Berita

2 Jul 2026

Wakil Bupati Sidoarjo Terima Audiensi Paguyuban Sentra Kuliner Gajah Mada, Siapkan Tata Ulang untuk Tingkatkan Kunjungan

KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menerima audiensi Paguyuban Sentra Kuliner Gajah Mada di rumah dinas Wakil Bupati, Kamis (2/7/2026). Audiensi tersebut turut didampingi jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo.Pertemuan tersebut membahas kondisi Sentra Kuliner Gajah Mada yang dinilai mengalami penurunan jumlah pengunjung sehingga berdampak pada menurunnya pendapatan para pedagang. Dalam kesempatan itu, perwakilan paguyuban menyampaikan berbagai aspirasi, salah satunya terkait perlunya penataan ulang kawasan sentra kuliner agar lebih tertata, nyaman, dan mampu menarik minat masyarakat untuk berkunjung.Menurut perwakilan paguyuban, kondisi penempatan pedagang saat ini dinilai kurang mendukung aktivitas jual beli. Karena itu, mereka berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dapat melakukan pembenahan tata letak maupun konsep kawasan sehingga Sentra Kuliner Gajah Mada kembali menjadi destinasi kuliner yang ramai dikunjungi.Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menyampaikan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan Disperindag Kabupaten Sidoarjo guna melakukan penataan ulang Sentra Kuliner Gajah Mada. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan suasana baru yang lebih menarik sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan bagi masyarakat."Kami akan segera berkoordinasi dengan Disperindag untuk melakukan tata ulang pedagang di Sentra Kuliner Gajah Mada. Harapannya, kawasan ini menjadi lebih tertata, nyaman, dan mampu menarik lebih banyak pengunjung sehingga aktivitas ekonomi para pedagang kembali meningkat," ujar Hj. Mimik Idayana.Ia juga mengajak seluruh pedagang untuk tetap bersabar selama proses persiapan penataan dilakukan. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen melakukan peremajaan dan pengaturan ulang posisi para pedagang secara matang agar hasilnya benar-benar memberikan dampak positif bagi perkembangan sentra kuliner tersebut.Melalui langkah penataan ulang ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap Sentra Kuliner Gajah Mada dapat kembali menjadi salah satu pusat kuliner unggulan yang ramai dikunjungi masyarakat sekaligus mampu menggerakkan perekonomian para pelaku usaha mikro di Kabupaten Sidoarjo. (Son)

Selengkapnya
1 Jul 2026

Kukuhkan 29 Kepala UPTD Puskesmas, Wabup Mimik Minta Pelayanan Cepat, Ramah, dan Humanis

KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengukuhkan 29 Kepala UPTD Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam acara pengukuhan yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (1/7/2026). Pengukuhan tersebut menjadi langkah memperkuat pelayanan kesehatan dasar. Mimik meminta para kepala puskesmas menjadikan jabatan tersebut sebagai amanah untuk memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan humanis kepada masyarakat.“Saya titip kepada kepala puskesmas yang dikukuhkan hari ini agar selalu ingat bahwa jabatan ini adalah ladang ibadah, sebab masyarakat yang datang ke puskesmas pada dasarnya menginginkan pelayanan yang cepat, ramah, mendapatkan informasi yang jelas, serta diperhatikan dan diperlakukan dengan baik,” tuturnya.Mimik menegaskan jabatan sebagai kepala puskesmas merupakan wajah pelayanan kesehatan pemerintah di wilayah masing-masing. Menurutnya, pelayanan yang humanis harus menjadi budaya di seluruh puskesmas. Bahkan, bagi pasien yang sedang sakit, senyum dan sapaan yang tulus dapat menjadi penyemangat dalam proses penyembuhan.“Layani masyarakat dengan senyuman. Bagi orang yang sedang sakit, senyum dan sapaan yang tulus bisa menjadi semangat bagi mereka untuk sembuh,” katanya.Ia juga meminta seluruh kepala puskesmas tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi sesekali turun langsung memantau pelayanan di lapangan, terutama pada bagian administrasi yang menjadi pintu pertama masyarakat memperoleh layanan.“Sesekali panjenengan (Anda) turun langsung melihat bagaimana pelayanan di puskesmas. Cek apakah masyarakat sudah terlayani dengan baik, terutama di bagian administrasi,” pesannya.Menurutnya, seorang pemimpin bukanlah orang yang paling banyak memberikan perintah, melainkan yang mampu memberikan teladan kepada seluruh jajaran.“Kalau pimpinannya semangat dan disiplin, bawahannya juga akan mengikuti. Yang penting kompak. Kalau tim solid, pelayanan kepada masyarakat pasti akan semakin baik,” ungkapnya.Selain meningkatkan kualitas pelayanan, Mimik meminta seluruh kepala puskesmas memberi perhatian serius terhadap persoalan kesehatan masyarakat, khususnya tingginya kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) di wilayah Krian dan Porong.“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Mari kita basmi HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo melalui upaya pencegahan, edukasi, deteksi dini, dan pendampingan kepada masyarakat,” ujarnya.Ia optimistis dedikasi tenaga kesehatan yang profesional serta pelayanan yang tulus akan membuat masyarakat semakin merasakan kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan.“Saya percaya dengan tenaga kesehatan yang profesional serta pelayanan yang tulus, masyarakat akan benar-benar merasakan hadirnya pemerintah,” pungkasnya.Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes., menyampaikan bahwa pengukuhan 29 Kepala UPTD Puskesmas merupakan bagian dari penguatan tata kelola pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Sidoarjo. Ia berharap seluruh kepala puskesmas yang dikukuhkan mampu membangun budaya kerja yang profesional, responsif, inovatif, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.“Kami berharap seluruh kepala puskesmas dapat memperkuat manajemen pelayanan, meningkatkan mutu layanan kesehatan, membangun kolaborasi dengan seluruh tenaga kesehatan, serta memastikan setiap masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan berkualitas,” ujarnya.Adapun 29 Kepala UPTD Puskesmas yang dikukuhkan yaitu:1. dr. Erwin Berthaningrum – Puskesmas Taman2. dr. Prufiana, MM – Puskesmas Sukodono3. dr. Linda Megasari Sumanto – Puskesmas Sedati4. drg. Erni Wahyuni, M.M. – Puskesmas Krembung5. dr. Barbara Irawatyratna Kristiansari, MM – Puskesmas Sidoarjo6. dr. Aprilia Romdiyani – Puskesmas Tarik 27. dr. Dyah Laksmisari – Puskesmas Waru8. dr. Hary Satoeti – Puskesmas Tarik9. dr. Siti Murtafiah, MM – Puskesmas Prambon10. dr. Wilujeng Eka Ariswati, MM – Puskesmas Gedangan11. drg. Lailatul Mufida – Puskesmas Jabon12. dr. Nur Hayati Indah Mayarini – Puskesmas Ganting13. dr. Didik Agung Wibowo, M.KKK – Puskesmas Wonoayu14. drg. Vita Orientasari – Puskesmas Kedungsolo15. drg. Margaretha Retnasari Gozali – Puskesmas Urangagung 216. dr. Teguh Arief Dwiyanto – Puskesmas Tulangan17. dr. Dina Mariana Manik – Puskesmas Candi18. dr. Annisa Tria Budiningsih, M.Kes. – Puskesmas Tambakrejo19. dr. Siti Rochani – Puskesmas Sidodadi20. drg. Devy Febrina Rindianti, MH – Puskesmas Trosobo21. dr. Anis Mahmudah Lestari – Puskesmas Buduran22. dr. Astri Damayanti – Puskesmas Banjarkrajan23. dr. Eko Budiyanto – Puskesmas Tanggulangin24. dr. Titik Sri Harsasih, MM – Puskesmas Krian25. dr. Novita – Puskesmas Kepadangan26. dr. Rahmadiah – Puskesmas Urangagung27. dr. Novi Wira Pridayanti – Puskesmas Medaeng28. dr. Saptandia Wulan Cahyani Lestari, M.Kes. – Puskesmas Wonokasian29. dr. Halimah Salim Ahmad Ba-Lashraf, M.Kes. – Puskesmas Sekardangan. (Dew)

Selengkapnya
29 Jun 2026

Bupati dan Ketua TP-PKK Terima Penghargaan Dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Subandi dan Ketua TP. PKK Sidoarjo Sriatun Subandi menerima penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atas komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting dan menguatkan ketahanan keluarga. Inovasi program unggulan yang dijalankan Pemkab Sidoarjo selama ini dinilai sejalan dengan upaya menyiapkan Generasi Emas 2045. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Shodiqin, kepada Bupati Sidoarjo H Subandi dan Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi. Penyerahan dilakukan pada Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (29/7/2026). Pemerintah pusat mengapresiasi Sidoarjo yang dinilai konsisten menjalankan sejumlah program prioritas nasional, seperti Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (Gati), Lansia Berdaya (Sidaya), Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), hingga Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sasaran 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita). Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan, mewujudkan keluarga berkualitas membutuhkan keterlibatan aktif kedua orang tua dalam pengasuhan. Untuk mendorong peran ayah, Pemkab Sidoarjo telah menerbitkan surat edaran Gerakan Ayah Mengambil Rapor dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas). "Gerakan ini bertujuan menguatkan peran serta ayah dalam pengasuhan sekaligus mempererat ikatan emosional anak dalam mendampingi proses pendidikannya," ujar Subandi. Selain keterlibatan orang tua, Pemkab Sidoarjo juga terus mempercepat penurunan stunting melalui penguatan posyandu dan perbaikan sanitasi lingkungan. Hasilnya, Sidoarjo dinyatakan memenuhi status Kabupaten Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar dari tim verifikator Provinsi Jatim. "Pelaksanaan STBM tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana sanitasi, tetapi lebih menitikberatkan pada perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan," tambahnya. Secara terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Sidoarjo Heni Kristiani menjelaskan implementasi teknis program-program nasional tersebut di wilayahnya. Untuk Program Tamasya, Pemkab Sidoarjo bermitra dengan sekitar 32 pengelola daycare (tempat penitipan anak) guna memastikan pengasuhan terstandarisasi dan menjamin rasa aman bagi anak. Sementara itu, untuk penanganan lansia melalui Program Sidaya, Pemkab Sidoarjo menjalankan Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). "Selantang merupakan pendidikan nonformal agar warga lansia tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif. Kegiatan di dalamnya mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, senam kebugaran, hingga penyuluhan gizi seimbang," kata Heni. (Git/Mas) 

Selengkapnya
29 Jun 2026

Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Lantik 80 Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Serentak 2026

KOMINFO,SIDOARJO – Sebanyak 80 kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Sidoarjo resmi dilantik. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Senin (29/6/2026).  Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, Ketua DPRD Sidoarjo, jajaran Forkopimda, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh camat se-Kabupaten Sidoarjo. Bupati H.Subandi menegaskan bahwa pelantikan kepala desa bukanlah akhir dari sebuah kontestasi politik, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, jabatan kepala desa merupakan amanah yang diberikan rakyat sekaligus tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT. "Mulai hari ini tidak ada lagi sekat-sekat perbedaan. Tidak ada lagi nomor urut ataupun kelompok pendukung. Yang ada sekarang adalah kepala desa yang wajib melayani seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik," tegasnya. H.Subandi mengajak seluruh kepala desa yang baru dilantik untuk segera merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk para calon kepala desa yang sebelumnya menjadi lawan dalam Pilkades beserta para pendukungnya. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan desa. "Setelah kembali ke desa masing-masing, saya berharap seluruh calon yang kemarin berkompetisi bisa dirangkul. Sekarang tidak ada lagi lawan, yang ada adalah kawan. Delapan tahun masa jabatan bukan waktu yang singkat. Jangan sampai habis hanya untuk memikirkan konflik politik. Gunakan waktu itu untuk membangun desa," ujarnya.Ia optimistis visi dan misi kepala desa akan lebih mudah diwujudkan apabila pemerintahan desa dibangun dengan semangat persatuan, kerukunan, dan kekompakan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi juga memberikan perhatian khusus kepada kepala desa yang baru pertama kali menjabat. Dari 80 kepala desa yang dilantik, hanya 17 kepala desa merupakan petahana, sedangkan sisanya merupakan wajah-wajah baru, termasuk yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris desa maupun perangkat desa. Karena itu, ia meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama para camat agar segera memberikan pembinaan dan pembekalan kepada para kepala desa baru. "Saya minta DPMD dan para camat tidak menunggu program resmi dari pemerintah daerah. Berikan pembekalan sejak awal agar para kepala desa memahami tugas, fungsi, kewenangan, dan aturan yang harus dijalankan. Semangat saja tidak cukup, harus dibarengi pemahaman terhadap regulasi," katanya. Bupati H.Subandi juga menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa demokrasi di Kabupaten Sidoarjo berjalan dengan baik. Ia menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, Forkopimda, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah mengawal jalannya Pilkades sehingga berlangsung dengan aman tanpa gangguan yang berarti. "Kalaupun masih ada pihak yang menempuh jalur hukum terkait hasil Pilkades, itu adalah hak setiap warga negara. Negara kita adalah negara hukum dan semua diberikan kesempatan untuk menyelesaikan melalui mekanisme yang berlaku. Namun proses tersebut tidak menghalangi pelaksanaan pelantikan kepala desa yang telah ditetapkan sesuai ketentuan," jelasnya. Di akhir sambutannya, H.Subandi mengingatkan bahwa setiap peserta Pilkades harus memiliki jiwa demokrasi, yakni siap menang dan siap kalah. Ia berharap seluruh masyarakat dapat menerima hasil Pilkades dengan lapang dada dan kembali bersatu demi kemajuan desa. "Demokrasi mengajarkan kita untuk menghormati hasil pemilihan. Sekarang saatnya meninggalkan seluruh perbedaan dan bersama-sama membangun desa agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera," pungkasnya. (Son/mas).  

Selengkapnya
28 Jun 2026

Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Wajib Pajak Lewat Puncak Pengundian Hadiah DIJAPRI Tahun 2026

KOMINFO,SIDOARJO - Pemkab Sidoarjo melalui Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) dan Bank Jatim menggelar acara Puncak Pengundian Hadiah Digital Jayandaru Tax Prize (DIJAPRI) Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada masyarakat dan para wajib pajak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P. Kegiatan yang digelar di Paseban Timur, Alun-alun Kabupaten Sidoarjo, Minggu (28/6/2026), turut dihadiri Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo, perwakilan perbankan, perwakilan notaris, perwakilan wajib pajak selaku pemilik usaha, serta perwakilan peserta undian DIJAPRI Tahun 2026. Dalam sambutannya, Wabup Mimik menyampaikan bahwa pajak merupakan bentuk gotong royong masyarakat yang manfaatnya akan kembali dirasakan bersama. “Pengundian hadiah ini sebenarnya adalah bentuk ucapan terima kasih Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada masyarakat yang telah membayar pajak. Karena pajak itu adalah bentuk gotong royong yang hasilnya kita nikmati bersama. Mulai dari jalan yang lebih baik, pendidikan yang lebih layak, pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, hingga berbagai pelayanan publik lainnya,” ujar Mimik. Mimik juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan aplikasi DIJAPRI. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengunggah bukti transaksi atau struk pembayaran pajak daerah yang diperoleh saat bertransaksi pada sektor usaha seperti kuliner, perhotelan, parkir, hiburan, dan sektor lainnya. Ia meminta para pelaku usaha, khususnya sektor UMKM, turut berperan memperkenalkan DIJAPRI kepada pelanggan. “Saat memberikan struk, mohon disampaikan kepada pelanggan agar struk tersebut segera diunggah di aplikasi DIJAPRI. Dengan begitu masyarakat akan semakin tahu dan ikut berpartisipasi,” pesannya. Sementara itu, Kepala BPPD Kabupaten Sidoarjo, Dra. Noer Rochmawati, M.Si., AK. menyampaikan mengenai awal program DIJAPRI. “Setiap struk yang diunggah melalui DIJAPRI harus berasal dari tempat usaha yang telah terdaftar di Sidoarjo. Karena yang diundi adalah struk valid dari wajib pajak yang usahanya telah terpasang alat perekaman transaksi dan dapat kita pantau untuk memastikan pajak tersebut sudah masuk atau belum serta bisa kembali dirasakan masyarakat dalam bentuk hadiah,” ujarnya. Lebih lanjut, Mimik mengapresiasi para pelaku usaha yang telah menjalankan kewajiban perpajakannya dengan baik. “Terima kasih kepada seluruh pelaku usaha yang telah menjalankan kewajibannya dengan baik. Semoga ke depannya kita bisa terus membangun budaya taat pajak dan membangun iklim usaha yang baik dan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Mimik mengimbau masyarakat Sidoarjo agar memenuhi kewajiban perpajakan tepat waktu. “Mari warga Sidoarjo, pajak ini adalah salah satu kewajiban. Bayarlah pajak tepat pada waktunya, karena manfaatnya akan kembali untuk masyarakat,” pungkasnya. Adapun pemenang Hadiah DIJAPRI (Digital Jayandaru Tax Prize) Tahun 2026 adalah: Hadiah Sepeda Motor Vario: Yanuar Adi Kurniawan No. Hp. 0877***113 Hadiah Televisi (Aqua Android TV 43 Inchi): Yuni Rismawati No. Hp. 0838***080  Hadiah Smartphone (RedMi Note 14): 1. Lutfi Farid Kurnianto No. Hp. 0822***786 2. Agus Mahrowi No. Hp. 0813***255 * Hadiah Televisi (Polytron Google TV 32 Inchi): 1. Fadhil Abdillah No. Hp. 0831***161 2. Fafan Nurdi Achmad, S.H. No. Hp. 0811***300 3. Dahlia Wicahyuni No. Hp.0817****175 4. Hana Nathasia No. Hp. 0857***762 Hadiah Kipas Angin: 1. Muhammad Riski No. Hp. 0822***011 2. Khairina Dhea Audra No. Hp. 0822***754 3. Eko Virsaitang Hemagus No. Hp. 0858***722 4. Khusnul Khotimah No. Hp. 0881****930 Hadiah Rice Cooker:  1. Dhani Ismunarto No. Hp. 0813***717 2. Wahyuningtyas No. Hp. 0821***165 3. Gabriella Tanu Feby Briliani No. Hp. 0878***617

Selengkapnya
28 Jun 2026

Wakil Bupati Sidoarjo Buka Turnamen Tenis Meja Hj.Mimik Idayana Cup 1 Tahun 2026

KOMINFO,SIDOARJO - Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, secara resmi membuka Turnamen Tenis Meja Hj. Mimik Idayana Cup 1 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Tenis Meja (PTM) Puri Raya Sidoarjo dan berlangsung di Puri Indah Sport Sidoarjo pada hari Minggu, 28/06/2026. Wakil Bupati Sidoarjo, Ibu Hj. Mimik Idayana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan turnamen ini. "Kompetisi ini bukan semata-mata tentang kemenangan atau kekalahan, melainkan bagaimana kita dapat membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat hidup sehat melalui aktivitas olahraga."katanya Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan atlet-atlet potensial, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga. Hal ini dikarenakan turnamen ini menuntut kekompakan sebagai kunci utama dalam nomor ganda, menumbuhkan rasa saling percaya, dan saling mendukung. “Kami berharap turnamen ini dapat melahirkan lebih banyak atlet tenis meja berpotensi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo. Bertandinglah dengan penuh semangat, karena kemenangan dan kekalahan adalah bagian dari kompetisi, namun sportivitas harus selalu dijunjung tinggi,” ujarnya Turnamen ini diikuti oleh 64 pasangan ganda putra atau 128 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo, mewakili sekitar 20 klub atau Persatuan Tenis Meja (PTM).  Total hadiah yang diperebutkan mencapai jutaan rupiah, dengan rincian sebagai berikut: juara pertama akan menerima Rp2.500.000, juara kedua Rp2.000.000, juara ketiga Rp1.500.000, dan juara keempat Rp1.000.000. Selain itu, delapan besar akan mendapatkan penghargaan masing-masing sebesar Rp200.000. Para juara juga akan menerima trofi Piala Hj. Mimik Idayana Cup 1 2026 sebagai bentuk apresiasi.Yu 

Selengkapnya
27 Jun 2026

Tutup Pesona Wastra Sidoarjo 2026, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Sidoarjo Bangga Kenakan Batik Khas Sidoarjo

KOMINFO,SIDOARJO - Bupati Sidoarjo H. Subandi resmi menutup Pesona Wastra Sidoarjo 2026, Sabtu malam, (27/6). Kegiatan untuk melestarikan dan mempromosikan kain tradisional khas Sidoarjo itu telah berlangsung dua hari (26-27 Juni 2026) di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. Beragam kain batik tulis khas Sidoarjo dari para pengerajin batik dipamerkan dalam Pesona Wastra Sidoarjo 2026. Selain itu berbagai desainer baju Sidoarjo juga dihadirkan Dekranasda Sidoarjo sebagai penyelenggara kegiatan. Pada penutupannya puluhan desain baju batik khas Sidoarjo karya desainer Sidoarjo diperagakan para peragawati diatas panggung. Tidak ketinggalan bupati dan istri serta para Forkopimda Sidoarjo yang juga hadir beserta istri ikut menjadi peragawan dadakan. Promosi baju batik Sidoarjo diatas panggung kemarin malam juga diikuti para kepala OPD Sidoarjo beserta pasangannya.  Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Pesona Wastra Sidoarjo 2026. Ia sendiri melihat kaya nya potensi industri kreatif di Kabupaten Sidoarjo. Selain itu ia juga melihat keindahan wastra khas Kabupaten Sidoarjo yang dimiliki. Hal tersebut terbukti dari gelaran Pesona Wastra Sidoarjo 2026 yang menampilkan produk kerajinan, fashion maupun kuliner Sidoarjo dari para pelaku UMKM Sidoarjo.  "Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, perajin kain, desainer dan pelaku usaha yang telah mensukseskan gelaran luar biasa ini," ucapnya.  Bupati H. Subandi menegaskan Pesona Wastra Sidoarjo 2026 tidak sekadar pameran kain atau acara seremonial tahunan. Namun kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menyediakan sarana dan fasilitasi kepada para UMKM Sidoarjo untuk dapat naik kelas.  "Melalui kegiatan ini, kita membuka akses pasar yang lebih luas, menaikkan nilai jual produk lokal, serta membuktikan bahwa kualitas kain dan kerajinan Sidoarjo mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional," ujarnya.  Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan himbauan penting kepada seluruh masyarakat Sidoarjo. Yakni untuk mencintai dan menggunakan produk dalam negeri. Ia mengajak  masyarakat Sidoarjo untuk  merubah perilaku konsumsi dengan mengutamakan dan membeli produk buatan anak bangsa.  "Utamakan produk UMKM Sidoarjo,  dengan membeli produk UMKM lokal, kita sedang membantu memutar roda ekonomi ribuan keluarga pekerja di Sidoarjo dan menjaga kemandirian ekonomi Sidoarjo," tegasnya.  Bupati H. Subandi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus berkomitmen memberikan pendampingan, kemudahan izin, hingga bantuan akses permodalan bagi para pelaku usaha kreatif. Namun ia meminta komitmen tersebut harus didukung oleh kesadaran masyarakat untuk bangga menggunakan produk lokal. "Besok Senin saya minta bu Sekda bikin SE warga Sidoarjo pakai batik Sidoarjo, saya minta tolong semua ASN Sidoarjo memakai batik khas Sidoarjo," pintanya. Git/mas 

Selengkapnya
27 Jun 2026

Bupati Sidoarjo H. Subandi Buka Turnamen Sepak Bola Antar RW seKecamatan Sukodono, Pererat Persaudaraan Sambut HUT ke-81 RI

Bupati Sidoarjo H. Subandi secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar RW se-Kecamatan Sukodono dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan bola Desa Masangan Kulon, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sukodono, pengurus Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Sukodono, jajaran Forkopimda, para kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para peserta turnamen dan warga yang memadati lokasi acara. Dalam sambutannya, Bupati H. Subandi mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya turnamen sepak bola antar RW tersebut. Menurutnya, olahraga sepak bola bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat. "Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh masyarakat yang terus peduli terhadap perkembangan olahraga sepak bola. Sidoarjo dikenal sebagai gudangnya sepak bola. Semoga semangat mencintai olahraga ini terus tumbuh di tengah masyarakat," ujar Subandi. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat. Menurutnya, turnamen antar RW seperti ini memiliki nilai positif karena mampu memperkuat rasa kekeluargaan, meningkatkan solidaritas, sekaligus menjadi wadah silaturahmi antarwarga. "Melalui kompetisi antar RW ini, saya berharap persaudaraan dan kekeluargaan masyarakat semakin erat. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk menjaga kebersamaan sekaligus memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," katanya. H.Subandi juga memberikan apresiasi kepada pemerintah desa, panitia penyelenggara, serta seluruh masyarakat yang setiap tahun konsisten menggelar kegiatan olahraga sebagai bagian dari tradisi peringatan HUT RI. Di akhir sambutannya, H.Subandi mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia menegaskan bahwa tujuan utama turnamen bukan semata-mata mengejar kemenangan, melainkan menikmati kebersamaan dan mempererat hubungan antarwarga. "Yang terpenting bukan menang atau kalah, tetapi kebahagiaan karena bisa berkumpul, berolahraga, dan mempererat silaturahmi. Mari kita jaga sportivitas dan jadikan turnamen ini sebagai ajang persahabatan," pungkasnya. Usai membuka turnamen secara resmi, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan yang berlangsung penuh keakraban. Tim Bupati Sidoarjo yang tergabung dalam Tim PKDI Kecamatan Sukodono menghadapi Tim Sepak Bola Masangan Kulon Ceria. Laga ekshibisi tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sorak-sorai warga yang memenuhi lapangan menambah semarak pertandingan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan sportivitas.(Son)

Selengkapnya
26 Jun 2026

"Pesona Wastra Sidoarjo" Warnai Peringatan HUT Dekranas ke-46 Tahun 2026

KOMINFO,SIDOARJO -Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 pada Tahun 2026, Dekranasda Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan acara "Pesona Wastra Sidoarjo Tahun 2026" yang bertempat di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.Acara ini berlangsung dari tanggal 26 hingga 27 Juni 2026 dan secara resmi dibuka oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Sidoarjo, dr. Hj. Sriatun Subandi.Dalam sambutannya, Sriatun menyampaikan bahwa Peringatan HUT ke-46 Dekranas ini merupakan momentum krusial untuk memberikan apresiasi kepada seluruh perajin dan pelaku usaha kerajinan yang telah berkontribusi dalam melestarikan budaya bangsa, sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. Selama 46 tahun, Dekranas telah menjadi wadah pembinaan, pengembangan, dan promosi berbagai produk kerajinan Indonesia yang kaya akan nilai budaya, kreativitas, dan inovasi.Tema "Pesona Wastra" sangat relevan, merepresentasikan kain tradisional bukan hanya sebagai objek fungsional, melainkan sebagai medium yang sarat makna. Dalam batik dan bordir khas Sidoarjo, terkandung doa, nilai, filosofi sejarah, seni, serta identitas budaya luhur masyarakat. Sidoarjo patut berbangga atas kegigihan dan kreativitas perajin lokalnya. "Oleh karena itu, melalui kegiatan ini, Dekranasda Kabupaten Sidoarjo berkomitmen penuh untuk mendampingi, memfasilitasi, dan membuka peluang seluas-luasnya bagi pelaku IKM dan UMKM agar dapat meningkatkan kualitas, tidak hanya dicintai di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,"katanyaKegiatan yang berlangsung selama dua hari ini turut dimeriahkan dengan berbagai kompetisi, antara lain lomba mewarnai "Sidoarjo Kreatif" dan lomba "Cilik Berkain Nusantara" yang melibatkan generasi penerus. Melalui kompetisi-kompetisi ini, diharapkan generasi penerus dapat menumbuhkan rasa bangga dalam mengenakan pakaian adat daerah sejak usia dini."Dan sebagai motor penggerak pelestarian budaya khas masing-masing desa, kita juga akan menyelenggarakan lomba Busana Putri Jenggolo yang akan melibatkan Ibu-Ibu Kepala Desa",ujarnyaSelain itu, keterlibatan dan partisipasi dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Direktur BUMD, BLUD, serta Dinas/Instansi vertikal akan turut serta dalam Pesona Budaya Kecamatan dan Parade Wastra Pinilih."Hal ini membuktikan bahwa seluruh jajaran birokrasi Sidoarjo solid dan berkomitmen sebagai garda terdepan dalam mendukung produk lokal."pungkasnyaKegiatan kolaboratif ini merupakan bukti bahwa keberhasilan pembinaan UMKM dan pelestarian wastra tidak dapat dicapai oleh Dekranasda sendirian. Diperlukan sinergi pentahelix yang kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas desainer, serta dukungan dari seluruh masyarakat Sidoarjo untuk membeli dan menggunakan produk-produk lokal daerah Sidoarjo.Setelah secara resmi membuka kegiatan Pesona Wastra Sidoarjo Tahun 2026, dr. Sriatun, didampingi oleh Ketua Pelaksana Harian Dekranasda Kab. Sidoarjo, Ketua Dharmawanita Kabupaten Sidoarjo, serta para pengurus, meninjau pelaksanaan lomba mewarnai dan mengunjungi stan-stan pameran produk UMKM Sidoarjo.yu

Selengkapnya
26 Jun 2026

Sidak SDN Waung, Bupati Subandi Pastikan Perbaikan Segera Dilaksanakan

KOMINFO,SIDOARJO– Sejumlah ruang kelas SDN Waung Kecamatan Krembung yang roboh beberapa waktu lalu bakal segera diperbaiki. Kepastian itu disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi saat sidak ke sana,  Jumat (26/6/2026). Bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, anggota DPRD Sidoarjo, serta jajaran Forkopimda, Bupati Subandi melihat langsung kondisi ruang kelas yang rusak.  Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan sekolah sekaligus mempercepat langkah penanganan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan aman dan nyaman bagi para siswa. Menurut Subandi, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menyiapkan anggaran sekitar Rp800 juta untuk pembangunan kembali tiga ruang kelas yang roboh. Proses pembangunan ditargetkan mulai dikerjakan pada Agustus 2026. "Insyaallah pembangunan tiga ruang kelas akan kita laksanakan pada bulan Agustus. Anggaran sudah kita siapkan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan baik," ujar Subandi. Ia menegaskan, pembangunan nantinya tidak hanya berfokus pada pembangunan ruang kelas baru, tetapi juga memperhatikan kualitas konstruksi secara menyeluruh. Mulai dari pondasi, lantai, dinding, rangka atap hingga plafon harus dikerjakan sesuai standar teknis agar bangunan lebih kokoh dan aman digunakan dalam jangka panjang. Menurutnya, hasil peninjauan menunjukkan beberapa bagian bangunan telah mengalami kerusakan akibat usia bangunan, termasuk kondisi rangka kayu yang mulai lapuk. Oleh karena itu, seluruh bagian yang sudah tidak layak akan diperbaiki menggunakan material yang berkualitas. "Kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas. Jangan hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi mutu bangunan harus benar-benar dijaga sehingga memberikan rasa aman bagi para siswa dan guru," tegasnya. Selain pembangunan tiga ruang kelas, Pemkab Sidoarjo juga akan mengagendakan pembangunan ruang kelas lainnya secara bertahap pada tahun 2027.  Tak hanya itu, area belakang sekolah yang selama ini kerap terdampak banjir juga akan ditinggikan agar genangan air tidak lagi masuk ke lingkungan sekolah. "Kalau hujan, halaman belakang sering tergenang. Ini juga akan kita benahi dengan meninggikan area tersebut supaya anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan aman," katanya. Bupati H.Subandi juga memberikan perhatian khusus terhadap proses pengawasan proyek. Ia meminta Dinas Pendidikan, konsultan perencana, konsultan pengawas, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan secara ketat agar kualitas pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi. "Saya tidak ingin ada pekerjaan yang asal-asalan. Pengawasan harus dilakukan secara maksimal mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Kontraktor harus bekerja sesuai spesifikasi dan menghasilkan bangunan yang berkualitas," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Subandi kembali menegaskan komitmennya untuk memberdayakan pelaku usaha dan tenaga kerja lokal. Ia berharap proyek-proyek pembangunan di Kabupaten Sidoarjo dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik melalui penggunaan kontraktor lokal yang memiliki kompetensi maupun penyerapan tenaga kerja asal Sidoarjo. "Uang yang dibelanjakan pemerintah daerah harus memberikan dampak bagi masyarakat Sidoarjo. Saya ingin tenaga kerja lokal ikut terlibat sehingga manfaat pembangunan juga dirasakan oleh warga kita sendiri. Yang terpenting, kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas," pungkasnya.(Son/mas) . 

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 2089630