Berita

9 Feb 2026

Jelang Ramadan, Bupati Sidoarjo Ajak Jaga Stabilitas dan Saling Toleransi

KOMINFO, Sidoarjo - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Bupati Sidoarjo H. Subandi mengajak semuanya untuk menjaga stabilitas daerah. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Politik di Daerah, yang digelar di Fave Hotel Sidoarjo, Senin (9/2/2026) bersama pimpinan DPRD, Kepala Dinas Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo Fredik Suharto, Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, jajaran Forkopimda, serta organisasi keagamaan.Dalam sambutannya, Subandi mengajak semuanya menjaga stabilitas politik, keamanan, dan kenyamanan menyambut bulan suci Ramadan. “Termasuk kegiatan-kegiatan yang biasanya ada perbedaan seperti jumlah rakaat tarawih jangan diperdebatkan, yang penting saling menghormati dan berkoordinasi di wilayah masing-masing,” ujarnya.Subandi turut memberikan arahan kepada jajaran OPD, khususnya Satpol PP, untuk aktif melakukan pemantauan ketertiban umum selama Ramadan dan memperhatikan aktivitas pedagang kaki lima (PKL). “PKL makanan kadang nggak ditutup dagangannya terutama pada siang hari. Saya minta disosialisasikan, biar bulan puasa ini saling menghormati. PKL juga ditoleransi dengan baik, jangan sampai mengganggu,” katanya.Selain itu, Subandi meminta Dinas Pendidikan agar lebih tegas mengawasi kegiatan sekolah, termasuk outing class yang dinilai tidak sesuai arahan. “Outing class itu kalau bisa cukup di wilayah Kabupaten Sidoarjo atau sekitar. Kemarin kita kecolongan, masih ada yang menutupi kegiatan dan tidak transparan, kepala sekolah harus memberi contoh yang baik.” ungkapnya.Ia juga menyoroti salah satu kebiasaan masyarakat yang perlu diperhatikan, yakni kegiatan pengajian malam hari yang terkadang berlangsung hingga larut. Menurutnya, perlu ada kesepakatan bersama terkait batas waktu kegiatan agar tidak mengganggu waktu istirahat warga. “Biasanya sampai jam 12 malam kalau ngaji. Minimal nanti disepakati sampai jam berapa. Intinya kita mengikuti, yang penting tidak mengganggu aktivitas, terutama orang istirahat, nanti akan dibuatkan Surat Edaran (SE) sebagai pedoman penyesuaian kegiatan selama Ramadan,” tegasnya.Selain itu, Subandi juga menyinggung tradisi takbiran menjelang Idulfitri yang selama ini dilakukan dengan cara berkeliling. “Takbiran itu diperbolehkan keliling atau tidak, nanti kita rundingkan kembali. Kalau tidak boleh keliling, cukup di lingkungan masing-masing atau di lingkungan sekolah,” katanya.Meski demikian, Subandi tidak ingin tradisi dan kearifan lokal yang sudah mengakar justru ditinggalkan. “Kita tidak boleh meninggalkan kearifan lokal. Anak-anak takbiran dengan obor biarkan tetap berjalan. Biar nanti semarak untuk menyambut lebaran ini tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Mar)

Selengkapnya
9 Feb 2026

Bupati Tegaskan Komitmen Pemkab Sidoarjo Bersinergi Dengan Dunia Pendidikan

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Milad ke-37 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo/Umsida di Auditorium KH. Ahmad Dahlan Umsida, Senin, (9/2). Pada peringatan hari lahir Umsida kali ini juga dibarengi dengan pengukuhan guru besar Umsida Prof. Dr. Sigit Hermawan.Bupati H. Subandi mengatakan kemajuan daerah tidak bisa dilepaskan dari peran perguruan tinggi. Dari perguruan tinggi seperti Umsida akan tercetak SDM berkualitas yang akan membangun Kabupaten Sidoarjo.“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat Milad ke-37 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Semoga semakin maju, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan kita semua,” ucapnya.Bupati H. Subandi juga mengatakan Milad ke-37 Umsida bukan sekadar peringatan usia. Namun dapat menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dalam mencetak generasi unggul, berakhlak mulia, dan berdaya saing. “Selama lebih dari tiga dekade, Umsida telah menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sidoarjo dan Jawa Timur,”ujarnya.Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas pengukuhan guru besar Umsida Prof. Dr. Sigit Hermawan. Disampaikannya gelar akademik tertinggi tersebut bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan institusi dan masyarakat Sidoarjo. Ia berharap kontribusi nyata terus diberikan guru besar Umsida dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.“Kepada guru besar yang baru dikukuhkan, semoga amanah ini menjadi ladang amal dan inspirasi bagi generasi penerus,”ucapnya. Git

Selengkapnya
9 Feb 2026

Dinas PUBMSDA Sidoarjo Intensifkan Normalisasi Sungai untuk Cegah Banjir

KOMINFO,Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) terus memacu proyek normalisasi sungai di berbagai titik strategis. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi banjir dan pembersihan sedimen yang mulai menumpuk.Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Mohammad Mahmud, mengungkapkan bahwa fokus pengerjaan saat ini berada di sunga kawasan belakang Pabrik Gula (PG) Krembung, tepatnya di wilayah Mojoruntut, Kecamatan Krembung, Sidoarjo. “Hari ini kita melakukan normalisasi sungai di belakang PG Krembung karena sedimennya sudah sangat banyak. Kita perlu melakukan intervensi normalisasi pada pagi hari ini,” ujar Mahmud saat meninjau lokasi pengerjaan, Senin (9/2/2026). Menurut dia, pengerjaan di titik Mojoruntut ini ditargetkan mencakup aliran sungai sepanjang kurang lebih 3 kilometer. Pihaknya optimistis pengerjaan di lokasi tersebut akan rampung dalam waktu dekat agar alat berat dapat segera digeser ke titik lain yang membutuhkan penanganan serupa.“Target kami dua sampai tiga hari lagi sudah selesai di sini. Setelah itu, kami akan berpindah ke lokasi yang lain secara simultan,” tambahnya.Selain di Krembung, Mahmud menjelaskan bahwa pihaknya telah menjadwalkan normalisasi di empat lokasi berbeda mulai esok hari, di antaranya adalah Normalisasi Avour Kajartrengguli, Desa Kedung Kembar. Kemudian Normalisasi Afvoer Wilayut di Sukodono. Kemudian Pembersihan Sampah rutin di sungai, lantas di daerah Kedondong, Tulangan.Disampaikan bahwa hasil pengerukan sedimen dari normalisasi sungai ini tidak dibuang percuma. Dinas PUBMSDA bersinergi dengan TNI melalui Kodim dan Koramil untuk memanfaatkan sedimen tersebut sebagai bahan pengurukan dalam program Karya Bakti TNI Terpadu (KDMP).“Sedimen hasil normalisasi ini kami manfaatkan untuk menunjang pengurukan KDMP, bersinergi dengan rekan-rekan dari Kodim dan Koramil sehingga memberikan nilai manfaat lebih bagi masyarakat,” jelas Mahmud.Hingga saat ini, Mahmud menegaskan tidak ada kendala berarti di lapangan. Pihaknya terus memantau progres harian, baik untuk perbaikan jalan maupun normalisasi sungai, agar berjalan sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang telah ditetapkan.(Mas).

Selengkapnya
8 Feb 2026

Wabup Mimik Tutup Tanggulangin Fair 2026 Lewat Riding VW dan Vespa

KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengikuti kegiatan riding bersama komunitas Volkswagen (VW) dan Vespa sekaligus menutup rangkaian Tanggulangin Fair 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo, Minggu (8/2/2026).Kegiatan ini menjadi penutup resmi Tanggulangin Fair 2026 yang digelar pada 5-8 Februari 2026 dengan menghadirkan pameran produk unggulan UMKM, ekonomi kreatif, serta hiburan masyarakat. Riding bersama komunitas otom11otif dipilih sebagai simbol kebersamaan, kolaborasi, dan semangat persatuan dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo.Adapun rute yang dilalui dimulai dari Monumen Jayandaru sebagai titik start, kemudian melewati Pucang, Masjid Agung Sidoarjo, Jalan Wates, Jalan Thamrin, Jalan Gajah Mada, Jalan Mojopahit, Jalan Raya Candi, Kludan, dan berakhir di Pasar Wisata Tanggulangin sebagai titik finish.Mimik menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo, tetapi juga bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap promosi destinasi wisata dan penguatan ekonomi lokal, khususnya Pasar Wisata Tanggulangin sebagai ikon UMKM Sidoarjo.“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Sidoarjo adalah daerah yang terbuka, guyub, dan terus bergerak maju dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas,” ujarnya.Ia berharap melalui kegiatan ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta menjaga citra positif Kabupaten Sidoarjo."Kita harus optimistis geliat UMKM dan sektor pariwisata akan terus tumbuh dan memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat," tutupnya. (Dew)

Selengkapnya
8 Feb 2026

Nyadran Dewi Sekardadu Meriahkan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167

KOMINFO, Sidoarjo - Menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat Desa Balongdowo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo kembali menggelar tradisi Nyadran ke makam Dewi Sekardadu yang berada di Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran sekaligus memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini menjadi ungkapan rasa syukur para nelayan atas hasil laut, sekaligus doa agar diberi keselamatan saat melaut.Ritual Nyadran yang dilaksanakan setiap akhir bulan Ruwah tersebut diawali dengan prosesi arak-arakan perahu yang membawa tumpeng hasil bumi. Warga, yang mayoritas kaum ibu, turut membawa tumpeng untuk dihantarkan ke makam Dewi Sekardadu yang diyakini sebagai ibunda Sunan Giri.Suasana semakin meriah saat arak-arakan tumpeng bergerak menuju lokasi pemberangkatan. Setelah itu, tumpeng tersebut diperebutkan warga sebagai simbol keberkahan. Belasan perahu juga turut memeriahkan prosesi, menambah semarak rangkaian kegiatan tradisi tersebut.Usai berziarah dan menggelar doa bersama, warga kemudian melarungkan tumpeng beserta sesaji ke laut di sekitar Selat Madura. Prosesi tersebut menjadi simbol sedekah bumi dan laut, serta harapan agar para nelayan memperoleh rezeki yang melimpah dan selalu diberi keselamatan selama melaut.Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sidoarjo, Bahrul Amig, yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo, menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi Nyadran.“Kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur atas keselamatan dan rezeki yang diberikan. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil, terutama nilai kebersamaan dan gotong royong yang harus terus dipertahankan, serta menjaga warisan leluhur nenek moyang kita agar tetap lestari di hati generasi muda yang akan datang,” ujar Amig saat memberikan sambutan di lokasi, Minggu (8/2/2026).Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala. “Dari pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyiapkan kegiatan Nyadran ini. Semoga membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Zahlul Yuzar, menegaskan bahwa tradisi Nyadran bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan budaya masyarakat pesisir.“Ini tradisi turun-temurun. Lewat Nyadran, para nelayan berdoa agar diberi keselamatan saat melaut dan hasil tangkapan yang melimpah. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan warga,” kata Zahlul.Nyadran Dewi Sekardadu hingga kini masih menjadi momen yang selalu dinanti masyarakat pesisir Sidoarjo. Tradisi tersebut tidak hanya memperlihatkan nilai budaya Jawa, tetapi juga menunjukkan kuatnya unsur religius serta semangat gotong royong yang tetap hidup menjelang Ramadan. (Mar)

Selengkapnya
8 Feb 2026

Bupati Ajak Anggota Dewan Manfaatkan Pokirnya Untuk Beton Jalan

KOMINFO, Sidoarjo - Jalan Desa Sawotratap Kecamatan Gedangan sudah nyaman dilalui. Jalan yang aspalnya kemarin banyak berlubang sudah tidak ditemui lagi. Bulan November 2025 lalu jalan sepanjang 500 meter itu di beton.  Sumber anggarannya dari Pokok Pikiran/Pikir salah satu anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo. Pagi tadi, Minggu, (8/2), Bupati Sidoarjo H. Subandi melihat hasil betonisasi Pokir dari Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono itu. Ia sampaikan pemanfaatan anggaran Pokir untuk pembangunan insfrastruktur jalan seperti ini sangat bermanfaat. Manfaatnya tidak hanya dirasakan warga Sawotratap saja. Namun juga dapat dirasakan masyarakat luas yang melintasi jalan tersebut. "Saya ucapkan terimakasih kepada anggota dewan DPRD Sidoarjo,  terutama dari fraksi Golkar pak Warih Andono sebagai wakil ketua, bahwa Pokir nya beliau ini digunakan untuk betonisasi yang ada di Sawotratap," ucapnya. Oleh karenanya Bupati H. Subandi mengajak kepada seluruh anggota DPRD Sidoarjo untuk ikut meniru langkah wakil ketua DPRD Sidoarjo itu. Pemanfaatan Pokir untuk pembangunan insfrastruktur jalan akan membantu percepatan program betonisasi di Kabupaten Sidoarjo. Ia juga yakin jika seluruh anggota dewan kompak maka akan semakin banyak jalan beton di Kabupaten Sidoarjo.  "Saya mengajak teman-teman DPRD, barangkali Pokir nya untuk perbaikan lingkungan, ini bisa buat contoh, ini lebarnya kurang lebih 5 meter, berem jalan kanan kiri yang di cor setengah meter setengah meter, jadi kurang lebih lebar seluruhnya 6 meter dengan anggaran kurang lebih Rp. 1,5 milyar, "ajaknya.Menurut Bupati H. Subandi pemanfaatan Pokir untuk betonisasi lebih baik daripada pavingisasi. Pasalnya jalan beton lebih awet dan mudah perawatannya. "Kepada teman-teman DPRD, daripada Pokir nya digunakan untuk yang lain, lebih baik fokus untuk betonisasi, kalau betonisasi seperti ini dampak perekonomiannya bagus, orang-orang yang lewat juga enak dan perawatannya juga tidak sulit, dan jalan ini minimal 10 tahun belum tentu rusak karena yang lewat mobilnya tidak terlalu besar,"ungkapnya.Bupati H. Subandi juga mengatakan jalan beton yang dibangun lewat Pokir akan menjadi warisan kepemimpinan. Masyarakat akan selalu mengingat nama siapa yang membangun jalan beton di desanya itu. "Pembangunan jalan beton ini juga dapat menjadi peninggalan, barangkali pak Warih nya pensiun, masyarakat akan mengingat jalan ini dulu dibangun pak Warih," ucapnya. Git/mas

Selengkapnya
8 Feb 2026

Bupati Sidoarjo Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Rencana Perbaiki Tiga Rumah Warga di Kecamatan Gedangan

KOMINFO, Sidoarjo - Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni/RTLH terus dilakukan. Sasarannya rumah warga tidak mampu yang butuh perbaikan. Pemkab Sidoarjo bersama Baznas Sidoarjo akan segera melakukan perbaikan lewat progam bantuan renovasi RTLH. Bantuan perbaikan meliput perbaikan lantai, dinding dan atap rumah. Perbaikan kamar mandi juga akan dilakukan jika kondisinya tidak layak. Terutama pembuatan septic tank yang sehat pada rumah penerima program tersebut. Selain itu progam bantuan renovasi RTLH, Pemkab Sidoarjo juga getol memberikan bantuan keejahteraan sosial. Salah satunya bantuan kursi roda bagi warga kurang mampu yang memiliki keterbatasan fisik.Minggu pagi, (8/2), progam bantuan renovasi RTLH dan bantuan kursi roda tersebut diserahkan Bupati Sidoarjo H. Subandi. Bantuan kursi roda diserahkan kepada Muslikah warga Desa Keboansikep Kecamatan Gedangan. Sedangkan bantuan perbaikan RTLH menyasar tiga rumah warga di Kecamatan Gedangan.  Yakni rumah Lailatul Chusnah di Desa Gedangan serta rumah Suwito dan Tatik Rahayu di Desa Sawotratap. Tiga rumah tersebut dipastikan Bupati H. Subandi untuk segera mendapatkan bantuan perbaikan. “Kondisi kanan kiri (dinding rumah Suwito) masih dari triplek, kita bersama wakil ketua DPRD Sidoarjo, pak Kadinsos, Baznas, Pak Camat hadir, mugi-mugi segera ada perbaikan,”ucap Bupati Subandi usai mengunjungi rumah Suwito.Bupati Subandi memastikan progam bantuan renovasi RTLH seperti ini akan terus berjalan. Hal tersebut telah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk memastikan warganya tinggal dirumah yang layak huni.  Rumah yang memenuhi standar keselamatan, kesehatan dan kenyamanan.“Kami akan terus berupaya memastikan setiap warga, terutama yang tidak mampu untuk mendapatkan bantuan, seperti bantuan renovasi RTLH agar mereka memiliki hunian yang nyaman, aman dan sehat,”ucapnya. Disampaikannya juga progam bantuan renovasi RTLH diprioritaskan pada perbaikan mendesak seperti perbaikan atap rumah dan kamar mandi. Pasalnya saat ini dalam kondisi musim penghujan. Apalagi bulan Ramadhan tinggal menghitung hari. Dengan perbaikan tersebut ia berharap warga dapat menikmati lebaran dengan nyaman dan aman. “Program renovasi RTLH menjadi salah satu wujud nyata untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih layak, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi sulit,” ujarnya.Lailatul Chusnah merasa bersyukur rumahnya segera diperbaiki. Keinginan ia dan suaminya untuk memperbaiki rumahnya dijawab Pemkab Sidoarjo. Sebenarnya telah lama keinginan untuk merenovasi rumah yang ditinggali puluhan itu. Namun kesulitan ekonomi menjadi halangan untuk dapat menyediakan rumah yang layak bagi lima orang anak-anaknya. “Alhamdulillah mbak, ya senang rumahnya mau dibedah biar layak untuk anak-anak saya,”ucapnya syukur,”ucapnya. Dew/git/mas

Selengkapnya
7 Feb 2026

"Semar Mbangun Kayangan" Semarakkan Pegelaran Wayang Kulit Pada Peringatan Harjasda ke 167 Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo - Sabtu Malam 07/02/2026 Masyarakat Sidoarjo dimanjakan dengan totonan Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk yang digelar di Pendopo Delta Wibawa dengan Dalang Ki  Didik Sasmita dari Gresik dengan mengangkat lakon "Semar Mbangun Kayangan.Di tengah-tengah antusias masyarakat penggemar Wayang tampak  Bupati Sidoarjo H.Subandi SH.,M.Kn beserta Istri dr. Hj.Sriatun Subandi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo dr. Fenny Apridawati, M.Kes,  Kapolresta Sidoarjo Kombespol Christian Tobing, S.I.K, S.H,M.H, M.Si, Wakil Ketua  DPRD Sidoarjo H.Warih Andono, SH serta Kepala OPD se Kabupaten Sidoarjo.Ditandai dengan pemukulan gong serta penyerahan wayang tokoh semar oleh Bupati Subandi kepada Dalang ki Didik Sasmita Aji pagelaran wayang ini pun dimulai.Dalam sambutannya Bupati menyampaikan selain ingin menghibur masyarakat Sidoarjo dalam peringatan Hari Jadi ke 167 Kabupaten Sidoarjo, Bupati juga mengingatkan jika Pagelaran wayang kulit dan festival seni budaya  ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Daerah dalam melestarikan sekaligus mempromosikan kebudayaan Indonesia di Kabupaten Sidoarjo.Wayang kulit merupakan salah satu warisan budaya nasional yang merupakan pusaka berharga yang harus di jaga bersama di mana di dalamnya terkandung nilai moral spiritual yakni kesabaran ketabahan serta kebijaksanaan dalam menghadapi tantangan hidup."Harapan kami melalui pergelaran ini masyarakat khususnya generasi muda dapat semakin mencintai budaya bangsa menjadikannya sumber inspirasi serta membuka cakrawala baru dalam bentuk sikap hidup yang bijak,", katanyaWayang adalah media untuk menggambarkan perjalanan hidup manusia di jagat raya, untuk itu dengan menyaksikan pertunjukan pada malam ini dengan lakon "Semar Mbangun Kayangan" yang menggambarkan sebuah cerita dengan filosofi mengajarkan bahwa kekuasaan tertinggi bukanlah pada Tahta melainkan pada kemuliaan hati seorang pemimpin  demi kesejahteraan rakyat.Dengan Lakon "Semar Mbangun Kayangan" merupakan filosofi yang tepat karena memiliki makna ajaran tentang pembangunan mental dan moral pemimpin (kekuasaan) agar kembali berorientasi pada kesejahteraan rakyat, bukan kemegahan fisik atau tahta semata. "Semar sebagai simbol rakyat kecil (wong cilik) melakukan "pembangunan" sejati dengan memperbaiki tatanan kehidupan, menegakkan kebenaran, dan membasmi angkara murka",pungkasnya.Pada pertunjukan ini selain menghadirkan  Dalang Ki Didik Sasmita Aji, juga menghadirkan Hiburan Cak Percil CS  Sanggar Kreasi Dancer serta masih banyak pertunjukan seni lainnya.yu

Selengkapnya
7 Feb 2026

Bupati Sidoarjo Sidak Percepatan Perbaikan Jalan di Sejumlah Ruas, Target Rampung Sebelum Lebaran

Kominfo, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo H. Subandi terus menggenjot percepatan perbaikan jalan di sejumlah wilayah yang mengalami kerusakan. Upaya tersebut dilakukan guna menunjang kelancaran roda perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.Kali ini, Bupati Subandi melakukan sidak di beberapa ruas jalan, di antaranya Jalan Muncul, ruas Jalan Gedangan–Betro di Kecamatan Gedangan, serta ruas Jalan Pagerwojo–Entalsewu di Kecamatan Sidoarjo, Sabtu (7/2/2026).Percepatan perbaikan jalan tersebut didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Sidoarjo. H.Subandi menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk segera melakukan penanganan jalan rusak agar tidak membahayakan masyarakat.“Saya bersama Dinas PUBM Sidoarjo akan segera melakukan perbaikan jalan yang rusak di Desa Gedangan hingga perbatasan Desa Betro agar tidak ada lagi lubang di jalan,” ujar H. Subandi saat sidak di Desa Gedangan.Ia menambahkan, perbaikan ruas Jalan Gedangan hingga perbatasan Desa Betro akan dilakukan dengan pengaspalan sepanjang 3,7 kilometer. Menurutnya, keberhasilan pembangunan dan perawatan infrastruktur tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di masyarakat.“Dengan kerja sama antara pihak kecamatan, kelurahan, RT/RW, dan masyarakat, ini akan menjadi kunci keberhasilan dalam semangat Bangun Desa, Bangun Kota,” tegasnya.Lebih lanjut, H. Subandi menyampaikan bahwa dalam minggu ini dirinya akan terus melakukan sidak di lima kecamatan yang menerima laporan jalan rusak, yakni Kecamatan Waru, Gedangan, Buduran, Sidoarjo, dan Sedati.“Saya akan terus memantau jalan yang rusak di lima kecamatan tersebut. Dalam minggu ini harus segera diselesaikan pengerjaannya, dan minggu selanjutnya kita akan bergerak ke ruas jalan rusak lainnya,” tambahnya.Bupati Subandi berharap seluruh pengerjaan perbaikan jalan dapat rampung sebelum Hari Raya Idulfitri, sehingga masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman dan nyaman. Ia juga menegaskan agar kualitas material dan pengerjaan tetap menjadi prioritas utama.“Saya berharap sebelum lebaran nanti seluruh ruas jalan yang rusak di beberapa wilayah kecamatan dapat selesai pengerjaannya. Kita akan terus memonitor mulai dari kualitas bahan material hingga proses pengaspalan agar hasilnya lebih awet dan bertahan lama,” tutup H. Subandi.(Son/Dew)

Selengkapnya
4 Feb 2026

Jalan Rusak Dikebut, PUBMSDA Sidoarjo Targetkan Rampung Sebelum Lebaran

Kominfo, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo menyampaikan bahwa mulai minggu ini, perbaikan jalan akan dilakukan secara serentak di 16 ruas yang tersebar di sejumlah kecamatan, Rabu (4/2/2026).“Alhamdulillah, besok kami mulai menangani 16 ruas jalan yang berada di wilayah Kecamatan Sidoarjo, Buduran, Gedangan, Sedati, dan Waru. Pekerjaan ini akan kami laksanakan secara serentak oleh Dinas PUBMSDA,” ujar Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, M.Makhmud.Ia menjelaskan, perbaikan jalan tersebut tidak hanya dilakukan melalui Dinas PUBMSDA, namun juga akan berjalan simultan dengan program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). Pada minggu berikutnya, Dinas PUBMSDA kembali akan menangani 15 ruas jalan tambahan secara bersamaan.“Insyaallah minggu ini 16 ruas, minggu depan kami lanjutkan lagi 15 ruas. Sementara itu, teman-teman camat juga akan bergerak melalui PIWK. Harapannya, sesuai arahan Bupati Sidoarjo, sebelum Hari Raya seluruh perbaikan ini sudah selesai sehingga bisa dinikmati masyarakat,” jelasnya.Meski fokus pada 16 ruas jalan yang telah ditetapkan, Dinas PUBMSDA tetap membuka kemungkinan penanganan darurat pada titik-titik yang dinilai sangat mendesak. Penambalan jalan akan dilakukan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan segera.Untuk memastikan kelancaran pekerjaan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan desk bersama para camat guna memetakan kewenangan penanganan jalan, baik yang ditangani langsung oleh Dinas PUBMSDA maupun melalui PIWK.“Semua sudah kami petakan, tinggal menyinkronkan agar pelaksanaannya bisa berjalan simultan dan optimal,” katanya.Terkait penanganan Jalan Lingkar Timur yang saat ini menjadi perhatian publik, Dinas PUBMSDA juga menyiapkan langkah percepatan dengan dukungan satuan tugas (satgas) serta koordinasi lintas sektor. Bahkan, pihaknya berharap adanya penambahan anggaran guna mempercepat penanganan di kawasan tersebut.Selain itu, Kepala Dinas PUBMSDA mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan perencanaan untuk sekitar 25 paket pekerjaan jalan yang ditargetkan rampung pada Maret 2026. Setelah seluruh perencanaan selesai, proses lelang akan dilakukan secara serentak.“Ke depan, pola ini juga akan kami terapkan untuk perencanaan tahun 2027. Kami sudah berkoordinasi dengan Bappeda agar perencanaan bisa dianggarkan di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Dengan sistem serentak, penanganan lebih cepat, lelang lebih cepat, dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Son).

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 976442