Berita

25 Jun 2025

Wabup Hj. Mimik Idayana Blusukan ke Balongbendo, Janjikan Renovasi Segera untuk Dua Rumah Nyaris Roboh

KOMINFO, Sidoarjo- Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup warganya. Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kecamatan Balongbendo pada hari ini, Rabu (25/6/2025).Dalam sidak tersebut, Wabup Mimik Idayana meninjau langsung dua rumah warga yang kondisinya sangat memprihatinkan. Rumah pertama yang dikunjungi adalah milik Bapak Sutrimo. Di lokasi, Wabup Sidoarjo melihat langsung kondisi atap yang telah lapuk dan sebagian rangkanya mulai roboh, menimbulkan risiko besar bagi penghuninya, terutama saat cuaca buruk.Kondisi serupa juga ditemukan di kediaman Bapak Sugiyono, yang menjadi lokasi sidak kedua. Selain atap yang rapuh, rumah Sugiyono juga tidak memiliki fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang memadai dan sehat. Hal ini tidak hanya mengurangi kenyamanan tetapi juga mengancam kesehatan seluruh anggota keluarga.Melihat langsung perjuangan warganya, Hj. Mimik Idayana tidak bisa menyembunyikan keprihatinannya. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan segera bertindak untuk memberikan bantuan."Ini tidak bisa ditunda lagi. Kami akan segera proses bantuan renovasi untuk rumah Bapak Sutrimo dan Bapak Sugiyono. Prioritas kami adalah memastikan warga Sidoarjo bisa tinggal di rumah yang aman, sehat, dan nyaman. Ini hak mereka," tegas Wabup Hj. Mimik Idayana di sela-sela kunjungannya.Ia menambahkan, program perbaikan RTLH merupakan salah satu program unggulan Pemkab Sidoarjo yang akan terus berjalan secara berkelanjutan. Program ini, menurutnya, adalah buah kerja sama dan gotong royong dari berbagai pihak."Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Program ini adalah hasil sinergi dengan seluruh stakeholder dan partisipasi seluruh masyarakat. Tujuannya satu, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.Pada kesempatan tersebut, Wabup Mimik juga memberikan pesan penting kepada masyarakat luas. Ia mengimbau agar warga lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya. Jika menemukan tetangga atau warga lain yang rumahnya tidak layak atau membutuhkan bantuan pemerintah, warga diminta untuk proaktif."Saya minta tolong kepada semua warga. Jika ada tetangga yang butuh bantuan, jangan diam saja. Segera laporkan kepada kepala desa atau perangkat desa setempat agar bisa cepat kami tindak lanjuti. Kepedulian kita adalah kunci percepatan bantuan," tutupnya.Bantuan renovasi untuk rumah Sutrimo dan Sugiyono diharapkan dapat segera terealisasi, menjadi bukti nyata bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. (Son)

Selengkapnya
25 Jun 2025

Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Polresta dan Pemkab Sidoarjo Kembali Bedah Rumah Warga Tak Mampu

KOMINFO, Sidoarjo– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polresta Sidoarjo bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial. Kali ini, program bantuan renova Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menyasar dua warga kurang mampu di Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu dan Kelurahan Krian, Kecamatan Krian, Rabu (25/6/2025).Bupati Sidoarjo H. Subandi didampingi Ketua Baznas Sidoarjo M. Chasbil Aziz Saldju Sodar dan Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial M. Bashori Alwi meninjau langsung kondisi rumah warga penerima bantuan: Ida Ruhayati dan Kusmiati. Selain bantuan renovasi rumah, Bupati juga menyerahkan paket sembako dari Baznas dan Dinas Sosial.“Kami ingin memastikan setiap warga Sidoarjo, khususnya yang kurang mampu, memiliki hunian yang layak dan nyaman. Ini komitmen kami bersama Baznas dan seluruh stakeholder,” ujar Subandi di sela kunjungannya.Salah satu rumah yang dikunjungi adalah milik Ida Ruhayati. Rumah berukuran kecil itu berdinding bambu, atapnya bocor, dan kamar mandinya hanya berdinding terpal. Bupati Subandi tampak prihatin dan langsung menginstruksikan agar perbaikan segera dimulai.“Minimal dalam satu minggu sudah mulai pengerjaan. Saya minta kamar mandinya juga dibangun agar lebih layak,” tegasnya.Ketua Baznas Sidoarjo yang akrab disapa Gus Jazuk mengungkapkan bahwa sejak Januari hingga Mei 2025, sebanyak 84 rumah telah direnovasi. Khusus bulan Juni, terdapat 25 RTLH yang diperbaiki, beberapa di antaranya bekerja sama dengan Polresta Sidoarjo dalam rangka HUT Bhayangkara.“Bantuan dari Polresta menjadi sinergi yang luar biasa. Ini wujud nyata kehadiran negara untuk rakyat,” ungkapnya.Program bedah rumah Baznas memberikan bantuan maksimal Rp20 juta per rumah. Namun, untuk kasus khusus yang membutuhkan renovasi total, anggaran bisa mencapai Rp25 juta. Saat ini, daftar tunggu perbaikan RTLH di Kabupaten Sidoarjo mencapai lebih dari 200 rumah.“Tim akan survei ke lokasi besok, memastikan kondisi dan legalitas rumah, serta membuat Rencana Anggaran Perbaikan (RAP),” tambah Gus Jazuk.Sementara itu, Ida Ruhayati tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Sebagai buruh rumah tangga dengan penghasilan Rp300 ribu per minggu, ia merasa tak sanggup memperbaiki rumahnya sendiri, apalagi setelah ditinggal wafat suaminya.“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Bupati dan semua yang sudah bantu saya. Semoga rumah saya bisa segera diperbaiki,” ucapnya haru.Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga sosial seperti Baznas, dapat menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. Selain sebagai bagian dari peringatan HUT Bhayangkara, program ini juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial dalam pembangunan Kabupaten Sidoarjo.(git/mas/hmsen)

Selengkapnya
25 Jun 2025

Pemkab Sidoarjo Genjot Penerimaan Daerah Lewat Sosialisasi Opsen PKB, BBNKB, dan BPHTB

KOMINFO, Sidoarjo – Guna mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Selasa (25/6)Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah konkret lintas sektor antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Polresta Sidoarjo, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, serta jajaran pemerintah desa dan kelurahan dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk taat pajak demi mendukung pembangunan.Bupati Sidoarjo yang hadir langsung bersama Plt. Kepala BPPD,  Eny Rustianingsih, Camat Buduran, dan Kepala Desa Pagerwojo, menyampaikan pentingnya pajak daerah sebagai penopang utama pembangunan.“Pemerintah adalah pelayan masyarakat. Pajak yang dibayarkan warga merupakan modal penting untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Maka dari itu, melalui sosialisasi ini, masyarakat kita edukasi agar memahami pentingnya membayar pajak tepat waktu,” jelas Bupati.Dalam paparannya, Bupati menekankan empat poin penting, pertama,  Sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat. Kedua, transparansi dan akuntabilitas, agar masyarakat percaya pada pengelolaan dana,  pajak. Ketiga, pemanfaatan teknologi informasi untuk kemudahan layanan digital pajak. Dan keempat, Peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah.“Dana dari pajak harus kembali ke masyarakat dalam bentuk layanan publik yang lebih baik. Itulah bentuk tanggung jawab pemerintah,” imbuhnya.Sebagai bentuk komitmen terhadap optimalisasi pajak, tahun ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga memberikan tambahan anggaran sekitar Rp50 juta bagi masing-masing kelurahan, menyusul skema bagi hasil yang sebelumnya hanya diterima pemerintah desa.“Kebijakan ini akan terus kita dorong agar setiap kelurahan juga aktif dalam mendukung pemungutan pajak daerah,” tegas Bupati.Program sosialisasi ini akan menjangkau 20 desa dan kelurahan di tahap awal. Harapannya, masyarakat makin sadar akan kewajiban perpajakan.(Yu/hmsen)

Selengkapnya
25 Jun 2025

Pemkab Sidoarjo Genjot Penerimaan Daerah Lewat Sosialisasi Opsen PKB, BBNKB, dan BPHTB

KOMINFO, Sidoarjo – Guna mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Selasa (25/6)Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah konkret lintas sektor antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Polresta Sidoarjo, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, serta jajaran pemerintah desa dan kelurahan dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk taat pajak demi mendukung pembangunan.Bupati Sidoarjo yang hadir langsung bersama Plt. Kepala BPPD,  Eny Rustianingsih, Camat Buduran, dan Kepala Desa Pagerwojo, menyampaikan pentingnya pajak daerah sebagai penopang utama pembangunan.“Pemerintah adalah pelayan masyarakat. Pajak yang dibayarkan warga merupakan modal penting untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Maka dari itu, melalui sosialisasi ini, masyarakat kita edukasi agar memahami pentingnya membayar pajak tepat waktu,” jelas Bupati.Dalam paparannya, Bupati menekankan empat poin penting, pertama,  Sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat. Kedua, transparansi dan akuntabilitas, agar masyarakat percaya pada pengelolaan dana,  pajak. Ketiga, pemanfaatan teknologi informasi untuk kemudahan layanan digital pajak. Dan keempat, Peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah.“Dana dari pajak harus kembali ke masyarakat dalam bentuk layanan publik yang lebih baik. Itulah bentuk tanggung jawab pemerintah,” imbuhnya.Sebagai bentuk komitmen terhadap optimalisasi pajak, tahun ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga memberikan tambahan anggaran sekitar Rp50 juta bagi masing-masing kelurahan, menyusul skema bagi hasil yang sebelumnya hanya diterima pemerintah desa.“Kebijakan ini akan terus kita dorong agar setiap kelurahan juga aktif dalam mendukung pemungutan pajak daerah,” tegas Bupati.Program sosialisasi ini akan menjangkau 20 desa dan kelurahan di tahap awal. Harapannya, masyarakat makin sadar akan kewajiban perpajakan.(Yu/hmsen)

Selengkapnya
25 Jun 2025

Bupati Sidoarjo Apresiasi Sinergi Imigrasi dan Polresta dalam “Semarak Tanam Jagung”

KOMINFO,Sidoarjo – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional mendapat dukungan nyata dari berbagai pihak. Kolaborasi lintas instansi terlihat dalam kegiatan “Semarak Tanam Jagung” yang digelar di lahan pertanian Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (25/6).Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Kantor Imigrasi Surabaya, Polresta Sidoarjo, Forkopimda Sidoarjo, serta kelompok tani setempat, dalam rangka mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI Novianto Sulastono, Bupati Sidoarjo Subandi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, serta jajaran Forkopimka dan perwakilan kelompok tani Desa Bulang.Bupati Sidoarjo Subandi mengapresiasi inisiatif lintas sektor ini. Menurutnya, “Semarak Tanam Jagung” bukan sekadar aksi simbolik, tetapi menjadi contoh kolaborasi konkret dalam mendukung program strategis nasional.“Kolaborasi seperti ini patut menjadi teladan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo siap mendukung agar kegiatan serupa bisa berkembang di desa-desa lainnya,” ujar Bupati Subandi.Ia menegaskan, semangat gotong royong lintas instansi sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program ketahanan pangan daerah.“Inilah bentuk kebersamaan yang akan menguatkan fondasi ketahanan pangan, sekaligus mewujudkan cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.Sementara itu, Kakanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, menyampaikan bahwa keterlibatan institusinya merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, sekaligus bentuk kepedulian terhadap isu nasional.“Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab Kementerian Pertanian. Semua pihak, termasuk Imigrasi, memiliki andil dalam menjaga kedaulatan pangan bangsa,” tegas Novianto.Ia menambahkan bahwa keikutsertaan Imigrasi menunjukkan komitmen kuat institusi dalam mendukung pembangunan nasional dari berbagai sektor.“Hari ini kami buktikan, Imigrasi juga siap menjadi bagian dari solusi,” pungkasnya.(Mas/hmsen).

Selengkapnya
24 Jun 2025

Bupati Sidoarjo Dampingi Rombongan Kompolnas RI Dalam Agenda Penilaian Kompolnas Award 2025 di Mako Polresta Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mendukung peningkatan pelayanan dan keamanan publik semakin nyata. Hal ini tampak saat Bupati Sidoarjo H.Subandi bersama Kapolres Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing secara langsung menyambut kedatangan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia dalam rangka penilaian nominasi Kompolnas Award tahun 2025 di Mako Polresta Sidoarjo, Selasa (24/6).Dalam kunjungan ini, hadir sejumlah pihak seperti, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, Dandim 0816, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidoarjo, jajaran Forkopimda dan sejumlah tokoh masyarakat.Dalam kunjungan tersebut, rombongan Kompolnas mendengarkan secara langsung paparan pelayanan publik oleh Kapolres Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing dan dilanjutkan dengan melihat langsung ruang pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) hingga berbagai inovasi digital yang diterapkan Polres Sidoarjountuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.Bupati Sidoarjo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja Kepolisian Polresta Sidoarjo beserta jajarannya. Menurut H.Subandi, sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Polresta Sidoarjo telah berhasil menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan memuaskan bagi masyarakat."Kami sangat mengapresiasi kinerja Kapolresta Sidoarjo dan jajarannya yang selama ini telah bekerjasama dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat," ujar H.Subandi.Salah satu wujud sinergi yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah integrasi layanan darurat. Panggilan gawat darurat yang masuk ke Call Center 112 milik Pemkab Sidoarjo kini dapat langsung diteruskan ke pusat panggilan Polresta Sidoarjo."Dalam durasi 5 sampai 10 menit setelah laporan masuk, polisi sudah sampai di lokasi untuk melakukan penanganan. Respon cepat ini menjadi salah satu indikator utama kepuasan masyarakat (IKM) kami yang meraih nilai memuaskan," tutur Bupati Sidoarjo.Polresta Sidoarjo juga terus melahirkan terobosan baru yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia, yakni layanan terintegrasi untuk Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Layanan ini mengoneksikan proses penyidikan di kepolisian hingga penanganan trauma oleh dinas terkait dalam satu atap di Polresta Sidoarjo. Inovasi ini telah mendapat apresiasi langsung dari Menteri Sosial RI dan Kapolda Jawa Timur.“Ini merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami selaku unsur pimpinan daerah. Upaya-upaya yang dilakukan Polresta Sidoarjo telah nyata meningkatkan kualitas pelayanan publik," tegas H.Subandi.H.Subandi berharap sinergi ini dapat terus mengukir prestasi hingga ke tingkat Nasional. “Saya berharap semoga Sidoarjo dan Polresta Sidoarjo dapat mewakili Jawa Timur sebagai unit pelayanan publik terbaik di tingkat Nasional. Semoga ini dapat memberi semangat kepada kita semua untuk terus membangun Kabupaten Sidoarjo yang kita cintai bersama ini," pungkasnya. (Son/kominfo).

Selengkapnya
24 Jun 2025

Peringati Harganas ke-32, Pemkab Sidoarjo Luncurkan Program Ketahanan Keluarga

KOMINFO,Sidoarjo – Pemkab Sidoarjo memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 dengan meluncurkan Quick Wins Program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (24/6).Kegiatan ini dihadiri Bupati H. Subandi, SH, M.Kn., Ketua TP PKK dr. Hj. Sriatun Subandi, dan Sekda Dr. Fenny Apridawati, M.Kes. Peringatan Harganas tahun ini  mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju,”.Bupati Subandi menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter dan pembangunan bangsa.  "Keluarga juga menjadi  benteng pertama menghadapi persoalan sosial seperti stunting dan kekerasan, narkoba, hingga degradasi moral. Mari kita perkuat ketahanan keluarga melalui pola asuh yang baik dan komunikasi harmonis,” ujar Subandi.Lebih lanjut, Subandi menjelaskan di peringatan Harganas ini juga dilakukan launching program tentang ketahanan keluarga   meliputi GENTING, TAMASYA, GATI, SIDAYA, dan AI-SuperApps."Selain itu  juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan Program Bangga Kencana kepada tokoh dan lembaga berprestasi," jelasnya. (Yu/hmsen)

Selengkapnya
23 Jun 2025

Menuju Kabupaten Sehat dan Mandiri, Pemkab Sidoarjo Targetkan STBM 5 Pilar Tingkat Madya Nasional

KOMINFO,Sidoarj –  Setelah sukses menyabet predikat Terbaik I Kategori Pratama pada ajang STBM Award 2024, kini Pemkab Sidoarjo membidik pencapaian yang lebih tinggi: Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar Tingkat Madya Nasional di tahun 2025.Komitmen ini dibuktikan lewat peninjauan lapangan oleh Tim Verifikasi Kementerian Kesehatan RI, Senin (23/6), ke lima titik unggulan yang menjadi representasi keberhasilan penerapan STBM di Sidoarjo. Dari sekolah, puskesmas, permukiman, hingga tempat pengolahan akhir sampah semuanya menyuarakan semangat kolaborasi, inovasi, dan kesadaran lingkungan.Ada lima lokus inggulan STBM Sidoarjo 2025, yakni pertama,  di SMPN 1 Gedangan enjadi sekolah percontohan dengan penerapan 5 Pilar STBM, kantin sehat bebas 5P (Pewarna, Pengawet, Perasa, Pemanis buatan, Penyedap), pembayaran non-tunai, fasilitas CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun), dan grease trap di dapur.Kedua, Puskesmas Gedangan yang menghadirkan pelayanan kesehatan berbasis kesetaraan dan inklusivitas (GEDSI), serta menjadi role model pelayanan publik yang mengintegrasikan STBM secara menyeluruh.Lokus ketiga di RT 40 Perum Magersari – Kampung Mandiri,  Dilengkapi inovasi “Rumah STBM”, simulasi penyedotan lumpur tinja terpadu (LLTT), Tabungan TAMMARA hasil kolaborasi dengan BPR Delta Artha, Bank Sampah, dan pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA).Lokus keempat di RT 23 Perum Sekardangan – Kampung Edukasi Sampah, dimana masyarakatnya aktif mengelola sampah melalui edukasi, bank sampah, produksi pupuk cair organik, penggunaan solar cell, IPAL komunal, dan budaya CTPS yang sudah mengakar.Terakhir di TPA Griyo Mulyo, Inovasi dari Hulu ke Hilir menjadi yang pertama di dunia mengelola keuangan persampahan dengan model BLUD, menerapkan metode ERiC dan Sanitary Landfill, serta menghasilkan kompos dan eco-lindi melalui IPAL modern.Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa keberhasilan program ini bukan hanya prestasi administratif, tapi lahir dari semangat gotong royong lintas sektor.“Kami tidak sedang mengejar penghargaan semata. Ini tentang bagaimana masyarakat bisa benar-benar hidup bersih, sehat, dan mandiri. STBM 5 Pilar Tingkat Madya adalah bukti bahwa Sidoarjo layak menjadi kabupaten yang berdaya, berkelanjutan, dan layak huni,” ujarnya.Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, menekankan pentingnya sinergi hexahelix—pemerintah, masyarakat, akademisi, swasta, media, dan komunitas—untuk mewujudkan cita-cita besar ini.“Kekuatan Sidoarjo terletak pada peran aktif masyarakat. Setiap lokus yang kami tampilkan hari ini adalah hasil nyata kolaborasi yang berjalan,” ungkap Fenny.Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmi Herawati, menekankan bahwa perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat menjadi kunci utama keberlanjutan sanitasi.“STBM bukan sekadar infrastruktur. Kami ingin kebersihan dan sanitasi menjadi budaya hidup warga, mulai dari sekolah, fasilitas kesehatan, hingga rumah tangga,” jelasnya.Peninjauan oleh Kementerian Kesehatan ini diharapkan menjadi pintu gerbang Sidoarjo untuk meraih predikat STBM Award Tingkat Madya Nasional dan terus melangkah menjadi Kabupaten STBM 5 Pilar penuh.Dengan strategi yang holistik dan partisipatif, Sidoarjo tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun peradaban masyarakat sehat yang mandiri—yang menjadikan sanitasi bukan sekadar kebutuhan, tetapi budaya hidup sehari-hari. (Ach/Hmsen)

Selengkapnya
23 Jun 2025

Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana Audiensi Dengan Pengusaha Rumah Potong Unggas Kecamatan Taman

KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mendukung penuh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi bersama perwakilan pengusaha rumah potong unggas (RPU) dari wilayah Kecamatan Taman di Rumah Dinas Wakil Bupati pada hari Senin, (23/6/2025).Pertemuan tersebut secara khusus membahas dua isu strategis yang dihadapi para pengusaha, yaitu regulasi penggunaan bahan baku tabung gas untuk operasional usaha dan proses pengurusan sertifikasi Halal bagi produk mereka.Dalam audiensi yang berlangsung dialogis tersebut, para perwakilan RPU menyampaikan aspirasi dan kendala yang mereka hadapi di lapangan, terutama terkait kejelasan aturan penggunaan bahan bakar tabung gas yang merupakan komponen vital dalam kegiatan produksi mereka.Selain itu, pembahasan juga mengerucut pada pentingnya sertifikasi Halal sebagai jaminan mutu dan kepercayaan konsumen. Para pengusaha berharap adanya kemudahan dan pendampingan dari pemerintah daerah dalam proses sertifikasi tersebut.Menanggapi hal ini, Wabup Hj. Mimik Idayana menyambut baik inisiatif para pengusaha untuk berdialog. Beliau memastikan bahwa pemerintah daerah akan berperan aktif sebagai fasilitator dan tidak akan mempersulit proses perizinan maupun administrasi lainnya bagi para pelaku UMKM."Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan selalu membantu dan tidak akan mempersulit dalam kepengurusan apapun bagi pelaku UMKM. Kami hadir untuk melayani dan mencari solusi, bukan menambah beban," tegas Wabup Mimik Idayana.Beliau menambahkan bahwa pemerintah memahami peran vital UMKM seperti rumah potong unggas dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal dan pemenuhan kebutuhan protein masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha sangat diperlukan."Dengan adanya audiensi ini, kami berharap dapat segera menemukan solusi terbaik mengenai peraturan dan ketentuan dalam penggunaan gas LPG untuk pelaku UMKM, serta lakukan sosialisasi mengenai alur kepengurusan sertifikasi Halal," tutupnya.Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk merumuskan kebijakan yang lebih berpihak pada UMKM, sehingga para pengusaha rumah potong unggas di Sidoarjo dapat menjalankan usahanya dengan lebih tenang, legal, dan berdaya saing tinggi. (Son)

Selengkapnya
23 Jun 2025

Atlet Porprov Jatim IX Dilepas Bupati dan Didoakan Kyai Untuk Rebut Medali

KOMINFO,Sidoarjo- Kontingen Kabupaten Sidoarjo siap berlaga pada Porprov Jatim IX 2025 yang digelar di Malang Raya. Ada 1.322 atlet, pelatih dan official yang akan bertanding. Mereka akan berlaga di 67 Cabang Olahraga/Cabor pada Porprov Jatim tahun ini. Pagi tadi, mereka dilepas Bupati Sidoarjo H. Subandi di pendopo Delta Wibawa, Senin, (23/6). Sebelum dilepas bupati, mereka didoakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Amanah Junwangi Krian KH. Nur Kholis Misbah. Bupati H. Subandi meminta atlet Sidoarjo dapat menunjukkan prestasinya. Ia meminta atlet Sidoarjo berhasil menjadi juara. Ia akan siapkan bonus yang besar bagi atlet yang pulang membawa medali. Janji bonus tersebut diharapkan menjadi pelecut semangat atlet Sidoarjo pada Porprov Jatim IX tahun 2025. Bahkan bonus bagi para atlet peraih medali akan ia naikkan. Meski bupati tidak menyebut besaran kenaikannya, namun ia berjanji yang akan diberikan lebih besar dari sebelumnya sebesar Rp. 40 juta. “Bonus para atlet akan kita naik kan,”ucapnya yang disambut gembira para atlet.Bupati H. Subandi juga meminta atlet Sidoarjo dapat menunjukkan rasa percaya diri saat berlaga. Kebanggaan sebagai atlet Sidoarjo harus ada dalam jiwa dan raga. Ia yakin dengan rasa itu mampu membawa harum nama Kabupaten Sidoarjo dikanca olahraga daerah.“Pulang dari sini harus dengan kepala tegak, terus giat berlatih dan menjadi kebanggan keluarga dan Kabupaten Sidoarjo,”ucapnya.Masih dikatakan Bupati H. Subandi, Pemkab Sidoarjo akan terus mensupport atlet-atlet olahraga yang ada. Dukungan anggaran yang cukup besar telah diberikan kepada KONI Sidoarjo. Pada Porprov Jatim IX tahun 2025 ini Pemkab Sidoarjo mengucurkan anggaran sebesar Rp. 16 milyar setengah. Dengan anggaran itu ia berharap KONI Sidoarjo mampu menunjukkan prestasi olahraga Sidoarjo semakin maju dan berkembang. “Kita akan kejar, apakah tahun ini Porprov IX tahun 2025 dengan ketua KONI Sidoarjo yang baru mampu mencapai target yang diberikan pemerintah daerah,”ucapnya.Sementara itu KONI Sidoarjo Imam Mukri Affandy mengatakan Porprov Jatim IX 2025 akan resmi dibuka tanggal 28 Juni 2025 di Stadion Gajayana Kota Malang. Namun saat ini sudah ada beberapa Cabor yang telah bertanding. Seperti Cabor Hapkido dan Cabor dayung yang telah diikuti atlet Sidoarjo.“Poin perolehan medali sampai hari ini adalah 13 medali emas, 13 medali perak, 15 medali perunggu dan 93 poin,”ucapnya.Imam mengatakan pada Porprov Jatim kali ini diterapkan sistem perhitungan poin untuk menentukan peringkat setiap kontingen. Oleh sebab itu perolehan medali emas bukan menjadi acuan untuk menentukan klasemen. Namun seluruh perolehan medali akan dikonversi menjadi poin. Saat ini kontingen Kabupaten Sidoarjo berada di peringkat kedua dengan perolehan 93 poin dibawah Kota Surabaya. Ia berharap kontingen Kabupaten Sidoarjo dapat mencapai poin yang ditargetkan.“Pada Porprov Jatim tahun 2023 dulu poin yang didapat oleh atlet Sidoarjo sebanyak 680 point, untuk Porprov tahun 2025 ini ditargetkan lebih tinggi sebesar 750 sampai 800 poin, tapi kami berharap lebih tinggi dari ini,”harapnya. Imam juga mengatakan pelepasan Kontingen Sidoarjo akan dilakukan dua gelombang. Gelombang pertama dilakukan hari ini yang diikuti oleh Cabor Hockey out door, Cabor Akuatik, Cabor Atletik dan Cabor Kriket. Sedangkan untuk pelepasan gelombang kedua akan dilakukan hari Kamis tanggal 26 Juni 2025 di pendopo Delta Wibawa. Pelepasan yang dilakukan langsung oleh bupati tersebut diharapkannya menjadi pemicu semangat para atlet dalam bertanding.“Pelepasan Porprov tahun ini kami bagi menjadi dua gelombang, kalau hanya satu kali tempat ini tidak mencukupi, mohon bapak bupati nanti berkenan juga hadir melepas atlet-atlet kami berlaga untuk menambah semangat mengikuti Porprov tahun ini,”harapnya. (git/kominfo)

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 1874491