Berita

3 Mar 2026

TPST Desa Sedatigede Mampu Mandiri, Bupati Sidoarjo H. Subandi Dorong Penguatan Ekonomi Warga

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, H. Subandi, meninjau langsung operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah Desa Sedatigede, Kecamatan Sedati. Dalam kunjungan tersebut, ia mengapresiasi pengelolaan TPST yang dinilai telah berjalan baik dan mampu mandiri secara operasional, Selasa (3/3/2026).Menurutnya, sistem manajemen yang tertata rapi menjadi kunci keberhasilan TPST tersebut. Bahkan, sebanyak 90 persen tenaga kerjanya berasal dari warga setempat, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat desa.“Pengelolaannya sudah bagus, manajemennya tertata, dan yang paling penting TPST ini sudah mandiri. Sebanyak 90 persen pegawainya adalah warga lokal. Artinya, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat sekitar,” ujar Bupati H.Subandi.Ia menambahkan, keberhasilan TPST tersebut dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Sidoarjo. Jika potensi desa dimanfaatkan secara optimal dan dikelola dengan komitmen yang kuat, maka persoalan pengangguran di tingkat desa dapat ditekan secara signifikan.“Kalau desa-desa lain memiliki tekad yang sama dan mampu memanfaatkan potensi seperti ini, saya yakin angka pengangguran di desa bisa berkurang. Ini contoh nyata bahwa pengelolaan sampah juga bisa menjadi sumber ekonomi,” tegasnya.Bupati Subandi juga mengungkapkan bahwa para pegawai di TPST tersebut telah mendapatkan fasilitas BPJS serta penghasilan rata-rata mencapai Rp3 juta per bulan. Hal ini dinilai sebagai capaian positif yang menunjukkan bahwa sektor pengelolaan sampah memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola secara profesional.Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh TPST yang ada di wilayahnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh TPST dikelola secara optimal, transparan, dan berkelanjutan.“Kami akan sidak seluruh TPST. Tujuannya untuk memastikan pengelolaan berjalan baik, mendorong kemandirian, dan memastikan program ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.Dengan penguatan pengelolaan TPST berbasis desa, Pemkab Sidoarjo berharap tercipta kemandirian ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Son)

Selengkapnya
3 Mar 2026

Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Desa Pranti, Bupati H.Subandi Turun Langsung Berikan Bantuan

KOMINFO, Sidoarjo - Angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sidoarjo pada Senin, 2 Maret 2026, menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah warga dan beberapa fasilitas umum. Bupati Sidoarjo, H.Subandi bersama Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, BPBD Kabupaten Sidoarjo serta Baznas Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat turun langsung memantau salah satu rumah korban di Desa Pranti, Kecamatan Sedati, Selasa (3/3/2026).Dalam sidak tersebut, Subandi meninjau rumah milik Sani yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap akibat terjangan angin kencang. Ia memastikan perbaikan segera dilakukan agar rumah tersebut dapat kembali layak huni, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri tahun 2026.“Perbaikan harus segera kita lakukan, terutama di bagian atap yang rusak parah. Kita ingin memastikan warga bisa menjalani Ramadan dan menyambut Lebaran dengan nyaman dan aman,” ujar H.Subandi di sela peninjauan.Tak hanya membantu perbaikan fisik rumah, Subandi juga memberikan perhatian terhadap masa depan keluarga korban. Ia menyatakan akan membantu beasiswa pendidikan bagi anak Sani agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan.“Kita ingin musibah ini tidak mematahkan semangat anak-anak untuk terus sekolah. Pemerintah hadir untuk memastikan pendidikan mereka tetap berlanjut,” tegasnya.Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano, mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan sementara terdapat 15 titik kerusakan cukup serius di wilayah Kecamatan Sedati. Pihaknya terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait untuk percepatan penanganan dan perbaikan.“Kami terus melakukan assessment dan koordinasi agar proses perbaikan bisa segera dilakukan secara bertahap,” jelas Sabino.Sani, pemilik rumah yang terdampak, mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah membantu merenovasi rumah kami dan memberikan bantuan beasiswa untuk anak saya agar bisa melanjutkan kuliah. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya haru.Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi-lokasi terdampak guna mempercepat pemulihan pascabencana serta memberikan rasa aman bagi masyarakat. (Son)

Selengkapnya
3 Mar 2026

Wabup Sidoarjo Tegaskan Komitmen Pemkab Sidoarjo Mendukung Dekopinda Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo - Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah/Dekopinda Kabupaten Sidoarjo periode 2025–2030 dikukuhkan. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Dekopinwil Prov. Jatim, H. Slamet Sutanto. Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana hadir dalam pengukuhan yang digelar pendopo Delta Wibawa, Selasa sore, (3/3). Pengukuhan tersebut menetapkan H. Bambang Pujianto sebagai ketua Dekopinda Sidoarjo dan Edy Wuryanto sebagai wakilnya.  Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana berharap amanah yang diemban para pengurus dapat membawa semangat baru dalam memajukan koperasi di Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, koperasi harus mampu menjadi lebih progresif, kreatif, dan mendukung kebutuhan masyarakat Sidoarjo. Disampaikannya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus mendukung dan mendampingi program-program Dekopinda Sidoarjo. “Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen akan terus mendukung, mendampingi, dan bekerja sama dengan Dekopinda dalam setiap program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sidoarjo,” tegasnya.Hj. Mimik Idayana juga menyampaikan bahwa sejak awal berdiri, koperasi telah menjadi penggerak ekonomi rakyat. Menurutnya koperasi juga berperan sebagai wadah pemberdayaan, pemerataan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya ia mengajak seluruh elemen koperasi untuk memperkuat sinergi dan menjaga semangat gotong royong dalam menjalankan organisasi.“Marilah kita gerakkan dan jalankan koperasi secara bersinergi dengan tetap menjaga solidaritas dan semangat gotong royong,” ucapnya.Ketua Dekopinwil Jatim, H. Slamet Sutanto mengatakan Dekopin menjadi wadah gerakan koperasi. Menurutnya Dekopin memiliki tanggungjawab yang besar dalam memajukan perkoperasian di Indonesia. Dikatakannya ada tiga fungsi dominan Dekopin yang harus jalankan. Yakni advokasi, fasilitasi dan edukasi. "Tiga hal ini tidak ada yang mudah pak ketua,"ucapnya.H. Slamet Sutanto mengatakan Dekopin saat ini dihadapkan dengan banyak tantangan. Salah satunya mensukseskan Koperasi Desa Merah Putih. Oleh karenanya salah satu tugas Dekopin nantinya harus mampu membentuk karakter pengurus, pengawas dan anggota Kopdes Merah Putih agar paham tentang jati diri koperasi. "Koperasi ini kumpulan orang, bukan kumpulan modal, sehebat apapun gerainya, gedungnya, sehebat apapun fasilitasnya tapi anggota tidak merasa memiliki, tidak merasa menggotong royong dan menolong, sulit rasanya berkembang sesuai harapan kita semua," ujarnya. Ketua Dekopinwil Jatim, H. Slamet Sutanto meminta Dekopin Sidoarjo untuk segera menggelar rapat pimpinan. Tugas pertama membentuk kesekjenan. Selain itu dimintanya segera membentuk lembaga-lembaga khusus. "Yang paling dominan lembaga pendidikan koperasi atau Lapenkop yang tugasnya melakukan pendidikan koperasi terkhusus adik kita Kopdes Kopkel yang baru lahir," ucapnya. Git

Selengkapnya
2 Mar 2026

Bupati Sidoarjo Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo H. Subandi mendorong percepatan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut disampaikannya di sela audiensi di ruang transit Pendopo Delta Wibawa pada Senin (2/3/2026) dengan jajaran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Timur.Dalam kesempatan itu, Subandi menyampaikan apresiasi atas perkembangan Safe n Lock sebagai kawasan industri halal di Sidoarjo. Ia mengungkapkan bahwa sertifikasi halal melalui Dinas Pertanian juga telah berjalan dan perlu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.“Alhamdulillah, saya bersyukur bahwa industri halal sudah ada di Sidoarjo. Terkait sertifikasi halal di Dinas Pertanian juga sudah berjalan. Mudah-mudahan dengan kehadiran Mas Fauzi hari ini, kita bisa mengajak UMKM yang belum memiliki sertifikasi untuk segera mendaftar, sehingga seluruh produk yang dipasarkan benar-benar sudah bersertifikat halal,” ujarnya.Subandi meminta koordinasi antara Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pangan dan Pertanian, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mendata secara detail jumlah UMKM yang telah dan belum memiliki sertifikat halal. “Tadi disampaikan masih ada biaya Rp200 ribu dengan kuota gratis yang cukup besar. Kalau kuota itu habis, minimal Pemkab Sidoarjo bisa memfasilitasi agar seluruh UMKM di Sidoarjo bisa memiliki sertifikat halal,” tegasnya.Subandi juga menyoroti pentingnya kepastian regulasi produk halal di tengah dinamika perdagangan internasional. Menurutnya, sebagai daerah dengan mayoritas penduduk Muslim, produk UMKM yang dikelola harus memiliki kejelasan dan jaminan halal.Sementara itu, Muhammad Fauzi, perwakilan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Timur menyampaikan bahwa terhitung mulai 18 Oktober 2026, seluruh produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di Indonesia wajib bersertifikat halal, termasuk UMKM. Karena itu, percepatan sertifikasi harus dilakukan agar pelaku usaha tetap bisa beroperasi dan menjaga perputaran ekonomi.“BPJPH menyiapkan 1.350.000 kuota sertifikat halal gratis, dengan alokasi Jawa Timur 216.986 kuota. Nah, jika hingga Juni mampu menghabiskan kuota tersebut, maka setelah itu di awal Juni kita bisa memperebutkan kuota nasional. Sementara Sidoarjo baru mencapai 38.000 sertifikat, sehingga perlu dukungan Pemkab dan kolaborasi lintas OPD untuk fasilitasi tambahan serta harus bergerak cepat agar UMKM tetap bisa berusaha dan perekonomian tetap berputar. Selain itu, diharapkan pembentukan ekosistem halal seperti Zona KHAS (Kuliner, Halal, Aman, dan Sehat) guna memperkuat pemasaran produk UMKM,” ujar Muhammad Fauzi.Subandi berharap para pelaku UMKM berlomba-lomba mengurus sertifikasi halal demi meningkatkan daya saing produk Sidoarjo. “Harapannya kita tahu data secara detail, mana yang sudah dan mana yang belum. Dengan data yang update, mekanisme tersebut akan memudahkan kita dalam pemasaran, terutama untuk penjualan barang yang betul-betul sudah ada sertifikasinya,” pungkasnya. (Mar)

Selengkapnya
2 Mar 2026

Pemkab Sidoarjo Dukung Penguatan Kolaborasi Lembaga Filantropi dan Swasta Untuk Kesejahteraan Masyarakat

KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendukung penguatan kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi dalam memperluas manfaat sosial bagi masyarakat kurang mampu. Hal tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo, Subandi, dalam agenda penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sidoarjo dan manajemen ritel modern di Sidoarjo terkait pengelolaan kotak infaq di seluruh gerai se-Kabupaten Sidoarjo.Subandi menegaskan, program tersebut menjadi contoh konkret bagaimana partisipasi masyarakat, sektor swasta, dan lembaga dapat bersatu dalam memperkuat kesejahteraan daerah.“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama kita. Ketika pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sosial berjalan bersama, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh fakir miskin dan dhuafa,” ujar Subandi di sela audiensi di ruang transit Pendopo Delta Wibawa pada Senin (2/3/2026).Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen Indomaret, Alfamart, serta Lazisnu yang telah mendukung program sosial melalui pengumpulan dan penyaluran infaq secara lebih rapi dan transparan."Dengan cara seperti ini kesejahteraan akan tercapai dan kemiskinan akan kian turun," harapnya. Perwakilan Pengurus Cabang (PC) NU Care LAZISNU Sidoarjo, Dodik Dyauddin menjelaskan, kerja sama tersebut difokuskan pada optimalisasi pengelolaan kotak infaq yang telah tersebar di ratusan gerai Indomaret. Dari total sekitar 400 gerai Indomaret di Sidoarjo, sebanyak 380 gerai telah terpasang kotak infaq yang ditempatkan di bagian depan pintu masuk toko agar mudah dijangkau masyarakat.“Ke depan akan kami rapikan seluruh gerai yang belum terpasang kotak infaq agar bisa terdistribusi merata. Pelaporan juga akan dilakukan secara berkala dan transparan,” jelasnya.Dana yang terkumpul dari kotak infaq tersebut rata-rata mencapai lebih dari Rp10 juta per bulan. Seluruh dana disalurkan (tasharuf) untuk membantu fakir miskin dan dhuafa, termasuk program berbagi nasi bungkus setiap hari di Kantor PCNU Sidoarjo, santunan seribu anak yatim, serta berbagai kegiatan sosial lainnya."Seluruh infaq yang terkumpul akan kami salurkan kepada fakir miskin dan dhuafa yang benar-benar membutuhkan," tegaskan. Sementara itu, Wakil Kepala Cabang Sidoarjo PT. Indomarco Prismatama (Indomaret), Riki Mario menyampaikan bahwa dengan adanya kerja sama ini perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung agar dana infaq yang dihimpun benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.“Melalui sistem yang terkoordinasi, kami berharap transparansi semakin kuat dan kepercayaan masyarakat terus meningkat,” ujarnya. (Dew)

Selengkapnya
2 Mar 2026

Bupati Subandi: Sinergi dengan PHDI Jadi Kunci Harmoni dan Pembangunan Daerah

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, Subandi, menerima audiensi jajaran Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Sidoarjo di ruang transit Pendopo Delta Wibawa, Senin (2/3/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dan dukungan bersama antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan PHDI dalam pelaksanaan berbagai kegiatan dan program keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.Ketua PHDI Sidoarjo, Antok Rudianto, dalam kesempatan itu berkomitmen untuk terus mendukung program pembangunan yang dijalankan Pemkab Sidoarjo.“Kami siap mendukung seluruh program Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Kami juga berharap PHDI selalu dilibatkan dan dapat berkoordinasi dalam setiap agenda kegiatan, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan umat serta penguatan kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.Ia menambahkan, sinergi yang terjalin selama ini sudah berjalan baik dan perlu terus ditingkatkan.“Kami ingin komunikasi yang sudah baik ini semakin diperkuat, sehingga setiap kegiatan yang bersentuhan dengan umat Hindu dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas,” tambahnya.Bupati Sidoarjo, Subandi, menyambut positif komitmen tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.“Kami menyambut baik dukungan dari PHDI. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menciptakan suasana yang harmonis dan kondusif di Sidoarjo,” katanya.Subandi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat nilai toleransi dan menjaga persatuan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya."Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperkokoh kerukunan umat beragama sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo," tutupnya. Sebagai informasi, jumlah umat Hindu di Kabupaten Sidoarjo tercatat sekitar 3.500 kepala keluarga atau sekitar 7.000 hingga 8.000 jiwa. Saat ini terdapat enam tempat ibadah umat Hindu yang tersebar di wilayah Kabupaten Sidoarjo. (Dew)

Selengkapnya
2 Mar 2026

Pemkab Sidoarjo Pererat Sinergi Dalam Mendorong Kemajuan dan Kemakmuran Masjid

KOMINFO, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan komitmennya untuk mempererat sinergi dalam mendorong kemajuan dan kemakmuran masjid di Sidoarjo. Hal tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo H. Subandi di sela audiensi di ruang transit Pendopo Delta Wibawa pada Senin (2/3/2026) bersama jajaran pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sidoarjo dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.Dalam sambutannya, Subandi menyampaikan rasa syukur karena dapat bersilaturahmi dan mengapresiasi berbagai program yang telah dijalankan DMI. Menurutnya, sejumlah kegiatan seperti pelatihan kurban dan program bersih-bersih masjid merupakan langkah positif yang patut didukung bersama. “Alhamdulillah, kalau kita melihat di Sidoarjo ini kurang lebih ada 1.492 masjid dan hampir 4.000 musholla. Saya yakin program-program yang disampaikan Ketua DMI dapat berjalan dengan baik apabila seluruh pengurus ikut terlibat aktif,” ujarnya.Subandi juga menyinggung insentif bagi imam masjid yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebesar Rp2,5 juta per tahun. Ia berharap ke depan marbot masjid juga dapat memperoleh perhatian serupa.Ia mengakui saat ini kondisi fiskal daerah menghadapi tantangan, menyusul pemotongan transfer pusat ke daerah sebesar Rp450 miliar yang berdampak pada defisit anggaran sekitar Rp151 miliar. Meski demikian, ia menegaskan akan tetap berupaya mencari solusi agar insentif bagi marbot dapat diperjuangkan, baik melalui penyesuaian anggaran tahun 2026 maupun 2027. “Nanti kita hitung kembali total kebutuhannya. Kalau tidak terlalu berat, insyaallah akan kita ajukan sebagai bentuk penghargaan Pemkab kepada para marbot,” tegasnya.Selain itu, Subandi juga menyatakan dukungannya terhadap pengembangan takmir dan pembinaan masjid, termasuk pemetaan untuk mencegah potensi penyimpangan paham radikal. “Alhamdulillah, hari ini kita sudah membangun kebersamaan. Kegiatan-kegiatan keagamaan di Sidoarjo semakin kompak dan harmonis,” katanya.Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Sidoarjo, Imam Mukozali, menyampaikan apresiasi atas dukungan Bupati Sidoarjo terhadap program-program DMI di antaranya sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), pelaksanaan Halaqah Zakat dan Halaqah Kurban, program “Bersih-Bersih Masjid Berkah”, serta program “Eco-Green Masjid” untuk mendorong masjid yang ramah lingkungan dengan pemanfaatan lahan kosong untuk penghijauan dan tanaman produktif.Imam Mukozali menyebutkan telah terjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan perbankan syariah serta lembaga lainnya guna memberikan perlindungan keselamatan kerja bagi para marbot dan perhatian khusus yang dikemas dengan “Paket Lebaran Marbot Bahagia”.Di akhir sambutannya, Subandi berharap kepengurusan DMI ke depan dapat terus berlanjut dan semakin solid dalam memakmurkan masjid serta memperkuat ukhuwah Islamiah di Kabupaten Sidoarjo. (Mar)

Selengkapnya
1 Mar 2026

Bupati Sidoarjo Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Krian

KOMINFOSidoarjo - Bupati Sidoarjo H. Subandi menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial serta inspeksi mendadak (sidak) rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Krian, Minggu (1/3/2026).Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo Martha Wara Kusuma, Baznas Sidoarjo, Camat Krian Nawari, anggota DPRD Sidoarjo M. Nizar, serta jajaran Forkopimka Krian. Dalam kesempatan itu, Subandi menyerahkan bantuan kursi roda kepada dua warga di Kecamatan Krian yang membutuhkan dukungan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.Penerima pertama adalah Siti Maimunah (63), warga Kelurahan Tambak Kemerakan, yang mengalami disabilitas karena usia lanjut. Bantuan serupa juga diberikan kepada Dwi Sri Wahyuningsih (60), warga Desa Jerukgamping, yang menderita stroke.Subandi menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap warga yang membutuhkan perhatian khusus. “Saya berharap kursi roda ini bisa membantu aktivitas sehari-hari dan bisa digunakan untuk bersilaturahmi dengan tetangga saat Lebaran,” ujarnya.Ia menambahkan, program bantuan sosial akan terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, Baznas, dan Dinas Sosial agar para penyandang disabilitas tetap merasa diperhatikan dan tidak terabaikan. “Mudah-mudahan kursi roda ini bermanfaat dan keluarga diberi kesabaran dalam menghadapi cobaan,” tutur Subandi memberi semangat kepada para penerima bantuan.Setelah penyerahan bantuan, Subandi melanjutkan agenda dengan melakukan sidak RTLH di dua rumah warga yang memerlukan perbaikan, yakni rumah Rokanah di Dusun Gresikan, Kelurahan Tambak Kemerakan dan Ony Murdianto di Desa Kraton.Saat meninjau rumah milik Rokanah, Subandi mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Baznas untuk segera melakukan renovasi setelah Hari Raya Idulfitri."Semoga setelah Lebaran rumah ini segera diperbaiki. Temboknya dibenahi, atapnya diperbaiki, lantainya dikeramik, dan kamar mandinya yang masih darurat bisa dibuat lebih layak. Supaya panjenengan bisa berteduh dengan nyaman, juga untuk salat dan aktivitas lainnya,” jelasnya.Dalam kesempatan yang sama, Subandi juga meninjau rumah milik Ony Murdianto (50), korban PHK yang telah lima tahun menganggur. Rumah tersebut juga masuk kategori tidak layak huni dan direncanakan segera mendapatkan program bedah rumah. Rencananya, bagian atap akan dibenahi, rumah dicat ulang, disediakan kloset yang layak dengan atap dan plafon, sehingga hunian menjadi lebih asri dan bersih. “Dengan kehadiran kita bersama, mudah-mudahan Pak Ony dan keluarga selalu sehat, dan kita bisa terus membantu warga yang membutuhkan,” tuturnya.Para penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Mereka berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup, mempermudah aktivitas sehari-hari, sekaligus menumbuhkan semangat baru bagi keluarga. (Mar)

Selengkapnya
28 Feb 2026

Hadiri Santunan Anak Yatim, Wabup Mimik Ajak Jamaah Majelis Taklim Peduli Warga

KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengajak jamaah Majelis Taklim Qurrota Ayun untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya kepada warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat menghadiri buka bersama anak yatim Nusantara yang digelar oleh Majelis Taklim Qurrota Ayun di Sun Hotel Sidoarjo, Sabtu (28/2/2026).Selain buka puasa bersama, acara juga diisi dengan doa bersama serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim.Dalam sambutannya, Mimik menegaskan bahwa dirinya bersama jajaran Pemkab Sidoarjo akan terus peduli terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan pemerintah.“Kami akan terus peduli dengan rakyat Sidoarjo. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan,” ujarnya.Ia juga mengatakan pentingnya peran masyarakat dalam membantu pemerintah mengidentifikasi warga yang belum tersentuh bantuan sosial.“Apabila ada di sekitar panjenengan yang membutuhkan bantuan dari pemerintah, silakan disampaikan. Insyaallah kami siap membantu sesuai dengan kewenangan yang ada,” tegasnya.Momentum tersebut juga bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-55. Di hadapan para jamaah, Mimik memohon doa agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai Wakil Bupati Sidoarjo.“Saya mohon doa agar diberikan kesehatan dan kemampuan untuk terus mengabdi kepada masyarakat Sidoarjo,” ungkapnya."Saya juga berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga kesejahteraan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga," tambahnya. (Dew)

Selengkapnya
28 Feb 2026

Tingkatkan Kenyamanan Warga, H.Subandi Lakukan Perbaikan Jalan di Tulangan, Candi dan Porong Dikebut

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo H.Subandi bersama Dinas PUBM Sidoarjo terus menggenjot percepatan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Tulangan, Candi, dan Porong. Upaya tersebut dilakukan guna meningkatkan kenyamanan serta keselamatan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus menunjang kelancaran mobilitas dan perekonomian warga, Sabtu (28/2/2026).Dalam peninjauan lapangan di sejumlah titik di tiga kecamatan tersebut, ditemukan bahwa kondisi aspal jalan yang ada sudah cukup tua dan membutuhkan penanganan serius. Perbaikan jalan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia.Ke depan, pemerintah daerah berencana menyusun master plan penanganan jalan yang ditargetkan rampung pada tahun 2027. Melalui perencanaan tersebut, akan dilakukan pemetaan menyeluruh terhadap kondisi jalan di seluruh wilayah, termasuk menentukan ruas jalan yang perlu dilakukan betonisasi, overlay, maupun perawatan rutin.Bupati Sidoarjo, H.Subandi menegaskan bahwa perencanaan yang matang menjadi kunci agar pembangunan infrastruktur tidak lagi dilakukan secara tambal sulam.⁠“Kita ingin ada master plan yang jelas, sehingga penanganan jalan bisa tepat sasaran. Mana yang harus dibetonisasi, mana yang cukup overlay, dan mana yang perawatan rutin. Jangan sampai anggaran terbuang karena perencanaannya tidak matang,” tegasnya.Ia juga menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi seperti pemetaan menggunakan drone akan dilakukan untuk melihat kondisi jalan secara menyeluruh, termasuk menentukan kapasitas tonase kendaraan pada ruas jalan yang akan ditingkatkan kualitasnya.Saat ini tercatat 16 titik jalan rusak telah selesai diperbaiki dan sekitar 25 titik lainnya masih dalam proses pengerjaan di wilayah Tulangan, Candi, dan Porong. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan seluruh pekerjaan tersebut rampung sebelum Hari Raya Idulfitri.⁠“Target kita sebelum Lebaran seluruh pekerjaan selesai. Ini tanggung jawab kita kepada rakyat. Masyarakat sudah membayar pajak, maka mereka harus bisa menikmati jalan yang mulus dan aman,” ujar Bupati H.Subandi.Untuk menjamin kualitas pekerjaan, pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi terhadap kontraktor pelaksana. Kontraktor yang tidak memenuhi standar kualitas pekerjaan tidak akan diberikan perpanjangan kontrak.Selain itu, H.Subandi mengajak seluruh stakeholder, termasuk camat, pemerintah desa, media, serta masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan pekerjaan di lapangan.“Silakan diawasi bersama. Kalau pekerjaannya tidak sesuai, laporkan. Kita ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.Langkah tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penyediaan infrastruktur jalan yang layak, aman, dan berkelanjutan. (Son)

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 1458586