KOMINFO, Sidoarjo - Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah banyak berdiri di Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Subandi menyerukan seluruh ketua RT/RW, perangkat desa, BPD, serta ASN menjadi anggota KDKMP. Seruan itu dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Sidoarjo tentang dukungan kepada Koperasi Desa Merah Putih di Sidoarjo. Yakni Surat edaran bernomor SE No. 500.3/7339/438.1.2.2/2026 tentang Partisipasi dalam Keanggotaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Surat tersebut ditujukan kepada Sekda Kabupaten Sidoarjo, Asisten Sekda Kabupaten Sidoarjo, kepala Perangkat Daerah di Pemkab Sidoarjo, camat seKabupaten Sidoarjo, Kades dan Lurah se-Kabupaten Sidoarjo, serta ketua RT dan RW se-Kabupaten Sidoarjo. “Dukungan semua pihak diperlukan agar Koperasi Desa Merah Putih di Sidoarjo bisa tumbuh dan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Perlu pula langkah terobosan yang inovatif dan nyata,” kata Bupati Subandi. Seruan itu berlaku menyeluruh. Para pihak disarankan ikut menjadi anggota KDMP di Sidoarjo. Bahkan pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo juga. ”Saya dan keluarga juga akan menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih di desa kami,” tegas Bupati Subandi yang tinggal di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, tersebut. Di sisi lain, sebagai langah nyata dukungan untuk KDMP, Bupati Subandi telah mengundang berbagai pihak untuk mengadakan berbagai kegiatan di Sidoarjo. Di antaranya, Bulog Sidoarjo dan pabrik-pabrik gula (PG) di Kabupaten Sidoarjo. Mereka akan diajak bareng dengan KDMP di Sidoarjo untuk menggelar pasar murah. Bupati Subandi mendorong diadakannya pasar murah untuk sosialisasi KDMP sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah eceran tertinggi (HET). ”Harga sembako harus di bawah HET supaya masyarakat desa terbantu dan dagangan koperasi bisa laku,” tambah Bupati Subandi. Dalam rapat koordinasi pada Senin pagi (15 Juni 2026) itu, hadir pimpinan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo; Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim) Sidoarjo, Forum Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidoarjo, serta jajaran Forkopimda Sidoarjo. Bupati Subandi menegaskan pentingnya sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program KDMP di Sidoarjo. Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih, lanjut dia, merupakan salah satu upaya menggerakkan perekonomian masyarakat desa.
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Kondisi Muhammad Izzan Dwi Arifianto mendapatkan perhatian khusus Bupati Sidoarjo H. Subandi. Bocah luka bakar berusia tujuh tahun itu kembali masuk rumah sakit. Luka bakar 46 persen yang dideritanya setahun lalu itu kembali membutuhkan perawatan serius. Saat ini perawatan intensif tengah dilakukan RSUD R.T. Notopuro diruang isolasi combustio. Siang tadi, Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk M. Izzan di RSUD R.T. Notopuro, Selasa, (16/6). Ia prihatin melihat kondisi bocah yang telah kehilangan ibu dan kakaknya saat kejadian kebakaran setahun lalu itu. Dipastikannya M. Izzan mendapatkan perawatan intensif sampai pulih. “Saya pribadi sebagai pimpinan daerah sangat prihatin melihat kondisi ananda Muhammad Izzan, mudah-mudahan dengan uluran tangan pemerintah daerah, anak usia tujuh tahun ini ditangani dengan baik,” ucapnya.Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan RSUD R.T. Notopuro akan menangani M. Izzan dengan maksimal. Tindakan operasi luka bakar akan dilakukan. Pengobatan juga akan terus dilakukan sampai kondisi M. Izzan pulih kambali. Dipastikannya juga seluruh biaya perawatannya akan di tanggung Pemkab Sidoarjo.“Saya sudah titipkan ke bu Direktur (RSUD R.T. Notopuro) agar anak ini bisa sembuh seperti teman-teman seusianya, ini menjadi perhatian khusus bupati agar ananda Muhammad Izzan mendapat bantuan perawatan semaksimal mungkin,” ucapnya.Bupati Sidoarjo H. Subandi juga akan memberikan perhatian terhadap kondisi perekonomian ayah M. Izzan. Pasalnya saat ini Mujianto tidak dapat bekerja karena terpaksa harus merawat anaknya M. Izzan. Ia juga akan memberikan pekerjaan dengan waktu yang fleksibel bagi Mujianto. Selain itu bantuan sosial Baznas Sidoarjo juga akan diberikannya. “Nanti bapaknya kita carikan pekerjaan yang mudah saja, biar ikut membantu nyapu, habis subuh kerja, biar jam delapan pulang agar dapat merawat anaknya,” ujarnya. Plt. Direktur RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo dr. Prima Dessy Kusuma Rakhmawati., M.Kes mengatakan sudah setahun ini RSUD R.T. Notopuro melakukan perawatan luka bakar M. Izzan. Beberapa kali perawatan pembersihan luka serta tindakan operasi juga telah dilakukan. Perawatan tersebut akan terus dilakukan sampai luka bakar 46 persen yang diderita bocah tersebut sembuh. “Sebetulnya pasien ini sudah beberapa kali rawat inap, kemudian dilakukan operasi, pembersihan luka juga sudah, terakhir Januari kesini setelah itu tidak kontrol lagi,” ucapnya.dr. Prima mengatakan perawatan luka bakar yang dialami M.Izzan membutuhkan waktu yang lama. Tindakan operasi akan kembali dilakukan kepada M.Izzan. Tindakan operasi luka bakar seperti ini dilakukan secara bertahap. Ia akan pastikan RSUD R.T. Notopuro akan memberikan perawatan semaksimal mungkin bagi M.Izzan sampai pulih kembali.“Rencana kami akan ada pembersihan luka, operasi ditangannya dan kakinya yang kaku karena lama tidak digerakkan, kontraktur namanya, ini nanti memang membutuhkan waktu yang lama perawatannya karena operasinya bertahap,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa sejak awal M. Izzan sudah dikawal oleh dokter bedah plastik. dr. Ariek Desnantika, Sp.BP-RE sudah ditugaskannya untung menangani kesembuhan M. Izzan.“Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam merawat pasien ini karena membutuhkan waktu yang lama,” ucapnya. Git/mas
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menitipkan empat pesan penting kepada generasi muda agar mampu menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Pelepasan Lulusan ke-59 SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo Tahun Ajaran 2025–2026 di Auditorium KH. AR. Fachruddin SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo pada Selasa (16/6/2026). Pesan pertama yang disampaikan Mimik adalah pentingnya menjaga salat dalam kondisi apa pun. Menurutnya, kesuksesan yang diraih seseorang tidak boleh membuatnya melupakan kewajiban kepada Allah SWT.“Jangan pernah meninggalkan salat di mana pun berada dan setinggi apa pun kesuksesan yang diraih. Jangan melupakan kewajiban kepada Allah karena salat adalah tiang agama, penuntun hidup, dan sumber kekuatan manusia,” ujarnya.Pesan kedua adalah menjaga akhlak dan karakter. Ia menegaskan bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya diukur dari prestasi akademik saja, tetapi juga dari sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.“Orang lain akan menghargai kita bukan hanya karena nilai yang tinggi, tetapi juga karena kejujuran, tanggung jawab, dan sikap hormat kepada sesama,” katanya.Pesan ketiga, Mimik mendorong generasi muda agar berani memiliki cita-cita dan mimpi besar. Menurutnya, setiap keberhasilan selalu diawali dengan impian yang disertai tekad, kerja keras, dan doa.“Setiap kesuksesan besar berawal dari mimpi besar yang diiringi niat, usaha, dan doa,” tuturnya.Sementara itu, pesan keempat yang ia sampaikan adalah agar generasi muda tidak pernah berhenti belajar. Mimik mengingatkan bahwa kelulusan bukan akhir dari proses pendidikan, melainkan awal untuk meraih kesempatan dan pengalaman yang lebih luas.“Kelulusan ini bukanlah titik akhir, melainkan awal perjalanan untuk meraih mimpi yang lebih besar. Karena itu, teruslah belajar dan menambah wawasan,” ujarnya.Pada kesempatan tersebut, Mimik juga mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah dinyatakan lulus. “Selamat atas kelulusan anak-anakku semua, keberhasilan ini merupakan buah dari perjuangan, kerja keras, doa, dan semangat yang telah kalian perjuangkan selama menempuh pendidikan,” pungkasnya. Ia juga berpesan agar generasi muda tidak melupakan jasa orang tua yang selalu mendoakan serta para guru yang dengan sabar mendidik dan membimbing selama proses belajar. “Saya juga berharap agar kalian semua yang menjadi generasi muda Sidoarjo dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, memiliki mimpi besar, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, agama, bangsa, dan negara,” harapnya. (Dew)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo H. Subandi meresmikan Menara Masjid At-Taqwa Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Selasa (16/6/2026). Peresmian tersebut bertepatan dengan peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah dan berlangsung penuh khidmat bersama masyarakat setempat.Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Sidoarjo, Kapolsek Sedati, jajaran Forkopimka Sedati, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pj. Kepala Desa Kalanganyar beserta perangkat desa, pengurus masjid, RT/RW, serta berbagai elemen masyarakat.Dalam sambutannya, Bupati H.Subandi menyampaikan rasa syukur atas berdirinya menara Masjid At-Taqwa yang menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Kalanganyar."Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama dapat hadir dalam peresmian Menara Masjid At-Taqwa Kalanganyar dalam keadaan sehat wal afiat. Berdirinya menara yang megah ini tidak lepas dari kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa rasa memiliki dan persatuan mampu mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.Menurut H.Subandi, pembangunan fasilitas keagamaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan menara masjid tersebut.Pada kesempatan itu, H.Subandi juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk terus mendukung pembangunan sarana keagamaan di berbagai wilayah. Ia meminta pengurus Masjid At-Taqwa untuk mengajukan proposal kebutuhan pembangunan lanjutan agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku."Insyaallah pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana ibadah. Silakan kebutuhan yang masih diperlukan disampaikan melalui proposal agar dapat kami tindak lanjuti dan kawal sesuai aturan yang berlaku," katanya.Selain pembangunan sarana ibadah, H.Subandi juga memaparkan berbagai program pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan di kawasan pesisir Sedati, khususnya Kalanganyar. Salah satunya adalah program betonisasi jalan yang akan dilakukan secara bertahap guna meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas masyarakat pesisir.Ia mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan meningkatkan konektivitas kawasan pesisir, mendukung aktivitas masyarakat nelayan, serta memperkuat sektor wisata dan perekonomian lokal."Kami ingin kawasan pesisir Kalanganyar terus berkembang. Infrastruktur jalan yang baik akan mendukung aktivitas masyarakat, sektor perikanan, wisata, hingga pertumbuhan ekonomi daerah," jelasnya.Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada berkurangnya transfer dana ke daerah, H.Subandi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tidak akan berhenti melakukan pembangunan."Kita harus terus berinovasi. Meskipun ada efisiensi anggaran, pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan daerah harus tetap berjalan," tegasnya.Pada kesempatan tersebut, Subandi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan pasca pelaksanaan pesta demokrasi. Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik harus diakhiri dan digantikan dengan semangat membangun daerah bersama-sama."Demokrasi sudah selesai. Sekarang saatnya seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan seluruh warga bersatu kembali untuk membangun desa dan daerahnya masing-masing. Jangan sampai perbedaan politik menghambat pembangunan," pungkasnya.Ia juga meminta para kepala desa untuk terus merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan."Semua harus dirangkul. Kita punya tujuan yang sama, yaitu membangun dan menyejahterakan masyarakat. Dengan kebersamaan, pembangunan akan lebih mudah diwujudkan," ungkapnya.Peresmian Menara Masjid At-Taqwa Kalanganyar menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, persatuan, serta semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sidoarjo yang lebih maju dan sejahtera. (Son)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Pekan Olahraga Kabupaten/Porkab Sidoarjo 2026 resmi dimulai. Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menandai pembukaannya di Gedung Serbaguna GOR Sidoarjo, Senin, (15/6). Terdapat 5.600 atlet yang akan bertanding di 52 Cabang Olahraga/Cabor yang dipertandingkan.Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengatakan Porkab Sidoarjo 2026 menjadi wadah penting untuk menjaring atlet-atlet berbakat Sidoarjo. Atlet-atlet Sidoarjo tersebut nantinya bakal mewakili Kabupaten Sidoarjo dalam ajang olahraga yang lebih tinggi. Semisal pada Pekan Olahraga Provinsi/Porprov Jatim 2027 mendatang. Diharapkannya dikancah olahraga provinsi tersebut para atlet Porkab Sidoarjo 2026 akan membawa nama harum Kabupaten Sidoarjo. “Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menjaring atlet-atlet berbakat Sidoarjo,”ucapnya.Oleh karenanya Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana berpesan kepada seluruh atlet Porkab untuk memanfaatkan sebaik-baiknya ajang olahraga seperti in. Ia meminta para atlet Sidoarjo untuk dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi dalam Porkab Sidoarjo 2026 harus mampu dicapai setinggi-tingginya.“Jadikan tempat ini batu loncatan menuju ketempat yang lebih tinggi,” pesannya kepada seluruh atlet Porkab Sidoarjo 2026.Ia juga berpesan kepada seluruh atlet yang akan bertanding untuk menjunjung tinggi sportifitas. Selain itu bertanding dengan penuh semangat, percaya diri dan pantang menyerah. Menurutnya disiplin dan sportifitas adalah kunci meraih prestasi dalam pertandingan. “Jadilah inspirasi bagi masyarakat bahwa kerja keras dan tekad yang kuat mampu mengantarkan prestasi yang gemilang,” ujarnya.Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana juga menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo akan terus mendukung pengembangan olahraga. Selain itu pembinaan atlet juga akan terus didorongnya. Ia ingin Kabupaten Sidoarjo terus dikenal sebagai daerah yang melahirkan para juara olahraga.“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, raih prestasi, dan harumkan nama Kabupaten Sidoarjo di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional,” ucapnya.Sementara itu Plt. Ketua Umum KONI Sidoarjo Imam Purwanto mengatakan Porkab Sidoarjo 2026 digelar sebagai bentuk persiapan menghadapi Porprov Jatim 2027 di Surabaya mendatang. Atlet-atlet terbaik akan dijaringnya lewat Porkab Sidoarjo kali ini. Ia juga menyebut ajang ini menjadi bagian penting dari strategi pembinaan olahraga prestasi. “Kami sudah mempersiapkan cabang-cabang olahraga untuk Porprov 2027 sejak awal. Setiap cabor telah kami petakan potensinya dan dilakukan evaluasi untuk menentukan target prestasi. Target kami adalah mengembalikan Kabupaten Sidoarjo ke posisi runner-up Porprov Jawa Timur,” ucapnya.Imam juga menyampaikan KONI Sidoarjo akan melaksanakan Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) setelah pelaksanaan Porkab Sidoarjo selesai. Puslatkab akan mulai Juli 2026 kepada atlet-atlet yang menunjukkan prestasi terbaiknya selama Porkab Sidoarjo 2026 berlangsung. Para atlet tersebut akan mendapatkan pembinaan intensif sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov Jatim 2027.“Setelah Porkab selesai, mulai Juli nanti kami akan melaksanakan Puslatkab. Atlet-atlet terbaik hasil Porkab akan dipersiapkan secara khusus untuk memperkuat kontingen Kabupaten Sidoarjo pada Porprov Jawa Timur,” ujarnya.Ia optimistis target runner-up Porprov Jawa Timur 2027 dapat diraih. Apalagi pelaksanaan Porprov yang dipusatkan di Surabaya dinilainya memberikan keuntungan tersendiri bagi kontingen Sidoarjo dari sisi jarak dan adaptasi.“Alhamdulillah, Porprov nanti digelar di Surabaya. Kami akan memberikan dukungan penuh dan motivasi kepada para atlet agar mampu meraih prestasi maksimal dan merebut kembali posisi runner-up Porprov Jawa Timur 2027 besok,” tegasnya.Imam juga menyampaikan Porkab Sidoarjo 2026 akan digelar tanggal 15-30 Juni 2026. Terdapat 52 Cabor yang dipertandingkan. Jumlah atlet yang ikut sekitar 5.600 atlet. Ia mengatakan jumlah Cabor dalam Porkab Sidoarjo tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan. Pada pelaksanaan Porkab Sidoarjo tahun 2024 lalu hanya mempertandingkan 35 Cabor.“Porkab Sidoarjo tahun ini diikuti sebanyak 5.600 atlet, semua atlet ber KTP Sidoarjo dengan usia maksimal 22 tahun pada tahun 2026 ini,” ucapnya. Git
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan pentingnya sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi pembahasan Koperasi Desa Merah Putih di ruang Opsroom Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Senin (15/6/2026).Rapat tersebut dihadiri oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim) Kabupaten Sidoarjo, Forum Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidoarjo, serta jajaran Forkopimda Sidoarjo.Dalam arahannya, Bupati H.Subandi menyampaikan bahwa keberadaan Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu upaya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, tujuan tersebut hanya dapat tercapai apabila seluruh pihak yang terlibat mampu menjalin kerja sama yang baik.“Tujuan program ini untuk menggerakkan perekonomian di setiap desa. Karena itu dibutuhkan kerja sama yang baik dari semua pihak agar koperasi yang telah terbentuk dapat berjalan dan berkembang,” ujar Subandi.Ia mengatakan, hasil peninjauan lapangan yang dilakukan bersama pihak terkait menunjukkan bahwa sejumlah gerai Koperasi Desa Merah Putih di berbagai wilayah telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan. Keberadaan gerai tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan koperasi kepada masyarakat luas.“Kemarin saya bersama tim turun langsung ke lapangan. Sudah banyak gerai yang selesai dibangun. Ini harus dimanfaatkan untuk mengenalkan dan mempromosikan koperasi kepada masyarakat sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.Subandi juga mengimbau seluruh pengurus dan Forum Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sidoarjo agar memanfaatkan gedung maupun gerai yang telah tersedia sesuai dengan fungsi dan tujuan pembentukannya. Ia tidak ingin fasilitas yang telah dibangun hanya menjadi bangunan fisik tanpa aktivitas yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa.“Kalau gedung dan gerainya sudah jadi, harus dimanfaatkan sesuai fungsinya. Jangan sampai hanya berdiri bangunannya saja, tetapi harus mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.Pada kesempatan tersebut, H.Subandi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mendukung penuh program Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, Pemkab Sidoarjo siap memberikan dukungan dan fasilitasi yang dibutuhkan selama seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk menyukseskan program tersebut.“Pemkab Sidoarjo siap mendukung program Presiden ini. Jika pihak koperasi membutuhkan bantuan, kami siap memfasilitasi. Yang terpenting adalah adanya komitmen bersama agar program ini benar-benar berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Son/Mas)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Sebanyak 1.600 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Wonoayu menerima bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026, Senin (15/6/2026). Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Desa Karangpuri, Desa Wonokalang, dan Desa Simo Angin-angin tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran sekaligus memenuhi kebutuhan pangan keluarga.Bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan melalui Perum Bulog. Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan. Rinciannya, sebanyak 557 KPM di Desa Karangpuri, 541 KPM di Desa Wonokalang, dan 502 KPM di Desa Simoangin-angin menerima bantuan tersebut.Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa bantuan pangan menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, terutama dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.“Alhamdulillah saya senang bisa melihat masyarakat berbahagia menerima bantuan beras ini. Ini merupakan program dari pemerintah pusat untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.Mimik juga mengingatkan masyarakat agar ikut mengawasi penyaluran bantuan. “Kalau ada yang sebenarnya mampu tetapi masih menerima bantuan, silakan dilaporkan. Bantuan ini harus diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, seperti warga yang sudah tidak memiliki pekerjaan atau membutuhkan bantuan pangan,” ucapnya.Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo Eni Rustianingsih, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo Mharta Wara Kusuma, Camat Wonoayu Anwar, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya, serta perangkat desa setempat.Warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas program tersebut karena dinilai membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga di tengah meningkatnya kebutuhan hidup sehari-hari. Pemerintah berharap program bantuan pangan ini dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi keluarga penerima manfaat di Kabupaten Sidoarjo.Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, program Bantuan Pangan Alokasi Februari–Maret 2026 di Kabupaten Sidoarjo menjangkau sebanyak 181.442 keluarga penerima manfaat dengan total bantuan 3.628.840 kilogram beras dan minyak goreng sebanyak 725.768 liter. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Sidoarjo. (Mar)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tengah memperkuat kolaborasi lintas instansi untuk memastikan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tepat sasaran. Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo, Dinas Sosial, serta Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) di Ruang Delta Wicaksana (Opsroom) Setda Kabupaten Sidoarjo, Senin (15/6/2026).Rapat tersebut difokuskan pada sinkronisasi dan pemetaan data calon penerima bantuan RTLH agar penanganan rumah tidak layak huni dapat dilakukan secara terukur, berbasis data, dan berkelanjutan dalam beberapa tahun ke depan.Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan pentingnya penyatuan data dari seluruh instansi agar pemerintah memiliki gambaran yang jelas mengenai kondisi rumah tidak layak huni yang ada di masyarakat.“Data yang konkret harus kita satukan menjadi satu data. Kita petakan mana rumah yang belum tertangani, mana yang sedang ditangani, dan berapa jumlah yang masih membutuhkan bantuan,” ujarnya.Subandi meminta seluruh data yang ada dilakukan verifikasi dan pencocokan ulang di lapangan agar bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan.“Data yang ada harus dikroscek kembali sehingga rumah yang benar-benar tidak layak huni bisa segera kita tangani. Harapan saya dalam tiga sampai empat tahun ke depan kita memiliki peta yang jelas mengenai jumlah RTLH yang benar-benar perlu mendapatkan bantuan,” katanya.Ia menegaskan bahwa pemetaan tersebut akan mengacu pada data Dinas Sosial sebagai basis utama penentuan sasaran penerima bantuan.“Harapan saya nanti hasil dari Dinas Sosial bisa kita petakan, yang kira-kira tidak layak huni betul-betul berapa jumlahnya,” tegasnya.Terkait keterlibatan Baznas dalam program RTLH, Subandi menyampaikan bahwa sumber pendanaan berasal dari zakat dan infak Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sidoarjo sehingga penyalurannya harus bebas dari intervensi pihak manapun.“Karena Baznas ini bantuan dari ASN, saya tidak mau ada intervensi dari pihak luar. Saya ucapkan terima kasih kepada ASN di seluruh Sidoarjo yang telah berkontribusi melalui Baznas,” ujarnya.Subandi juga menyebut, sejumlah persyaratan RTLH di antaranya rumah berdiri di atas tanah milik sendiri, bukan berada di lahan irigasi, serta tidak membedakan latar belakang agama penerima.Ketua Baznas Sidoarjo, Agus M. Chasbil Azis Salju Sodar menjelaskan bahwa pengolahan dan sinkronisasi data penerima bantuan masih terus dilakukan. Proses tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan untuk menghasilkan data yang akurat dan terintegrasi.“Untuk melakukan kroscek penerima bantuan RTLH ini dari data kami ada sebanyak 289 yang tengah waiting list, kami membutuhkan waktu sekitar 2-3 bulan untuk kroscek dilapangan,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo, Eri Sudewo, mengatakan bahwa proses integrasi data penerima bantuan RTLH akan dilakukan secara bertahap melalui sistem data warehouse yang dikelola Pemkab Sidoarjo. Langkah tersebut bertujuan untuk menyatukan berbagai sumber data agar proses penyaluran bantuan lebih akurat dan terintegrasi.“Data yang sudah ada akan kami masukkan terlebih dahulu ke dalam data warehouse. Selanjutnya, ketika data intervensi dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tersedia, akan kami integrasikan juga sehingga seluruh data penerima bantuan dapat terkelola dalam satu sistem,” kata Eri.Ia menjelaskan, penyaluran bantuan ke depan juga akan mengacu pada DTSEN, khususnya masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 5. Dengan demikian, bantuan yang diberikan pemerintah maupun lembaga mitra dapat lebih tepat sasaran kepada keluarga miskin dan rentan.Ditempat yang sama, Kepala Dinsos Kabupaten Sidoarjo, Mharta Wara Kusuma dan Kepala Dinas Perkim CKTR, M. Bachruni Aryawan menyatakan kesiapan mereka untuk melakukan verifikasi dan kroscek ulang data calon penerima bantuan RTLH dilapangan untuk kemudian dijadikan satu dengan baznas menjadi satu data oleh Diskominfo. “Kami siap melakukan kroscek dan verifikasi lapangan untuk memastikan data yang digunakan benar-benar valid sehinhga bantuan RTLH dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” ujarnya. (Dew)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Ustadz Das`ad Latif diundang sebagai penceramah dalam Pengajian Ahad Pahing yang digelar di pendopo Delta Wibawa, Minggu pagi, (14/6). Pengajian rutin dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah itu dihadiri kurang lebih seribu orang jamaah. Mereka berasal dari organisasi Fatayat dan Muslimat NU se Kabupaten Sidoarjo. Bupati Sidoarjo H. Subandi serta Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih serta Kyai Abdul Aziz Munif ikut hadir dalam pengajian tersebut.Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan tahun ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperingati Tahun Baru Islam 1448 H dengan tema "merawat tradisi, meneguhkan hijrah, menggapai keberkahan untuk Sidoarjo yang lebih baik". Menurutnya tema tersebut sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Sidoarjo yang dikenal religius, guyub, dan kaya akan tradisi keislaman. Disampaikannya merawat tradisi berarti menjaga warisan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para ulama dan pendahulu. “Tradisi pengajian, tahlil, shalawat, sedekah, gotong royong, serta berbagai amaliah keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat merupakan kekuatan sosial yang harus terus kita pelihara sebagai identitas dan perekat persatuan,” ucapnya.Namun ia menggaris bawahi bahwa merawat tradisi tidak hanya cukup dengan melestarikan bentuk-bentuk kegiatan. Namun yang lebih penting adalah menjaga substansi nilai yang terkandung di dalamnya. Seperti keimanan, ukhuwah, kepedulian sosial, serta semangat untuk terus memperbaiki diri dan lingkungan sekitar.Ia juga sampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender hijriah. Namun menjadi momentum untuk mengingatkan umat Islam pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW. Menurutnya peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW merupakan sebuah perjalanan yang sarat dengan makna perjuangan, pengorbanan, keteguhan iman, serta tekad untuk menuju kehidupan yang lebih baik.“Meneguhkan hijrah berarti menjadikan semangat perubahan sebagai bagian dari kehidupan kita. hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga perpindahan dari kebiasaan yang kurang baik menuju perilaku yang lebih baik, dari sikap individual menuju kepedulian sosial, dari kemalasan menuju produktivitas, dan dari perpecahan menuju persatuan,” ujarnya.Bupati H. Subandi mengatakan semangat hijrah perlu diimplementasikan dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik serta pembangunan yang merata dan penguatan ekonomi masyarakat. “Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani juga menjadi fokus kita untuk terus berbenah dalam menghadirkan pelayanan publik yang baik,” ucapnya. Git/mas
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - TP PKK Kabupaten Sidoarjo dukung program penghijauan dan penataan lingkungan di Kabupaten Sidoarjo. Mereka melakukan kegiatan penanaman bunga bugenvil di taman dan median Jalan Flyover Jenggolo, Minggu pagi, (14/6). Ada 346 pohon bunga kertas yang ditanam oleh puluhan ibu-ibu anggota TP PKK Kabupaten, kecamatan serta desa tersebut. Kegiatan penghijauan yang dimulai jam 6 pagi itu dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr. Sriatun Subandi. Ketua TP. PKK Sidoarjo dr. Sriatun Subandi mengatakan aksi penghijauan kali ini dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak/HKG PKK ke 54 sekaligus mendukung hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dikatakannya kegiatan penghijauan merupakan salah satu dari 10 Program Pokok PKK yakni kelestarian lingkungan hidup. “Hari ini kami Tim Penggerak PKK bersama ketua TP Penggerak PKK kecamatan dan desa dan juga dinas yang terkait kita melaksanakan 10 Program Pokok PKK yang ke 9 yakni kelestarian lingkungan hidup,” ucapnya. Istri Bupati Sidoarjo H. Subandi tersebut mengatakan program kelestarian lingkungan hidup juga diterapkan TP Penggerak PKK desa. Mereka memanfaatkan pekarangan rumah untuk menaman berbagai tanaman ketahanan pangan seperti cabai maupun terong. “Kemarin kami Tim Penggerak PKK kabupaten juga memberikan support tanaman untuk kebutuhan pokok, seperti tanaman cabai, terong untuk menopang ketahanan pangan,” ujarnya.Disampaikannya juga program kelestarian lingkungan hidup juga mencakup kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia melihat Tim Penggerak PKK desa mampu melaksanakan pengelolaan sampah dengan baik. Terbukti dari banyaknya Bank Sampah yang berdiri di setiap desa.“Alhamdulillah pengelolaan sampah di tiap-tiap Tim Penggerak PKK desa sudah berjalan, karena setiap tahun sekali ada lomba RT Asri, Lomba RT Mandiri, dan ada Lomba RT Sehat yang pada saat kita turun kelapangan hampir semua desa di masing-masing kecamatan ada bank sampahnya,” ucapnya. Git
Selengkapnya2.12.2025
2.12.2025
12.11.2025
28.10.2025
14.10.2025
9.10.2025
29.09.2025
17.09.2025
16.09.2025
8.09.2025
4.09.2025
3.09.2025
30.07.2025
23.07.2025
23.07.2025
17.07.2025
10.07.2025
10.07.2025
7.07.2025
7.07.2025
4.07.2025
12.06.2025
12.06.2025
19.05.2025
24.04.2025
11.04.2025
19.03.2025
17.03.2025
28.02.2025
26.02.2025
17.02.2025
3.02.2025
3.02.2025
23.01.2025
23.01.2025
20.01.2025
17.12.2024
13.12.2024
13.12.2024
19.11.2024
17.10.2024
17.10.2024
2.10.2024
17.09.2024
9.09.2024
30.08.2024
27.08.2024
25.07.2024
11.07.2024
27.05.2024
8.05.2024
1.04.2024
28.02.2024
25.01.2024
21.01.2024
18.01.2024
15.01.2024
10.01.2024
9.01.2024
9.01.2024
2.01.2024
22.12.2023
18.12.2023
3.12.2023
24.11.2023
20.11.2023
13.11.2023
9.11.2023
27.10.2023
10.10.2023
3.10.2023
13.09.2023
25.08.2023
22.08.2023
22.08.2023
26.07.2023
24.07.2023
28.06.2023
23.06.2026 - 24.06.2026
24.06.2026 - 28.06.2026
24.06.2026 - 28.06.2026
23.06.2026 - 28.06.2026
22.06.2026 - 26.06.2026
22.06.2026 - 27.06.2026
22.06.2026 - 30.06.2026
21.06.2026 - 23.06.2026
22.06.2026 - 28.06.2026
22.06.2026 - 27.06.2026
22.06.2026 - 28.06.2026
22.06.2026 - 28.06.2026
17.06.2026 - 26.06.2026
17.06.2026 - 28.06.2026
17.06.2026 - 23.06.2026
15.06.2026 - 22.06.2026
12.06.2026 - 26.06.2026
15.06.2026 - 21.06.2026
15.06.2026 - 20.06.2026
15.06.2026 - 25.06.2026
15.06.2026 - 20.06.2026
15.06.2026 - 20.06.2026
9.06.2026 - 15.06.2026
31.05.2026 - 14.06.2026
16.05.2026 - 19.06.2026
9.06.2026 - 12.06.2026
8.06.2026 - 12.06.2026
8.06.2026 - 15.06.2026
2.06.2026 - 8.06.2026
8.06.2026 - 11.06.2026
7.06.2026 - 30.06.2026
4.06.2026 - 14.06.2026
4.06.2026 - 18.06.2026
4.06.2026 - 31.03.2027
31.05.2026 - 1.06.2026
1.06.2026 - 3.06.2026
1.06.2026 - 4.06.2026
25.05.2026 - 18.06.2026
25.05.2026 - 26.05.2026
15.05.2026 - 30.06.2026
19.05.2026 - 25.05.2026
20.05.2026 - 3.06.2026
19.05.2026 - 20.05.2026
13.05.2026 - 17.05.2026
18.05.2026 - 22.05.2026
12.05.2026 - 17.05.2026
18.05.2026 - 18.05.2026
19.05.2026 - 23.05.2026
11.05.2026 - 18.05.2026
12.05.2026 - 18.05.2026
12.05.2026 - 17.05.2026
10.05.2026 - 13.05.2026
6.05.2026 - 8.05.2026
4.05.2026 - 29.10.2026
5.05.2026 - 11.05.2026
6.05.2026 - 18.05.2026
4.05.2026 - 4.05.2026
4.05.2026 - 7.05.2026
4.05.2026 - 11.05.2026
28.04.2026 - 6.05.2026
29.04.2026 - 3.06.2026
28.04.2026 - 21.05.2026
22.05.2026 - 23.05.2026
28.04.2026 - 6.05.2026
27.04.2026 - 4.05.2026
27.04.2026 - 4.05.2026
24.04.2026 - 25.04.2026
27.04.2026 - 3.05.2026
22.04.2026 - 27.04.2026
21.04.2026 - 22.04.2026
21.04.2026 - 5.05.2026
21.04.2026 - 23.04.2026
20.04.2026 - 24.04.2026
14.04.2026 - 17.04.2026
13.04.2026 - 17.04.2026
14.04.2026 - 15.04.2026
10.04.2026 - 1.07.2026
2.04.2026 - 4.04.2026
2.04.2026 - 6.04.2026
27.03.2026 - 18.04.2026
27.02.2026 - 6.03.2026
25.02.2026 - 12.03.2026
26.02.2026 - 27.02.2026
24.02.2026 - 19.03.2026
14.02.2026 - 14.03.2026
7.03.2026 - 15.03.2026
23.02.2026 - 20.03.2026
13.02.2026 - 14.02.2026
11.02.2026 - 10.03.2026
11.02.2026 - 15.02.2026
9.01.2026 - 31.01.2026
8.01.2026 - 15.01.2026
15.01.2026 - 22.01.2026
8.01.2026 - 11.01.2026
6.01.2026 - 25.01.2026
6.01.2026 - 11.01.2026
21.12.2025 - 28.12.2025
18.12.2025 - 21.12.2025
18.12.2025 - 22.01.2026
16.12.2025 - 18.12.2025
15.12.2025 - 16.12.2025
1.12.2025 - 15.12.2025
19.12.2025 - 20.12.2025
24.10.2025 - 28.10.2025
22.09.2025 - 19.10.2025
2.11.2025 - 2.11.2025
15.09.2025 - 12.10.2025
9.09.2025 - 14.10.2025
3.09.2025 - 4.09.2025
4.09.2025 - 30.09.2025
10.06.2025 - 17.06.2025
10.06.2025 - 24.06.2025
5.06.2025 - 16.06.2025
4.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
2.06.2025 - 5.06.2025
27.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 3.06.2025
23.05.2025 - 2.06.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 26.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
19.05.2025 - 25.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
13.05.2025 - 20.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
15.05.2025 - 16.05.2025
14.05.2025 - 24.05.2025
9.05.2025 - 22.05.2025
9.05.2025 - 11.05.2025
9.05.2025 - 9.06.2025
8.05.2025 - 15.05.2025
8.05.2025 - 19.05.2025
5.05.2025 - 11.05.2025
5.05.2025 - 20.05.2025
5.05.2025 - 24.05.2025
23.04.2025 - 2.05.2025
21.04.2025 - 28.04.2025
17.03.2025 - 10.04.2025
14.03.2025 - 17.03.2025
14.03.2025 - 16.03.2025
12.03.2025 - 13.03.2025
12.03.2025 - 20.03.2025
11.03.2025 - 16.03.2025
10.03.2025 - 13.03.2025
7.03.2025 - 9.03.2025
6.03.2025 - 24.03.2025
6.03.2025 - 11.03.2025
8.03.2025 - 23.03.2025
3.03.2025 - 17.03.2025
1.03.2025 - 20.03.2025
27.02.2025 - 26.03.2025
24.02.2025 - 24.03.2025
24.02.2025 - 24.02.2025
23.02.2025 - 26.02.2025
8.03.2025 - 22.03.2025
21.02.2025 - 23.02.2025
19.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 27.02.2025
18.02.2025 - 28.02.2025
28.02.2025 - 28.02.2025
14.02.2025 - 26.02.2025
14.02.2025 - 28.02.2025
13.02.2025 - 23.02.2025
10.02.2025 - 12.03.2025
10.02.2025 - 11.02.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 23.02.2025
5.02.2025 - 5.03.2025
5.02.2025 - 22.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
3.02.2025 - 8.02.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
30.01.2025 - 28.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 22.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
17.01.2025 - 22.01.2025
20.01.2025 - 25.01.2025
24.01.2025 - 26.02.2025
20.01.2025 - 27.02.2025
9.01.2025 - 22.02.2025
8.01.2025 - 8.02.2025
7.01.2025 - 11.02.2025
7.01.2025 - 7.02.2025
7.01.2025 - 28.01.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
3.01.2025 - 23.01.2025
3.01.2025 - 3.02.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
31.12.2024 - 31.01.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
27.12.2024 - 27.01.2025
25.12.2024 - 29.12.2024
19.12.2024 - 27.12.2024
19.12.2024 - 19.01.2025
19.12.2024 - 19.01.2025
18.12.2024 - 24.12.2024
17.12.2024 - 17.01.2025
17.12.2024 - 23.12.2024
13.12.2024 - 15.12.2024
15.12.2024 - 21.12.2024
4.12.2024 - 5.12.2024
29.11.2024 - 3.12.2024
1.12.2024 - 28.03.2025
1.12.2024 - 15.12.2024
29.11.2024 - 1.12.2024
2.12.2024 - 8.12.2024
30.11.2024 - 1.12.2024
28.11.2024 - 29.11.2024
27.11.2024 - 30.11.2024
26.11.2024 - 28.11.2024
24.11.2024 - 25.11.2024
21.11.2024 - 21.11.2024
22.11.2024 - 24.11.2024
29.11.2024 - 4.12.2024
21.11.2024 - 26.12.2024
20.11.2024 - 20.12.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
14.11.2024 - 22.12.2024
13.11.2024 - 15.11.2024
13.11.2024 - 17.11.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
13.11.2024 - 14.11.2024
14.11.2024 - 14.11.2024
5.11.2024 - 5.11.2024
1.11.2024 - 3.11.2024
31.10.2024 - 1.11.2024
30.10.2024 - 30.11.2024
3.11.2024 - 3.11.2024
29.10.2024 - 29.11.2024
25.10.2024 - 27.10.2024
31.10.2024 - 8.11.2024
28.10.2024 - 1.11.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
26.10.2024 - 27.10.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
14.10.2024 - 14.11.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
9.10.2024 - 11.10.2024
8.10.2024 - 25.10.2024
2.10.2024 - 30.10.2024
2.10.2024 - 8.10.2024
1.10.2024 - 1.11.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 30.09.2024
30.09.2024 - 2.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
27.09.2024 - 27.10.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
23.09.2024 - 23.10.2024
20.09.2024 - 22.09.2024
19.09.2024 - 24.09.2024
31.12.2024 - 31.12.2024
18.09.2024 - 22.09.2024
18.09.2024 - 18.09.2024
13.09.2024 - 14.09.2024
13.09.2024 - 20.09.2024
11.09.2024 - 22.09.2024
10.09.2024 - 12.09.2024
10.09.2024 - 11.09.2024
8.09.2024 - 9.09.2024
6.09.2024 - 8.09.2024
5.09.2024 - 6.09.2024
4.09.2024 - 5.09.2024
30.08.2024 - 1.09.2024
29.08.2024 - 1.09.2024
2.09.2024 - 25.09.2024
1.09.2024 - 3.09.2024
26.08.2024 - 28.08.2024
27.08.2024 - 1.09.2024
6.09.2024 - 15.09.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
23.08.2024 - 25.08.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
26.08.2024 - 1.09.2024
23.08.2024 - 23.08.2024
20.08.2024 - 8.09.2024
14.08.2024 - 16.08.2024
13.08.2024 - 14.08.2024
9.08.2024 - 11.08.2024
12.08.2024 - 21.08.2024
10.08.2024 - 12.08.2024
9.08.2024 - 14.08.2024
7.08.2024 - 9.08.2024
7.08.2024 - 7.08.2024
12.08.2024 - 17.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 3.08.2024
1.08.2024 - 18.08.2024
31.07.2024 - 8.08.2024
30.07.2024 - 15.08.2024
30.07.2024 - 21.08.2024
26.07.2024 - 28.07.2024
24.07.2024 - 26.07.2024
29.07.2024 - 29.07.2024
25.07.2024 - 28.07.2024
19.07.2024 - 23.07.2024
18.07.2024 - 21.07.2024
16.07.2024 - 25.07.2024
16.07.2024 - 16.07.2024
28.07.2024 - 1.08.2024
15.07.2024 - 30.07.2024
16.07.2024 - 31.07.2024
17.07.2024 - 1.08.2024
11.07.2024 - 12.07.2024
11.07.2024 - 19.07.2024
10.07.2024 - 31.12.2024
13.07.2024 - 16.07.2024
5.07.2024 - 14.07.2024
1.07.2024 - 28.10.2024
28.06.2024 - 30.06.2024
27.06.2024 - 28.06.2024
24.06.2024 - 25.06.2024
20.06.2024 - 23.06.2024
21.06.2024 - 24.06.2024
21.06.2024 - 23.06.2024
24.06.2024 - 29.06.2024
13.06.2024 - 14.06.2024
12.06.2024 - 18.06.2024
11.08.2024 - 11.08.2024
10.06.2024 - 11.06.2024
6.06.2024 - 8.06.2024
20.03.2024 - 20.03.2024
4.06.2024 - 27.09.2024
3.06.2024 - 7.06.2024
3.06.2024 - 30.06.2024
2.06.2024 - 3.06.2024
3.06.2024 - 14.06.2024
31.05.2024 - 10.06.2024
1.06.2024 - 6.06.2024
29.05.2024 - 30.05.2024
30.05.2024 - 9.06.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
17.05.2024 - 19.05.2024
14.05.2024 - 16.05.2024
14.05.2024 - 19.05.2024
13.05.2024 - 15.05.2024
13.05.2024 - 30.06.2024
13.05.2024 - 31.07.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
8.05.2024 - 1.12.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
3.05.2024 - 1.07.2024
30.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
28.04.2024 - 29.04.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.04.2024 - 30.04.2024
25.04.2024 - 11.05.2024
22.04.2024 - 5.05.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
23.04.2024 - 25.04.2024
14.04.2024 - 14.05.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
20.04.2024 - 24.04.2024
14.05.2024 - 15.05.2024
5.04.2024 - 7.04.2024
13.04.2024 - 14.04.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.03.2024 - 28.03.2024
27.03.2024 - 31.03.2024
23.03.2024 - 25.03.2024
24.03.2024 - 26.03.2024
25.03.2024 - 26.03.2024
22.03.2024 - 25.03.2024
21.03.2024 - 31.03.2024
17.03.2024 - 2.04.2024
22.03.2024 - 6.04.2024
19.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 31.03.2024
16.03.2024 - 19.03.2024
18.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 19.03.2024
6.03.2024 - 26.03.2024
7.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 6.04.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
5.03.2024 - 7.03.2024
1.02.2024 - 1.02.2024
4.03.2024 - 4.03.2024
4.03.2024 - 8.03.2024
27.02.2024 - 28.02.2024
2.03.2024 - 8.03.2024
29.02.2024 - 1.03.2024
23.02.2024 - 25.02.2024
24.02.2024 - 9.03.2024
23.02.2024 - 27.02.2024
21.02.2024 - 26.02.2024
24.02.2024 - 24.02.2024
29.02.2024 - 4.03.2024
19.02.2024 - 25.02.2024
19.02.2024 - 20.02.2024
20.02.2024 - 20.02.2024
21.02.2024 - 22.02.2024
16.02.2024 - 16.02.2024
12.02.2024 - 8.04.2024
12.02.2024 - 20.02.2024
1.02.2024 - 7.03.2024
5.02.2024 - 7.02.2024
2.02.2024 - 8.02.2024
2.02.2024 - 17.02.2024
1.02.2024 - 24.02.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
30.01.2024 - 7.02.2024
26.01.2024 - 26.01.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
26.01.2024 - 27.01.2024
24.01.2024 - 24.01.2024
23.01.2024 - 4.02.2024
17.01.2024 - 17.02.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
13.01.2024 - 21.01.2024
20.01.2024 - 21.01.2024
22.01.2024 - 23.01.2024
12.01.2024 - 14.01.2024
11.01.2024 - 25.02.2024
11.01.2024 - 12.01.2024
10.01.2024 - 8.02.2024
5.01.2024 - 7.01.2024
29.12.2023 - 29.01.2024
28.12.2023 - 30.12.2023
22.12.2023 - 31.12.2023
22.12.2023 - 24.12.2023
30.11.2023 - 20.01.2024
11.12.2023 - 12.12.2023
30.11.2023 - 3.12.2023
10.11.2023 - 12.11.2023
8.11.2023 - 10.11.2023
8.11.2023 - 9.11.2023
3.11.2023 - 5.11.2023
9.11.2023 - 10.11.2023
29.10.2023 - 1.11.2023
27.10.2023 - 22.11.2023
23.10.2023 - 5.11.2023
23.10.2023 - 29.11.2023
20.10.2023 - 21.10.2023
17.10.2023 - 29.10.2023
16.10.2023 - 22.10.2023
11.08.2023 - 11.08.2023
16.09.2023 - 17.09.2023
19.06.2023 - 18.07.2023
30.06.2023 - 30.06.2023
1.07.2023 - 2.07.2023
Visitors : 1919954