Berita

12 Jan 2026

Bupati Sidoarjo Resmikan RS. Mitra Keluarga Sidoarjo, Berkapasitas 100 Bed

KOMINFO,Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, meresmikan RS. Mitra Keluarga Sidoarjo yang berlokasi di Jalan K.H. Ali Mas’ud, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Senin (12/1/2026). Peresmian dilakukan secara simbolis dengan prosesi pengguntingan pita sebagai tanda peresmian. Peresmian tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat akses dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo.Dalam sambutannya, Subandi menyampaikan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara adil dan merata. “Dengan bertambahnya fasilitas kesehatan seperti RS. Mitra Keluarga ini, masyarakat Sidoarjo akan semakin terbantu dalam memperoleh layanan kesehatan yang cepat, professional, dan manusiawi,” ujarnya.Ia juga berharap RS. Mitra Keluarga Sidoarjo dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci terwujudnya pelayanan kesehatan yang optimal. “Pelayanan harus diutamakan. Jika ada pasien yang membutuhkan penanganan segera, layani terlebih dahulu, administrasi bisa menyusul. Jangan sampai prosedur menghambat keselamatan pasien,” tegasnya.Direktur Regional RS. Mitra Keluarga, dr. Sri Mawarti, M.M, menyampaikan bahwa Mitra Keluarga Sidoarjo merupakan rumah sakit ke-22 dalam jaringan Mitra Keluarga dan bertepatan dengan peringatan ulang tahun Mitra Keluarga ke-37. “Kami berkomitmen penuh untuk memberikan layanan kesehatan yang bermutu tinggi dan berorientasi pada keselamatan pasien, serta teknologi dan kompetensi unggulan. Kehadiran rumah sakit ini bukan hanya menambah fasilitas kesehatan yang ada, tetapi memberikan nilai dan harapan baru bagi masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya. Saat ini dengan hadirnya Mitra Keluarga Sidoarjo, maka 90% dari seluruh karyawan Mitra Keluarga Sidoarjo adalah warga dari Sidoarjo,” ujarnya.Rumah Sakit Mitra Keluarga Sidoarjo dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektare. Rumah sakit ini memiliki kapasitas 100 tempat tidur untuk kelas I, II, III, dan eksekutif. Rumah sakit tersebut didukung berbagai layanan spesialis, antara lain spesialis anak, obstetri dan ginekologi (kandungan), penyakit dalam, saraf, jantung, dan bedah. Selain itu, RS. Mitra Keluarga Sidoarjo juga memiliki sejumlah layanan unggulan (center of excellence), seperti Orthopedic Center, Woman and Children Center, serta Neurovascular Center.Subandi berharap rumah sakit ini dapat melayani dengan baik untuk pasien umum, asuransi perusahaan, BPJS Kesehatan, maupun BPJS Ketenagakerjaan. (Mar)

Selengkapnya
12 Jan 2026

Ribuan ASN Sidoarjo Teguhkan Komitmen Bangun Daerah pada Apel Akbar 2026

KOMINFO Sidoarjo – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengikuti apel akbar yang digelar di Parkir Timur GOR Sidoarjo pada Senin (12/1/2026). Apel ini dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, dan dihadiri oleh seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).Kegiatan ini diselenggarakan sebagai momentum untuk meneguhkan kembali komitmen para ASN dalam membangun Kabupaten Sidoarjo menjadi lebih baik ke depannya.Dalam sambutannya, Bupati H. Subandi menyampaikan bahwa apel akbar ini merupakan tanda dimulainya langkah baru di tahun 2026. Ia menekankan pentingnya memperkuat persatuan dan memberikan karya terbaik bagi bangsa, khususnya bagi masyarakat Sidoarjo."Sebagai ASN, kita adalah pelayan publik. Tugas kita bukan sekadar menjalankan rutinitas, melainkan menghadirkan solusi, inovasi, dan pelayanan prima bagi masyarakat. Ingatlah, setiap senyum warga yang terlayani dengan baik adalah pahala sekaligus prestasi kita bersama," ujar Subandi.Bupati juga meminta agar tahun ini dijadikan momentum untuk meningkatkan disiplin dan etos kerja melalui semangat kebersamaan. Target utamanya adalah menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.Lebih lanjut, Subandi mengingatkan bahwa ASN Sidoarjo harus menjadi garda terdepan pembawa perubahan. Menurutnya, bekerja tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga harus disertai dengan hati dan empati yang tinggi."Sidoarjo adalah rumah kita. Kekuatan terbesar ASN adalah kebersamaan. Kita harus mampu membangun budaya kerja yang berintegritas agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin kokoh," tambahnya.Terkait dinamika organisasi, Bupati menjelaskan bahwa pelantikan pejabat yang baru saja dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo merupakan bagian dari rotasi pegawai berbasis kompetensi. Hal ini dilakukan untuk terus memacu kinerja ASN di berbagai lini.Subandi menegaskan bahwa rotasi tersebut adalah wujud nyata penerapan sistem merit yang adil dan transparan, di mana promosi dan penempatan jabatan didasarkan pada kualifikasi serta kinerja. Langkah ini telah sesuai dengan prinsip-prinsip yang diatur dalam UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta apel untuk memegang teguh prinsip kerja nyata. "Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak seluruh ASN Kabupaten Sidoarjo untuk meneguhkan tekad: bekerja dengan ikhlas, berkarya dengan tuntas, serta senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan," pungkasnya. (git/mas)

Selengkapnya
11 Jan 2026

Bupati Sidoarjo Pastikan Jembatan Banjarsari Aman dan Nyaman Dilewati

KOMINFO,Sidoarjo – Proyek pembangunan Jembatan Banjarsari di Kecamatan Buduran telah rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2025. Jembatan yang mulai dikerjakan sejak pertengahan Oktober 2025 tersebut kini telah dibuka dan dapat dilalui oleh berbagai jenis kendaraan.Meskipun sudah beroperasi, proses perapian sisa pekerjaan terus berjalan. Jembatan ini juga masih berada dalam masa pemeliharaan selama enam bulan di bawah tanggung jawab kontraktor pelaksana.Bupati Sidoarjo, H. Subandi, turun langsung untuk memastikan kondisi jembatan aman bagimasyarakat pada Minggu (11/1). Dalam tinjauan tersebut, Bupati meminta pihak kontraktor segera merespons setiap keluhan terkait kerusakan kecil, seperti keretakan aspal pada sambungan antara jalan dan badan jembatan.“Beberapa waktu lalu saya menerima aduan masyarakat terkait adanya keretakan di bagian jembatan ini,” ujar Bupati Subandi saat mengonfirmasi hal tersebut kepada kontraktor pelaksana di lokasi.Menanggapi hal itu, Afif, selaku kontraktor pelaksana pembangunan Jembatan Banjarsari, mengakui adanya keretakan tipis pada lapisan aspal dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan. Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan ke depan.“Betul, saat ini masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan terhitung sejak kontrak berakhir. Selama periode ini, segala bentuk kerusakan menjadi tanggung jawab kami sepenuhnya untuk diperbaiki,” jelas Afif.Rampung Tepat WaktuAfif menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Banjarsari memakan waktu 75 hari kalender, terhitung sejak 15 Oktober hingga 30 Desember 2025. Ia memastikan pengerjaan tuntas sesuai target tanpa ada keterlambatan.“Seluruh pekerjaan selesai tepat waktu sesuai masa kontrak pada 30 Desember kemarin. Saat ini agenda kami tinggal melakukan perapian dan penyempurnaan di beberapa titik kecil saja agar hasilnya maksimal,” pungkasnya. (Git/mas)

Selengkapnya
11 Jan 2026

Pemkab Sidoarjo Perbaiki Empat Rumah Tak Layak Huni

KOMINFO,Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus bergerak cepat menuntaskan masalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Terbaru, Bupati Sidoarjo H. Subandi menargetkan perbaikan empat unit RTLH di tiga kecamatan berbeda rampung pada Januari ini."Januari ini saja sudah ada 10 RTLH yang kami perbaiki. Hari ini saya cek lagi empat rumah di tiga kecamatan untuk segera dieksekusi," ujar Subandi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Minggu (11/1/2026).Empat rumah yang menjadi sasaran perbaikan tersebut tersebar di Desa Ketimang (Kecamatan Wonoayu), Desa Tropodo dan Kelurahan Krian (Kecamatan Krian), serta Desa Sawohan (Kecamatan Buduran).Salah satu rumah yang dikunjungi Subandi adalah milik Siswanto di Desa Ketimang. Kondisinya cukup memprihatinkan; atap ruang tamu jebol dan lantai rumah lebih rendah dari jalan sehingga sering terendam banjir saat hujan."Nanti perbaikannya meliputi atap, peninggian lantai agar tidak banjir, dan kamar mandi juga akan kita perbaiki," tegas Subandi.Subandi yang didampingi Wakil Ketua 4 Baznas Sidoarjo, Ilhamuddin, meminta proses pengerjaan dilakukan secepat mungkin. Ia tak ingin warga merasa was-was saat hujan deras melanda."Saya minta diusahakan bulan ini ya, karena atapnya sudah tidak ada. Kasihan warga kalau hujan," perintahnya kepada pihak Baznas.Nurcholis (58), warga Dusun Klagen, Desa Tropodo mengaku rumah yang dibangun sejak 1977 itu belum pernah diperbaiki sama sekali. Akibatnya, struktur bangunan sudah rapuh dimakan usia."Kerusakan paling parah di bagian tengah sampai belakang. Saya terpaksa tidur di ruang tamu karena hanya itu bagian yang masih bisa ditempati," kata Nurcholis.Sementara itu, Makrifa, istri dari Siswanto, mengaku sangat bersyukur atas bantuan ini. Selama ini ia hanya bisa pasrah karena penghasilan suaminya sebagai cleaning service hanya cukup untuk kebutuhan makan."Mboten wonten arto (tidak ada uang), suami kerja cleaning service. Saya hanya ingin segera diperbaiki supaya anak saya tidak kehujanan lagi," ucap Makrifa dengan nada haru.Dalam sidak tersebut, Bupati Subandi juga menyalurkan bantuan beras kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi. Program bedah rumah ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Sidoarjo dengan Baznas Sidoarjo.Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini tinggal di hunian yang membahayakan keselamatan.(git/afr/yu/mas)

Selengkapnya
11 Jan 2026

Tujuh Orang Juara MTQ Jawa Timur asal Sidoarjo Dapat Bonus Umroh dari Pemkab Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberikan penghargaan yang luar biasa kepada para kafilah yang telah meraih juara pertama pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Jawa Timur.  Tujuh orang  kafilah asal Sidoarjo diberangkatkan umroh oleh Pemkab Sidoarjo. Keberangkatan mereka dilepas langsung oleh Bupati Sidoarjo Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (11/1/2026).Mereka Adalah Juara  1 Tilawah Dewasa, Juara 1 Tafsir Bhs Inggris, Juara 1 Tafsir Bhs Arab, ⁠Juara 1 Murottal Remaja, Juara 1 MHQ1 juz Tilawah, Juara 1 MhQ 20 juz, dan Juara 1 MHQ 30 juz.“Penghargaan ini sengaja kita berikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, kesungguhan, dan dedikasi dalam belajar serta berlatih mereka,” kata Bupati Sidoarjo Subandi. Didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah  Mochammad Hudori, S.Kom,.M.I.Kom Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasinya. Pencapaian ini sangat membanggakan baginya dan bagi seluruh masyarakat Sidoarjo. Dalam kesempatan yang sama, bupati berpesan agar mereka senantiasa meningkatkan kualitas diri, memperkuat iman dan taqwa, serta menjadi teladan bagi sesame. Selain itu, dipesakan pula agar pengalaman ini selalu dijadikan motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.“Atas nama Pemkab Sidoarjo, saya ucapkan  selamat menunaikan ibadah umroh. Semoga ibadahnya berjalan dengan lancar. Jaga kesehatan, laksanakan ibadah dengan khusuk. Selain berdoa yang terbaik bagi diri sendiri, orang tua, dan para guru,  serta titip doa terbaik untuk Kabupaten Sidoarjo agar selalu diberkahi, maju, dan sejahtera semua warganya," pesan Subandi.yu/mas

Selengkapnya
10 Jan 2026

Bupati Sidoarjo Lantik 260 Pejabat, Tekankan Integritas dan Percepatan Pembangunan

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi melantik dan mengambil sumpah jabatan 260 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (10/1/2026). Pelantikan yang digelar di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo ini mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama hingga pejabat rumah sakit daerah.Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 13 orang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II), 83 orang pada jabatan administrator (eselon III), dan 146 orang pada jabatan pengawas (eselon IV). Selain itu, turut dilantik 18 pejabat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R.T. Notopuro.Bupati Subandi menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari penguatan kinerja birokrasi untuk mempercepat pembangunan daerah. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik bekerja dengan integritas dan menjadikan kepentingan publik sebagai asas utama dalam setiap pengambilan keputusan.“Manfaatkan konektivitas dan teknologi untuk mempercepat layanan, minimal meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Tunjukkan kinerja yang baik,” pesan Subandi.Buoati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) tanpa sekat-sekat kepentingan. Menurutnya, percepatan pembangunan Sidoarjo hanya dapat tercapai melalui kerja keras bersama yang dilandasi empati dan loyalitas.“Tidak boleh ada kotak-kotak. Loyalitas itu penting. Kita titipkan percepatan pembangunan Sidoarjo melalui kolaborasi dan kerja keras bersama,” ujarnya.Subandi mengingatkan seluruh pejabat untuk menjalankan fungsi utama sebagai pelayan publik, memastikan seluruh program dan kegiatan OPD selesai tepat waktu, serta menjaga pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi.Ditambahkannya, pentingnya visi yang jelas dan kerja nyata untuk mewujudkan Sidoarjo berdaya saing dan berkelanjutan dibutuhkan kerjasama seluruh jabatan dimulai dari pelayanan paling dasar, yakni desa, hingga tingkat kabupaten.“Visi misi harus jelas dan diwujudkan dengan kerja nyata, mulai dari pelayanan di desa hingga kabupaten,” pungkasnya. (Dew)

Selengkapnya
9 Jan 2026

Bupati Sidoarjo akan Mewadahi Cabang Olah Raga Menuju Porprov X 2027

KOMINFO,Sidoarjo- Pengurus KONI Sidoarjo dan Pengurus Cabang Olah raga di Kabupaten Sidoarjo berencana bersilaturahmi dengan Bupati Sidoarjo, Subandi. Itu dilakukan untuk meminta dukungan persiapan  Porprov X Tahun 2027. "Bapak Bupati akan memfasilitasi keinginan dari Cabang Olah raga di Sidoarjo," kata Kepala Disporapar Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, Jumat (9/1/2026), usai melakukan rapat dengan pengurus KONI Sidoarjo. Untuk meraih juara pada Porprov X 2027 di Surabaya, Bupati Subandi, disampaikan Yudhi Iriyanto, minta kepada jajaran pengurus KONI dan jajaran pengurus Cabor di Sidoarjo, pada awal 2026 ini,  sudah jelas dalam menetapkan agenda kegiatan dan jelas dalam persiapan Porprov X 2027. "Bapak Bupati minta segera melakukan optimalisasi pembinaan, agar kita bisa meraih juara, minimal posisi Runner up," kata Yudhi. Dalam acara silahturahmi yang nanti akan difasilitasi oleh Disporapar Kabupaten Sidoarjo itu, Bupati Subandi, akan memberikan arahan secara langsung, kepada para pengurus Cabor di Sidoarjo. Bupati Subandi  ingin para pengurus Cabor, apabila ada permasalahan, tidak kesana-kemari. Tetapi langsung dengan Bupati Sidoarjo. Karena Bupati ingin antara KONI dan pengurus Cabor kompak. Ketua Umum KONI Sidoarjo, Imam Mukri Affandi, mendukung keinginan Bupati Sidoarjo tersebut, supaya yang bersangkutan tahu sendiri keinginan Cabor di Sidoarjo. "Agar kita solid, kompak, satu kata, dalam meraih kemenangan pada Porprov X 2027 mendatang," komentar Imam Mukri, dalam kesempatan itu. Dari catatan KONI Sidoarjo, dalam Porprov IX 2025, tim Cabor Sidoarjo menduduki peringkat ke-3 dengan mengumpulkan 90 medali emas, 87 medali perak dan 118 medali perunggu atau setara dengan 653 poin. Git

Selengkapnya
8 Jan 2026

Pemkab Sidoarjo Akan Bangun Kawasan Wisata Mangrove

KOMINFO,Sidoarjo- Pemkab Sidoarjo berencana membangun kawasan wisata Mangrove. Penataan awal destinasi ekowisata itu dilakukan di wilayah Kecamatan Sedati. Letaknya di wilayah Desa Tambak Cemandi dan Desa Gisik Cemandi yang berada di kawasan pesisir. Tahap awal rencana tersebut dimulai dengan pengembangan jalan menuju kawasan wisata Mangrove tersebut. Saat ini sudah dimulai proses persiapan pembangunan akses jalan menuju kesana.Jalan untuk menuju kawasan wisata Mangrove itu akan ditingkatkan. Panjangnya 2,5 km dari jalan utama. Lahan TNI AL menjadi salah satu lahan jalan yang akan dilewati. Siang tadi, Bupati Sidoarjo H. Subandi mendatangi Komando Daerah Angkatan Laut/Kodaeral V Surabaya, Kamis, (8/1). Tujuannya koordinasi pemanfaataan lahan TNI AL tersebut untuk kepentingan jalan menuju kawasan wisata Mangrove. Kedatangan bupati bersama Kepala Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Sidoarjo, M. Bachruni Aryawan serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sidoarjo Chusnul Inayah serta Kabag Hukum Setda Sidoarjo Komang Rai Warmawan diterima oleh Dankodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto bersama Wadan Kodaeral V Brigjen TNI (Mar) Suwandi.Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan wilayah pesisir di Kecamatan Sedati akan dibangun kawasan wisata hutan bakau. Saat ini Pemkab Sidoarjo sedang menyiapkan akses jalan untuk menuju kesana. Jalan untuk menuju kawasan wisata Mangrove akan dibangun. Lebar jalan nantinya mencapai 25 meter dengan panjang 2,5 km. Namun akses jalan menuju kesana sebagaian milik TNI AL. Oleh karenanya ia mendatangi Kodaeral V Surabaya.“Rencana kami nanti ada wisata mangrove di wilayah Timur, jadi nanti yang kita butuhkan hanya sekitar 20 kali 120 meter (lahan TNI AL) untuk akses jalan,” ucap bupati kepada seluruh pejabat Kodaeral V Surabaya. Dankodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto menyambut baik rencana pembangunan kawasan wisata Mangrove tersebut. Ia meminta rencana pemanfaatan lahan TNI AL untuk akses jalan menuju kawasan wisata Mangrove dapat dibicarakan lebih lanjut dengan Aslog Dankodaeral V Kolonel Laut (T) Insaf Setya Budhi.“Untuk rencana jangka panjang untuk Mangrove dapat dibicarakan kembali dengan Aslog,”ucapnya. Kepala Dinas Perkim CKTR Sidoarjo, M. Bachruni Aryawan mengatakan penataan awal kawasan wisata Mangrove dilakukan di wilayah pesisir Desa Tambak Cemandi dan Desa Gisik Cemandi. Setelah itu akan diperluas sampai kepesisir Selatan Sidoarjo. Mulai dari wilayah pesisir Kecamatan Sedati sampai Kecamatan Jabon. Panjangnya mencapai 33 km dengan luas 1 km. “Luas wisata Mangrove kurang lebih 1 kilometer dengan panjang pantai 33 kilometer mulai dari pesisir Sedati sampai didaerah Jabon nantinya,” ucapnya. Git

Selengkapnya
8 Jan 2026

Wabup Sidoarjo Bersama Gubernur Jatim dan Forkopimda Panen Raya Jagung Kuartal I 2026 di Desa Kedensari

KOMINFO, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, dan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing memimpin langsung panen raya jagung kuartal I tahun 2026 di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kamis (8/1/2026). Panen raya jagung ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.Kegiatan yang digelar di atas lahan seluas satu hektare ini berhasil memanen sekitar tiga ton jagung. Panen serentak yang dilakukan di Jawa Timur pada kuartal I akan ada di 30 titik dengan luas keseluruhan 319,73 hektare (produktif, perhutanan, LBS dan pesantren) dan estimasi panen sebanyak 2.174,16 ton.Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, TNI, Bulog, dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi mewujudkan ketahanan pangan di wilayah kami,” tuturnya.Panen yang dilaksanakan secara simbolis ini juga menandai keberhasilan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kelompok tani setempat. Kombes Pol Ari Wibowo, Karo SDM Polda Jawa Timur, mengungkapkan bahwa lahan yang dipanen hari ini merupakan hasil dari program pertanian kolaboratif yang telah direncanakan sejak beberapa bulan lalu.“Estimasi hasil panen mencapai tiga ton jagung. Hasil ini akan didistribusikan ke berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat cadangan pangan nasional,” terang Ari.Lebih lanjut, Ari menekankan pentingnya siklus pertanian berkelanjutan. Setelah panen, lahan akan segera dipersiapkan untuk musim tanam berikutnya guna memastikan pasokan pangan tetap stabil sepanjang tahun.Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menambahkan bahwa jagung hasil panen akan diserap oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) setelah melalui proses pengeringan terlebih dahulu. Menurutnya, kolaborasi antara Polresta Sidoarjo, Kodim 0816/Sidoarjo, pemerintah daerah, dan petani lokal menjadi kunci keberhasilan program ini.“Ini bukan sekadar panen biasa, tapi wujud nyata dari komitmen bersama menjaga stabilitas pangan nasional. Kami akan terus dorong agar kegiatan serupa berlangsung berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” tandas Christian.Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Pemkab Sidoarjo berharap program ketahanan pangan ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat kedaulatan pangan di tingkat lokal maupun nasional. (Son)

Selengkapnya
6 Jan 2026

Atasi Banjir Secara Terpadu, Pemkab Sidoarjo Matangkan Masterplan Penataan Kota

KOMINFO,Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mematangkan penyusunan masterplan penataan kota sebagai landasan penanganan banjir yang terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan. Langkah strategis ini ditegaskan oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, saat menghadiri pemaparan masterplan di Opsroom Setda Kabupaten Sidoarjo, Selasa (6/1/2026).Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Fenny Apridawati, Kepala Bappeda M. Ainur Rahman, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Muhammad Makhmud, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta tim ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).Dalam pemaparannya, tim penyusun mengusung tema besar "Menuju Sidoarjo yang SERASI" (Sentosa, Ekologis, Resilien, Aksesibel, Sinergis, dan ber-Identitas). Tema ini menjadi kompas pembangunan Kabupaten Sidoarjo, khususnya dalam aspek penataan ruang dan pengendalian banjir yang selaras dengan RTRW 2024–2044 serta RPJPD 2025–2045.Bupati Subandi menekankan bahwa sebagai wilayah "Kota Delta", Sidoarjo memiliki tantangan geografis yang unik."Sidoarjo ini letaknya paling timur dengan banyak sungai afvoer. Kita harus waspada karena banjir di sini tidak hanya berasal dari luapan sungai, tetapi juga dipengaruhi oleh air laut pasang atau rob," jelas Subandi.Subandi mengakui bahwa penanganan banjir membutuhkan dana yang besar, sementara anggaran daerah saat ini masih terbatas di angka Rp5,8 miliar. Oleh karena itu, masterplan ini menjadi instrumen krusial untuk menentukan skala prioritas."Ibarat mengobati orang sakit, kita harus diagnosis dulu penyebabnya melalui masterplan ini. Dengan pemetaan yang detail, kita bisa menentukan titik mana yang harus ditangani setiap tahunnya sesuai dengan kemampuan anggaran kita," tambahnya.Beberapa wilayah yang menjadi perhatian khusus meliputi: Kawasan Langganan Banjir: Tanggulangin, Candi, dan Waru. Kawasan Perkotaan: Fokus pada normalisasi saluran yang kini banyak terhimpit bangunan liar di sisi kanan dan kiri.Bupati Subandi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk tidak berpangku tangan. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab penataan kota adalah kerja kolektif."Semua stakeholder harus terlibat dalam penanganan ini. Dengan adanya grand design ini, kita punya tahapan yang jelas. Harapannya, ada perubahan nyata yang dirasakan masyarakat dari tahun ke tahun," tegasnya.Sebagai informasi, Masterplan Penataan Kota Sidoarjo mencakup empat sektor intervensi utama : Sistem Drainase dan Pengendalian Banjir, Rehabilitasi Infrastruktur Jalan, Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan (Sekolah), Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH).Melalui integrasi keempat sektor tersebut, Pemkab Sidoarjo berupaya mewujudkan kota yang tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga bertumbuh dalam harmoni lingkungan. (Mar/mas)

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 929511