KOMINFO, Sidoarjo - Renovasi Masjid Al-Hibah sekaligus pembangunan TPQ AlHibah di Desa Sedatigede, Kecamatan Sedati, telah selesai. Menandai pemanfaatan tempat ibadah sekaligus pendidikan tersebut, Bupati Sidoarjo, Subandi didaulat meresmikannya pada Senin malam (17/8/2026). Kekompakan dan keguyuban masyarakat mengundang kagum Bupati Subandi. Renovasi masjid dan pembangunan TPQ Al-Hibah menelan biaya Rp 2 miliar lebih. Semua dananya merupakan hasil partisipasi swadaya masyarakat dan para donatur. Termasuk, Bupati Subandi yang secara pribadi ikut berpartisipasi. Peresmian dilakukan dalam pengajian umum yang diadakan sekaligus dengan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026. Subandi memuji kekompakan dan keguyuban warga Desa Sedatigede dalam pembangunan tempat ibadah dan belajar Al-Quran ini. Menurut dia, segala sesuatu dapat terwujud dengan kebersamaan. Contohnya, kekompakan dan keguyuban masyarakat dalam membangun masjid dan TPQ di Desa Sedatigede itu. "Saya yakin masjid maupun TPQ tidak bisa terbangun apabila kebersamaan, kekompakan, ini ndak ada," ucap Bupati Subandi yang dikenal sangat peduli pada kegiatan sosial, pendidikan, maupun keagamaan ini.Subandi mengatakan, masjid merupakan pusat ibadah dan dakwah serta silaturahmi bagi seluruh masyarakat. Masjid juga menjadi simbol kebersamaan dan wujud kepedulian umat. Oleh karena itu, Masjid Al-Hibah diharapkan dapat membawa kemakmuran dan keberkahan bagi seluruh warga Sedatigede. Selain itu, menjadi pusat kegiatan yang menumbuhkan akhlak mulia, mempererat persaudaraan, dan menjadikan Desa Sedatigede semakin maju dan sejahtera. “Mugi-mugi peresmian masjid ini saget bermanfaat. Khususnya bagi Nahdlatul Ulama. Umumnya, bagi lingkungan dan seluruh masyarakat yang ada di lingkungan Sedatigede,” ucapnya. Dalam kesempatan itu, Subandi menyampaikan berbagai pembangunan yang telah dicapai Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Di antaranya, pelayanan BPJS Kesehatan untuk semua warga Kabupaten Sidoarjo. Dia memastikan seluruh masyarakat Sidoarjo dapat berobat gratis di fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. “Alhamdulillah visi dan misi Bupati dirasakan orang banyak. Masyarakat Sidoarjo yang tidak mampu, semuanya mendapatkan BPJS Kesehatan,” sampainya. Subandi menjelaskan, Kabupaten Sidoarjo sudah mencapai status UHC (Universal Health Coverage) dengan layanan BPJS Kesehatan menyeluruh tersebut. Namun, jika masih ada warga Sidoarjo yang mengalami kesulitan berobat, mereka dapat menyampaikannya ke kantor kecamatan atau kantor kelurahan/desa. Dipastikan, pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa akan membantu kepersertaan BPJS Kesehatan. “Ini ada Pak Camat. Ada Pak Kepala Desa. Apabila ada warga kita yang tidak punya BPJS, wis gak usah diangel-angel Pak Lurah, ya Pak Camat. Segera bantu karena ini penting. Pogram Presiden, Gubernur, Bupati ini linier antara pusat, provinsi, dan kabupaten,” tegasnya. Dalam kesempatan itu Subandi juga menyampaikan bahwa tahun depan akan berdiri Rumah Sakit Umum tipe C di Kecamatan Sedati. Pembangunannya saat ini masih terus berjalan. Pembangunan rumah sakit umum itu bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Nanti insya Allah kita pada tahun 2027 sudah akan punya rumah sakit di Sedati. Ya, nanti di Sedati ini ada Rumah Sakit Umum tipe C, biar warga Sedati kalau berobat ndak jauh,” ujarnya. Subandi juga menyampaikan program lain yang penting. Yaitu, program insentif guru ngaji yang akan diluncurkan minggu depan. Kurang lebih ada 6 ribu guru ngaji di Kabupaten Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo akan memberikan insentif kepada mereka. Anggaran yang disediakan sebesar Rp26 miliar per tahun. Lewat bantuan sosial tersebut diharapkan para guru ngaji dapat mencetak generasi yang memiliki fondasi kuat dalam agama, terutama kemampuan membaca Al-Qur`an. “Insya Allah minggu depan, tanggal 23 (Agustus) ini kita akan memberikan santunan kurang lebih 6.000 guru ngaji, khususnya ber-KTP Sidoarjo,” sebut Bupati Subandi. Ketua Panitia Pembangunan M. Naib menyampaikan bahwa renovasi dan pembangunan Masjid dan TPQ Al-Hibah dilakukan bertahap. Prosesnya dimulai sejak tahun 2023 lalu. Pembangunan yang menelan biaya Rp2.276.000.000 tersebut berjalan aman dan lancar. M. Naib memerinci, proses pembangunan dimulai dari pembelian sebidang tanah seharga Rp404.000.000. Kemudian pembangunan gedung TPQ menelan biaya Rp1.028.000.000. Dan, renovasi masjid menghabiskan biaya Rp844.000.000. “Ini semua swadaya masyarakat, masyarakat luas. Dari Bapak Bupati secara pribadi, Abah Hanafi, Abah Nurul Bahri secara pribadi, dan warga sekitar, serta masyarakat umum dari jalan raya,” ucapnya. Git/mas
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo kembali dipenuhi masyarakat, Senin (17/8/2026) sore. Mereka menyaksikan prosesi penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung khidmat dan lancar. Prosesi diawali dengan masuknya 77 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sidoarjo ke lapangan. Mereka membentuk formasi 17, 8, dan 45 yang menjadi simbol tanggal bersejarah 17 Agustus 1945, hari lahir bangsa Indonesia. Sebelum penurunan Sang Merah Putih dimulai, para Paskibraka juga membentuk konfigurasi angka 81. Formasi tersebut menjadi simbol peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi salah satu momen yang menarik perhatian masyarakat yang hadir di lokasi. Dengan langkah tegap dan penuh penghormatan, Paskibraka menjalankan tugas menurunkan Bendera Merah Putih. Seluruh rangkaian berlangsung tertib hingga bendera berhasil diturunkan dan diserahkan untuk disimpan sesuai dengan tata upacara. Suasana semakin semarak dengan penampilan Tari Kolosal Tani Siring yang dibawakan siswa-siswi SMA Negeri 1 Porong. Pertunjukan seni budaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sekaligus memperkuat nuansa kebangsaan dalam peringatan kemerdekaan. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) penurunan bendera. Ia berharap peringatan HUT ke-81 RI tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat masyarakat dalam membangun daerah. “Mari kita bersama-sama mengisi kemerdekaan dan membangun Sidoarjo agar semakin maju, sejahtera, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” kata Mimik. (Mar)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi memimpin upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di AlunAlun Sidoarjo pada Senin (17/8/2026). Dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, Bupati Subandi mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan pengabdian terbaik. "Selamat Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mari kita terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata serta pengabdian yang terbaik," seru Subandi. Upacara bendera berlangsung khidmat. Hadir Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo Abdillah Nasih, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi, jajaran Forkopimda Sidoarjo, serta sejumlah pejabat dan perwakilan masyarakat dari berbagai elemen. Bupati Subandi juga berpesan dalam amanatnya, seluruh masyarakat diharapkan untuk terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan sebagai bagian penting dalam mempertahankan serta mengisi kemerdekaan. Bupati Subandi menegaskan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kontribusi positif seluruh elemen masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, lanjut dia, berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan nasional demi mewujudkan masa depan bangsa yang semakin cerah dan masyarakat yang kian sejahtera. "Dari Sidoarjo, kami siap mendukung pembangunan nasional demi masa depan bangsa yang lebih maju dan sejahtera," tegasnya. Selanjutnya, Bupati Subandi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memantapkan langkah menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Mari kita bersama merayakan kemerdekaan dengan semangat persatuan. Usai pelaksanaan upacara bendera, rangkaian Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Sidoarjo dilanjutkan dengan Resepsi Kenegaraan yang digelar di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. Suasana tetap berlangsung khidmat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi secara simbolis menyerahkan remisi kepada perwakilan warga binaan lembaga pemasyarakatan. Pemberian remisi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus bentuk apresiasi atas pembinaan dan perubahan perilaku warga binaan selama menjalani masa pemidanaan. Penyerahan remisi tersebut diharapkan menjadi momentum bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, mengikuti proses pembinaan dengan baik, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. Ada pula kado istimewa bagi Polresta Sidoarjo. Dalam rangkaian kegiatan Resepsi Kenegaraan juga diberikan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Polresta Sidoarjo atas inovasi pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) selama 24 jam non stop yang dilaksanakan selama 17 hari. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas inovasi pelayanan publik yang dilakukan Polresta Sidoarjo dalam memberikan kemudahan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Sidoarjo pun menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah serta bangsa dan negara. (Son/mas) .
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Sidoarjo, Minggu (16/8) dini hari. Tepat pukul 24.00 WIB, suasana sakral terasa saat Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) digelar untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Di TMP Kusuma Bangsa, sebanyak 1.195 pahlawan disemayamkan. Mereka terdiri atas 793 anggota TNI, 127 anggota Polri, lima pegawai sipil, serta 270 pahlawan tak dikenal. Nama dan perjuangan mereka menjadi bagian penting dari sejarah bangsa yang tidak boleh dilupakan generasi penerus. AKRS menjadi agenda rutin setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI. Prosesi penyalaan obor dan lilin di setiap pusara menjadi salah satu momen paling khidmat. Nyala api tersebut melambangkan semangat perjuangan para pahlawan yang tidak pernah padam dan diharapkan terus menyala dalam jiwa generasi penerus bangsa. AKRS dipimpin Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan. Upacara diikuti Bupati Sidoarjo H. Subandi, Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdillah Nasih, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, kepala OPD, serta jajaran TNI dan Polri. Dalam teks renungan suci yang dibacakan inspektur upacara, disampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan atas pengabdian, keikhlasan, dan pengorbanan mereka untuk nusa dan bangsa. “Kami bersumpah dan berjanji bahwa perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami juga, dan jalan kebaktian yang para pahlawan tempuh adalah jalan bagi kami juga,” ucap Henoch. Bupati Sidoarjo, Subandi mengatakan AKRS merupakan bentuk penghormatan mendalam kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk Indonesia. Menurutnya, pengorbanan tersebut harus terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi saat ini. “Di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa ini, ribuan pahlawan yang telah mengorbankan segalanya untuk negara disemayamkan. Kita sebagai generasi penerus harus melanjutkan perjuangan mereka,” kata Subandi. Dia menambahkan, kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak diperoleh secara cuma-cuma. Ada pengorbanan besar para pahlawan yang harus menjadi bahan refleksi bagi generasi penerus. “Apel kehormatan ini menjadi momen merefleksikan dan menghormati pengorbanan tak ternilai dari para pahlawan yang gugur demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa ini,” ujarnya. Menurut Subandi, melanjutkan perjuangan para pahlawan pada masa kini tidak selalu dilakukan dengan mengangkat senjata. Generasi penerus dapat mengisinya dengan bekerja, menjaga persatuan, membangun daerah, serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara. (Git)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Peringatan HUT Kemerdekaan RI sangat monumental bagi seluruh rakyat Indonesia. Minggu malam (16/8/2026), digelar malam tirakatan untuk memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendopo Delta Wibawa. Bupati Sidoarjo Subandi bersama para ulama, kiai, tokohtokoh, jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat tekad dalam menghadapi tantangan demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. "Mari kita senantiasa menjaga kerukunan, keharmonisan, dan saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat. Persatuan bangsa harus terus kita pelihara karena hanya dengan persatuan kita dapat mengatasi berbagai tantangan yang ada," ungkap Bupati Subandi saat menyampaikan sambutannya. Bupati Subandi hadir dalam tirakatan ini bersama istri yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr.Hj.Sriatun Subandi. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo, serta mantan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. Malam tirakatan semakin khidmat dengan hadirnya para ulama dan kiai. Di antaranya, Rois Syuriah PC NU Sidoarjo K.H R. Abdussalam Mujib, K.H Abdul Azis Munif, KH Nurcholis Misbah, serta Ketua MUI Sidoarjo K.H Ahmad Muhammad bersama Ketua Komisi Fatwa KH Abdul Wahid Harun. Dalam kesempatan berharga itu, Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai kemerdekaan secara komprehensif. Memastikan bahwa kemerdekaan telah dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Sidoarjo. Ia juga menekankan pentingnya dukungan untuk visi dan misi Presiden Prabowo Subianto. Dengan begitu, diharapkan, tercipta akselerasi yang harmonis antara pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah. Seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) dapat menjalankan peran secara efektif. Akselerasi yang harmonis akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang optimal di Kabupaten Sidoarjo. "Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi kita. Kita dapat berkumpul bersama dalam momen yang penuh makna ini. Saling memberikan dukungan antar pemangku kepentingan. Sehingga, saya yakin Hari Kemerdekaan ini dapat dirasakan bersama," katanya. Subandi menambahkan bahwa jika pimpinan daerah, stakeholders, dan tokoh agama secara bersama-sama mendukung pembangunan dalam menjalankan roda di pemerintahan Kabupaten Sidoarjo serta diiringi doa para kiai, maka akan terwujud pemerintahan yang maju. Kabupaten Sidoarjo akan terwujud menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur.Subandi juga mengharapkan, peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini dapat benar-benar memberikan makna besar bagi seluruh masyarakat. Kemerdekaan RI merupakan buah dari pengorbanan besar para pahlawan bangsa. Para pahlawan telah berjuang dengan cucuran darah, air mata, serta pengabdian yang tak terhingga. Oleh karena itu, tugas kita bersama saat ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Khususnya bagi Kabupaten Sidoarjo. Pada kesempatan ini, Bupati Sidoarjo (2000-2010) H. Win Hendrarso menyampaikan apresiasi atas undangan untuk menghadiri malam tirakatan ini. Win Hendrarso juga menyampaikan harapan agar di bawah kepemimpinan Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana, Kabupaten Sidoarjo mampu mencapai kemajuan yang lebih pesat. Kesejahteraan masyarakat meningkat. Pembangunan infrastruktur terus ditingkatkan guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. "Pembangunan jalan layang Gedangan yang telah direncanakan perlu diprioritaskan. Diharapkan, seluruh proses berjalan lancar agar keluhan masyarakat dapat teratasi. Karena setiap pemimpin diharapkan dapat memberikan warisan yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya. Malam tirakatan peringtan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Pendopo Delta Wibawa ini juga diwarnai pemotongan tumpeng. Sebelum itu, ada ceramah agama yang disampaikan oleh Ketua MUI Sidoarjo K.H. Ahmad Muhammad dengan tema tentang bagaimana memaknai kemerdekaan melalui peningkatan rasa syukur dan kerukunan. (yu)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Subandi resmi mengukuhkan 77 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026.. Dalam prosesi yang khidmat di Pendopo Delta Wibawa pada Sabtu (15/8/2026) malam, para pelajar terpilih itu resmi mengemban tugas kehormatan mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih pada Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. “Selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan. Tunjukkan dedikasi terbaik dan jadilah generasi penerus yang siap menjaga kehormatan bangsa,” ujar Subandi dalam sambutannya saat prosesi pengukuhan. Pengukuhan Paskibraka dihadiri oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia, pejabat Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sidoarjo, para kepala OPD di Pemkab Sidoarjo, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo. Suasana khidmat terasa sepanjang acara, khususnya saat pembacaan ikrar dan penyematan tanda Paskibraka oleh Bupati Subandi sebagai simbol resmi pengukuhan anggota Paskibraka. Mereka tampak terharu, bangga, dan berdiri tegap di depan hadirin. Subandi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalani proses seleksi serta latihan fisik, mental, dan kedisiplinan selama beberapa pekan. Ia menekankan bahwa tugas mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka bukan sekadar seremonial, melainkan amanah yang mengandung nilai sejarah, kebangsaan, dan kecintaan kepada tanah air. Ia juga mengingatkan seluruh anggota Paskibraka untuk menjaga kesehatan, stamina, dan fokus menjelang pelaksanaan tugas pada 17 Agustus mendatang. Kondisi fisik yang prima diperlukan agar seluruh anggota mampu menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab. Selanjutnya, Subandi mengingatkan bahwa Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI 2026 bertema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema tersebut harus menjadi semangat yang tertanam dalam diri setiap anggota Paskibraka. Sebagai generasi muda, mereka diharapkan tidak hanya menjalankan tugas dengan penuh kehormatan, tetapi juga menjadi teladan dalam disiplin, tanggung jawab, persatuan, dan kecintaan kepada tanah air. “Perjuangan bangsa tidak berhenti pada pengibaran bendera. Tugas kita adalah menjaga persatuan, menegakkan keadilan, dan bekerja keras demi kesejahteraan bersama. Dengan semangat kebersamaan yang kokoh, Insya Allah Sidoarjo akan terus maju dan Indonesia semakin berdaulat, adil, dan makmur,” tuturnya. Dengan dikukuhkannya 77 anggota Paskibraka tersebut, diharapkan pelaksanaan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Sidoarjo berlangsung khidmat. Sekaligus menjadi momentum untuk para anggota Paskibraka untuk menjadi teladan bagi teman sebaya, keluarga, dan masyarakat. (Mar)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, Subandi mengungkapkan rasa syukur atas kebersamaan dan kekompakan masyarakat Sidoarjo. Hal itu disampaikan saat menghadiri pengajian akbar dan doa bersama di Car Wash Pabean, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sabtu (15/8/2026). ”Apa pun yang dilakukan oleh pemerintah daerah ini tidak terlepas dari doa-doa masyarakat yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Pemerintah bisa berjalan dengan baik kalau ada support system dari masyarakat,” ujar Subandi. Pengajian akbar dan doa bersama dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu dihadiri penceramah kondang Ustadz Dr. K.H. Das`ad Latif, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi, Kaji Rafi, Asisten dan Staf Ahli, Camat Sedati, serta Forkopimka Sedati. Ratusan jamaah mengikuti kegiatan tersebut. Subandi mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk kemerdekaan Indonesia. Ia berharap masyarakat bersama pemerintah terus menjaga kondusivitas, guyub, dan rukun agar pembangunan serta peningkatan kesejahteraan dapat berjalan optimal. “Semoga Kabupaten Sidoarjo dijadikan kabupaten baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” harapnya. Subandi juga menyampaikan pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan Pemkab Sidoarjo. Salah satunya betonisasi jalan di sejumlah wilayah. Ia mencontohkan kawasan Pabean hingga Ndares dan Dukuh Ingas yang telah mendapatkan peningkatan infrastruktur. “Biarkan perekonomian kita meningkat. Apabila infrastruktur kita meningkat, tentu perekonomian juga meningkat,” katanya. Subandi turut menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo dalam memberikan akses kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC). “Pak Camat dan Pak Kades, kalau ada warganya tidak punya BPJS, apalagi tidak mampu, segera terbitkan SKTM dan segera dibikinkan BPJS,” tegasnya. Selain itu, ia mendorong percepatan digitalisasi pelayanan publik mulai tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. Digitalisasi dinilai dapat mempermudah pelayanan sekaligus meningkatkan transparansi dan meminimalkan potensi kebocoran. Di akhir sambutan, Bupati Subandi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang hadir untuk mengikuti pengajian dan doa bersama. ”Berdoa bukan untuk Bupati. Berdoa untuk para pahlawan, masyarakat Kabupaten Sidoarjo, masyarakat Pabean, dan keluarga. Mudah-mudahan niat nawaitu panjenengan Allah selalu memberikan kabul,” tuturnya. Ia juga menyampaikan kepeduliannya terhadap pendidikan anak yatim di Pabean. "Dadi tugase Bupati niki juga menyekolahkan anak yatim mulai SD sampai SMA,” pungkasnya. (Mar) .
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - DPRD Kabupaten Sidoarjo menyepakati Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna yang digelar Sabtu (15/8/2026).Rapat yang berlangsung mulai pukul 14.30 WIB tersebut dihadiri 34 anggota DPRD Sidoarjo. Dalam rapat itu, Badan Anggaran (Banggar) DPRD menyampaikan hasil pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terhadap rancangan perubahan KUA-PPAS 2026.Juru Bicara Banggar DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho mengatakan, perubahan KUA-PPAS disusun dengan menyesuaikan kondisi riil daerah serta tema pembangunan Kabupaten Sidoarjo 2026. Yakni, penguatan pelayanan dasar inklusif melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan pemenuhan infrastruktur dasar menuju kemandirian pangan dan energi."Dalam pembahasan, skala prioritas harus disesuaikan dengan lima target prioritas pembangunan dalam RKPD 2026. Sehingga, arah kebijakan pembangunan yang telah ditetapkan tetap dapat tercapai," ujar Kusumo saat membacakan laporan Banggar DPRD Sidoarjo.Dalam struktur perubahan anggaran, pendapatan daerah mengalami penurunan dari Rp5,040 triliun menjadi Rp4,956 triliun. Artinya, pendapatan daerah berkurang Rp83,44 miliar atau sekitar 1,66 persen.Anggaran belanja daerah juga turun dari Rp5,716 triliun menjadi Rp5,613 triliun. Penurunannya mencapai Rp102,78 miliar atau sekitar 1,80 persen.Pada sisi pembiayaan daerah, anggaran sebelum perubahan sebesar Rp675,71 miliar. Angkanya menjadi Rp656,36 miliar setelah perubahan. Ada penurunan Rp19,34 miliar atau sekitar 2,86 persen.Banggar menegaskan, perubahan struktur tersebut merupakan hasil pembahasan bersama antara Banggar, pimpinan komisi-komisi DPRD dan TAPD Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya, seluruh rekomendasi Banggar diminta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam penyusunan Perubahan APBD 2026.Salah satu rekomendasi yang disampaikan adalah agar Pemkab Sidoarjo memastikan keselarasan dokumen perencanaan nasional, provinsi, dan daerah. Selain itu, pendapatan daerah diminta disusun secara realistis berdasarkan potensi dan capaian riil hingga semester berjalan.Banggar juga meminta belanja daerah diarahkan pada program yang benar-benar prioritas dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Belanja modal, khususnya, diminta lebih diprioritaskan untuk pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur yang rusak dan mendesak. Misalnya, fasilitas pendidikan, kesehatan, jalan, drainase, pengendalian banjir, serta sarana pelayanan publik lainnya.Pemkab Sidoarjo juga diminta mengevaluasi realisasi belanja operasional serta memastikan setiap perubahan anggaran didasarkan pada data valid, kebutuhan riil dan capaian kinerja. Monitoring terhadap proses pengadaan, kontrak, progres fisik, hingga pembayaran juga harus dilakukan secara berkala agar tidak terjadi keterlambatan pada akhir tahun anggaran."Dengan berbagai catatan dan rekomendasi tersebut, Banggar DPRD Sidoarjo dapat menerima Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 untuk dilanjutkan ke tahapan berikutnya," kata Kusumo.Bupati Sidoarjo. Subandi menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sidoarjo, khususnya Banggar, atas pembahasan bersama yang telah dilakukan terhadap Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026.“Terima kasih atas kerja sama dan sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam pembahasan perubahan KUA-PPAS ini. Dengan telah disepakatinya rancangan KUA-PPAS, kami berharap seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik dan diselesaikan tepat waktu,” ujar Bupati Subandi.Menurut dia, kesepakatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program pembangunan Kabupaten Sidoarjo tetap berjalan sesuai prioritas dan kemampuan fiskal daerah.“Kami akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah disampaikan Badan Anggaran. Yang terpenting, program yang sudah menjadi prioritas dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sidoarjo,” pungkas Bupati Subandi. (Tim).
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, Subandi memimpin Upacara Apel Besar Hari Pramuka Ke-65 Tahun 2026 di Alun-Alun Sidoarjo pada Jumat pagi (14/8/2026). Sebagai inspektur upacara, Bupati Subandi menegaskan, perjalanan 65 tahun Gerakan Pramuka merupakan sejarah panjang yang dipenuhi pengabdian, karya, keteladanan dan dedikasi. Apel besar Hari Pramuka dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Sriatun Subandi, jajaran pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sidoarjo, para pembina, andalan, serta anggota Pramuka. Peringatan Hari Pramuka Ke-65 tahun 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi bagi pembangunan nasional. Di antaranya, mendukung ketahanan dan swasembada pangan. Dalam sambutannya, Bupati Subandi menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka dapat memperingati Hari Pramuka Ke-65 dalam suasana persaudaraan. “Perjalanan 65 tahun Gerakan Pramuka merupakan sejarah panjang yang dipenuhi pengabdian, karya, keteladanan dan dedikasi dalam membentuk generasi muda Indonesia yang beriman, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kecintaan terhadap tanah air,” ujar Subandi. Menurut dia, selama 65 tahun berkiprah, Gerakan Pramuka telah memberikan kontribusi besar dalam membentuk generasi bangsa. Berbagai tokoh yang lahir dari Gerakan Pramuka telah mengabdikan kemampuan terbaiknya sebagai pemimpin, pendidik, ilmuwan, aparatur negara, tokoh masyarakat, wirausahawan, hingga relawan kemanusiaan. Peringatan Hari Pramuka bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia yang semakin maju, berdaulat, bermartabat dan sejahtera. "Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka tetap relevan sebagai pedoman bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman," tuturnya.Subandi mendorong Gerakan Pramuka untuk terus mendukung pembangunan nasional dengan membentuk generasi muda yang produktif, terampil, mandiri, peduli terhadap lingkungan, mampu memanfaatkan teknologi serta memiliki semangat kewirausahaan. Setiap anggota Pramuka perlu memiliki wawasan, keterampilan, kedisiplinan, dan keberanian untuk mencoba serta mengembangkan gagasan-gagasan positif, baik di lingkungan gugus depan, sekolah, keluarga maupun masyarakat. “Pengalaman tersebut diharapkan tumbuh menjadi kegiatan nyata yang mampu memberikan bekal bagi generasi muda untuk siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” tuturnya. Subandi menambahkan, keberhasilan pembinaan Gerakan Pramuka tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi, sinergi, dan semangat gotong royong seluruh pihak. Dia menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang selama ini ikut mendukung kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Sidoarjo. “Kami berharap sinergi dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus diperkuat. Memberikan manfaat yang semakin besar bagi pembinaan generasi muda serta kemajuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya. Memanfaatkan momentum Hari Pramuka Ke-65, Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka untuk memperbarui tekad, memperkuat persatuan, memperluas pengabdian dan meningkatkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Ia berharap Gerakan Pramuka terus menjadi kawah candradimuka dalam pembentukan karakter bangsa. Mampu melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian yang tidak pernah padam. “Mari kita jadikan Hari Pramuka Ke-65 tahun 2026 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kontribusi nyata Gerakan Pramuka bagi bangsa dan negara,” serunya. Mengakhiri sambutannya, Ia pun menyampaikan ucapan selamat Hari Pramuka Ke-65 tahun 2026 dan berharap Gerakan Pramuka semakin maju serta terus memberikan kontribusi bagi Indonesia. “Selamat memperingati Hari Pramuka Ke-65 tahun 2026. Satu Pramuka untuk Indonesia. Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia,” pungkasnya. (Son/mas) .
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo bersama jajaran Forkopimda dan elemen masyarakat menggelar Dialog Kebangsaan di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Kamis (13/8/2026). Forum ini digelar guna memperkuat kerukunan dan mengantisipasi polarisasi masyarakat di ruang digital menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, hadir mewakili Bupati Sidoarjo Subandi dalam kegiatan tersebut. Dia menekankan pentingnya literasi digital dan sikap kritis masyarakat dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial. "Kemudahan akses informasi saat ini menuntut kita secara cermat memilah dan memverifikasi kebenaran setiap berita agar tidak mudah terprovokasi. Kekuatan untuk menjaga persatuan berada di tangan kita bersama," ujar Fenny. Menurut Fenny, dinamika di ruang maya kerap memicu polarisasi di dunia nyata. Karena itu, kewaspadaan terhadap informasi bohong atau hoax dan ujaran kebencian menjadi kunci utama pemeliharaan stabilitas keamanan daerah. Sebagai daerah yang berkembang pesat dengan latar belakang masyarakat yang majemuk, Sidoarjo dinilai rawan terpapar isu disintegrasi jika kerukunan antarumat dan antargolongan tidak dirawat. Keberagaman suku, agama, hingga organisasi di Sidoarjo harus diposisikan sebagai modal sosial, bukan pemicu perpecahan. "Mari terus merawat toleransi, memperkuat kerukunan, dan menghindari segala tindakan maupun ucapan yang memicu permusuhan di tengah masyarakat," tambahnya. Dialog kebangsaan bertajuk "Merawat Bhinneka Tunggal Ika Memperkuat Persatuan Bangsa di Tengah Polarisasi dan Ruang Digital" ini ditutup dengan penandatanganan Komitmen Bersama. Deklarasi moral ini diikuti oleh perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, akademisi, hingga media massa guna menjamin situasi Sidoarjo tetap kondusif.yu
Selengkapnya1.10.2026
30.09.2026
29.09.2026
17.09.2026
10.09.2026
9.09.2026
3.09.2026
2.12.2025
2.12.2025
12.11.2025
28.10.2025
14.10.2025
9.10.2025
29.09.2025
17.09.2025
16.09.2025
8.09.2025
4.09.2025
3.09.2025
30.07.2025
23.07.2025
23.07.2025
17.07.2025
10.07.2025
10.07.2025
7.07.2025
7.07.2025
4.07.2025
12.06.2025
12.06.2025
19.05.2025
24.04.2025
11.04.2025
19.03.2025
17.03.2025
28.02.2025
26.02.2025
17.02.2025
3.02.2025
3.02.2025
23.01.2025
23.01.2025
20.01.2025
17.12.2024
13.12.2024
13.12.2024
19.11.2024
17.10.2024
17.10.2024
2.10.2024
25.09.2026 - 16.10.2026
22.09.2026 - 28.09.2026
22.09.2026 - 26.09.2026
22.09.2026 - 23.09.2026
22.09.2026 - 29.09.2026
21.09.2026 - 28.09.2026
21.09.2026 - 26.09.2026
15.09.2026 - 18.09.2026
13.09.2026 - 15.09.2026
9.09.2026 - 15.09.2026
11.09.2026 - 15.09.2026
9.09.2026 - 17.09.2026
8.09.2026 - 14.09.2026
7.09.2026 - 14.09.2026
7.09.2026 - 14.09.2026
7.09.2026 - 7.10.2026
5.09.2026 - 7.09.2026
7.09.2026 - 15.09.2026
7.09.2026 - 7.10.2026
2.09.2026 - 7.09.2026
1.09.2026 - 7.09.2026
31.08.2026 - 30.09.2026
7.09.2026 - 7.10.2026
26.08.2026 - 30.08.2026
22.08.2026 - 28.08.2026
20.08.2026 - 23.08.2026
21.08.2026 - 23.08.2026
22.08.2026 - 23.08.2026
18.08.2026 - 19.08.2026
18.08.2026 - 22.08.2026
12.08.2026 - 14.08.2026
12.08.2026 - 14.08.2026
13.08.2026 - 20.08.2026
11.08.2026 - 17.08.2026
31.08.2026 - 1.09.2026
12.08.2026 - 14.08.2026
12.08.2026 - 14.08.2026
9.08.2026 - 12.08.2026
11.08.2026 - 12.08.2026
11.08.2026 - 14.08.2026
21.07.2026 - 27.07.2026
25.07.2026 - 30.07.2026
14.07.2026 - 20.07.2026
15.07.2026 - 22.07.2026
13.07.2026 - 15.07.2026
13.07.2026 - 14.07.2026
13.07.2026 - 30.07.2026
30.06.2026 - 4.07.2026
30.06.2026 - 11.07.2026
30.06.2026 - 10.07.2026
Visitors : 2270124