KOMINFO,Sidoarjo – Proyek pembangunan Jembatan Banjarsari di Kecamatan Buduran telah rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2025. Jembatan yang mulai dikerjakan sejak pertengahan Oktober 2025 tersebut kini telah dibuka dan dapat dilalui oleh berbagai jenis kendaraan.Meskipun sudah beroperasi, proses perapian sisa pekerjaan terus berjalan. Jembatan ini juga masih berada dalam masa pemeliharaan selama enam bulan di bawah tanggung jawab kontraktor pelaksana.Bupati Sidoarjo, H. Subandi, turun langsung untuk memastikan kondisi jembatan aman bagimasyarakat pada Minggu (11/1). Dalam tinjauan tersebut, Bupati meminta pihak kontraktor segera merespons setiap keluhan terkait kerusakan kecil, seperti keretakan aspal pada sambungan antara jalan dan badan jembatan.“Beberapa waktu lalu saya menerima aduan masyarakat terkait adanya keretakan di bagian jembatan ini,” ujar Bupati Subandi saat mengonfirmasi hal tersebut kepada kontraktor pelaksana di lokasi.Menanggapi hal itu, Afif, selaku kontraktor pelaksana pembangunan Jembatan Banjarsari, mengakui adanya keretakan tipis pada lapisan aspal dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan. Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan ke depan.“Betul, saat ini masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan terhitung sejak kontrak berakhir. Selama periode ini, segala bentuk kerusakan menjadi tanggung jawab kami sepenuhnya untuk diperbaiki,” jelas Afif.Rampung Tepat WaktuAfif menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Banjarsari memakan waktu 75 hari kalender, terhitung sejak 15 Oktober hingga 30 Desember 2025. Ia memastikan pengerjaan tuntas sesuai target tanpa ada keterlambatan.“Seluruh pekerjaan selesai tepat waktu sesuai masa kontrak pada 30 Desember kemarin. Saat ini agenda kami tinggal melakukan perapian dan penyempurnaan di beberapa titik kecil saja agar hasilnya maksimal,” pungkasnya. (Git/mas)
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus bergerak cepat menuntaskan masalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Terbaru, Bupati Sidoarjo H. Subandi menargetkan perbaikan empat unit RTLH di tiga kecamatan berbeda rampung pada Januari ini."Januari ini saja sudah ada 10 RTLH yang kami perbaiki. Hari ini saya cek lagi empat rumah di tiga kecamatan untuk segera dieksekusi," ujar Subandi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Minggu (11/1/2026).Empat rumah yang menjadi sasaran perbaikan tersebut tersebar di Desa Ketimang (Kecamatan Wonoayu), Desa Tropodo dan Kelurahan Krian (Kecamatan Krian), serta Desa Sawohan (Kecamatan Buduran).Salah satu rumah yang dikunjungi Subandi adalah milik Siswanto di Desa Ketimang. Kondisinya cukup memprihatinkan; atap ruang tamu jebol dan lantai rumah lebih rendah dari jalan sehingga sering terendam banjir saat hujan."Nanti perbaikannya meliputi atap, peninggian lantai agar tidak banjir, dan kamar mandi juga akan kita perbaiki," tegas Subandi.Subandi yang didampingi Wakil Ketua 4 Baznas Sidoarjo, Ilhamuddin, meminta proses pengerjaan dilakukan secepat mungkin. Ia tak ingin warga merasa was-was saat hujan deras melanda."Saya minta diusahakan bulan ini ya, karena atapnya sudah tidak ada. Kasihan warga kalau hujan," perintahnya kepada pihak Baznas.Nurcholis (58), warga Dusun Klagen, Desa Tropodo mengaku rumah yang dibangun sejak 1977 itu belum pernah diperbaiki sama sekali. Akibatnya, struktur bangunan sudah rapuh dimakan usia."Kerusakan paling parah di bagian tengah sampai belakang. Saya terpaksa tidur di ruang tamu karena hanya itu bagian yang masih bisa ditempati," kata Nurcholis.Sementara itu, Makrifa, istri dari Siswanto, mengaku sangat bersyukur atas bantuan ini. Selama ini ia hanya bisa pasrah karena penghasilan suaminya sebagai cleaning service hanya cukup untuk kebutuhan makan."Mboten wonten arto (tidak ada uang), suami kerja cleaning service. Saya hanya ingin segera diperbaiki supaya anak saya tidak kehujanan lagi," ucap Makrifa dengan nada haru.Dalam sidak tersebut, Bupati Subandi juga menyalurkan bantuan beras kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi. Program bedah rumah ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Sidoarjo dengan Baznas Sidoarjo.Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini tinggal di hunian yang membahayakan keselamatan.(git/afr/yu/mas)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberikan penghargaan yang luar biasa kepada para kafilah yang telah meraih juara pertama pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Jawa Timur. Tujuh orang kafilah asal Sidoarjo diberangkatkan umroh oleh Pemkab Sidoarjo. Keberangkatan mereka dilepas langsung oleh Bupati Sidoarjo Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (11/1/2026).Mereka Adalah Juara 1 Tilawah Dewasa, Juara 1 Tafsir Bhs Inggris, Juara 1 Tafsir Bhs Arab, Juara 1 Murottal Remaja, Juara 1 MHQ1 juz Tilawah, Juara 1 MhQ 20 juz, dan Juara 1 MHQ 30 juz.“Penghargaan ini sengaja kita berikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, kesungguhan, dan dedikasi dalam belajar serta berlatih mereka,” kata Bupati Sidoarjo Subandi. Didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Mochammad Hudori, S.Kom,.M.I.Kom Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasinya. Pencapaian ini sangat membanggakan baginya dan bagi seluruh masyarakat Sidoarjo. Dalam kesempatan yang sama, bupati berpesan agar mereka senantiasa meningkatkan kualitas diri, memperkuat iman dan taqwa, serta menjadi teladan bagi sesame. Selain itu, dipesakan pula agar pengalaman ini selalu dijadikan motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.“Atas nama Pemkab Sidoarjo, saya ucapkan selamat menunaikan ibadah umroh. Semoga ibadahnya berjalan dengan lancar. Jaga kesehatan, laksanakan ibadah dengan khusuk. Selain berdoa yang terbaik bagi diri sendiri, orang tua, dan para guru, serta titip doa terbaik untuk Kabupaten Sidoarjo agar selalu diberkahi, maju, dan sejahtera semua warganya," pesan Subandi.yu/mas
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi melantik dan mengambil sumpah jabatan 260 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (10/1/2026). Pelantikan yang digelar di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo ini mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama hingga pejabat rumah sakit daerah.Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 13 orang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II), 83 orang pada jabatan administrator (eselon III), dan 146 orang pada jabatan pengawas (eselon IV). Selain itu, turut dilantik 18 pejabat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R.T. Notopuro.Bupati Subandi menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari penguatan kinerja birokrasi untuk mempercepat pembangunan daerah. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik bekerja dengan integritas dan menjadikan kepentingan publik sebagai asas utama dalam setiap pengambilan keputusan.“Manfaatkan konektivitas dan teknologi untuk mempercepat layanan, minimal meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Tunjukkan kinerja yang baik,” pesan Subandi.Buoati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) tanpa sekat-sekat kepentingan. Menurutnya, percepatan pembangunan Sidoarjo hanya dapat tercapai melalui kerja keras bersama yang dilandasi empati dan loyalitas.“Tidak boleh ada kotak-kotak. Loyalitas itu penting. Kita titipkan percepatan pembangunan Sidoarjo melalui kolaborasi dan kerja keras bersama,” ujarnya.Subandi mengingatkan seluruh pejabat untuk menjalankan fungsi utama sebagai pelayan publik, memastikan seluruh program dan kegiatan OPD selesai tepat waktu, serta menjaga pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi.Ditambahkannya, pentingnya visi yang jelas dan kerja nyata untuk mewujudkan Sidoarjo berdaya saing dan berkelanjutan dibutuhkan kerjasama seluruh jabatan dimulai dari pelayanan paling dasar, yakni desa, hingga tingkat kabupaten.“Visi misi harus jelas dan diwujudkan dengan kerja nyata, mulai dari pelayanan di desa hingga kabupaten,” pungkasnya. (Dew)
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo- Pengurus KONI Sidoarjo dan Pengurus Cabang Olah raga di Kabupaten Sidoarjo berencana bersilaturahmi dengan Bupati Sidoarjo, Subandi. Itu dilakukan untuk meminta dukungan persiapan Porprov X Tahun 2027. "Bapak Bupati akan memfasilitasi keinginan dari Cabang Olah raga di Sidoarjo," kata Kepala Disporapar Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, Jumat (9/1/2026), usai melakukan rapat dengan pengurus KONI Sidoarjo. Untuk meraih juara pada Porprov X 2027 di Surabaya, Bupati Subandi, disampaikan Yudhi Iriyanto, minta kepada jajaran pengurus KONI dan jajaran pengurus Cabor di Sidoarjo, pada awal 2026 ini, sudah jelas dalam menetapkan agenda kegiatan dan jelas dalam persiapan Porprov X 2027. "Bapak Bupati minta segera melakukan optimalisasi pembinaan, agar kita bisa meraih juara, minimal posisi Runner up," kata Yudhi. Dalam acara silahturahmi yang nanti akan difasilitasi oleh Disporapar Kabupaten Sidoarjo itu, Bupati Subandi, akan memberikan arahan secara langsung, kepada para pengurus Cabor di Sidoarjo. Bupati Subandi ingin para pengurus Cabor, apabila ada permasalahan, tidak kesana-kemari. Tetapi langsung dengan Bupati Sidoarjo. Karena Bupati ingin antara KONI dan pengurus Cabor kompak. Ketua Umum KONI Sidoarjo, Imam Mukri Affandi, mendukung keinginan Bupati Sidoarjo tersebut, supaya yang bersangkutan tahu sendiri keinginan Cabor di Sidoarjo. "Agar kita solid, kompak, satu kata, dalam meraih kemenangan pada Porprov X 2027 mendatang," komentar Imam Mukri, dalam kesempatan itu. Dari catatan KONI Sidoarjo, dalam Porprov IX 2025, tim Cabor Sidoarjo menduduki peringkat ke-3 dengan mengumpulkan 90 medali emas, 87 medali perak dan 118 medali perunggu atau setara dengan 653 poin. Git
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo- Pemkab Sidoarjo berencana membangun kawasan wisata Mangrove. Penataan awal destinasi ekowisata itu dilakukan di wilayah Kecamatan Sedati. Letaknya di wilayah Desa Tambak Cemandi dan Desa Gisik Cemandi yang berada di kawasan pesisir. Tahap awal rencana tersebut dimulai dengan pengembangan jalan menuju kawasan wisata Mangrove tersebut. Saat ini sudah dimulai proses persiapan pembangunan akses jalan menuju kesana.Jalan untuk menuju kawasan wisata Mangrove itu akan ditingkatkan. Panjangnya 2,5 km dari jalan utama. Lahan TNI AL menjadi salah satu lahan jalan yang akan dilewati. Siang tadi, Bupati Sidoarjo H. Subandi mendatangi Komando Daerah Angkatan Laut/Kodaeral V Surabaya, Kamis, (8/1). Tujuannya koordinasi pemanfaataan lahan TNI AL tersebut untuk kepentingan jalan menuju kawasan wisata Mangrove. Kedatangan bupati bersama Kepala Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Sidoarjo, M. Bachruni Aryawan serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sidoarjo Chusnul Inayah serta Kabag Hukum Setda Sidoarjo Komang Rai Warmawan diterima oleh Dankodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto bersama Wadan Kodaeral V Brigjen TNI (Mar) Suwandi.Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan wilayah pesisir di Kecamatan Sedati akan dibangun kawasan wisata hutan bakau. Saat ini Pemkab Sidoarjo sedang menyiapkan akses jalan untuk menuju kesana. Jalan untuk menuju kawasan wisata Mangrove akan dibangun. Lebar jalan nantinya mencapai 25 meter dengan panjang 2,5 km. Namun akses jalan menuju kesana sebagaian milik TNI AL. Oleh karenanya ia mendatangi Kodaeral V Surabaya.“Rencana kami nanti ada wisata mangrove di wilayah Timur, jadi nanti yang kita butuhkan hanya sekitar 20 kali 120 meter (lahan TNI AL) untuk akses jalan,” ucap bupati kepada seluruh pejabat Kodaeral V Surabaya. Dankodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto menyambut baik rencana pembangunan kawasan wisata Mangrove tersebut. Ia meminta rencana pemanfaatan lahan TNI AL untuk akses jalan menuju kawasan wisata Mangrove dapat dibicarakan lebih lanjut dengan Aslog Dankodaeral V Kolonel Laut (T) Insaf Setya Budhi.“Untuk rencana jangka panjang untuk Mangrove dapat dibicarakan kembali dengan Aslog,”ucapnya. Kepala Dinas Perkim CKTR Sidoarjo, M. Bachruni Aryawan mengatakan penataan awal kawasan wisata Mangrove dilakukan di wilayah pesisir Desa Tambak Cemandi dan Desa Gisik Cemandi. Setelah itu akan diperluas sampai kepesisir Selatan Sidoarjo. Mulai dari wilayah pesisir Kecamatan Sedati sampai Kecamatan Jabon. Panjangnya mencapai 33 km dengan luas 1 km. “Luas wisata Mangrove kurang lebih 1 kilometer dengan panjang pantai 33 kilometer mulai dari pesisir Sedati sampai didaerah Jabon nantinya,” ucapnya. Git
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, dan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing memimpin langsung panen raya jagung kuartal I tahun 2026 di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kamis (8/1/2026). Panen raya jagung ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.Kegiatan yang digelar di atas lahan seluas satu hektare ini berhasil memanen sekitar tiga ton jagung. Panen serentak yang dilakukan di Jawa Timur pada kuartal I akan ada di 30 titik dengan luas keseluruhan 319,73 hektare (produktif, perhutanan, LBS dan pesantren) dan estimasi panen sebanyak 2.174,16 ton.Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, TNI, Bulog, dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi mewujudkan ketahanan pangan di wilayah kami,” tuturnya.Panen yang dilaksanakan secara simbolis ini juga menandai keberhasilan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kelompok tani setempat. Kombes Pol Ari Wibowo, Karo SDM Polda Jawa Timur, mengungkapkan bahwa lahan yang dipanen hari ini merupakan hasil dari program pertanian kolaboratif yang telah direncanakan sejak beberapa bulan lalu.“Estimasi hasil panen mencapai tiga ton jagung. Hasil ini akan didistribusikan ke berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat cadangan pangan nasional,” terang Ari.Lebih lanjut, Ari menekankan pentingnya siklus pertanian berkelanjutan. Setelah panen, lahan akan segera dipersiapkan untuk musim tanam berikutnya guna memastikan pasokan pangan tetap stabil sepanjang tahun.Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menambahkan bahwa jagung hasil panen akan diserap oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) setelah melalui proses pengeringan terlebih dahulu. Menurutnya, kolaborasi antara Polresta Sidoarjo, Kodim 0816/Sidoarjo, pemerintah daerah, dan petani lokal menjadi kunci keberhasilan program ini.“Ini bukan sekadar panen biasa, tapi wujud nyata dari komitmen bersama menjaga stabilitas pangan nasional. Kami akan terus dorong agar kegiatan serupa berlangsung berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” tandas Christian.Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Pemkab Sidoarjo berharap program ketahanan pangan ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat kedaulatan pangan di tingkat lokal maupun nasional. (Son)
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mematangkan penyusunan masterplan penataan kota sebagai landasan penanganan banjir yang terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan. Langkah strategis ini ditegaskan oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, saat menghadiri pemaparan masterplan di Opsroom Setda Kabupaten Sidoarjo, Selasa (6/1/2026).Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Fenny Apridawati, Kepala Bappeda M. Ainur Rahman, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Muhammad Makhmud, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta tim ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).Dalam pemaparannya, tim penyusun mengusung tema besar "Menuju Sidoarjo yang SERASI" (Sentosa, Ekologis, Resilien, Aksesibel, Sinergis, dan ber-Identitas). Tema ini menjadi kompas pembangunan Kabupaten Sidoarjo, khususnya dalam aspek penataan ruang dan pengendalian banjir yang selaras dengan RTRW 2024–2044 serta RPJPD 2025–2045.Bupati Subandi menekankan bahwa sebagai wilayah "Kota Delta", Sidoarjo memiliki tantangan geografis yang unik."Sidoarjo ini letaknya paling timur dengan banyak sungai afvoer. Kita harus waspada karena banjir di sini tidak hanya berasal dari luapan sungai, tetapi juga dipengaruhi oleh air laut pasang atau rob," jelas Subandi.Subandi mengakui bahwa penanganan banjir membutuhkan dana yang besar, sementara anggaran daerah saat ini masih terbatas di angka Rp5,8 miliar. Oleh karena itu, masterplan ini menjadi instrumen krusial untuk menentukan skala prioritas."Ibarat mengobati orang sakit, kita harus diagnosis dulu penyebabnya melalui masterplan ini. Dengan pemetaan yang detail, kita bisa menentukan titik mana yang harus ditangani setiap tahunnya sesuai dengan kemampuan anggaran kita," tambahnya.Beberapa wilayah yang menjadi perhatian khusus meliputi: Kawasan Langganan Banjir: Tanggulangin, Candi, dan Waru. Kawasan Perkotaan: Fokus pada normalisasi saluran yang kini banyak terhimpit bangunan liar di sisi kanan dan kiri.Bupati Subandi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk tidak berpangku tangan. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab penataan kota adalah kerja kolektif."Semua stakeholder harus terlibat dalam penanganan ini. Dengan adanya grand design ini, kita punya tahapan yang jelas. Harapannya, ada perubahan nyata yang dirasakan masyarakat dari tahun ke tahun," tegasnya.Sebagai informasi, Masterplan Penataan Kota Sidoarjo mencakup empat sektor intervensi utama : Sistem Drainase dan Pengendalian Banjir, Rehabilitasi Infrastruktur Jalan, Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan (Sekolah), Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH).Melalui integrasi keempat sektor tersebut, Pemkab Sidoarjo berupaya mewujudkan kota yang tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga bertumbuh dalam harmoni lingkungan. (Mar/mas)
Selengkapnya
KOMINFO,Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Subandi meminta semua kepala OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah. Supaya PAD (Pendapatan Asli Daerah) Sidoarjo bisa terus meningkat. Sejauh ini, kinerja Pemkab Sidoarjo sudah bagus. Buktinya, capaian PAD tahun 2025 sampai melebihi target. Dari target Rp. 2 triliun 691 milyar, terealisasi sebesar Rp. 2 triliun 721 milyar. “Keberhasilan itu kami harap bisa ditingkatkan. Caranya, dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada,” kata Bupati Subandi, Senin (5/1/2026). Selain dari pajak daerah, sektor retribusi daerah diharapkannya juga dapat menyumbang angka yang cukup besar bagi PAD Kabupaten Sidoarjo. Semisal keberadaan retribusi parkir yang saat ini dikelola sendiri oleh Pemkab Sidoarjo.Bupati H. Subandi menyampaikan target PAD Kabupaten Sidoarjo sudah terpenuhi. Meski begitu pendapatan dari sektor retribusi daerah masih memerlukan perhatian. Salah satunya dari retribusi parkir yang menurutnya masih belum maksimal.“Dari Dishub, pendapatan parkirkan belum maksimal, mohon terus dimaksimalkan. Demikian juga beberapa dinas lain, kami harap bisa lebih maksimal,” ujar bupati kepada kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo dalam rapat rutin coffee morning di kantor Setda Sidoarjo, Senin, (5/1/2026). Bupati H. Subandi meminta pengelolaan parkir dilakukan dengan baik lagi. Digitalisasi parkir diharapkan dapat diterapkan. Pembayaran parkir dimintanya tidak manual. Namun dilakukan secara digital melalui pembayaran online. Dengan sistem tersebut ia yakin retribusi daerah lewat retribusi parkir dapat meningkat.“Coba dikoreksi ulang (pembayaran parkir) biar kita tidak memakai karcis manual karena saya ingin memaksimalkan pendapatan retribusi yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Budi Basuki mengatakan penerapan digitalisasi parkir tengah disiapkan. Nantinya pembayaran digital akan diterapkan. Pengguna layanan parkir dapat melakukan pembayaran parkir lewat QRIS. “Ini lagi kita siapkan pembayaran elektronik melalui QRIS,”ucapnya.Ia mengatakan penerapan pembayaran non tunai dilakukan untuk meningkatkan transparansi. Lewat modernisasi pengelolaan retribusi parkir tersebut diharapkannya PAD Kabupaten Sidoarjo akan meningkat. Ia sendiri optimis target retribusi parkir tahun ini sebesar Rp. 13,5 milyar dapat tercapai.“Tahun ini sudah dikelola Dishub, mudah-mudahan target retribusi parkir tercapai,” ucapnya.Budi Basuki mengatakan per 1 Januari 2026 kemarin pengelolaan parkir sudah lakukan Dishub Sidoarjo. Pemungutan retribusi parkir juga sudah dilakukan sejak Kamis kemarin. Dirinya menggandeng juru parkir yang sudah ada sebagai mitra. Ada sekitar 200 lebih juru parkir dengan 200 titik parkir yang dikelola.“Penerimaan retribusi parkir yang kita peroleh Kamis kemarin sudah kita setor ke rekening bendahara penerimaan Dishub sebanyak Rp. 25 juta 212 ribu tanggal 2 Jumat kemarin,”ucapnya. Git
Selengkapnya
Ayo Cek KLIK Sebelum Konsumsi Obat dan Makanan!Keamanan obat dan makanan yang kita konsumsi adalah tanggung jawab bersama. Setiap hari, berbagai produk beredar di pasaran, namun tidak semuanya aman dan sesuai ketentuan. Untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko produk berbahaya, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan Cek KLIK sebelum membeli dan mengkonsumsi obat maupun makanan.Cek KLIK adalah langkah sederhana namun penting: Kemasan: Pastikan kemasan dalam kondisi baik, tidak rusak, bocor, penyok, atau berkarat. Label: Baca label dengan teliti, termasuk komposisi, aturan pakai, dan peringatan. Izin Edar: Pastikan produk memiliki izin edar resmi dari BPOM. Kedaluwarsa: Periksa tanggal kedaluwarsa dan pastikan produk masih layak konsumsi. Dengan membiasakan Cek KLIK, masyarakat dapat terhindar dari obat dan makanan ilegal, palsu, atau mengandung bahan berbahaya yang dapat mengancam kesehatan. Ingat, satu langkah kecil sebelum membeli dapat memberikan perlindungan besar bagi diri sendiri dan orang-orang tercinta. Cerdas memilih, aman mengkonsumsi. Cek KLIK sebelum membeli, demi kesehatan hari ini dan masa depan.
Selengkapnya2.12.2025
2.12.2025
12.11.2025
28.10.2025
14.10.2025
9.10.2025
29.09.2025
17.09.2025
16.09.2025
8.09.2025
4.09.2025
3.09.2025
30.07.2025
23.07.2025
23.07.2025
17.07.2025
10.07.2025
10.07.2025
7.07.2025
7.07.2025
4.07.2025
12.06.2025
12.06.2025
19.05.2025
24.04.2025
11.04.2025
19.03.2025
17.03.2025
28.02.2025
26.02.2025
17.02.2025
3.02.2025
3.02.2025
23.01.2025
23.01.2025
20.01.2025
17.12.2024
13.12.2024
13.12.2024
19.11.2024
17.10.2024
17.10.2024
2.10.2024
17.09.2024
9.09.2024
30.08.2024
27.08.2024
25.07.2024
11.07.2024
27.05.2024
8.05.2024
1.04.2024
28.02.2024
25.01.2024
21.01.2024
18.01.2024
15.01.2024
10.01.2024
9.01.2024
9.01.2024
2.01.2024
22.12.2023
18.12.2023
3.12.2023
24.11.2023
20.11.2023
13.11.2023
9.11.2023
27.10.2023
10.10.2023
3.10.2023
13.09.2023
25.08.2023
22.08.2023
22.08.2023
26.07.2023
24.07.2023
28.06.2023
9.01.2026 - 31.01.2026
8.01.2026 - 15.01.2026
15.01.2026 - 22.01.2026
8.01.2026 - 11.01.2026
6.01.2026 - 25.01.2026
6.01.2026 - 11.01.2026
21.12.2025 - 28.12.2025
18.12.2025 - 21.12.2025
18.12.2025 - 22.01.2026
16.12.2025 - 18.12.2025
15.12.2025 - 16.12.2025
1.12.2025 - 15.12.2025
19.12.2025 - 20.12.2025
24.10.2025 - 28.10.2025
22.09.2025 - 19.10.2025
2.11.2025 - 2.11.2025
15.09.2025 - 12.10.2025
9.09.2025 - 14.10.2025
3.09.2025 - 4.09.2025
4.09.2025 - 30.09.2025
10.06.2025 - 17.06.2025
10.06.2025 - 24.06.2025
5.06.2025 - 16.06.2025
4.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
2.06.2025 - 5.06.2025
27.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 3.06.2025
23.05.2025 - 2.06.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 26.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
19.05.2025 - 25.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
13.05.2025 - 20.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
15.05.2025 - 16.05.2025
14.05.2025 - 24.05.2025
9.05.2025 - 22.05.2025
9.05.2025 - 11.05.2025
9.05.2025 - 9.06.2025
8.05.2025 - 15.05.2025
8.05.2025 - 19.05.2025
5.05.2025 - 11.05.2025
5.05.2025 - 20.05.2025
5.05.2025 - 24.05.2025
23.04.2025 - 2.05.2025
21.04.2025 - 28.04.2025
17.03.2025 - 10.04.2025
14.03.2025 - 17.03.2025
14.03.2025 - 16.03.2025
12.03.2025 - 13.03.2025
12.03.2025 - 20.03.2025
11.03.2025 - 16.03.2025
10.03.2025 - 13.03.2025
7.03.2025 - 9.03.2025
6.03.2025 - 24.03.2025
6.03.2025 - 11.03.2025
8.03.2025 - 23.03.2025
3.03.2025 - 17.03.2025
1.03.2025 - 20.03.2025
27.02.2025 - 26.03.2025
24.02.2025 - 24.03.2025
24.02.2025 - 24.02.2025
23.02.2025 - 26.02.2025
8.03.2025 - 22.03.2025
21.02.2025 - 23.02.2025
19.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 27.02.2025
18.02.2025 - 28.02.2025
28.02.2025 - 28.02.2025
14.02.2025 - 26.02.2025
14.02.2025 - 28.02.2025
13.02.2025 - 23.02.2025
10.02.2025 - 12.03.2025
10.02.2025 - 11.02.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 23.02.2025
5.02.2025 - 5.03.2025
5.02.2025 - 22.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
3.02.2025 - 8.02.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
30.01.2025 - 28.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 22.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
17.01.2025 - 22.01.2025
20.01.2025 - 25.01.2025
24.01.2025 - 26.02.2025
20.01.2025 - 27.02.2025
9.01.2025 - 22.02.2025
8.01.2025 - 8.02.2025
7.01.2025 - 11.02.2025
7.01.2025 - 7.02.2025
7.01.2025 - 28.01.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
3.01.2025 - 23.01.2025
3.01.2025 - 3.02.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
31.12.2024 - 31.01.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
27.12.2024 - 27.01.2025
25.12.2024 - 29.12.2024
19.12.2024 - 27.12.2024
19.12.2024 - 19.01.2025
19.12.2024 - 19.01.2025
18.12.2024 - 24.12.2024
17.12.2024 - 17.01.2025
17.12.2024 - 23.12.2024
13.12.2024 - 15.12.2024
15.12.2024 - 21.12.2024
4.12.2024 - 5.12.2024
29.11.2024 - 3.12.2024
1.12.2024 - 28.03.2025
1.12.2024 - 15.12.2024
29.11.2024 - 1.12.2024
2.12.2024 - 8.12.2024
30.11.2024 - 1.12.2024
28.11.2024 - 29.11.2024
27.11.2024 - 30.11.2024
26.11.2024 - 28.11.2024
24.11.2024 - 25.11.2024
21.11.2024 - 21.11.2024
22.11.2024 - 24.11.2024
29.11.2024 - 4.12.2024
21.11.2024 - 26.12.2024
20.11.2024 - 20.12.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
14.11.2024 - 22.12.2024
13.11.2024 - 15.11.2024
13.11.2024 - 17.11.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
13.11.2024 - 14.11.2024
14.11.2024 - 14.11.2024
5.11.2024 - 5.11.2024
1.11.2024 - 3.11.2024
31.10.2024 - 1.11.2024
30.10.2024 - 30.11.2024
3.11.2024 - 3.11.2024
29.10.2024 - 29.11.2024
25.10.2024 - 27.10.2024
31.10.2024 - 8.11.2024
28.10.2024 - 1.11.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
26.10.2024 - 27.10.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
14.10.2024 - 14.11.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
9.10.2024 - 11.10.2024
8.10.2024 - 25.10.2024
2.10.2024 - 30.10.2024
2.10.2024 - 8.10.2024
1.10.2024 - 1.11.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 30.09.2024
30.09.2024 - 2.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
27.09.2024 - 27.10.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
23.09.2024 - 23.10.2024
20.09.2024 - 22.09.2024
19.09.2024 - 24.09.2024
31.12.2024 - 31.12.2024
18.09.2024 - 22.09.2024
18.09.2024 - 18.09.2024
13.09.2024 - 14.09.2024
13.09.2024 - 20.09.2024
11.09.2024 - 22.09.2024
10.09.2024 - 12.09.2024
10.09.2024 - 11.09.2024
8.09.2024 - 9.09.2024
6.09.2024 - 8.09.2024
5.09.2024 - 6.09.2024
4.09.2024 - 5.09.2024
30.08.2024 - 1.09.2024
29.08.2024 - 1.09.2024
2.09.2024 - 25.09.2024
1.09.2024 - 3.09.2024
26.08.2024 - 28.08.2024
27.08.2024 - 1.09.2024
6.09.2024 - 15.09.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
23.08.2024 - 25.08.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
26.08.2024 - 1.09.2024
23.08.2024 - 23.08.2024
20.08.2024 - 8.09.2024
14.08.2024 - 16.08.2024
13.08.2024 - 14.08.2024
9.08.2024 - 11.08.2024
12.08.2024 - 21.08.2024
10.08.2024 - 12.08.2024
9.08.2024 - 14.08.2024
7.08.2024 - 9.08.2024
7.08.2024 - 7.08.2024
12.08.2024 - 17.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 3.08.2024
1.08.2024 - 18.08.2024
31.07.2024 - 8.08.2024
30.07.2024 - 15.08.2024
30.07.2024 - 21.08.2024
26.07.2024 - 28.07.2024
24.07.2024 - 26.07.2024
29.07.2024 - 29.07.2024
25.07.2024 - 28.07.2024
19.07.2024 - 23.07.2024
18.07.2024 - 21.07.2024
16.07.2024 - 25.07.2024
16.07.2024 - 16.07.2024
28.07.2024 - 1.08.2024
15.07.2024 - 30.07.2024
16.07.2024 - 31.07.2024
17.07.2024 - 1.08.2024
11.07.2024 - 12.07.2024
11.07.2024 - 19.07.2024
10.07.2024 - 31.12.2024
13.07.2024 - 16.07.2024
5.07.2024 - 14.07.2024
1.07.2024 - 28.10.2024
28.06.2024 - 30.06.2024
27.06.2024 - 28.06.2024
24.06.2024 - 25.06.2024
20.06.2024 - 23.06.2024
21.06.2024 - 24.06.2024
21.06.2024 - 23.06.2024
24.06.2024 - 29.06.2024
13.06.2024 - 14.06.2024
12.06.2024 - 18.06.2024
11.08.2024 - 11.08.2024
10.06.2024 - 11.06.2024
6.06.2024 - 8.06.2024
20.03.2024 - 20.03.2024
4.06.2024 - 27.09.2024
3.06.2024 - 7.06.2024
3.06.2024 - 30.06.2024
2.06.2024 - 3.06.2024
3.06.2024 - 14.06.2024
31.05.2024 - 10.06.2024
1.06.2024 - 6.06.2024
29.05.2024 - 30.05.2024
30.05.2024 - 9.06.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
17.05.2024 - 19.05.2024
14.05.2024 - 16.05.2024
14.05.2024 - 19.05.2024
13.05.2024 - 15.05.2024
13.05.2024 - 30.06.2024
13.05.2024 - 31.07.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
8.05.2024 - 1.12.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
3.05.2024 - 1.07.2024
30.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
28.04.2024 - 29.04.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.04.2024 - 30.04.2024
25.04.2024 - 11.05.2024
22.04.2024 - 5.05.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
23.04.2024 - 25.04.2024
14.04.2024 - 14.05.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
20.04.2024 - 24.04.2024
14.05.2024 - 15.05.2024
5.04.2024 - 7.04.2024
13.04.2024 - 14.04.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.03.2024 - 28.03.2024
27.03.2024 - 31.03.2024
23.03.2024 - 25.03.2024
24.03.2024 - 26.03.2024
25.03.2024 - 26.03.2024
22.03.2024 - 25.03.2024
21.03.2024 - 31.03.2024
17.03.2024 - 2.04.2024
22.03.2024 - 6.04.2024
19.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 31.03.2024
16.03.2024 - 19.03.2024
18.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 19.03.2024
6.03.2024 - 26.03.2024
7.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 6.04.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
5.03.2024 - 7.03.2024
1.02.2024 - 1.02.2024
4.03.2024 - 4.03.2024
4.03.2024 - 8.03.2024
27.02.2024 - 28.02.2024
2.03.2024 - 8.03.2024
29.02.2024 - 1.03.2024
23.02.2024 - 25.02.2024
24.02.2024 - 9.03.2024
23.02.2024 - 27.02.2024
21.02.2024 - 26.02.2024
24.02.2024 - 24.02.2024
29.02.2024 - 4.03.2024
19.02.2024 - 25.02.2024
19.02.2024 - 20.02.2024
20.02.2024 - 20.02.2024
21.02.2024 - 22.02.2024
16.02.2024 - 16.02.2024
12.02.2024 - 8.04.2024
12.02.2024 - 20.02.2024
1.02.2024 - 7.03.2024
5.02.2024 - 7.02.2024
2.02.2024 - 8.02.2024
2.02.2024 - 17.02.2024
1.02.2024 - 24.02.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
30.01.2024 - 7.02.2024
26.01.2024 - 26.01.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
26.01.2024 - 27.01.2024
24.01.2024 - 24.01.2024
23.01.2024 - 4.02.2024
17.01.2024 - 17.02.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
13.01.2024 - 21.01.2024
20.01.2024 - 21.01.2024
22.01.2024 - 23.01.2024
12.01.2024 - 14.01.2024
11.01.2024 - 25.02.2024
11.01.2024 - 12.01.2024
10.01.2024 - 8.02.2024
5.01.2024 - 7.01.2024
29.12.2023 - 29.01.2024
28.12.2023 - 30.12.2023
22.12.2023 - 31.12.2023
22.12.2023 - 24.12.2023
30.11.2023 - 20.01.2024
11.12.2023 - 12.12.2023
30.11.2023 - 3.12.2023
10.11.2023 - 12.11.2023
8.11.2023 - 10.11.2023
8.11.2023 - 9.11.2023
3.11.2023 - 5.11.2023
9.11.2023 - 10.11.2023
29.10.2023 - 1.11.2023
27.10.2023 - 22.11.2023
23.10.2023 - 5.11.2023
23.10.2023 - 29.11.2023
20.10.2023 - 21.10.2023
17.10.2023 - 29.10.2023
16.10.2023 - 22.10.2023
11.08.2023 - 11.08.2023
16.09.2023 - 17.09.2023
19.06.2023 - 18.07.2023
30.06.2023 - 30.06.2023
1.07.2023 - 2.07.2023
Visitors : 908084