Berita

14 Jan 2026

Promo Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Promo Iuran BPJS Ketenagakerjaan diskon sebesar 50 Persen (untuk peserta bukan Penerima Upah (BPU))Berdasarkan Regulasi PP Nomor 50 Tahun 2025..Masa Berlaku : Januari 2025 - Maret 2027  (untuk sektor transportasi)April 2026 - Desember 2026 (untuk seluruh BPU)..Ayo daftar sekarang !!!

Selengkapnya
14 Jan 2026

Bupati Sidoarjo Ajak Seluruh ASN Membayar Pajak Lebih Awal

KOMINFO,Sidoarjo- Pemkab Sidoarjo kampanyekan gerakan "ASN Sadar Pajak". Seluruh ASN Sidoarjo dihimbau untuk membayar pajak lebih awal tanpa menunggu jatuh tempo pembayaran. Bupati Sidoarjo H. Subandi meminta gerakan "ASN Sadar Pajak" itu dapat disukseskan bersama.Bupati H. Subandi mengatakan pembangunan Sidoarjo sangat bergantung pada kemandirian fiskal daerah. Menurutnya pajak daerah merupakan instrumen kunci kemandirian fiskal daerah dalam membangun infrastruktur, pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo yang lebih baik. Oleh karenanya masyarakat Sidoarjo diharapkan taat dalam membayar pajak daerah. Terutama seluruh ASN Sidoarjo yang diharapkannya menjadi contoh masyarakat dalam membayar pajak lebih awal tanpa menunggu jatuh tempo pembayaran. "Tahun 2026 ini saya mengajak seluruh ASN di Sidoarjo untuk menjadi garda terdepan dan contoh bagi masyarakat Sidoarjo dalam membayar pajak lebih awal tanpa menunggu jatuh tempo,"ajak Bupati H. Subandi, di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (14/01/26).Bupati Sidoarjo berharap ASN Sidoarjo dapat menunjukkan integritasnya dengan membayar pajak daerah. Khususnya pembayaran pajak PBB-P2 lebih awal. Menurutnya hal itu menjadi wujud nyata bakti ASN Sidoarjo dalam membangun Kabupaten Sidoarjo. "ASN Sidoarjo taat pajak adalah panutan rakyat Sidoarjo untuk pembangunan Sidoarjo yang lebih baik,"ujarnya. Bupati H. Subandi juga mengatakan  membayar pajak saat ini sangat mudah. Digitalisasi pembayaran pajak daerah sudah diterapkan di Kabupaten Sidoarjo. Masyarakat tidak harus datang ke kantor pelayanan pajak daerah untuk melakukan pembayaran. Sekarang bayar pajak daerah dapat menggunakan HP. "Ayo bayar pajak sekarang, bisa pakai QRIS atau Virtual Account agar lebih cepat dan transparan," ajaknya. (Git)

Selengkapnya
13 Jan 2026

Wabup Sidoarjo Tinjau Langsung Kondisi SDN Jatikalang, Cegah Risiko Bangunan Roboh

KOMINFO, Sidoarjo - Kekhawatiran warga dan pihak sekolah di Desa Jatikalang, Kecamatan Prambon, akhirnya mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak ke SD Negeri Jatikalang, Selasa (13/1/2026), untuk melihat secara langsung kondisi bangunan sekolah yang dinilai sudah tidak layak.Saat berada di lokasi, Mimik Idayana menemukan sejumlah kerusakan yang berpotensi membahayakan keselamatan siswa. Beberapa rangka atap tampak lapuk, kusen jendela rapuh, dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya menunjukkan kerusakan akibat usia bangunan yang sudah lama dan minim perawatan menyeluruh.“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi hal yang tidak diinginkan. Anak-anak harus belajar di tempat yang aman. Keselamatan siswa adalah prioritas utama,” tegas Mimik Idayana di hadapan guru dan warga sekitar sekolah.Kondisi tersebut diakui telah lama menjadi keresahan pihak sekolah. Kepala SDN Jatikalang, Andriyanto, menyebutkan bahwa pihaknya khawatir aktivitas belajar mengajar terganggu, bahkan membahayakan siswa jika tidak segera ditangani.“Saya takut terjadi sesuatu pada anak-anak. Alhamdulillah, respons Ibu Wakil Bupati sangat cepat. Hari Jumat saya sampaikan, hari Selasa beliau sudah datang langsung melihat kondisi sekolah,” tutur Andriyanto.Dalam peninjauan itu, Mimik Idayana didampingi Anggota DPRD Sidoarjo, Ning Irda. Keduanya sepakat untuk saling berkoordinasi dan membagi peran agar perbaikan fasilitas sekolah dapat segera direalisasikan.“Kita berbagi tugas. Paving akses jalan masuk sekolah akan menjadi perhatian Bu Irda, sedangkan perbaikan tembok dan paving halaman belakang untuk area parkir siswa akan saya upayakan agar sepeda siswa aman dari banjir dan pencurian,” jelas Mimik Idayana.Untuk mempercepat tindak lanjut, Mimik Idayana juga langsung menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd., guna melaporkan kondisi SDN Jatikalang yang membutuhkan penanganan segera.Sementara itu, Kepala Desa Jatikalang, Budi Utomo, menyampaikan bahwa sekolah tersebut belum pernah mendapatkan revitalisasi besar selama puluhan tahun. Kondisinya lebih banyak ditopang oleh perbaikan kecil yang bersifat sementara.“Saya alumni sekolah ini. Sejak dulu bangunannya hampir sama, belum pernah ada perbaikan menyeluruh. Kami berharap kunjungan Ibu Wakil Bupati ini menjadi awal perubahan bagi SDN Jatikalang,” ujarnya.Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan akan terus memantau dan menindaklanjuti kondisi sarana pendidikan di wilayahnya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, layak, dan nyaman bagi seluruh peserta didik. (Mar)

Selengkapnya
13 Jan 2026

Wabup Sidoarjo Resmikan Dapur SPPG MBG di Prambon, Tekankan Pengawasan Bersama

KOMINFO,Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, meresmikan gedung dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Temu, Kecamatan Prambon, Selasa (13/1/2026).Dapur ini akan melayani kebutuhan makanan bergizi bagi para penerima manfaat, khususnya murid sekolah. Dalam sambutannya, Mimik Idayana mengajak warga sekitar untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut berperan aktif dalam pengawasan sehari-hari.Menurutnya, keamanan dan kualitas makanan tidak bisa hanya dibebankan kepada pengelola dapur. Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari memastikan dapur selalu steril, peralatan memasak bersih, hingga menu yang disajikan benar-benar higienis dan layak konsumsi.“Pengawasan bersama menjadi sangat penting, apalagi belakangan ini banyak beredar informasi di media sosial tentang dugaan keracunan massal di beberapa daerah. Kita tentu tidak ingin hal seperti itu terjadi di Sidoarjo,” kata Mimik Idayana.Ia berharap dapur SPPG Desa Temu dapat menjadi contoh penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan bagi dapur-dapur MBG lainnya di Sidoarjo, baik dari sisi pengelolaan maupun disiplin kerja petugas dapur.Selain itu, Mimik Idayana menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program nasional yang dirancang untuk jangka panjang. Oleh karena itu, ia meminta yayasan pengelola, sekolah, serta pemangku kepentingan lainnya untuk lebih aktif menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.“Masih ada yang beranggapan program ini akan diganti dengan bantuan uang tunai. Sampai hari ini, hal itu tidak benar. Program yang berjalan tetap Makan Bergizi Gratis dan akan terus dilaksanakan,” tegasnya.Ia juga mengakui masih ada sebagian pihak yang ragu mendukung pendirian dapur MBG di lingkungannya. Untuk itu, ia mengajak kepala sekolah, guru, orang tua murid, dan warga sekitar untuk bersama-sama mengawal program ini demi masa depan gizi anak-anak Sidoarjo.Koordinator SPPG 001 Prambon, Wahyu Sejati, menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah menjadi kunci hingga dapur SPPG Desa Temu dapat beroperasi. Ia berharap dapur ini mampu memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi anak-anak penerima manfaat, tetapi juga bagi lingkungan sekitar.“Dapur ini kami siapkan agar benar-benar bisa melayani masyarakat dengan baik. Kami berterima kasih atas pendampingan dan dukungan, khususnya dari Ibu Wakil Bupati, sejak awal pembangunan hingga hari ini,” ujarnya.Menurut Wahyu, keberadaan dapur SPPG juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pemanfaatan produk lokal sebagai bahan baku makanan.Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, H. Kayan. Ia menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat sehingga harus dijalankan dengan penuh kehati-hatian. “Di Kecamatan Prambon sendiri sudah ada tiga dapur SPPG. Dapur Desa Temu ini layak menjadi rujukan, asalkan aspek keamanan, ketertiban, dan kenyamanan benar-benar dijaga,” ujarnya. Kayan menekankan peran sentral pengelola dapur dan yayasan dalam menjaga kualitas layanan dan disiplin kebersihan. “Anak-anak kita adalah aset bangsa. Program ini akan berhasil jika semua pihak mau saling mengingatkan dan bekerja bersama,” pungkasnya. (Mar)

Selengkapnya
13 Jan 2026

Ketua TP. PKK Kabupaten Sidoarjo Ajak Ibu-ibu Ciptakan Keluarga Tangguh di Era Digital

KOMINFO, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, mengajak para ibu untuk berperan aktif menciptakan keluarga tangguh sebagai benteng utama dalam mendidik anak di tengah tantangan era digital dan globalisasi. Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan edukasi parenting yang digelar TP. PKK Kabupaten Sidoarjo melalui Pokja II di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (13/1/2026).Kegiatan parenting bertema “Keluarga Tangguh Mendidik Anak Berkarakter, Terampil, dan Mandiri di Era Tantangan Zaman” itu diikuti oleh perwakilan PKK kecamatan dan desa se-Kabupaten Sidoarjo, perwakilan Fatayat, Muslimat, serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW).Dalam sambutannya, Sriatun Subandi menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, penanaman nilai moral dan etika harus dimulai sejak dini dari dalam keluarga.“Anak yang baik kuncinya ada di keluarga. Dari keluargalah nilai moral dan etika ditanamkan sejak dini,” ujarnya.Ia menambahkan, di era digital dan globalisasi saat ini, tantangan mendidik anak semakin kompleks seiring derasnya arus perkembangan teknologi. Kondisi tersebut menuntut peran orang tua, khususnya ibu, untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri.Sriatun menekankan bahwa ibu memiliki peran strategis sebagai pendidik utama sekaligus teladan bagi anak-anaknya. Ia juga mengingatkan pentingnya literasi media sosial dan pengawasan penggunaan gawai agar orang tua tidak terlambat dalam mendampingi anak di ruang digital.“Ibu harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya, termasuk dalam penggunaan teknologi dan media sosial,” tegasnya.Berdasarkan hasil survei Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Sriatun mengungkapkan bahwa kasus kekerasan terhadap anak justru paling banyak terjadi di lingkungan keluarga.“Beberapa survei menunjukkan kekerasan bisa terjadi di sekolah, tempat umum, maupun rumah. Namun yang terbanyak adalah di rumah sendiri. Tidak ada jaminan keluarga mampu atau tidak mampu terbebas dari kekerasan, termasuk kasus bullying,” jelasnya.Melalui kegiatan edukasi parenting ini, Sriatun berharap para perempuan dan ibu dapat menjadikannya sebagai ruang belajar bersama untuk terus memperbaiki pola asuh terhadap putra-putrinya.“Di tahun 2026 ini, saya mengucapkan selamat mendidik putra-putri kita menjadi generasi yang religius, cerdas, dan berakhlakul karimah,” ucapnya.Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, kemandirian, empati, dan rasa percaya diri kepada anak sebagai bekal menghadapi masa depan.“Saya berpesan kepada ibu-ibu, ayo kita perkuat ketahanan keluarga dengan menciptakan lingkungan rumah yang penuh kasih sayang agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik, mental, maupun spiritual,” pungkasnya.Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Fajar Shiddiq, kepala sekolah sekaligus guru spiritual, serta Nishrina Khamida, M.Psi., Psikolog, yang memberikan materi tentang penguatan karakter anak dan pendekatan psikologis dalam pola asuh keluarga di tengah tantangan zaman. (Dew)

Selengkapnya
12 Jan 2026

Bupati Sidoarjo Resmikan RS. Mitra Keluarga Sidoarjo, Berkapasitas 100 Bed

KOMINFO,Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, meresmikan RS. Mitra Keluarga Sidoarjo yang berlokasi di Jalan K.H. Ali Mas’ud, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Senin (12/1/2026). Peresmian dilakukan secara simbolis dengan prosesi pengguntingan pita sebagai tanda peresmian. Peresmian tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat akses dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo.Dalam sambutannya, Subandi menyampaikan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara adil dan merata. “Dengan bertambahnya fasilitas kesehatan seperti RS. Mitra Keluarga ini, masyarakat Sidoarjo akan semakin terbantu dalam memperoleh layanan kesehatan yang cepat, professional, dan manusiawi,” ujarnya.Ia juga berharap RS. Mitra Keluarga Sidoarjo dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci terwujudnya pelayanan kesehatan yang optimal. “Pelayanan harus diutamakan. Jika ada pasien yang membutuhkan penanganan segera, layani terlebih dahulu, administrasi bisa menyusul. Jangan sampai prosedur menghambat keselamatan pasien,” tegasnya.Direktur Regional RS. Mitra Keluarga, dr. Sri Mawarti, M.M, menyampaikan bahwa Mitra Keluarga Sidoarjo merupakan rumah sakit ke-22 dalam jaringan Mitra Keluarga dan bertepatan dengan peringatan ulang tahun Mitra Keluarga ke-37. “Kami berkomitmen penuh untuk memberikan layanan kesehatan yang bermutu tinggi dan berorientasi pada keselamatan pasien, serta teknologi dan kompetensi unggulan. Kehadiran rumah sakit ini bukan hanya menambah fasilitas kesehatan yang ada, tetapi memberikan nilai dan harapan baru bagi masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya. Saat ini dengan hadirnya Mitra Keluarga Sidoarjo, maka 90% dari seluruh karyawan Mitra Keluarga Sidoarjo adalah warga dari Sidoarjo,” ujarnya.Rumah Sakit Mitra Keluarga Sidoarjo dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektare. Rumah sakit ini memiliki kapasitas 100 tempat tidur untuk kelas I, II, III, dan eksekutif. Rumah sakit tersebut didukung berbagai layanan spesialis, antara lain spesialis anak, obstetri dan ginekologi (kandungan), penyakit dalam, saraf, jantung, dan bedah. Selain itu, RS. Mitra Keluarga Sidoarjo juga memiliki sejumlah layanan unggulan (center of excellence), seperti Orthopedic Center, Woman and Children Center, serta Neurovascular Center.Subandi berharap rumah sakit ini dapat melayani dengan baik untuk pasien umum, asuransi perusahaan, BPJS Kesehatan, maupun BPJS Ketenagakerjaan. (Mar)

Selengkapnya
12 Jan 2026

Ribuan ASN Sidoarjo Teguhkan Komitmen Bangun Daerah pada Apel Akbar 2026

KOMINFO Sidoarjo – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengikuti apel akbar yang digelar di Parkir Timur GOR Sidoarjo pada Senin (12/1/2026). Apel ini dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, dan dihadiri oleh seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).Kegiatan ini diselenggarakan sebagai momentum untuk meneguhkan kembali komitmen para ASN dalam membangun Kabupaten Sidoarjo menjadi lebih baik ke depannya.Dalam sambutannya, Bupati H. Subandi menyampaikan bahwa apel akbar ini merupakan tanda dimulainya langkah baru di tahun 2026. Ia menekankan pentingnya memperkuat persatuan dan memberikan karya terbaik bagi bangsa, khususnya bagi masyarakat Sidoarjo."Sebagai ASN, kita adalah pelayan publik. Tugas kita bukan sekadar menjalankan rutinitas, melainkan menghadirkan solusi, inovasi, dan pelayanan prima bagi masyarakat. Ingatlah, setiap senyum warga yang terlayani dengan baik adalah pahala sekaligus prestasi kita bersama," ujar Subandi.Bupati juga meminta agar tahun ini dijadikan momentum untuk meningkatkan disiplin dan etos kerja melalui semangat kebersamaan. Target utamanya adalah menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.Lebih lanjut, Subandi mengingatkan bahwa ASN Sidoarjo harus menjadi garda terdepan pembawa perubahan. Menurutnya, bekerja tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga harus disertai dengan hati dan empati yang tinggi."Sidoarjo adalah rumah kita. Kekuatan terbesar ASN adalah kebersamaan. Kita harus mampu membangun budaya kerja yang berintegritas agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin kokoh," tambahnya.Terkait dinamika organisasi, Bupati menjelaskan bahwa pelantikan pejabat yang baru saja dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo merupakan bagian dari rotasi pegawai berbasis kompetensi. Hal ini dilakukan untuk terus memacu kinerja ASN di berbagai lini.Subandi menegaskan bahwa rotasi tersebut adalah wujud nyata penerapan sistem merit yang adil dan transparan, di mana promosi dan penempatan jabatan didasarkan pada kualifikasi serta kinerja. Langkah ini telah sesuai dengan prinsip-prinsip yang diatur dalam UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta apel untuk memegang teguh prinsip kerja nyata. "Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak seluruh ASN Kabupaten Sidoarjo untuk meneguhkan tekad: bekerja dengan ikhlas, berkarya dengan tuntas, serta senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan," pungkasnya. (git/mas)

Selengkapnya
11 Jan 2026

Bupati Sidoarjo Pastikan Jembatan Banjarsari Aman dan Nyaman Dilewati

KOMINFO,Sidoarjo – Proyek pembangunan Jembatan Banjarsari di Kecamatan Buduran telah rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2025. Jembatan yang mulai dikerjakan sejak pertengahan Oktober 2025 tersebut kini telah dibuka dan dapat dilalui oleh berbagai jenis kendaraan.Meskipun sudah beroperasi, proses perapian sisa pekerjaan terus berjalan. Jembatan ini juga masih berada dalam masa pemeliharaan selama enam bulan di bawah tanggung jawab kontraktor pelaksana.Bupati Sidoarjo, H. Subandi, turun langsung untuk memastikan kondisi jembatan aman bagimasyarakat pada Minggu (11/1). Dalam tinjauan tersebut, Bupati meminta pihak kontraktor segera merespons setiap keluhan terkait kerusakan kecil, seperti keretakan aspal pada sambungan antara jalan dan badan jembatan.“Beberapa waktu lalu saya menerima aduan masyarakat terkait adanya keretakan di bagian jembatan ini,” ujar Bupati Subandi saat mengonfirmasi hal tersebut kepada kontraktor pelaksana di lokasi.Menanggapi hal itu, Afif, selaku kontraktor pelaksana pembangunan Jembatan Banjarsari, mengakui adanya keretakan tipis pada lapisan aspal dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan. Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan ke depan.“Betul, saat ini masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan terhitung sejak kontrak berakhir. Selama periode ini, segala bentuk kerusakan menjadi tanggung jawab kami sepenuhnya untuk diperbaiki,” jelas Afif.Rampung Tepat WaktuAfif menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Banjarsari memakan waktu 75 hari kalender, terhitung sejak 15 Oktober hingga 30 Desember 2025. Ia memastikan pengerjaan tuntas sesuai target tanpa ada keterlambatan.“Seluruh pekerjaan selesai tepat waktu sesuai masa kontrak pada 30 Desember kemarin. Saat ini agenda kami tinggal melakukan perapian dan penyempurnaan di beberapa titik kecil saja agar hasilnya maksimal,” pungkasnya. (Git/mas)

Selengkapnya
11 Jan 2026

Pemkab Sidoarjo Perbaiki Empat Rumah Tak Layak Huni

KOMINFO,Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus bergerak cepat menuntaskan masalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Terbaru, Bupati Sidoarjo H. Subandi menargetkan perbaikan empat unit RTLH di tiga kecamatan berbeda rampung pada Januari ini."Januari ini saja sudah ada 10 RTLH yang kami perbaiki. Hari ini saya cek lagi empat rumah di tiga kecamatan untuk segera dieksekusi," ujar Subandi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Minggu (11/1/2026).Empat rumah yang menjadi sasaran perbaikan tersebut tersebar di Desa Ketimang (Kecamatan Wonoayu), Desa Tropodo dan Kelurahan Krian (Kecamatan Krian), serta Desa Sawohan (Kecamatan Buduran).Salah satu rumah yang dikunjungi Subandi adalah milik Siswanto di Desa Ketimang. Kondisinya cukup memprihatinkan; atap ruang tamu jebol dan lantai rumah lebih rendah dari jalan sehingga sering terendam banjir saat hujan."Nanti perbaikannya meliputi atap, peninggian lantai agar tidak banjir, dan kamar mandi juga akan kita perbaiki," tegas Subandi.Subandi yang didampingi Wakil Ketua 4 Baznas Sidoarjo, Ilhamuddin, meminta proses pengerjaan dilakukan secepat mungkin. Ia tak ingin warga merasa was-was saat hujan deras melanda."Saya minta diusahakan bulan ini ya, karena atapnya sudah tidak ada. Kasihan warga kalau hujan," perintahnya kepada pihak Baznas.Nurcholis (58), warga Dusun Klagen, Desa Tropodo mengaku rumah yang dibangun sejak 1977 itu belum pernah diperbaiki sama sekali. Akibatnya, struktur bangunan sudah rapuh dimakan usia."Kerusakan paling parah di bagian tengah sampai belakang. Saya terpaksa tidur di ruang tamu karena hanya itu bagian yang masih bisa ditempati," kata Nurcholis.Sementara itu, Makrifa, istri dari Siswanto, mengaku sangat bersyukur atas bantuan ini. Selama ini ia hanya bisa pasrah karena penghasilan suaminya sebagai cleaning service hanya cukup untuk kebutuhan makan."Mboten wonten arto (tidak ada uang), suami kerja cleaning service. Saya hanya ingin segera diperbaiki supaya anak saya tidak kehujanan lagi," ucap Makrifa dengan nada haru.Dalam sidak tersebut, Bupati Subandi juga menyalurkan bantuan beras kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi. Program bedah rumah ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Sidoarjo dengan Baznas Sidoarjo.Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini tinggal di hunian yang membahayakan keselamatan.(git/afr/yu/mas)

Selengkapnya
11 Jan 2026

Tujuh Orang Juara MTQ Jawa Timur asal Sidoarjo Dapat Bonus Umroh dari Pemkab Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberikan penghargaan yang luar biasa kepada para kafilah yang telah meraih juara pertama pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Jawa Timur.  Tujuh orang  kafilah asal Sidoarjo diberangkatkan umroh oleh Pemkab Sidoarjo. Keberangkatan mereka dilepas langsung oleh Bupati Sidoarjo Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (11/1/2026).Mereka Adalah Juara  1 Tilawah Dewasa, Juara 1 Tafsir Bhs Inggris, Juara 1 Tafsir Bhs Arab, ⁠Juara 1 Murottal Remaja, Juara 1 MHQ1 juz Tilawah, Juara 1 MhQ 20 juz, dan Juara 1 MHQ 30 juz.“Penghargaan ini sengaja kita berikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, kesungguhan, dan dedikasi dalam belajar serta berlatih mereka,” kata Bupati Sidoarjo Subandi. Didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah  Mochammad Hudori, S.Kom,.M.I.Kom Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasinya. Pencapaian ini sangat membanggakan baginya dan bagi seluruh masyarakat Sidoarjo. Dalam kesempatan yang sama, bupati berpesan agar mereka senantiasa meningkatkan kualitas diri, memperkuat iman dan taqwa, serta menjadi teladan bagi sesame. Selain itu, dipesakan pula agar pengalaman ini selalu dijadikan motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.“Atas nama Pemkab Sidoarjo, saya ucapkan  selamat menunaikan ibadah umroh. Semoga ibadahnya berjalan dengan lancar. Jaga kesehatan, laksanakan ibadah dengan khusuk. Selain berdoa yang terbaik bagi diri sendiri, orang tua, dan para guru,  serta titip doa terbaik untuk Kabupaten Sidoarjo agar selalu diberkahi, maju, dan sejahtera semua warganya," pesan Subandi.yu/mas

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 912751