yang sejahtera. Setiap langkah kecil yang PKK lakukan berpotensi menjadi harapan baru bagi keluarga dan pemerintah,"pintanya.Ia juga berpesan untuk selalu bersinergi untuk terus menekan angka stunting di Kabupaten Sidoarjo karena peran kader ada di tengah-tengah masyarakat, dengan sosialisasi ajakan hidup sehat melalui calon pengantin serta ibu hamil, maka tidak mungkin pertumbuhan stunting tidak bisa ditekan. "Mari jalankan rapat kerja ini dengan semangat kolaborasi, sinergi dengan pemwrintah, jadikan hasilnya sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan keluarga sehat, mandiri dan berdaya di kabuoaten Sidoarjo,"ucapnyaSementara itu dr.Hj.Sriatun Subandi, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo menyampaikan laporan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Tahun 2025, yang merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK Tahun 2025 yang diselenggarakan pada tanggal 8 Juli 2025 di Samarinda, Kalimantan Timur, serta hasil Rakerda Provinsi Jawa Timur pada tanggal 3 November 2025 di Surabaya.Hasil Rapat Kerja Nasional ini telah disahkan oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK dan Menteri Dalam Negeri melalui Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 400.7 – 3465 Tahun 2025, tanggal 29 Agustus 2025, dan telah di terima berkas digital hasil Rapat Kerja Nasional ini pada tanggal 15 Oktober 2025, melalui TP PKK Provinsi Jawa Timur.Dengan demikian, pada hari ini dapat dilaksanakan Rapat Kerja Daerah Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, sebagai dasar pelaksanaan Gerakan PKK mulai Tahun 2025 sampai dengan tahun 2030.Sejalan dengan Tema Rapat Kerja Nasional PKK, Tema Rapat Kerja Daerah Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025 adalah "Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas".Tema ini merefleksikan peran gerakan PKK sebagai motor penggerak perubahan yang aktif dalam mewujudkan Asta Cita, serta memberikan kontribusi nyata dalam membangun bangsa yang berkualitas, tangguh, dan berdaya saing, demi tercapainya Indonesia Emas 2045."Adapun tujuan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah ini adalah untuk menyelaraskan arah kebijakan gerakan PKK dengan visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, serta arah kebijakan pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, dan menyesuaikannya dengan RPJMD Kabupaten Sidoarjo 2025-2030,"katanyaPada Rapat Kerja Daerah ini dihadiri oleh 200 peserta, yang terdiri dari Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, Ketua beserta Pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo, dan Organisasi Perangkat Daerah terkait, dr. Sriatun juga menyampaikan sebagai tindak lanjut atas rumusan hasil Rakernas X PKK tahun 2025 mengenai Rencana Induk Gerakan PKK tahun 2025–2029 maka strategi Gerakan PKK akan menjadi acuan utama dalam perencanaan dan pelaksanaan Gerakan PKK untuk periode lima tahun mendatang, serta petunjuk teknis tata kelola kelembagaan Gerakan PKK."Karena salah satu tujuan pelaksanaan Gerakan PKK adalah mengoptimalkan implementasi 10 Program Pokok PKK secara holistik dan memperkuat kemitraan strategis dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta lembaga terkait guna mendukung pembangunan berkelanjutan",pungkasnya.Kemudian acara pun dilanjutkan dengan rapat per kelompok kerja yang dipimpin oleh masing-masing ketua dalam merumuskan program-program kedepan.(yu)
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo- Para pemenang Kompetisi Inovasi Sidoarjo (KISI) 2025 telah terpilih. Puluhan inovator dari OPD, Kecamatan, Puskesmas, masyarakat, pendidik, tenaga kependidikan, pelajar dan mahasiswa dinobatkan sebagai inovator terbaik. Mereka berhasil menghadirkan inovasi terbaik di tiga kategori KISI tahun ini. Antara lain kategori inovasi daerah, inovasi teknologi informasi serta inovasi ekonomi, sosial, budaya. Siang tadi, penghargaan KISI 2025 diterima para inovator dalam Awarding KISI 2025 yang digelar di lobby utama Suncity Mall Sidoarjo, Rabu, (26/11). Penyerahan penghargaan KISI 2025 dilakukan oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sidoarjo Mohammad Ainur Rahman bersama Ketua DPRD Sidoarjo Abdilah Nasih dan Prof. Dr. Istianto dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Jawa Timur. Bupati Sidoarjo H. Subandi dalam sambutannya yang dibacakan Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sidoarjo Mohammad Ainur Rahman memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para peserta KISI tahun ini. Menurutnya para inovator adalah motor penggerak kemajuan Kabupaten Sidoarjo.“Saya Mengucapkan apresiasi yang tak terhingga kepada seluruh peserta. Karya-karya anda telah membuktikan bahwa Sidoarjo adalah gudang solusi,” ucapnya.Bupati H. Subandi mengatakan Kabupaten Sidoarjo dengan segala kemajuannya dihadapkan pada tantangan akan pelayanan publik yang efisien dan merata. Masyarakat mendambakan layanan birokrasi yang ramping dan dapat dijangkau. Untuk menjawab semua itu dibutuhkan inovasi. “Inovasi adalah kunci untuk menghapus jarak antara pemerintah dan warganya,” ujarnya.H.Subandi juga mengatakan Kompetisi Inovasi Sidoarjo ini bukan hanya sekedar ajang adu gagasan. Namun tujuannya adalah memastikan bahwa seluruh inovasi yang dihasilkan menjadi referensi aktual dan valid dalam pengambilan kebijakan.“Proses seleksi tahap satu yang dilanjutkan tahap dua adalah mekanisme kendali mutu kita untuk memastikan bahwa yang terpilih adalah inovasi yang komprehensif, teruji dan memiliki potensi replikasi yang tinggi,” ucapnya. Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo tidak akan membiarkan inovasi-inovasi terbaik akan berakhir di rak piala. Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk mengimplementasikan dan mengembangkan inovasi terbaik yang berdampak besar. Anggaran yang memadai akan dialokasikan untuk inovasi tersebut. Selain itu replikasi inovasi juga akan diterapkan pada perangkat daerah lainnya. Begitu pula dengan regulasi pendukung penyelenggaraan inovasi daerah berkelanjutan akan dibuat.“Kita harus bergerak dari mentalitas kompetitor menuju mentalitas kolaborator, inovasi daerah dalam hal ini harus menjadi gerakan kolektif,” ajaknya.Prof. Dr. Istianto dari Brida Jatim mengatakan inovasi merupakan kunci kemajuan suatu bangsa. Tanpa inovasi pelayanan publik akan stagnan. Inovasi juga harus berkelanjutan dan mempunyai impack terhadap kebutuhan masyarakat. Inovasi juga menjadi indikator reformasi birokrasi.“Terima kasih atas inovasi kebaruan yang ada,” ucapnya. Berikut nama-nama pemenang KISI 2025. Kategori inovasi daerah juara pertama diraih oleh RSUD RT. Notopuro Sidoarjo dengan inovasinya yang bernama SI CERIA (Sistem Informasi Cek Risiko Kesehatan Bayi dan Anak), juara kedua diraih oleh Puskesmas Jabon dengan inovasinya yang bernama New GEISA (GErakan Iva masuk deSA), juara ketiga diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sidoarjo dengan inovasinya yang bernama PASANGAN SERASI (Pencatatan Pernikahan Sah dan Semesta Merestui). Untuk juara harapan pertama diraih Puskesmas Sidoarjo dengan inovasinya yang bernama PAK LAN AKAS (Pastikan Lansia Akses Kesehatan) dan juara harapan kedua diraih Kecamatan Gedangan dengan inovasinya yang bernama POS KAMLING Pelayanan On The Spot Kecamatan Keliling) Goes To RT. Pada kategori inovasi daerah ini Pemkab Sidoarjo juga memberikan penghargaan kepada lima OPD yang masuk 10 besar KISI 2025. Diantaranya diberikan kepada Puskesmas Barengkrajan, Kecamatan Tulangan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Sidoarjo, BKD Sidoarjo.Untuk inovasi teknologi informasi, juara pertama diraih oleh Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dengan inovasinya yang bernama SAINS SKATE SUPPORT, juara kedua diraih oleh BPS Sidoarjo dengan inovasinya yang bernama PETIS DARJO (Peta Tematik Sidoarjo), juara ketiga diraih oleh SMPN 1 Tarik dengan inovasi Aplikasi KAWASAN CENDIKIA SI UDIN (Karya Wajib Satu Minggu Dari Analisis Buku, Cerdas dan Kreatif Sejak Usia Dini). Untuk juara harapan pertama diraih oleh M. Rofiq dari kalangan masyarakat dengan inovasi BUKU MENUKU dan juara harapan dua diraih SMPN 2 Tarik lewat inovasinya yang bernama KOGEMA (Komunitas Guru Merdeka Mengajar). Di nominasi ini Pemkab juga memberikan penghargaan kepada 5 inovator yang masuk 10 besar inovasi teknologi informasi.Sedangkan untuk kategori inovasi ekonomi, sosial, budaya, juara pertama diraih oleh drg Dwi Wahyu Indrawati, SH., M.Kes dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dengan inovasinya bernama Dragon Mouthwash. Inovasi tersebut meupakan inovasi pemanfaatan buah naga sebagai inovasi ketahanan pangan untuk kesehatan mulut dan Pengurangan penggunaan antibiotik. Untuk juara kedua diraih oleh Mufidatul Ummah, S.Pd dari SDN Plumbon 2 dengan inovasi KOPER MATCHA (Kotak Permainan Matematika Pecahan) dan untuk juara ketiga diraih oleh Achmad Irfandi dengan inovasi Kampung Lali Gadget. Untuk juara harapan pertama diraih oleh Alfi Nurlaili Rahmawati, M.Pd Gr guru SD Islam Al Kautsar dengan inovasinya bernama STACKO (Simulating Technology And Coding With Circuit Kits). Untuk juara harapan kedua diraih oleh Salma Nabila dari unsur masyarakat dengan inovasinya yang bernama ECOSTE (Eco Friendly Tofu Waste) Sintesis Carbonnanodots (CDS) berbasis limbah cair tahu sebagai degradasi limbah tahu secara sirkular. Git
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh investor dan pelaku usaha atas kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo. Hal ini disampaikan saat memberikan sambutan pada acara Sidoarjo Business Forum 2025 sekaligus Sosialisasi PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berbasis Risiko di Pendopo Delta Wibawa pada Rabu (26/11/2025).Subandi menegaskan bahwa investasi menjadi motor penting penguatan ekonomi daerah. Ia menyebut posisi strategis Sidoarjo berada di jantung Jawa Timur, dekat Surabaya, Bandara Juanda, Pelabuhan Tanjung Perak, dan terhubung Tol Trans Jawa menjadikan Sidoarjo pusat kegiatan industri, logistik, dan perdagangan modern.“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo pada 2024 mencapai 5,54 persen, peringkat tiga se-Jawa Timur dan lebih tinggi dari Jawa Timur maupun nasional. Ini tidak terlepas dari kehadiran investor yang terus mempercayai Sidoarjo sebagai lokasi tumbuh dan berkembang,” ujarnya. Ia menyampaikan terima kasih atas kontribusi perusahaan-perusahaan besar baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang ikut menggerakkan perekonomian daerah.Apresiasi diberikan kepada investor dengan realisasi terbesar Tahun 2024, antara lain:PMA:1. PT New Asia International – Rp 1,6 triliun2. PT Filtrona Manufacturing Indonesia – Rp 877 miliar3. PT Java Pacific – Rp 305 miliarPMDN:1. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk – Rp 1,6 triliun2. PT Citilink Indonesia – Rp 1,48 triliun3. PT Maspion – Rp 618 miliarUntuk kontribusi pembayaran retribusi PBG tertinggi Tahun 2024 diberikan kepada PT. Tumerus Jaya Propertindo, PT Surya Multi Cemerlang, dan PT. Fastmanajemen Properti. Penghargaan juga diberikan kepada lima pengelola kawasan industri: SIER, Safe N Lock, SiRIE, Central Industrial Park, dan Kawasan Industri Sidoarjo.Subandi menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga iklim investasi yang sehat melalui percepatan layanan digital, penyediaan infrastruktur berkualitas, dan kepastian hukum. “Kami ingin memastikan Sidoarjo berdaya saing, ramah investasi, sekaligus sejahtera bagi seluruh masyarakat Sidoarjo khususnya,” tegasnya.Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo, Ridho Prasetyo, memaparkan capaian realisasi penanaman modal sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan perizinan berusaha. Ia menyampaikan bahwa realisasi investasi tahun 2024 mencapai Rp 17,046 triliun dan menempatkan Sidoarjo di peringkat ketiga se-Jawa Timur.Untuk tahun 2025, target investasi ditetapkan antara Rp 12,12 hingga Rp 18 triliun sesuai Renstra, Perjanjian Kinerja, dan target Pemerintah Provinsi Jawa Timur.“Hingga Triwulan III Tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp 14,086 triliun. Ini menunjukkan kepercayaan investor masih sangat kuat terhadap Sidoarjo,” jelasnya. Dari data DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo, di tahun 2025 realisasi investasi sebagai berikut : Triwulan I: Rp 6,249 triliunTriwulan II: Rp 4,157 triliunTriwulan III: Rp 3,679 triliunDengan total 13.648 unit usaha dan serapan tenaga kerja 24.811 orang. Sektor dengan unit usaha terbanyak adalah Perdagangan & Reparasi (5.480 unit), disusul Konstruksi, Jasa Lainnya, Industri Makanan, serta Transportasi-Gudang-Telekomunikasi. Sementara sektor dengan nilai investasi terbesar dipimpin Industri Logam Dasar sebesar Rp 2,6 triliun.Ridho juga menyampaikan sejumlah tantangan seperti persaingan antarwilayah, keterbatasan lahan industri, serta masih adanya pelaku usaha yang belum patuh menyampaikan LKPM. Namun ia memastikan hal tersebut dapat diatasi melalui penguatan sinergi dan penegakan regulasi.“DPMPTSP bersama perangkat daerah teknis terus berkomitmen memberikan layanan cepat, mudah, pasti, dan ramah investasi. Kami ingin memastikan Sidoarjo menjadi tujuan utama investasi di Jawa Timur,” tegasnya.(Dew/mas).
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo- Kabupaten Sidoarjo meraih piagam penghargaan sebagai TP2DD Kabupaten dengan Realisasi Kartu Kredit Indonesia Tertinggi Tahun 2025 dalam Kegiatan High Level Meeting (HLM) TIPD, TPDD dan TP2ED, Selasa 25/11/2025, oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Sidoarjo H.Subandi, SH.M.Kn.Kabupaten Sidoarjo telah memenuhiSalah satu indikator digitalisasi daerah yang terlihat dari IETPD dan Realisasi kartu kredit Indonesia KKI, yaitu telah mencapai 10.32 M.Hal ini menunjukkan bahwa Sinergi seluruh stakeholder berhasil menjadikan indeks DPD seluruh Pemda di Jatim berada pada kategori digital dengan skor di atas 90% pada semester 1 tahun 2025 dan ke depan dibutuhkan dukungan Pemda guna memperkuat program ETPD baik di tingkat provinsi maupun kota Kabupaten.Dalam pertemuan yang bertajuk Sinergi Memperkuat Ketahanan Pangan Menjaga Stabilitas Harga dan Mempercepat Ekonomi Berkelanjutan dan Berdaya Tahan dihadiri oleh seluruh Bupati/Wali Kota se Jawa Timur. Bupati Subandi menyampaikan strategi optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah daerah Kabupaten Sidoarjo yaitu KKPD diterbitkan oleh Bank Jatim Branding Bank Mandiri dan untuk pembayaran KKPD dilaksanakan tepat waktu sehingga limit segera kembali dan dapat digunakan lagi.KKPD digunakan untuk belanja rutin seperti pembayaran listrik, telepon, air, dan bahan bakar minyak, tiket, hotel belanja modal nilai dibawa 50 juta, mamin serta pemeliharaan kendaraan Untuk Pemegang KKPD Tahun 2025 di Kabupaten Sidoarjo ada 171 Kartu untuk PA dan KPA dengan total belanja KPPD Tahun 2024 sebesar Rp.21.745.253.183,- dan total belanja KKPD Tahun 2025 sampai dengan tanggal 15 November 2025 sebesar Rp.16.182.486 277,-."Pemerintah juga menerbitkan surat pernyataan tanggung jawab mutlak bagi pemegang KKPD sebagai antisipasi jika ada keterlanjutan bayar penggunaan pribadi,"katanya. (Yu/mas)
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo- Pemkab Sidoarjo mendukung penuh berdirinya Koperasi Desa/Kopdes Merah Putih. Saat ini sudah ada 38 lahan yang siap digunakan untuk membangun Kopdes Merah Putih. Bupati Sidoarjo H. Subandi akan memastikan kesiapan tempat berdirinya Kopdes Merah Putih di wilayahnya. Seperti yang akan berdiri di Pasar Wisata Sedati.Siang tadi, Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau langsung lokasi Pasar Wisata Sedati yang akan digunakan untuk Kopdes Merah Putih, Senin, (24/11). Sebagaian stan Pasar Wisata Sedati tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan Kopdes Merah Putih. PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) bersama TNI akan melakukan pembangunannya. Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan Kopdes Merah Putih merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi rakyat. Oleh karenanya ia menyampaikan apresiasi atas berdirinya Kopdes Merah Putih di Sidoarjo.“Koperasi ini akan menjadi penggerak ekonomi dan membawa kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan,” tegas H. Subandi.Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Edi Kurniadi saat mendampingi bupati berharap Kopdes Merah Putih dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi desa. Pengelolaannya tidak hanya sebatas menjual bahan pokok saja. Namun berbagai unit usaha ada didalamnya seperti apotik desa, klinik, simpan pinjam, serta distribusi pangan. “Adanya koperasi ini juga menjadi langkah awal membangun kemandirian ekonomi desa melalui koperasi yang sehat, modern, dan berdaya saing,” ucapnya.Edi mengatakan saat ini pembangunan Kopdes Merah Putih sedang berlangsung di 18 titik. Ia berharap akan semakin banyak Kopdes Merah Putih yang berdiri di Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya keberadaannya tidak hanya berfungsi sebagai wadah usaha saja. Namun juga sebagai alat strategis negara dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa."Koperasi ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah usaha tetapi juga sebagai alat strategis negara dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," ujarnya. Git/mas
Selengkapnya
Surabaya – Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo meraih Juara 1 tingkat nasional pada ajang ASKOMPSI Digital Leadership Government Awards (ADLG Awards) 2025. Penghargaan tersebut diumumkan pada puncak acara yang berlangsung di Hotel Mercure Mirama Surabaya, Kamis (20/11/2025).Penghargaan diberikan Asosiasi Kominfo Pemerintah Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia (ASKOMPSI). Sekda Sidoarjo dinilai berhasil memimpin percepatan transformasi digital dan memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). ASKOMPSI menilai Sidoarjo menunjukkan peningkatan signifikan pada modernisasi layanan publik digital dan tata kelola data daerah.Ketua ASKOMPSI menjelaskan bahwa capaian tersebut didukung oleh implementasi sistem informasi yang makin terintegrasi, percepatan proses administrasi berbasis digital, hingga konsistensi inovasi di berbagai OPD. Perkembangan ini disebut berdampak langsung pada kecepatan dan kemudahan layanan publik yang diterima masyarakat.ADLG Awards merupakan program nasional untuk menilai kepemimpinan Sekretaris Daerah dalam mendorong transformasi digital di daerah. Program ini mendukung kebijakan nasional, termasuk UU 59/2024 tentang RPJPN 2025–2045 dan Perpres 12/2025 tentang RPJMN 2025–2029, yang menekankan pemerintahan digital yang efektif, efisien, dan terhubung.Dalam kesempatan itu, Sekda Sidoarjo menyampaikan apresiasinya. “Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk bekerja lebih cepat dan lebih tepat. Transformasi digital bukan sekadar inovasi teknologi, tapi cara untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang lebih mudah, transparan, dan terjangkau,” ujarnya.Ia juga menekankan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama. “Ini bukan capaian individu. Ini hasil kolaborasi semua OPD yang terus bergerak ke arah yang sama. Kami akan memperkuat integrasi layanan, mempercepat interoperabilitas, dan memastikan setiap inovasi digital benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.ASKOMPSI juga menyoroti manfaat ADLG Awards terhadap percepatan pelayanan publik. Dampaknya mencakup integrasi layanan dalam satu ekosistem digital, peningkatan transparansi, efisiensi prosedur, serta pengalaman layanan masyarakat yang lebih cepat dan lebih mudah. Di Sidoarjo, dampak tersebut terlihat dari konsistensi pengembangan layanan digital lintas sektor dan penguatan ekosistem Smart City.Dengan raihan Juara 1 Nasional ADLG Awards 2025, Sidoarjo kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah paling progresif dalam penerapan pemerintahan digital di Indonesia.
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Aula dan halaman SMP Negeri 1 Wonoayu dipenuhi semangat kreasi pagi tadi (20/11), ketika sekolah meluncurkan dua program literasi inovatif: BergeMPPita (Bergerak Menulis Pantun, Puisi, dan Cerita) dan Tugu Cerita (Satu Minggu Satu Cerita). Kegiatan yang mengusung tema “Merangkai Kata Menebar Makna Dalam Karya dan Aksi” dibuka secara resmi oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH., M.Kn., dalam puncak peringatan Bulan Bahasa dan Pameran Kokurikuler sekolah.Peluncuran kedua program tersebut berlangsung khidmat, dan simbolis saat Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH., M.Kn., bersama pejabat daerah menekan sirine dan menandatangani papan peluncuran sebagai tanda komitmen bersama. Kehadiran kepala dinas, kepala sekolah, kabid mutu pendidikan, kepala perpustakaan, komite sekolah, orang tua murid, dan Forkompimka Wonoayu mempertegas dukungan multi-pihak untuk gerakan literasi ini.Usai prosesi launching, Bupati Sidoarjo bersama rombongan langsung membuka Pameran Kokurikuler secara simbolis dengan pengguntingan pita. Dilanjut dengan keliling melihat pemeran serta memberi semangat para siswa yang sedang menulis pantun, puisi dan cerita, hingga membuat Bupati Sidoarjo sangat terkesan.Bupati H.Subandi merasa sangat bangga sekali dengan karya anak-anak SMP Negeri 1 Wonoayu yang sangat kreatif dan inovatif ini. Memang seharusnya anak-anak kita diberikan kegiatan yang seperti ini. Kalau mereka melepaskan HP nya, tentu akan memiliki inovasi yang sangat tinggi.“Hari ini terlihat inovasinya sangat luar biasa, terkesan sekali, terutama gagasan-gagasannya yang telah diberikan kepada peserta didik SMP Negeri 1 Wonoayu. “Semoga kegiatan seperti ini, saya harapkan bisa diikuti oleh SMP-SMP yang lainnya,” ujar Bupati Subandi.Pendidikan yang kreatif, pendidikan yang santun sekaligus bisa mengalihkan perilaku anak-anak terhadap bullying. “Pendidikan yang santun, literasi yang luar biasa, jadi model pendidikan, dimana anak-anak kita bisa senang. Itulah yang penting, jangan berikan pendidikan yang tidak sesuai dengan keinginan atau kemampuan anak-anak,” tegasnya.Tidak hanya mendorong kreativitas, H. Subandi juga menekankan pentingnya menjadikan literasi sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar tugas akademis.“Pembelajaran kreatif seperti ini bisa menumbuhkan mereka berinovasi, sehingga mereka nantinya akan tumbuh menjadi anak yang cerdas, yang mempu mengelola jati dirinya sendiri. Itulah harapan kami,” ungkapnya.Plt Kepala SMP Negeri 1 Wonoayu, Lilik Sulistyowati juga menuturkan kalau kegiatan ini sesuai dengan temanya, yakni semua anak-anak kelas VII, VIII dan IX telah menulis pantun, puisi dan cerita secara massal, termasuk bapak dan ibu gurunya, juga perwakilan orang tua murid yang kami undang. “Mereka kami bebaskan untuk memilih menulis apa, tujuannya adalah meningkatkan karakter anak dalam berliterasi,” tuturnyaAcara Speniwa BergeMPPita’ dan ‘Tugu Cerita’ diharapkan menjadi langkah nyata dalam upaya bersama membangun Sidoarjo yang semakin maju, berbudaya, dan berdaya saing melalui penguatan fondasi literasi generasi mudanya. Dan kedepannya bisa menjadi insiprasi sekolah lain di Sidoarjo mengadakan kegiatan yang positif ini. (Son/Mas/hmsen)
Selengkapnya
Surabaya — Kabupaten Sidoarjo kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Dr. Fenny Apridawati, S.H., M.M., berhasil meraih Juara 1 Sekda Terbaik dalam ajang ASKOMPSI Digital Leadership Government Award 2025 pada Rabu, (19/10). Sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada para pemimpin daerah yang dinilai berhasil mendorong percepatan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan.Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni resmi yang digelar di Surabaya, dihadiri oleh perwakilan pemerintah pusat, kepala daerah, serta Sekretaris Daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Para penerima penghargaan mendapatkan apresiasi atas komitmen, inovasi, serta aksi nyata dalam menghadirkan layanan pemerintahan digital yang inklusif, cepat, dan berdampak bagi masyarakat.Tahun ini, ASKOMPSI mengusung tema: “Kita Mantapkan Percepatan Pemerintahan Digital melalui Kerja Hebat Sekretaris Daerah sebagai Provokator Digitalisasi Indonesia di Daerah.”Predikat Juara 1 Sekda Terbaik diberikan kepada Dr. Fenny Apridawati, S.H., M.M. atas kepemimpinannya dalam mengorkestrasi transformasi digital di Kabupaten Sidoarjo, mulai dari penguatan kebijakan, percepatan interoperabilitas layanan publik, pengembangan sistem informasi terintegrasi, hingga peningkatan literasi digital di kalangan ASN. Upaya tersebut dianggap sukses meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif, responsif, dan akuntabel.Dalam sambutannya, Dr. Fenny Apridawati, S.H., M.M. menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. “Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh jajaran perangkat daerah Kabupaten Sidoarjo. Kami bersama-sama bekerja keras menghadirkan layanan pemerintahan yang semakin modern, efisien, dan mudah diakses masyarakat. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat transformasi digital di seluruh sektor pelayanan publik.”Penghargaan ini memperkuat posisi Kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu daerah dengan komitmen kuat dalam digitalisasi pemerintahan. Prestasi ini diharapkan menjadi pendorong untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik sebagai bagian dari upaya mewujudkan transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045.“Digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan untuk memastikan pelayanan pemerintah tetap relevan, cepat, transparan, dan berkeadilan. Kami akan terus berkolaborasi dan berinovasi agar Sidoarjo menjadi daerah yang unggul dalam tata kelola pemerintahan berbasis teknologi,” pungkasnya.
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan pembangunan Flyover Gedangan akan tetap berjalan sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).Proyek ini disiapkan untuk mengurai kemacetan kronis di kawasan perempatan Gedangan yang selama ini menjadi titik padat lalu lintas antara Sidoarjo dan Surabaya.Menurut Bupati Sidoarjo H. Subandi, tahapan yang bakal segera dilakukan adalah pementasan lahan. Dijadwalkan, pembebasan lahan untuk Flyover Gedangan dimulai tahun 2026. Dari perhitungan yang dilakukan, kebutuhan anggaran pembebasan lahan diperkirakan mencapai Rp340 miliar. Dari total tersebut, Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan anggaran hingga Rp200 miliar, sementara kekurangannya akan diajukan melalui skema pendanaan pemerintah pusat.“Flyover Gedangan ini merupakan PSN, pembebasan lahannya diperkirakan membutuhkan total sekitar Rp340 miliar. Kita sudah menyiapkan hingga Rp200 miliar, dan rencana pembebasan lahan akan dimulai awal tahun 2026,” kata Subandi, Rabu (19/11/2025). Flyover Gedangan sendiri telah dirancang oleh Kementerian PUPR dengan panjang konstruksi 475 meter. Total lahan terdampak mencapai 157 bidang, mayoritas berupa bidang usaha, selain terdapat bangunan kantor Polsek Gedangan dan masjid. Luas lahan yang masuk dalam trase pembangunan mencapai 13.400 meter persegi, belum termasuk tanah sisa yang tidak dapat dimanfaatkan, sehingga keseluruhan kebutuhan anggaran minimal mencapai Rp260 miliar, dan bisa meningkat hingga Rp340 miliar setelah memperhitungkan lahan tambahan yang harus dibebaskan.Bupati Subandi menegaskan bahwa seluruh pemangku kepentingan sepakat untuk tetap melanjutkan proyek strategis tersebut.Sejumlah pihak juga hadir dalam rapat yang digelar hari ini. Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Sidoarjo Nursuliantoro, Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdillah Nasih, Dandim 0816 Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, perwakilan Polresta Sidoarjo, Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo Zaidar Rasepta, Kepala Badan Perencanaan pembangunan Daerah (Bappeda) M. Ainur Rahman, Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Dwi Eko Saptono, dan Camat Gedangan Ineke Dwi Setiawati.“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Forkopimda menyimpulkan bahwa Flyover Gedangan tetap berjalan. Kita juga akan membentuk satgas pembebasan lahan yang berisi unsur BPN, kejaksaan, dan instansi terkait lainnya,” ujarnya.Subandi menjelaskan bahwa proses appraisal harga tanah baru dapat dilakukan setelah terbitnya Penetapan Lokasi (Penlok). Jika terdapat bidang tanah dengan nilai tinggi atau berpotensi menimbulkan keberatan, penanganannya akan melibatkan BPN maupun pengadilan sesuai ketentuan yang berlaku.“Kalau sudah ada appraisal, nanti seluruh prosesnya akan dibantu oleh BPN maupun pihak pengadilan. Penlok harus terbit dulu supaya appraisal bisa berjalan. Tadi sudah kami diskusikan, dan kita upayakan agar Penlok tetap bisa diterbitkan meski ada persoalan di lapangan,” tambahnya.Pemkab Sidoarjo menargetkan bahwa pada tahun 2026, proses pembebasan lahan dapat berjalan sesuai jadwal. Pembentukan satgas diyakini akan mempercepat seluruh mekanisme, sehingga pembangunan flyover dapat segera direalisasikan untuk memberi manfaat langsung kepada masyarakat.“Ini sudah program nasional, jadi tetap kita jalankan. Tahun 2026 tetap pembebasan lahan kita mulai. Satgas sudah kita bentuk dan semua unsur masuk. Harapannya, proses ini bisa berjalan cepat dan lancar,” tegas Subandi. (Mar/mas).
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo- Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya bisa hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka Sosialisasi Program Pengembangan Usaha Mikro Tahun 2026 di Fave Hotel, Rabu (19/11/2025). Wakil Bupati menyampaikan pada kegiatan ini ia berkesempatan bisa langsung bertemu langsung dengan para pendamping UMKM dari 18 Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. UMKM naik kelas merupakan salah prioritas dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati. Ia berpesan kedepan program-program ini harus lebih tepat sasaran."Kepada pendamping saya berharap untuk bisa turun langsung memberikan sosialisasi kepada masyarakat karena masih banyak masyarakat yang belum mengenal dan belum memanfaatkan bantuan pinjaman modal berbunga ringan melalui KURDA, banyak pelatihan, ketrampilan serta bantuan dalam proses pemasaran yang bisa diikuti dan kedepan harus benar-benar tepat sasaran,"katanya.Ia juga menghimbau untuk pendampingan dari Pemerintah melalui bantuan kredit pemodalan, pelatihan-pelatihan serta bantuan dalam proses pemasaran lebih di giatkan lagi, karena jika masih banyak masyarakat yang masih belum mengenal serta belum faham akan program ini maka jumlah UMKM naik kelas tidak akan bertambah dengan signifikan. Dan harapan kedepan agar desa atau kecamatan bisa memiliki satu produk unggulan yang bisa dipasarkan di tempat khusus yang disediakan untuk memasarkan produk UMKM Sidoarjo agar lebih bisa di kenal."Kepada UMKM yang sudah naik kelas ayo bekerja bersama-sama untuk Sidoarjo lebih baik lagi, kita bantu tingkatkan ketrampilan untuk membuat produk-produk unggulan yang di miliki UMKM Sidoarjo untuk bisa dipasarkan agar lebih dikenal, serta dengan tersedianya tempat pemasaran khusus produk UMKM di masing-masing kecamatan maka produk UMKM akan semakin dikenal baik dari dalam maupun dari luar daerah,"ucapnyaSementara itu Kadis Koperasi dan UMKM Sidoarjo, Edi Kurniadi, menyampaikan pemerintah mempunyai program 20.000 UMKM Naik kelas serta 2.000 Renovasi Warung Rakyat, dengan capaian untuk UMKM Naik kelas berupa program pendampingan meliputi peningkatan kapasitas usaha, digital marketing, legalitas, inkubasi, kurasi produk, hingga fasilitasi permodalan dengan jumlah peserta pada Tahun 2022 ada 185 peserta, Tahun 2023 ada 1.988 peserta, pada Tahun 2024 ada 2.033 peserta sedangkan di Tahun 2025 ada 4.250 peserta“Dan dari jumlah peserta maka bisa dikatakan sudah melampaui target 20.000 UMKM Naik Kelas",katanyaDari data Dinas Koperasi dan UMKM Sidoarjo, Renovasi Warung Rakyat dari tahun 2022-2025 diantaranya, di tahun 2022 behasil merenovasi 393 warung, Tahun 2023 sebanyak 422 warung yang berhasil direnovasi, Tahun 2024 ada 395 warung dan di Tahun 2025 ada 800 warung." selain program diatas Dinas Koperasi juga memiliki Program Sedekah Ilmu, yaitu pelatihan non-budgeter di mana pelaku UMKM yang sudah mampu Naik Kelas untuk bisa berbagi pengalaman kepada pelaku usaha pemula, sehingga bisa membantu para usaha pemula dalam mengembangkan produknya,"ucapnya.yu
Selengkapnya2.12.2025
2.12.2025
12.11.2025
28.10.2025
14.10.2025
9.10.2025
29.09.2025
17.09.2025
16.09.2025
8.09.2025
4.09.2025
3.09.2025
30.07.2025
23.07.2025
23.07.2025
17.07.2025
10.07.2025
10.07.2025
7.07.2025
7.07.2025
4.07.2025
12.06.2025
12.06.2025
19.05.2025
24.04.2025
11.04.2025
19.03.2025
17.03.2025
28.02.2025
26.02.2025
17.02.2025
3.02.2025
3.02.2025
23.01.2025
23.01.2025
20.01.2025
17.12.2024
13.12.2024
13.12.2024
19.11.2024
17.10.2024
17.10.2024
2.10.2024
17.09.2024
9.09.2024
30.08.2024
27.08.2024
25.07.2024
11.07.2024
27.05.2024
8.05.2024
1.04.2024
28.02.2024
25.01.2024
21.01.2024
18.01.2024
15.01.2024
10.01.2024
9.01.2024
9.01.2024
2.01.2024
22.12.2023
18.12.2023
3.12.2023
24.11.2023
20.11.2023
13.11.2023
9.11.2023
27.10.2023
10.10.2023
3.10.2023
13.09.2023
25.08.2023
22.08.2023
22.08.2023
26.07.2023
24.07.2023
28.06.2023
9.01.2026 - 31.01.2026
8.01.2026 - 15.01.2026
15.01.2026 - 22.01.2026
8.01.2026 - 11.01.2026
6.01.2026 - 25.01.2026
6.01.2026 - 11.01.2026
21.12.2025 - 28.12.2025
18.12.2025 - 21.12.2025
18.12.2025 - 22.01.2026
16.12.2025 - 18.12.2025
15.12.2025 - 16.12.2025
1.12.2025 - 15.12.2025
19.12.2025 - 20.12.2025
24.10.2025 - 28.10.2025
22.09.2025 - 19.10.2025
2.11.2025 - 2.11.2025
15.09.2025 - 12.10.2025
9.09.2025 - 14.10.2025
3.09.2025 - 4.09.2025
4.09.2025 - 30.09.2025
10.06.2025 - 17.06.2025
10.06.2025 - 24.06.2025
5.06.2025 - 16.06.2025
4.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
2.06.2025 - 5.06.2025
27.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 3.06.2025
23.05.2025 - 2.06.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 26.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
19.05.2025 - 25.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
13.05.2025 - 20.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
15.05.2025 - 16.05.2025
14.05.2025 - 24.05.2025
9.05.2025 - 22.05.2025
9.05.2025 - 11.05.2025
9.05.2025 - 9.06.2025
8.05.2025 - 15.05.2025
8.05.2025 - 19.05.2025
5.05.2025 - 11.05.2025
5.05.2025 - 20.05.2025
5.05.2025 - 24.05.2025
23.04.2025 - 2.05.2025
21.04.2025 - 28.04.2025
17.03.2025 - 10.04.2025
14.03.2025 - 17.03.2025
14.03.2025 - 16.03.2025
12.03.2025 - 13.03.2025
12.03.2025 - 20.03.2025
11.03.2025 - 16.03.2025
10.03.2025 - 13.03.2025
7.03.2025 - 9.03.2025
6.03.2025 - 24.03.2025
6.03.2025 - 11.03.2025
8.03.2025 - 23.03.2025
3.03.2025 - 17.03.2025
1.03.2025 - 20.03.2025
27.02.2025 - 26.03.2025
24.02.2025 - 24.03.2025
24.02.2025 - 24.02.2025
23.02.2025 - 26.02.2025
8.03.2025 - 22.03.2025
21.02.2025 - 23.02.2025
19.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 27.02.2025
18.02.2025 - 28.02.2025
28.02.2025 - 28.02.2025
14.02.2025 - 26.02.2025
14.02.2025 - 28.02.2025
13.02.2025 - 23.02.2025
10.02.2025 - 12.03.2025
10.02.2025 - 11.02.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 23.02.2025
5.02.2025 - 5.03.2025
5.02.2025 - 22.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
3.02.2025 - 8.02.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
30.01.2025 - 28.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 22.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
17.01.2025 - 22.01.2025
20.01.2025 - 25.01.2025
24.01.2025 - 26.02.2025
20.01.2025 - 27.02.2025
9.01.2025 - 22.02.2025
8.01.2025 - 8.02.2025
7.01.2025 - 11.02.2025
7.01.2025 - 7.02.2025
7.01.2025 - 28.01.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
3.01.2025 - 23.01.2025
3.01.2025 - 3.02.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
31.12.2024 - 31.01.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
27.12.2024 - 27.01.2025
25.12.2024 - 29.12.2024
19.12.2024 - 27.12.2024
19.12.2024 - 19.01.2025
19.12.2024 - 19.01.2025
18.12.2024 - 24.12.2024
17.12.2024 - 17.01.2025
17.12.2024 - 23.12.2024
13.12.2024 - 15.12.2024
15.12.2024 - 21.12.2024
4.12.2024 - 5.12.2024
29.11.2024 - 3.12.2024
1.12.2024 - 28.03.2025
1.12.2024 - 15.12.2024
29.11.2024 - 1.12.2024
2.12.2024 - 8.12.2024
30.11.2024 - 1.12.2024
28.11.2024 - 29.11.2024
27.11.2024 - 30.11.2024
26.11.2024 - 28.11.2024
24.11.2024 - 25.11.2024
21.11.2024 - 21.11.2024
22.11.2024 - 24.11.2024
29.11.2024 - 4.12.2024
21.11.2024 - 26.12.2024
20.11.2024 - 20.12.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
14.11.2024 - 22.12.2024
13.11.2024 - 15.11.2024
13.11.2024 - 17.11.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
13.11.2024 - 14.11.2024
14.11.2024 - 14.11.2024
5.11.2024 - 5.11.2024
1.11.2024 - 3.11.2024
31.10.2024 - 1.11.2024
30.10.2024 - 30.11.2024
3.11.2024 - 3.11.2024
29.10.2024 - 29.11.2024
25.10.2024 - 27.10.2024
31.10.2024 - 8.11.2024
28.10.2024 - 1.11.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
26.10.2024 - 27.10.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
14.10.2024 - 14.11.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
9.10.2024 - 11.10.2024
8.10.2024 - 25.10.2024
2.10.2024 - 30.10.2024
2.10.2024 - 8.10.2024
1.10.2024 - 1.11.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 30.09.2024
30.09.2024 - 2.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
27.09.2024 - 27.10.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
23.09.2024 - 23.10.2024
20.09.2024 - 22.09.2024
19.09.2024 - 24.09.2024
31.12.2024 - 31.12.2024
18.09.2024 - 22.09.2024
18.09.2024 - 18.09.2024
13.09.2024 - 14.09.2024
13.09.2024 - 20.09.2024
11.09.2024 - 22.09.2024
10.09.2024 - 12.09.2024
10.09.2024 - 11.09.2024
8.09.2024 - 9.09.2024
6.09.2024 - 8.09.2024
5.09.2024 - 6.09.2024
4.09.2024 - 5.09.2024
30.08.2024 - 1.09.2024
29.08.2024 - 1.09.2024
2.09.2024 - 25.09.2024
1.09.2024 - 3.09.2024
26.08.2024 - 28.08.2024
27.08.2024 - 1.09.2024
6.09.2024 - 15.09.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
23.08.2024 - 25.08.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
26.08.2024 - 1.09.2024
23.08.2024 - 23.08.2024
20.08.2024 - 8.09.2024
14.08.2024 - 16.08.2024
13.08.2024 - 14.08.2024
9.08.2024 - 11.08.2024
12.08.2024 - 21.08.2024
10.08.2024 - 12.08.2024
9.08.2024 - 14.08.2024
7.08.2024 - 9.08.2024
7.08.2024 - 7.08.2024
12.08.2024 - 17.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 3.08.2024
1.08.2024 - 18.08.2024
31.07.2024 - 8.08.2024
30.07.2024 - 15.08.2024
30.07.2024 - 21.08.2024
26.07.2024 - 28.07.2024
24.07.2024 - 26.07.2024
29.07.2024 - 29.07.2024
25.07.2024 - 28.07.2024
19.07.2024 - 23.07.2024
18.07.2024 - 21.07.2024
16.07.2024 - 25.07.2024
16.07.2024 - 16.07.2024
28.07.2024 - 1.08.2024
15.07.2024 - 30.07.2024
16.07.2024 - 31.07.2024
17.07.2024 - 1.08.2024
11.07.2024 - 12.07.2024
11.07.2024 - 19.07.2024
10.07.2024 - 31.12.2024
13.07.2024 - 16.07.2024
5.07.2024 - 14.07.2024
1.07.2024 - 28.10.2024
28.06.2024 - 30.06.2024
27.06.2024 - 28.06.2024
24.06.2024 - 25.06.2024
20.06.2024 - 23.06.2024
21.06.2024 - 24.06.2024
21.06.2024 - 23.06.2024
24.06.2024 - 29.06.2024
13.06.2024 - 14.06.2024
12.06.2024 - 18.06.2024
11.08.2024 - 11.08.2024
10.06.2024 - 11.06.2024
6.06.2024 - 8.06.2024
20.03.2024 - 20.03.2024
4.06.2024 - 27.09.2024
3.06.2024 - 7.06.2024
3.06.2024 - 30.06.2024
2.06.2024 - 3.06.2024
3.06.2024 - 14.06.2024
31.05.2024 - 10.06.2024
1.06.2024 - 6.06.2024
29.05.2024 - 30.05.2024
30.05.2024 - 9.06.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
17.05.2024 - 19.05.2024
14.05.2024 - 16.05.2024
14.05.2024 - 19.05.2024
13.05.2024 - 15.05.2024
13.05.2024 - 30.06.2024
13.05.2024 - 31.07.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
8.05.2024 - 1.12.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
3.05.2024 - 1.07.2024
30.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
28.04.2024 - 29.04.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.04.2024 - 30.04.2024
25.04.2024 - 11.05.2024
22.04.2024 - 5.05.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
23.04.2024 - 25.04.2024
14.04.2024 - 14.05.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
20.04.2024 - 24.04.2024
14.05.2024 - 15.05.2024
5.04.2024 - 7.04.2024
13.04.2024 - 14.04.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.03.2024 - 28.03.2024
27.03.2024 - 31.03.2024
23.03.2024 - 25.03.2024
24.03.2024 - 26.03.2024
25.03.2024 - 26.03.2024
22.03.2024 - 25.03.2024
21.03.2024 - 31.03.2024
17.03.2024 - 2.04.2024
22.03.2024 - 6.04.2024
19.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 31.03.2024
16.03.2024 - 19.03.2024
18.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 19.03.2024
6.03.2024 - 26.03.2024
7.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 6.04.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
5.03.2024 - 7.03.2024
1.02.2024 - 1.02.2024
4.03.2024 - 4.03.2024
4.03.2024 - 8.03.2024
27.02.2024 - 28.02.2024
2.03.2024 - 8.03.2024
29.02.2024 - 1.03.2024
23.02.2024 - 25.02.2024
24.02.2024 - 9.03.2024
23.02.2024 - 27.02.2024
21.02.2024 - 26.02.2024
24.02.2024 - 24.02.2024
29.02.2024 - 4.03.2024
19.02.2024 - 25.02.2024
19.02.2024 - 20.02.2024
20.02.2024 - 20.02.2024
21.02.2024 - 22.02.2024
16.02.2024 - 16.02.2024
12.02.2024 - 8.04.2024
12.02.2024 - 20.02.2024
1.02.2024 - 7.03.2024
5.02.2024 - 7.02.2024
2.02.2024 - 8.02.2024
2.02.2024 - 17.02.2024
1.02.2024 - 24.02.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
30.01.2024 - 7.02.2024
26.01.2024 - 26.01.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
26.01.2024 - 27.01.2024
24.01.2024 - 24.01.2024
23.01.2024 - 4.02.2024
17.01.2024 - 17.02.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
13.01.2024 - 21.01.2024
20.01.2024 - 21.01.2024
22.01.2024 - 23.01.2024
12.01.2024 - 14.01.2024
11.01.2024 - 25.02.2024
11.01.2024 - 12.01.2024
10.01.2024 - 8.02.2024
5.01.2024 - 7.01.2024
29.12.2023 - 29.01.2024
28.12.2023 - 30.12.2023
22.12.2023 - 31.12.2023
22.12.2023 - 24.12.2023
30.11.2023 - 20.01.2024
11.12.2023 - 12.12.2023
30.11.2023 - 3.12.2023
10.11.2023 - 12.11.2023
8.11.2023 - 10.11.2023
8.11.2023 - 9.11.2023
3.11.2023 - 5.11.2023
9.11.2023 - 10.11.2023
29.10.2023 - 1.11.2023
27.10.2023 - 22.11.2023
23.10.2023 - 5.11.2023
23.10.2023 - 29.11.2023
20.10.2023 - 21.10.2023
17.10.2023 - 29.10.2023
16.10.2023 - 22.10.2023
11.08.2023 - 11.08.2023
16.09.2023 - 17.09.2023
19.06.2023 - 18.07.2023
30.06.2023 - 30.06.2023
1.07.2023 - 2.07.2023
Visitors : 927203