KOMINFO, Sidoarjo - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-167 tahun 2026, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo menggelar ziarah ke makam para mantan bupati Sidoarjo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghormati jasa para pemimpin terdahulu yang telah berkontribusi dalam membangun dan memajukan Kabupaten Sidoarjo.Rangkaian ziarah dimulai dengan Apel Kehormatan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sidoarjo pada Senin pagi (26/1/2026), yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati. Apel tersebut diikuti oleh seluruh anggota Forkopimda, pejabat daerah, serta perwakilan TNI/Polri dan organisasi kemasyarakatan.Usai apel, rombongan melanjutkan kegiatan dengan tabur bunga di makam Bupati Sidoarjo ke-10, R. Suriadi Kertosuprojo, yang dimakamkan di TMP Sidoarjo. Almarhum memimpin Kabupaten Sidoarjo pada periode 1950 hingga 1958, masa-masa awal pembentukan pemerintahan paska kemerdekaan Indonesia. Doa bersama pun dipanjatkan untuk mengenang dedikasi dan pengabdian beliau bagi kemajuan daerah.Setelah mengunjungi TMP Sidoarjo, rombongan ziarah dibagi menjadi beberapa tim untuk menziarahi makam mantan bupati Sidoarjo lainnya yang tersebar di berbagai lokasi di wilayah Kabupaten Sidoarjo dan luar Sidoarjo. Setiap tim membawa karangan bunga dan doa sebagai simbol rasa hormat dan penghargaan atas jasa-jasa para tokoh yang pernah memimpin daerah ini.Wabup Hj. Mimik Idayana menyampaikan ziarah seperti ini merupakan bentuk penghormatan kepada bupati Sidoarjo terdahulu. Menurutnya bupati dan wakil bupati Sidoarjo merupakan sosok yang sangat berjasa bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo. “Beliau ini merupakan salah satu pejuang yang membangun Kabupaten Sidoarjo untuk bisa mencapai seperti ini,”ucapnya saat berziarah ke makam Bupati Sidoarjo (1958 – 1959) H. A. Chudlori Amir yang berada di Makam Islam Jetis Sidoarjo.Hj. Mimik Idayana mengatakan bentuk penghormatan seperti ini harus terus dilakukan bersama. Oleh karenanya ziarah makam bupati Sidoarjo terdahulu menjadi rangkaian kegiatan Harjasda yang rutin dilakukan. Di Harjasda ke 167 tahun 2026 ini, Wabup Hj. Mimik Idayana berharap pembangunan Kabupaten Sidoarjo lebih baik lagi dan masyarakatnya lebih sejahtera. “Kita berdoa bersama agar pembangunan Kabupaten Sidoarjo lebih baik lagi dan masyarakat Sidoarjo sejahtera semua,”ucapnyaKegiatan ziarah ini diharapkan tidak hanya menjadi ritual seremonial, namun juga mampu menginspirasi generasi saat ini untuk menjaga amanah dan melanjutkan estafet pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Sidoarjo. (Git/Son/Mar)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menerima bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disalurkan kepada para abang becak di Kabupaten Sidoarjo. Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat penggunaan transportasi ramah lingkungan di daerah.Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana menyampaikan bahwa bantuan becak listrik tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap sektor transportasi rakyat kecil, khususnya pengemudi becak yang selama ini menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat.“Becak listrik ini diharapkan dapat meringankan beban kerja abang becak, menekan biaya operasional, serta meningkatkan pendapatan mereka. Di sisi lain, ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendorong penggunaan transportasi yang ramah lingkungan,” ujarnya, disela sambutan di Pendopo Delta Wibawa pada Rabu (21/1/2026).Ia menambahkan, ke depan becak listrik tersebut tidak hanya beroperasi di kawasan permukiman, tetapi juga akan diarahkan untuk mendukung mobilitas wisatawan di sejumlah destinasi wisata di Sidoarjo. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi para pengemudi.“Operasional becak listrik di kawasan wisata akan menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus mendukung konsep pariwisata berkelanjutan yang nyaman dan bebas emisi. Keberadaan becak listrik ini sendiri menjadi icon wisata modern yang akan meningkatkan perekonomian," imbuhnya.Sementara itu, Mujianto (65) salah satu penerima becak listrik menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah. Menurutnya, becak listrik sangat membantu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden dan Pemkab Sidoarjo. Becak listrik ini lebih ringan dijalankan, tidak capek, dan semoga bisa menambah penghasilan kami,” ungkapnya.Turianto (65) yang juga menerima becak listrik berharap keberadaan becak listrik ini juga dapat menambah pendapatannya. Karena diakui selama ini keberadaan becak di kota Delta sudah tergusur oleh ojek online. "Semoga penumpangnya juga banyak yang beralih ke becak listrik agar pendapatan abang becak ini terus bertambah," tuturnya. (Git/Dew/Son/Mar)
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo- Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo/Harjasda ke 167 tahun 2026 diperingati dengan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya kegiatan Khitan Massal gratis. Pagi tadi, kegiatan rutin itu kembali digelar dipendopo Delta Wibawa, Selasa pagi, (20/1). Terdapat 165 anak yang dikhitan. Mereka berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo mengerahkan puluhan tenaga kesehatan untuk mengkhitan 165 anak tersebut. Tenaga kesehatan tidak hanya dari RSUD RT. Notopuro Sidoarjo saja. Namun juga dari berbagai Puskesmas yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Sekali khitan mencapai 20 anak yang siap ditempat tidurnya masing-masing. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sidoarjo Ainun Amalia yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan kegiatan khitan massal kali ini merupakan wujud nyata gotong royong sosial. Pemkab Sidoarjo berkolaborasi dengan Baznas Sidoarjo menghadirkan layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepad Baznas Kabupaten Sidoarjo yang secara konsisten menghadirkan program-program kemaslahatan umat,”ucapnya.Ainun Amalia yang membacakan sambutan bupati menyampaikan bahwa zakat, infaq dan sedekah mampu menjadi kekuatan sosial yang luar biasa. Dikatakannya zakat yang dikelola dengan amanah mampu menjadi jembatan kebutuhan masyarakat. Menurutnya hal itu telah dilakukan Baznas Sidoarjo yang telah mampu menghadirkan zakat untuk kesejahteraan masyarakat.“Ditengah tantangan ekonomi sosial yang terus berkembang, kehadiran Baznas Kabupaten Sidoarjo menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan inklusif berkelanjutan, Sidoarjo tangguh,”ucapnya. Bupati mengatakan pemerintah terus berkomitmen menghadirkan kebijakan dan program yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat. Khususnya kelompok rentan yang membutuhkan melalui sinergitas dengan Baznas, dunia usaha dan lembaga sosial lainnya.“Dengan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, kita yakin Kabupaten Sidoarjo akan tumbuh menjadi daerah yang kuat secara ekonomi, kokoh secara sosial dan berkarakter secara budaya,”ucapnya.Disampaikannya bahwa khitan bukan hanya tentang kesehatan dan syariat agama. Namun juga menjadi tradisi sosial dan ikhtiar membentuk generasi yang sehat, bersih dan berakhlak mulia. Oleh karena itu bupati ucapkan terimakasih kepada para orang tua yang mengikuti khitan massal kali ini. Kepercayaan yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar mulia dalam menyiapkan masa depan anak-anak baik dari sisi kesehatan, mental dan spritual. “Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang sehat jasmani, kuat iman, cerdas pikiran dan luhur akhlaknya, untuk anak-anakku yang dikhitan, kalian adalah anak-anak hebat, anak-anak pemberani, proses ini adalah langkah awal proses kedewasaan serta tanggung jawab dan kemandirian,”ucapnya. Sementara itu Ketua Baznas Kabupaten Sidoarjo M. Chasbil Aziz Salju Sodar mengatakan khitan massal gratis menjadi agenda rutin Baznas Sidoarjo saat hari jadi Kabupaten Sidoarjo. Tahun ini ada 165 anak yang ikut kegiatan khitan massal. Selain memperoleh souvenir dari Baznas Sidaorjo, peserta khitan juga mendapatkan uang tunai Rp. 250 ribu. Souvenir berupa sarung, busana muslim dan kopyah serta celana hitam dan tas sekolah diberikan kepada masing-masing anak. Dirinya juga bekerjasama dengan PT. Siantar Top dan Bank Jatim untuk memberikan goodie bag kepada anak-anak yang dikhitan.“Tujuan khitan ini untuk meringankan kebutuhan masyarakat Kabupaten Sidoarjo,”ucapnya.Sementara itu Ima warga Desa Keboananom Gedangan mengaku gembira ikut khitan massal gratis kali ini. Permintaan anaknya untuk dikhitan tahun ini diwujudkan Pemkab Sidoarjo. Diceritakannya bahwa putranya yang masih duduk di kelas 4 SD mendadak ingin di khitan. Keinginan putranya tersebut secara kebetulan bersamaan dengan info program khitan massal gratis yang diselenggarakan Pemkab Sidoarjo. Info tersebut diperoleh suaminya dari Hp nya. Oleh karenanya ia dan suaminya tidak menyia-yiakan kesempatan tersebut.“Ayah e (suaminya) tahu dari internet, ikut khitan ya mendadak karena Adif (anaknya) minta di khitan,”ujar Ima. Git
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH., M.Kn., menghadiri acara Tahlil Bersama dalam rangka Haul Masyayikh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny sekaligus peringatan 100 hari wafatnya para Syuhada Al-Khoziny. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di halaman Lembaga Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, pada Sabtu (17/1/2026) malam.Acara ini tidak hanya menjadi magnet bagi ribuan jemaah dan santri, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi para ulama sepuh di Jawa Timur. Kehadiran tokoh-tokoh besar tersebut menambah suasana religius yang kental di lingkungan pesantren yang kini diasuh oleh KH Abdus Salam Mujib tersebut.Sejumlah pengasuh pondok pesantren besar di Jawa Timur turut hadir memberikan penghormatan. Di antaranya ada KH Fuad Noerhasan (Pengasuh Ponpes Sidogiri, Pasuruan), KH Kafabihi Mahrus (Pengasuh Ponpes Lirboyo, Kediri), KH Ubaidul Faqih (Pengasuh Ponpes Langitan, Tuban), KH Yahya Cholil Staquf (Ketua Umum PBNU), KH Makki Nasir (Ketua PCNU Bangkalan), dan sejumlah tokoh lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Subandi menekankan bahwa peringatan haul bukan sekadar ritual tahunan atau tradisi semata. Menurutnya, ini adalah bentuk nyata dari bakti seorang murid dan generasi penerus kepada orang tua, guru, serta para sesepuh yang telah berjasa meletakkan fondasi keilmuan."Haul ini adalah momentum penting bagi kita untuk mengenang serta mendoakan para masyayikh dan ulama terdahulu. Mari kita renungkan kembali perjuangan mereka dalam menegakkan agama serta meneladani akhlak dan keteguhan iman yang telah diwariskan kepada kita semua," ujar Subandi di hadapan ribuan jemaah.Selain haul para pendiri, suasana haru terasa saat memasuki peringatan 100 hari wafatnya para Syuhada Al-Khoziny. Subandi menyebut mereka sebagai sosok yang wafat dalam kondisi husnul khotimah karena sedang berjuang menuntut ilmu dan menjaga kehormatan agama."Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk melanjutkan perjuangan para masyayikh dan santri, serta tetap istiqomah dalam menegakkan syariat Islam, khususnya di Kabupaten Sidoarjo," tambahnya.Subandi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat tali ukhuwah (persaudaraan) dan menjaga persatuan demi kondusivitas daerah.Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al-Khoziny, KH Abdussalam Mujib, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran para ulama dan pejabat pemerintah, serta pihak keluarga syuhada yang turut hadir.Ia juga memberikan apresiasi khusus atas dukungan berbagai pihak dalam proses pembangunan sarana ibadah di lingkungan pesantren."Terima kasih atas kehadiran dan dukungan semua pihak, termasuk bantuan dalam pembangunan kembali mushala di Ponpes Al-Khoziny. Semoga kehadiran dan amal jariyah kita semua dicatat oleh Allah SWT sebagai amalan terbaik," kata KH Abdussalam Mujib.Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama sepuh, memohon keberkahan untuk keluarga besar pesantren dan kemaslahatan warga Sidoarjo.(yu)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Kabupaten Sidoarjo kehilangan putra putri terbaiknya. Dua praja IPDN Sidoarjo meninggal dunia akibat kecelakaan pada Kamis sore kemarin, (15/1). Praja IPDN Jatinangor Angkatan XXXIII itu bernama Adinata Ali Putra Rizqullah dan Adzra Sybil Alvina. Adinata Ali Putra Rizqullah merupakan warga Desa Ponokawan Kecamatan Krian. Sedangkan Adzra Sybil Alvina merupakan warga Kelurahan Urangagung Kecamatan Sidoarjo. Mereka sedang melaksanakan tugas akhir sebagai Praja IPDN Jatinangor di Pemkab Sidoarjo saat musibah itu terjadi. Siang tadi, Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama istri Hj. Sriatun bertakziah kerumah duka Adzra Sybil Alvina, Jumat, (16/1). Adzra sendiri merupakan putri dari Camat Wonoayu Anwar. Bupati H. Subandi menyampaikan ucapan duka mendalamnya kepada Camat Wonoayu Anwar. Ia meminta sabar dan ikhlas atas kepergian Adzra Sybil Alvina. "Yang sabar dan ikhlas pak,"ucapnya. Bupati H. Subandi menyampaikan Pemkab Sidoarjo turut berduka atas kepergian dua orang Praja IPDN Sidoarjo tersebut. Mereka adalah dua sosok remaja yang akan menjadi aset bangsa, khususnya bagi Pemkab Sidoarjo. "Mereka adalah bagian penting dari aset bangsa yang dipersiapkan untuk menjadi kader pamong praja dan pemimpin pemerintahan dimasa depan,"ucapnya. Meski takdir berkata lain, Bupati H. Subandi bangga kepada mereka. Adinata Ali Putra Rizqullah dan Adzra Sybil Alvina adalah putra putri terbaik yang pernah dimiliki Kabupaten Sidoarjo. "Semoga semangat mereka untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat dapat diteruskan oleh Praja IPDN Sidoarjo lainnya," harapnya. (Git/mar/mas)
Selengkapnya
Promo Iuran BPJS Ketenagakerjaan diskon sebesar 50 Persen (untuk peserta bukan Penerima Upah (BPU))Berdasarkan Regulasi PP Nomor 50 Tahun 2025..Masa Berlaku : Januari 2025 - Maret 2027 (untuk sektor transportasi)April 2026 - Desember 2026 (untuk seluruh BPU)..Ayo daftar sekarang !!!
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo- Pemkab Sidoarjo kampanyekan gerakan "ASN Sadar Pajak". Seluruh ASN Sidoarjo dihimbau untuk membayar pajak lebih awal tanpa menunggu jatuh tempo pembayaran. Bupati Sidoarjo H. Subandi meminta gerakan "ASN Sadar Pajak" itu dapat disukseskan bersama.Bupati H. Subandi mengatakan pembangunan Sidoarjo sangat bergantung pada kemandirian fiskal daerah. Menurutnya pajak daerah merupakan instrumen kunci kemandirian fiskal daerah dalam membangun infrastruktur, pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo yang lebih baik. Oleh karenanya masyarakat Sidoarjo diharapkan taat dalam membayar pajak daerah. Terutama seluruh ASN Sidoarjo yang diharapkannya menjadi contoh masyarakat dalam membayar pajak lebih awal tanpa menunggu jatuh tempo pembayaran. "Tahun 2026 ini saya mengajak seluruh ASN di Sidoarjo untuk menjadi garda terdepan dan contoh bagi masyarakat Sidoarjo dalam membayar pajak lebih awal tanpa menunggu jatuh tempo,"ajak Bupati H. Subandi, di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (14/01/26).Bupati Sidoarjo berharap ASN Sidoarjo dapat menunjukkan integritasnya dengan membayar pajak daerah. Khususnya pembayaran pajak PBB-P2 lebih awal. Menurutnya hal itu menjadi wujud nyata bakti ASN Sidoarjo dalam membangun Kabupaten Sidoarjo. "ASN Sidoarjo taat pajak adalah panutan rakyat Sidoarjo untuk pembangunan Sidoarjo yang lebih baik,"ujarnya. Bupati H. Subandi juga mengatakan membayar pajak saat ini sangat mudah. Digitalisasi pembayaran pajak daerah sudah diterapkan di Kabupaten Sidoarjo. Masyarakat tidak harus datang ke kantor pelayanan pajak daerah untuk melakukan pembayaran. Sekarang bayar pajak daerah dapat menggunakan HP. "Ayo bayar pajak sekarang, bisa pakai QRIS atau Virtual Account agar lebih cepat dan transparan," ajaknya. (Git)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Kekhawatiran warga dan pihak sekolah di Desa Jatikalang, Kecamatan Prambon, akhirnya mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak ke SD Negeri Jatikalang, Selasa (13/1/2026), untuk melihat secara langsung kondisi bangunan sekolah yang dinilai sudah tidak layak.Saat berada di lokasi, Mimik Idayana menemukan sejumlah kerusakan yang berpotensi membahayakan keselamatan siswa. Beberapa rangka atap tampak lapuk, kusen jendela rapuh, dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya menunjukkan kerusakan akibat usia bangunan yang sudah lama dan minim perawatan menyeluruh.“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi hal yang tidak diinginkan. Anak-anak harus belajar di tempat yang aman. Keselamatan siswa adalah prioritas utama,” tegas Mimik Idayana di hadapan guru dan warga sekitar sekolah.Kondisi tersebut diakui telah lama menjadi keresahan pihak sekolah. Kepala SDN Jatikalang, Andriyanto, menyebutkan bahwa pihaknya khawatir aktivitas belajar mengajar terganggu, bahkan membahayakan siswa jika tidak segera ditangani.“Saya takut terjadi sesuatu pada anak-anak. Alhamdulillah, respons Ibu Wakil Bupati sangat cepat. Hari Jumat saya sampaikan, hari Selasa beliau sudah datang langsung melihat kondisi sekolah,” tutur Andriyanto.Dalam peninjauan itu, Mimik Idayana didampingi Anggota DPRD Sidoarjo, Ning Irda. Keduanya sepakat untuk saling berkoordinasi dan membagi peran agar perbaikan fasilitas sekolah dapat segera direalisasikan.“Kita berbagi tugas. Paving akses jalan masuk sekolah akan menjadi perhatian Bu Irda, sedangkan perbaikan tembok dan paving halaman belakang untuk area parkir siswa akan saya upayakan agar sepeda siswa aman dari banjir dan pencurian,” jelas Mimik Idayana.Untuk mempercepat tindak lanjut, Mimik Idayana juga langsung menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd., guna melaporkan kondisi SDN Jatikalang yang membutuhkan penanganan segera.Sementara itu, Kepala Desa Jatikalang, Budi Utomo, menyampaikan bahwa sekolah tersebut belum pernah mendapatkan revitalisasi besar selama puluhan tahun. Kondisinya lebih banyak ditopang oleh perbaikan kecil yang bersifat sementara.“Saya alumni sekolah ini. Sejak dulu bangunannya hampir sama, belum pernah ada perbaikan menyeluruh. Kami berharap kunjungan Ibu Wakil Bupati ini menjadi awal perubahan bagi SDN Jatikalang,” ujarnya.Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan akan terus memantau dan menindaklanjuti kondisi sarana pendidikan di wilayahnya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, layak, dan nyaman bagi seluruh peserta didik. (Mar)
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, meresmikan gedung dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Temu, Kecamatan Prambon, Selasa (13/1/2026).Dapur ini akan melayani kebutuhan makanan bergizi bagi para penerima manfaat, khususnya murid sekolah. Dalam sambutannya, Mimik Idayana mengajak warga sekitar untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut berperan aktif dalam pengawasan sehari-hari.Menurutnya, keamanan dan kualitas makanan tidak bisa hanya dibebankan kepada pengelola dapur. Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari memastikan dapur selalu steril, peralatan memasak bersih, hingga menu yang disajikan benar-benar higienis dan layak konsumsi.“Pengawasan bersama menjadi sangat penting, apalagi belakangan ini banyak beredar informasi di media sosial tentang dugaan keracunan massal di beberapa daerah. Kita tentu tidak ingin hal seperti itu terjadi di Sidoarjo,” kata Mimik Idayana.Ia berharap dapur SPPG Desa Temu dapat menjadi contoh penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan bagi dapur-dapur MBG lainnya di Sidoarjo, baik dari sisi pengelolaan maupun disiplin kerja petugas dapur.Selain itu, Mimik Idayana menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program nasional yang dirancang untuk jangka panjang. Oleh karena itu, ia meminta yayasan pengelola, sekolah, serta pemangku kepentingan lainnya untuk lebih aktif menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.“Masih ada yang beranggapan program ini akan diganti dengan bantuan uang tunai. Sampai hari ini, hal itu tidak benar. Program yang berjalan tetap Makan Bergizi Gratis dan akan terus dilaksanakan,” tegasnya.Ia juga mengakui masih ada sebagian pihak yang ragu mendukung pendirian dapur MBG di lingkungannya. Untuk itu, ia mengajak kepala sekolah, guru, orang tua murid, dan warga sekitar untuk bersama-sama mengawal program ini demi masa depan gizi anak-anak Sidoarjo.Koordinator SPPG 001 Prambon, Wahyu Sejati, menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah menjadi kunci hingga dapur SPPG Desa Temu dapat beroperasi. Ia berharap dapur ini mampu memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi anak-anak penerima manfaat, tetapi juga bagi lingkungan sekitar.“Dapur ini kami siapkan agar benar-benar bisa melayani masyarakat dengan baik. Kami berterima kasih atas pendampingan dan dukungan, khususnya dari Ibu Wakil Bupati, sejak awal pembangunan hingga hari ini,” ujarnya.Menurut Wahyu, keberadaan dapur SPPG juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pemanfaatan produk lokal sebagai bahan baku makanan.Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, H. Kayan. Ia menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat sehingga harus dijalankan dengan penuh kehati-hatian. “Di Kecamatan Prambon sendiri sudah ada tiga dapur SPPG. Dapur Desa Temu ini layak menjadi rujukan, asalkan aspek keamanan, ketertiban, dan kenyamanan benar-benar dijaga,” ujarnya. Kayan menekankan peran sentral pengelola dapur dan yayasan dalam menjaga kualitas layanan dan disiplin kebersihan. “Anak-anak kita adalah aset bangsa. Program ini akan berhasil jika semua pihak mau saling mengingatkan dan bekerja bersama,” pungkasnya. (Mar)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, mengajak para ibu untuk berperan aktif menciptakan keluarga tangguh sebagai benteng utama dalam mendidik anak di tengah tantangan era digital dan globalisasi. Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan edukasi parenting yang digelar TP. PKK Kabupaten Sidoarjo melalui Pokja II di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (13/1/2026).Kegiatan parenting bertema “Keluarga Tangguh Mendidik Anak Berkarakter, Terampil, dan Mandiri di Era Tantangan Zaman” itu diikuti oleh perwakilan PKK kecamatan dan desa se-Kabupaten Sidoarjo, perwakilan Fatayat, Muslimat, serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW).Dalam sambutannya, Sriatun Subandi menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, penanaman nilai moral dan etika harus dimulai sejak dini dari dalam keluarga.“Anak yang baik kuncinya ada di keluarga. Dari keluargalah nilai moral dan etika ditanamkan sejak dini,” ujarnya.Ia menambahkan, di era digital dan globalisasi saat ini, tantangan mendidik anak semakin kompleks seiring derasnya arus perkembangan teknologi. Kondisi tersebut menuntut peran orang tua, khususnya ibu, untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri.Sriatun menekankan bahwa ibu memiliki peran strategis sebagai pendidik utama sekaligus teladan bagi anak-anaknya. Ia juga mengingatkan pentingnya literasi media sosial dan pengawasan penggunaan gawai agar orang tua tidak terlambat dalam mendampingi anak di ruang digital.“Ibu harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya, termasuk dalam penggunaan teknologi dan media sosial,” tegasnya.Berdasarkan hasil survei Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Sriatun mengungkapkan bahwa kasus kekerasan terhadap anak justru paling banyak terjadi di lingkungan keluarga.“Beberapa survei menunjukkan kekerasan bisa terjadi di sekolah, tempat umum, maupun rumah. Namun yang terbanyak adalah di rumah sendiri. Tidak ada jaminan keluarga mampu atau tidak mampu terbebas dari kekerasan, termasuk kasus bullying,” jelasnya.Melalui kegiatan edukasi parenting ini, Sriatun berharap para perempuan dan ibu dapat menjadikannya sebagai ruang belajar bersama untuk terus memperbaiki pola asuh terhadap putra-putrinya.“Di tahun 2026 ini, saya mengucapkan selamat mendidik putra-putri kita menjadi generasi yang religius, cerdas, dan berakhlakul karimah,” ucapnya.Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, kemandirian, empati, dan rasa percaya diri kepada anak sebagai bekal menghadapi masa depan.“Saya berpesan kepada ibu-ibu, ayo kita perkuat ketahanan keluarga dengan menciptakan lingkungan rumah yang penuh kasih sayang agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik, mental, maupun spiritual,” pungkasnya.Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Fajar Shiddiq, kepala sekolah sekaligus guru spiritual, serta Nishrina Khamida, M.Psi., Psikolog, yang memberikan materi tentang penguatan karakter anak dan pendekatan psikologis dalam pola asuh keluarga di tengah tantangan zaman. (Dew)
Selengkapnya2.12.2025
2.12.2025
12.11.2025
28.10.2025
14.10.2025
9.10.2025
29.09.2025
17.09.2025
16.09.2025
8.09.2025
4.09.2025
3.09.2025
30.07.2025
23.07.2025
23.07.2025
17.07.2025
10.07.2025
10.07.2025
7.07.2025
7.07.2025
4.07.2025
12.06.2025
12.06.2025
19.05.2025
24.04.2025
11.04.2025
19.03.2025
17.03.2025
28.02.2025
26.02.2025
17.02.2025
3.02.2025
3.02.2025
23.01.2025
23.01.2025
20.01.2025
17.12.2024
13.12.2024
13.12.2024
19.11.2024
17.10.2024
17.10.2024
2.10.2024
17.09.2024
9.09.2024
30.08.2024
27.08.2024
25.07.2024
11.07.2024
27.05.2024
8.05.2024
1.04.2024
28.02.2024
25.01.2024
21.01.2024
18.01.2024
15.01.2024
10.01.2024
9.01.2024
9.01.2024
2.01.2024
22.12.2023
18.12.2023
3.12.2023
24.11.2023
20.11.2023
13.11.2023
9.11.2023
27.10.2023
10.10.2023
3.10.2023
13.09.2023
25.08.2023
22.08.2023
22.08.2023
26.07.2023
24.07.2023
28.06.2023
9.01.2026 - 31.01.2026
8.01.2026 - 15.01.2026
15.01.2026 - 22.01.2026
8.01.2026 - 11.01.2026
6.01.2026 - 25.01.2026
6.01.2026 - 11.01.2026
21.12.2025 - 28.12.2025
18.12.2025 - 21.12.2025
18.12.2025 - 22.01.2026
16.12.2025 - 18.12.2025
15.12.2025 - 16.12.2025
1.12.2025 - 15.12.2025
19.12.2025 - 20.12.2025
24.10.2025 - 28.10.2025
22.09.2025 - 19.10.2025
2.11.2025 - 2.11.2025
15.09.2025 - 12.10.2025
9.09.2025 - 14.10.2025
3.09.2025 - 4.09.2025
4.09.2025 - 30.09.2025
10.06.2025 - 17.06.2025
10.06.2025 - 24.06.2025
5.06.2025 - 16.06.2025
4.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
2.06.2025 - 5.06.2025
27.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 3.06.2025
23.05.2025 - 2.06.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 26.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
19.05.2025 - 25.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
13.05.2025 - 20.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
15.05.2025 - 16.05.2025
14.05.2025 - 24.05.2025
9.05.2025 - 22.05.2025
9.05.2025 - 11.05.2025
9.05.2025 - 9.06.2025
8.05.2025 - 15.05.2025
8.05.2025 - 19.05.2025
5.05.2025 - 11.05.2025
5.05.2025 - 20.05.2025
5.05.2025 - 24.05.2025
23.04.2025 - 2.05.2025
21.04.2025 - 28.04.2025
17.03.2025 - 10.04.2025
14.03.2025 - 17.03.2025
14.03.2025 - 16.03.2025
12.03.2025 - 13.03.2025
12.03.2025 - 20.03.2025
11.03.2025 - 16.03.2025
10.03.2025 - 13.03.2025
7.03.2025 - 9.03.2025
6.03.2025 - 24.03.2025
6.03.2025 - 11.03.2025
8.03.2025 - 23.03.2025
3.03.2025 - 17.03.2025
1.03.2025 - 20.03.2025
27.02.2025 - 26.03.2025
24.02.2025 - 24.03.2025
24.02.2025 - 24.02.2025
23.02.2025 - 26.02.2025
8.03.2025 - 22.03.2025
21.02.2025 - 23.02.2025
19.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 27.02.2025
18.02.2025 - 28.02.2025
28.02.2025 - 28.02.2025
14.02.2025 - 26.02.2025
14.02.2025 - 28.02.2025
13.02.2025 - 23.02.2025
10.02.2025 - 12.03.2025
10.02.2025 - 11.02.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 23.02.2025
5.02.2025 - 5.03.2025
5.02.2025 - 22.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
3.02.2025 - 8.02.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
30.01.2025 - 28.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 22.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
17.01.2025 - 22.01.2025
20.01.2025 - 25.01.2025
24.01.2025 - 26.02.2025
20.01.2025 - 27.02.2025
9.01.2025 - 22.02.2025
8.01.2025 - 8.02.2025
7.01.2025 - 11.02.2025
7.01.2025 - 7.02.2025
7.01.2025 - 28.01.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
3.01.2025 - 23.01.2025
3.01.2025 - 3.02.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
31.12.2024 - 31.01.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
27.12.2024 - 27.01.2025
25.12.2024 - 29.12.2024
19.12.2024 - 27.12.2024
19.12.2024 - 19.01.2025
19.12.2024 - 19.01.2025
18.12.2024 - 24.12.2024
17.12.2024 - 17.01.2025
17.12.2024 - 23.12.2024
13.12.2024 - 15.12.2024
15.12.2024 - 21.12.2024
4.12.2024 - 5.12.2024
29.11.2024 - 3.12.2024
1.12.2024 - 28.03.2025
1.12.2024 - 15.12.2024
29.11.2024 - 1.12.2024
2.12.2024 - 8.12.2024
30.11.2024 - 1.12.2024
28.11.2024 - 29.11.2024
27.11.2024 - 30.11.2024
26.11.2024 - 28.11.2024
24.11.2024 - 25.11.2024
21.11.2024 - 21.11.2024
22.11.2024 - 24.11.2024
29.11.2024 - 4.12.2024
21.11.2024 - 26.12.2024
20.11.2024 - 20.12.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
14.11.2024 - 22.12.2024
13.11.2024 - 15.11.2024
13.11.2024 - 17.11.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
13.11.2024 - 14.11.2024
14.11.2024 - 14.11.2024
5.11.2024 - 5.11.2024
1.11.2024 - 3.11.2024
31.10.2024 - 1.11.2024
30.10.2024 - 30.11.2024
3.11.2024 - 3.11.2024
29.10.2024 - 29.11.2024
25.10.2024 - 27.10.2024
31.10.2024 - 8.11.2024
28.10.2024 - 1.11.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
26.10.2024 - 27.10.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
14.10.2024 - 14.11.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
9.10.2024 - 11.10.2024
8.10.2024 - 25.10.2024
2.10.2024 - 30.10.2024
2.10.2024 - 8.10.2024
1.10.2024 - 1.11.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 30.09.2024
30.09.2024 - 2.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
27.09.2024 - 27.10.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
23.09.2024 - 23.10.2024
20.09.2024 - 22.09.2024
19.09.2024 - 24.09.2024
31.12.2024 - 31.12.2024
18.09.2024 - 22.09.2024
18.09.2024 - 18.09.2024
13.09.2024 - 14.09.2024
13.09.2024 - 20.09.2024
11.09.2024 - 22.09.2024
10.09.2024 - 12.09.2024
10.09.2024 - 11.09.2024
8.09.2024 - 9.09.2024
6.09.2024 - 8.09.2024
5.09.2024 - 6.09.2024
4.09.2024 - 5.09.2024
30.08.2024 - 1.09.2024
29.08.2024 - 1.09.2024
2.09.2024 - 25.09.2024
1.09.2024 - 3.09.2024
26.08.2024 - 28.08.2024
27.08.2024 - 1.09.2024
6.09.2024 - 15.09.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
23.08.2024 - 25.08.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
26.08.2024 - 1.09.2024
23.08.2024 - 23.08.2024
20.08.2024 - 8.09.2024
14.08.2024 - 16.08.2024
13.08.2024 - 14.08.2024
9.08.2024 - 11.08.2024
12.08.2024 - 21.08.2024
10.08.2024 - 12.08.2024
9.08.2024 - 14.08.2024
7.08.2024 - 9.08.2024
7.08.2024 - 7.08.2024
12.08.2024 - 17.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 3.08.2024
1.08.2024 - 18.08.2024
31.07.2024 - 8.08.2024
30.07.2024 - 15.08.2024
30.07.2024 - 21.08.2024
26.07.2024 - 28.07.2024
24.07.2024 - 26.07.2024
29.07.2024 - 29.07.2024
25.07.2024 - 28.07.2024
19.07.2024 - 23.07.2024
18.07.2024 - 21.07.2024
16.07.2024 - 25.07.2024
16.07.2024 - 16.07.2024
28.07.2024 - 1.08.2024
15.07.2024 - 30.07.2024
16.07.2024 - 31.07.2024
17.07.2024 - 1.08.2024
11.07.2024 - 12.07.2024
11.07.2024 - 19.07.2024
10.07.2024 - 31.12.2024
13.07.2024 - 16.07.2024
5.07.2024 - 14.07.2024
1.07.2024 - 28.10.2024
28.06.2024 - 30.06.2024
27.06.2024 - 28.06.2024
24.06.2024 - 25.06.2024
20.06.2024 - 23.06.2024
21.06.2024 - 24.06.2024
21.06.2024 - 23.06.2024
24.06.2024 - 29.06.2024
13.06.2024 - 14.06.2024
12.06.2024 - 18.06.2024
11.08.2024 - 11.08.2024
10.06.2024 - 11.06.2024
6.06.2024 - 8.06.2024
20.03.2024 - 20.03.2024
4.06.2024 - 27.09.2024
3.06.2024 - 7.06.2024
3.06.2024 - 30.06.2024
2.06.2024 - 3.06.2024
3.06.2024 - 14.06.2024
31.05.2024 - 10.06.2024
1.06.2024 - 6.06.2024
29.05.2024 - 30.05.2024
30.05.2024 - 9.06.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
17.05.2024 - 19.05.2024
14.05.2024 - 16.05.2024
14.05.2024 - 19.05.2024
13.05.2024 - 15.05.2024
13.05.2024 - 30.06.2024
13.05.2024 - 31.07.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
8.05.2024 - 1.12.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
3.05.2024 - 1.07.2024
30.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
28.04.2024 - 29.04.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.04.2024 - 30.04.2024
25.04.2024 - 11.05.2024
22.04.2024 - 5.05.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
23.04.2024 - 25.04.2024
14.04.2024 - 14.05.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
20.04.2024 - 24.04.2024
14.05.2024 - 15.05.2024
5.04.2024 - 7.04.2024
13.04.2024 - 14.04.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.03.2024 - 28.03.2024
27.03.2024 - 31.03.2024
23.03.2024 - 25.03.2024
24.03.2024 - 26.03.2024
25.03.2024 - 26.03.2024
22.03.2024 - 25.03.2024
21.03.2024 - 31.03.2024
17.03.2024 - 2.04.2024
22.03.2024 - 6.04.2024
19.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 31.03.2024
16.03.2024 - 19.03.2024
18.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 19.03.2024
6.03.2024 - 26.03.2024
7.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 6.04.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
5.03.2024 - 7.03.2024
1.02.2024 - 1.02.2024
4.03.2024 - 4.03.2024
4.03.2024 - 8.03.2024
27.02.2024 - 28.02.2024
2.03.2024 - 8.03.2024
29.02.2024 - 1.03.2024
23.02.2024 - 25.02.2024
24.02.2024 - 9.03.2024
23.02.2024 - 27.02.2024
21.02.2024 - 26.02.2024
24.02.2024 - 24.02.2024
29.02.2024 - 4.03.2024
19.02.2024 - 25.02.2024
19.02.2024 - 20.02.2024
20.02.2024 - 20.02.2024
21.02.2024 - 22.02.2024
16.02.2024 - 16.02.2024
12.02.2024 - 8.04.2024
12.02.2024 - 20.02.2024
1.02.2024 - 7.03.2024
5.02.2024 - 7.02.2024
2.02.2024 - 8.02.2024
2.02.2024 - 17.02.2024
1.02.2024 - 24.02.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
30.01.2024 - 7.02.2024
26.01.2024 - 26.01.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
26.01.2024 - 27.01.2024
24.01.2024 - 24.01.2024
23.01.2024 - 4.02.2024
17.01.2024 - 17.02.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
13.01.2024 - 21.01.2024
20.01.2024 - 21.01.2024
22.01.2024 - 23.01.2024
12.01.2024 - 14.01.2024
11.01.2024 - 25.02.2024
11.01.2024 - 12.01.2024
10.01.2024 - 8.02.2024
5.01.2024 - 7.01.2024
29.12.2023 - 29.01.2024
28.12.2023 - 30.12.2023
22.12.2023 - 31.12.2023
22.12.2023 - 24.12.2023
30.11.2023 - 20.01.2024
11.12.2023 - 12.12.2023
30.11.2023 - 3.12.2023
10.11.2023 - 12.11.2023
8.11.2023 - 10.11.2023
8.11.2023 - 9.11.2023
3.11.2023 - 5.11.2023
9.11.2023 - 10.11.2023
29.10.2023 - 1.11.2023
27.10.2023 - 22.11.2023
23.10.2023 - 5.11.2023
23.10.2023 - 29.11.2023
20.10.2023 - 21.10.2023
17.10.2023 - 29.10.2023
16.10.2023 - 22.10.2023
11.08.2023 - 11.08.2023
16.09.2023 - 17.09.2023
19.06.2023 - 18.07.2023
30.06.2023 - 30.06.2023
1.07.2023 - 2.07.2023
Visitors : 929468