Berita

12 May 2026

Wakil Bupati Sidoarjo Turun Langsung Serahkan Bantuan Kursi Roda, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Kominfo, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., kembali menunjukkan kepeduliannya kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, ia menyerahkan bantuan kursi roda secara langsung kepada dua warga yang mengalami keterbatasan fisik, Selasa (12/5/26).Dua penerima bantuan tersebut, yakni Munaji (68), warga Desa Buduran, Kecamatan Buduran, serta Sukini (72), warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo. Bantuan kursi roda itu diberikan secara langsung oleh Mimik dengan mengunjungi rumah masing-masing penerima.Kunjungan pertama dilakukan ke rumah Munaji di Desa Buduran RT 4 RW 2 dengan menyerahkan kursi roda tipe standar. Munaji diketahui menderita stroke sejak enam bulan lalu. Usai menyerahkan bantuan, Mimik melanjutkan kunjungannya ke Kelurahan Gebang RT 5 RW 1 untuk menyerahkan kursi roda tipe 3 in 1 kepada Sukini yang mengalami patah tulang setelah terjatuh dan harus menjalani perawatan selama beberapa bulan.Raut wajah bahagia tampak dari Sukini saat menerima bantuan tersebut. Penyerahan berlangsung sederhana dan disaksikan oleh keluarga serta warga sekitar. Hadir pula Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Camat Buduran, Camat Sidoarjo, serta perangkat desa/kelurahan setempat."Bantuan ini sebagai rasa kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Semoga kursi roda ini bisa membantu aktivitas sehari-hari dan memberikan kemandirian yang lebih baik," ujar Mimik.Selain kursi roda, Mimik juga menyalurkan bantuan tambahan berupa sembako kepada sejumlah warga di sekitar lokasi, khususnya ibu-ibu lansia.Mimik menegaskan Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk terus memperluas pelayanan sosial hingga ke tingkat desa. Ia menilai kolaborasi antara perangkat daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran."Kalau semua bersinergi, penanganan warga yang benar-benar membutuhkan bisa lebih cepat," ujarnya.Ucapan terima kasih disampaikan oleh keluarga penerima bantuan. Yusnia, cucu dari Sukini mengaku terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah."Alhamdulillah, dengan adanya bantuan kursi roda ini, nenek bisa menggunakannya untuk bepergian, beraktivitas di luar, dan berobat ke rumah sakit menggunakan BPJS. Sangat membantu untuk mobilitas nenek setelah menjalani operasi," ungkapnya.Melalui bantuan ini, Pemkab Sidoarjo berharap para penerima manfaat dapat lebih mandiri dalam beraktivitas dan semakin merasakan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. (Son/Mar)

Selengkapnya
12 May 2026

Sidoarjo Dapat Dukungan Revitalisasi Pendidikan hingga Penempatan Tenaga Kerja Migran dari Perpukadesi

KOMINFO, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memperkuat kerja sama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pertemuan dengan Perpukadesi (Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia).Perpukadesi menyampaikan dukungan program yang mencakup revitalisasi fasilitas pendidikan, hingga fasilitasi penempatan tenaga kerja migran ke luar negeri.Hal itu terungkap saat Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan audiensi dengan Sekjen Perpukadesi Drs. Sokhiatulo Laoli, M.M. di Jakarta pada Selasa (12/5/2026).Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Sidoarjo dan Perpukadesi membahas kerja sama strategis di sektor pendidikan, ketenagakerjaan, dan pemberdayaan masyarakat.Subandi menjelaskan, dukungan tersebut mencakup revitalisasi pendidikan sebanyak 21 kegiatan. Rinciannya, ada 10 ruang kelas baru di tahun 2026, dan 11 kelas di tahun 2027. Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga memperoleh dukungan fasilitasi 50 calon Pekerja Migran Indonesia ( PMI) yang akan diberangkatkan ke Jepang.Subandi menilai Perpukadesi menjadi contoh bahwa pengabdian kepada masyarakat tetap dapat berlanjut meski para kepala daerah telah purna tugas. Menurutnya, pengalaman dan jejaring para purnabakti masih memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.“Ini menunjukkan bahwa pengabdian tidak berhenti di masa jabatan. Justru setelah itu, kontribusi bisa tetap diberikan untuk masyarakat,” kata Subandi.Ia juga menilai Sekjen Perpukadesi masih aktif menghadirkan gagasan dan program yang bermanfaat bagi masyarakat.“Kemaslahatan ini adalah yang utama, beliau seperti sekjen masih bisa memberikan hal-hal yang bermanfaat,” ujarnya.Subandi menegaskan kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk mempercepat peningkatan kualitas pembangunan daerah, terutama pada sektor yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.“Ini bukan sekedar program bantuan, tetapi bentuk kolaborasi nyata untuk memperkuat SDM dan meningkatkan kesejahteraan warga Sidoarjo,” katanya.Selanjutnya, Subandi menyemangati masyarakat Sidoarjo, khususnya para tenaga kerja, seiring adanya rencana fasilitasi 50 kuota tenaga kerja migran ke luar negeri dari Perpukadesi.Ia mengajak masyarakat meningkatkan etos kerja, tidak mudah patah semangat, serta tidak terlalu memilih pekerjaan.“Ayo kerja sing semangat, kerja itu tidak usah banyak pilih-pilih, tanamkan rasa semangat, dilakoni dengan ikhlas,” ujar Subandi.Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, menegaskan Pemkab Sidoarjo memperoleh dukungan fasilitasi 50 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan diberangkatkan ke Jepang. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sekaligus daya saing tenaga kerja daerah.Ia menyebut program ini tidak hanya membuka akses kesempatan kerja di luar negeri, tetapi juga memastikan proses penempatan berjalan sesuai prosedur resmi, aman, dan terlindungi.Dwi Eko menjelaskan dukungan dari Perpukadesi tidak hanya berfokus pada sektor ketenagakerjaan, tetapi juga mencakup penguatan di sektor pertanian dan peternakan sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh.Ia menambahkan pihaknya terus berkoordinasi dengan Perpukadesi untuk memastikan kesiapan para calon pekerja migran Indonesia, termasuk pembekalan, uji kompetensi, serta kelengkapan administrasi secara tertib dan resmi.“Kami memastikan seluruh tahapan pendampingan berjalan sesuai ketentuan, mulai dari administrasi, pelatihan, hingga kesiapan keterampilan calon tenaga kerja migran sebelum diberangkatkan,” ujarnya.Dwi Eko menegaskan Pemkab Sidoarjo berkomitmen memperluas akses kerja produktif sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja di tingkat internasional.“Program ini kami dorong sebagai upaya nyata untuk memperkuat kualitas SDM Sidoarjo agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global,” ujarnya.Ia menyebut seluruh program akan direalisasikan dalam dua gelombang pada 2026 dan 2027 sebagai bagian dari kesinambungan pembangunan daerah.Dwi Eko berharap kerja sama dengan Perpukadesi terus berlanjut dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat Sidoarjo.“Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah nyata yang berkelanjutan bagi kemajuan Sidoarjo,” pungkasnya. (Mas).

Selengkapnya
12 May 2026

Wabup Pastikan Menu MBG di SDN Pucang 1 Sesuai Standar Gizi BGN

KOMINFO, Sidoarjo - SDN Pucang 1 menjadi salah satu penerima program MBG (Makan Bergizi Gratis) dari pemerintah pusat. Terdapat 575 siswa di SD tersebut yang memperolehnya. Pagi tadi, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana berkunjung ke sekolah tersebut, Selasa, (12/5). Ia ingin memastikan langsung kelancaran program Presiden Prabowo tersebut. Selain itu ia juga ingin memastikan menu yang diterima ratusan siswa tersebut sesuai standar gizi Badan Gizi Nasional (BGN).“Alhamdulillah menu MBG sesuai standar gizi, menu hari ini ada daging dengan nasi kebuli, dan saya lihat langsung anak-anak banyak yang suka,” ujarnya usai membagikan langsung loyang makanan MBG kepada puluhan siswa kelas 2 dan 5 di SD tersebut.Wabup Hj. Mimik Idayana berharap program MBG di Kabupaten Sidoarjo dapat berjalan maksimal. Dikatakannya program MBG merupakan salah satu program prioritas utama Presiden Prabowo. Program pemenuhan gizi bagi anak-anak Indonesia itu harus didukung bersama. Jika ada keluhan terhadap menu MBG dapat disampaikan langsung kepada SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) penyedia utama MBG. Ia pun mengizinkan siswa sekolah penerima MBG membuat surat keluhan menu yang diterimanya.“Saya tadi juga sampaikan kepada anak-anak kalau menu MBG itu tidak cocok atau apa bisa membuat surat cinta,” ujarnya.Sementara itu Walhi pengelola SPPG Bluru Kidul mengatakan SDN Pucang 1 merupakan salah satu sekolah yang dilayaninya. Sejak Februari 2026 lalu SPPG nya mendistribusikan MBG kepada ratusan siswa sekolah tersebut.  Dikatakannya selain SDN Pucang 1, SPPG Bluru Kidul juga melayani pemenuhan gizi bagi siswa SDN Pucang 2, 3 dan 4. Jumlah keseluhannya mencapai 1.800 porsi. Termasuk menu bagi tenaga pendidik dimasing-masing sekolah tersebut. Selain itu SPPG nya juga melayani SLB yang berada di Desa Bluru Kidul dan Pondok Tahfidz Al Quran El Hijaz.“Empat sekolah ini sekitar 1.800, SLB nya 100, sama yang Pondok Al Quran El Hijas, totalnya 2.074,” ujarnya. Walhi mengatakan setiap hari menu yang disajikan selalu berbeda.  Dua kali dalam seminggu menu yang diberikan dilengkapi dengan susu. Untuk menu daging sapi diberikan dua kali dalam sebulan. Sajian menu tersebut sesuai arahan dari BGN. Di tempatnya seluruh proses penyediaan MBG diawasi ketat oleh ahli gizi. Mulai dari kandungan gizinya sampai kebersihan proses pengolahan makanan sebelum didistribusikan. “Ada 1 ahli gizi yang mengawasi dengan ketat proses pengolahan makanan yang kita sajikan, kita juga dibantu 47 relawan untuk bagian dapur mulai dari pengolahan, pemorsian dan pengiriman juga,” ujarnya. Git

Selengkapnya
11 May 2026

Dukung Generasi Berprestasi, Pemkab Sidoarjo Salurkan 4.000 Beasiswa Tahun 2026

KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program Beasiswa Pemkab Sidoarjo Tahun 2026 yang termasuk dalam program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. Setelah proses pendaftaran dibuka pada 1 hingga 28 Februari 2026 lalu, kini tahapan seleksi calon penerima manfaat telah selesai dilaksanakan. Sebanyak 4.000 penerima beasiswa akan menerima manfaat dari program tersebut, Senin (11/5/2026).Pemkab Sidoarjo akan segera merilis nama-nama penerima beasiswa melalui website resmi beasiswa.sidoarjokab.go.id yang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor. 100.3.3.2/251/438.1.1.3/2026. Para pendaftar nantinya dapat melakukan pengecekan nama penerima secara mandiri melalui laman tersebut sekaligus melengkapi persyaratan tambahan yang dibutuhkan.Program Beasiswa Pemkab Sidoarjo Tahun 2026 tersebut terbagi dalam beberapa kategori. Di antaranya untuk anak yatim jenjang SD-SMP sederajat sebanyak 1.500 siswa, anak yatim SMA dan mahasiswa kurang mampu sebanyak 1.000 penerima, kategori prestasi akademik dan non akademik sebanyak 1.000 mahasiswa, serta bidang keagamaan sebanyak 500 mahasiswa.Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan, program beasiswa tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya mendorong generasi muda Sidoarjo agar terus berprestasi.“Alhamdulillah, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional kemarin, saya telah menandatangani SK Penerima Beasiswa Pemkab Sidoarjo tahun 2026. Ini adalah komitmen kami untuk terus mendukung mimpi anak-anak hebat di Sidoarjo,” ujar H. Subandi.Ia berharap bantuan pendidikan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pelajar dan mahasiswa penerima manfaat untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.“Semoga bantuan ini menjadi penyemangat belajar dan barokah bagi masa depan kalian. Terus berprestasi dan bangun Sidoarjo kita tercinta,” ucapnya.Program Beasiswa Pemkab Sidoarjo sendiri menjadi salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sidoarjo. (Son)

Selengkapnya
9 May 2026

Wabup Mimik Dorong Generasi Muda Aktif Sampaikan Aspirasi Lewat Forum Ruang Kebersamaan

KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menghadiri kegiatan Ruang Kebersamaan yang digelar di Pendopo Balai Desa Kebaron Kecamatan Tulangan, Sabtu (9/5/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang dialog antara masyarakat, generasi muda dan pemerintah daerah.Dalam sambutannya, Wabup Hj. Mimik Idayana mengapresiasi antusiasme masyarakat, khususnya anak-anak muda dan ibu-ibu yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat seperti itu perlu terus dijaga dan dilanjutkan secara berkesinambungan.“Saya sangat senang melihat semangat anak-anak muda dan ibu-ibu yang hadir malam ini. Kegiatan seperti ini jangan hanya berlangsung hari ini saja, tetapi harus terus berlanjut ke depannya,” ujarnya.Pada kesempatan tersebut, Wabup Mimik juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, mulai dari Camat Tulangan beserta jajaran Forkopimka, Plt. Kepala Desa Kebaron, panitia pelaksana, hingga organisasi kepemudaan seperti KNPI dan Karang Taruna Kecamatan Tulangan.Menurutnya, forum kebersamaan seperti ini sangat penting sebagai ruang komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan berbagai aspirasi, masukan maupun persoalan yang dihadapi secara langsung kepada pemerintah daerah.“Forum seperti ini sangat penting karena menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan keluhannya kepada pemerintah. Kalau masyarakat tidak bisa menyampaikan aspirasinya, maka pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.Hj. Mimik Idayana juga menyoroti perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang kini semakin memudahkan masyarakat dalam menyampaikan keluhan maupun aduan pelayanan publik. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pelayanan di tingkat desa harus tetap berjalan optimal sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.“Sekarang masyarakat memiliki banyak cara untuk menyampaikan keluhan, termasuk melalui media sosial. Ini menjadi evaluasi bersama agar pelayanan pemerintah desa dapat berjalan lebih baik sesuai kapasitas dan tanggung jawabnya,” tambahnya.Pemkab Sidoarjo akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan generasi muda dan masyarakat sebagai upaya memperkuat komunikasi, partisipasi publik, serta meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan di Kabupaten Sidoarjo. (Son)

Selengkapnya
9 May 2026

Bupati Mohon Doa Para Ulama Untuk Membangun Kabupaten Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo - Seribu jamaah Jatman dan JQH NU se Kabupaten Sidoarjo memadati pendopo Delta Wibawa, Sabtu malam, (9/5). Mereka berkumpul untuk mengikuti pengajian malam Ahad Pahing dalam rangka doa bersama dan Lailatul Qiraah. Para kyai hadir dalam kegiatan tersebut. Selain kyai Abdul Aziz Munif, juga hadir Kyai Abdi Manaf Soleh serta K.H. Lukman Hakim yang hadir sebagai penceramah. Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan pesan bupati yang dititipkan kepada dirinya. Pesannya meminta dukungan dan doa dari para ulama. Disampaikannya bahwa membangun Kabupaten Sidoarjo tidak dapat dilakukan bupati dan wakil bupati seorang diri. Butuh dukungan semua pihak untuk menjadikan Kabupaten Sidoarjo lebih baik lagi. Salah satunya dukungan dan doa para kyai. "Bapak bupati dan ibu wakil bupati memohon doa dan dukungan agar pemerintah Kabupaten Sidoarjo senantiasa diberi kekuatan,  keistiqomahan dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah demi mashalatan masyarakat," ucap nya. Fenny menyampaikan bahwa sinergi ulama dan umara harus terus terjaga. Menurutnya sinergi tersebut menjadi kekuatan besar dalam pembangunan. Ia yakin Sidoarjo yang lebih baik akan terwujud jika semuanya dapat berjalan beriringan dan bersatu.  "Ulama dan umara adalah kekuatan yang dasyat kalau sama-sama mendukung," ujarnya. Secara pribadi Fenny juga memohon kepada para jamaah pengajian untuk ikut mendoakan para pemimpin Sidoarjo. Ia berharap doa kesehatan dan keselamatan bagi para pemimpin Sidoarjo untuk dapat menjalankan roda pemerintahan yang lebih baik."Mudah-mudahan pemimpin-pemimpin kita semua sehat, bahagia, selamat dunia akhirat, itu doa kita semuanya," ucapnya. Git

Selengkapnya
8 May 2026

Bupati Subandi Serahkan Bantuan ke Keluarga Korban Kecelakaan dan Keluarga Kades Buncitan

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga korban kecelakaan di jalan Lingkar Timur, dan kepada kelurga almarhum Kades Buncitan, Jumat (8/5/2026).Bantuan untuk keluarga almarhum Jumali, seorang pekerja di Save N Lock Estate Management, yang meninggal dunia akibat kecelakaan diserahkan langsung ke keluarga di di Perum Taman Candi Loka Candi Sidoarjo.Bupati bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo dan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo menyerahkan santunan kepada Sri Utami, istri almarhum Jumali.Santunan itu senilai Rp 314.599.858. Terdiri dari santunan kecelakaan kerja Rp249.193.968, santunan berkala sebesar Rp12.000.000, biaya pemakaman Rp10.000.000, dan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp43.405.890.Bupati berharap santunan yang diberkan ini dapat meringankan. Setidaknya bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, serta biaya sekolah putra-putrinya yang ditinggalkan."Namanya musibah kita tidak ada yang tahu, namun dengan kejadian kecelakaan ini tentunya akan membuat kita lebih mawas diri dan hati-hati. Pemerintah juga akan melakukan koreksi serta perbaikan," kata Subandi.Pada hari yang sama, Bupati juga menyerahkan santunan untuk keluarga almarhum Kades Buncitan. Bantuan yang diberikan berupa santunan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 47.341.987 yang terdiri dari Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun. Penyerahan dilakukan dirumah duka almarhum Mujiyono di Swan Regency Graha Sedati Mas. Selain itu, seluarga almarhum Mujiyono nantinya juga akan menerima Jaminan Pensiun berkala dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 411.400 setiap bulan.Bupati Subandi berharap santunan tersebut dapat meringankan beban keluarga almarhum. Santunan seperti ini merupakan bentuk support atau dukungan pemerintah kepada masyarakat. Ia juga meminta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran dalam menghadapi cobaan seperti ini. “Alhamdulillah hari ini kita bisa bertakziah kekediaman keluarga almarhum Kades Mujiyono, semoga almarhum diterima di sisi Allah,” kata Subandi usai berkunjung ke kediaman almarhum Kades Buncitan.Menurut Subandi, seluruh perangkat desa di Kabupaten Sidoarjo telah terlindungi jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Mulai dari kepala desa sampai ketua RT telah masuk kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab Sidoarjo telah menanggung seluruh iuran kepersertaannya.“Kita sebagai pemerintah daerah memberikan bantuan ini karena sudah kita masukkan program pemerintah. Jadi, seluruh kepala desa, aparat desa ini sudah masuk ke BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.Pemkab Sidoarjo juga mencover Kader Posyandu dengan BPJS Ketenagakerjaan. Jaminan sosial tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat. Tidak terkecuali bagi petani dan nelayan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Mereka juga telah terlindungi program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Git/yu/mas

Selengkapnya
8 May 2026

Strategi Tingkatkan PAD Sidoarjo Jadi Rujukan Daerah Lain

KOMINFO, Sidoarjo – Strategi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Sidoarjo menjadi rujukan daerah lain. Di antaranya adalah Kabupaten Karangasem, Bali yang berkunjung ke Sidoarjo untuk mempelajari strategi Peniab Sidoarjo dalam meningkatkan PAD di tengah efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat. Bupati Sidoarjo, Subandi menerima langsung kunjungan kerja Bupati Karangasem, Bali, I Gusti Putu Parwata di Pendopo Delta Wibawa pada Jumat (8/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Subandi juga didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sidoarjo, Ainur Rahman dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo, Eri Sudewo. Dalam pertemuan itu, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menyampaikan bahwa Kabupaten Sidoarjo dinilai memiliki banyak kemajuan, khususnya dalam kemandirian fiskal diantaranya pengelolaan pendapatan daerah dan pemanfaatan teknologi pemerintahan. Menurutnya, tantangan yang dihadapi daerah saat ini salah satunya berkaitan dengan regulasi pendapatan daerah dan kebijakan pengurangan Transfer ke Daerah (TKD).“Sidoarjo ini banyak kemajuannya. Kami ingin belajar langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam meningkatkan pendapatan daerah di tengah adanya pengurangan TKD. Ditambah ketentuan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD, sedangkan di Karangasem masih mencapai 46 persen, sehingga kami perlu mencari strategi dan inovasi,” ujarnya.Ia juga melihat adanya peluang kolaborasi antar daerah, termasuk pengembangan potensi pariwisata. Menurutnya, sinergi tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat perekonomian daerah.Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menjelaskan bahwa upaya peningkatan PAD di Kabupaten Sidoarjo tidak hanya mengandalkan kawasan industri yang ada, namun juga didukung penguatan sistem digital dan pengawasan berbasis teknologi.“Untuk meningkatkan PAD selain dari berbagai kawasan industri yang ada di Sidoarjo, kami juga memiliki dashboard untuk mengetahui perkembangan pendapatan setiap triwulan. Dengan sistem non tunai, semua transaksi dapat dipantau sehingga tidak ada celah retribusi yang melanggar,” katanya.Subandi menambahkan, Pemkab Sidoarjo juga terus memperkuat kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam melakukan efisiensi anggaran. Menurutnya, teknologi menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah. Saat ini Pemkab Sidoarjo tengah mengembangkan sistem data warehouse yang terintegrasi dengan seluruh OPD.“Teknologi kami mendukung pemerintah daerah untuk optimal menggali potensi pendapatan yang ada di Sidoarjo. Dashboard monitoring dan data warehouse akan mengintegrasikan data aktif dari seluruh OPD. Setelah data terkumpul dapat dibandingkan dan dipantau setiap saat,” jelasnya.Ia mengatakan, data warehouse tersebut juga akan mendukung monitoring proyek strategis daerah, tata kelola pemerintahan, pengadaan barang dan jasa, hingga pelayanan publik. Seluruh data nantinya ditampilkan melalui dashboard sebagai data pembanding dan bahan evaluasi kebijakan.“Upaya ini dilakukan untuk efektivitas dan transparansi tata kelola pemerintahan, sehingga perkembangan pendapatan, pengeluaran, pelayanan publik hingga proyek strategis daerah dapat terus terpantau secara real time,” tambahnya.Subandi berharap, melalui penguatan sistem digital, koordinasi lintas OPD, serta sinergi dengan DPRD maupun perluasan mitra, peningkatan PAD Kabupaten Sidoarjo dapat terus dioptimalkan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat. (Dew)

Selengkapnya
6 May 2026

Bupati Subandi Berangkatkan Tiga Kloter Jamaah Haji dari Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Subandi memberangkatkan tiga kloter calon jemaah haji dari Kabupaten Sidoarjo, Rabu (6/5). Yakni kloter 57, 58 dan Kloter 59.  Mereka masuk dalam jamaah haji gelombang kedua yang langsung menuju Makkah. Total jumlah jemaah haji yang berangkat kali ini mencapai 1.133 orang jamaah. Seluruh jamaah haji tiga Kloter tersebut dilepas bergantian di Pendopo Delta Wibawa. Kloter 57 berjumlah 379 jamaah, kloter 58 yang berjumlah 380 orang, dan K loter 59 berjumlah 374 jamaah. Dalam proses pemberangkatan, Subandi menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah haji. Ia berdoa agar seluruh jemaah haji Sidoarjo dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar. “Semoga seluruh rangkaian perjalanan calon jemaah haji Sidoarjo mulai dari keberangkatan di Pendopo Kabupaten Sidoarjo sampai pelaksanaan ibadah di tanah suci hingga kepulangannya nanti, senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” doanya.Dikatakannya ibadah haji adalah panggilan suci. Menurutnya ibadah haji adalah sebuah perjalanan spiritual yang menjadi dambaan setiap muslim. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan. “Untuk itu, bersyukurlah Bapak Ibu dengan sepenuh hati atas kurnia Allah yang diberikan,” ucapnya.Bupati Sidoarjo H. Subandi juga berpesan agar jamaah haji Sidoarjo menjaga kesehatannya. Ia mengingatkan untuk membawa obat-obatnya yang rutin dikonsumsi. Selain itu ia berpesan untuk mempersiapkan kondisi fisiknya. Pasalnya saat ini suhu di Madinah sudah 42 derajat.“Apalagi Bapak Ibu yang belum pernah haji, tentunya fisik betul-betul disiapkan, fisik harus fit betul dan jangan lupa obat-obatan,” pesannya.Dalam kesempatan itu ia juga berpesan kepada para pendamping haji agar menjalankan tugasnya dengan baik. Pendampingan kepada jamaah haji harus dilakukan semaksimal mungkin. Rombongan jangan sampai ada yang terpisah. Para pendamping haji juga harus siap memberikan pelayanan kepada jemaah haji yang sakit dan membutuhkan obat-obatan.“Saya minta bantuan kepada panjenengan untuk mengantarkan, barangkali ada saudara kita, orang tua kita yang sakit, betul-betul panjenengan siap siaga atas nama pemerintah daerah,” pesannya.Bupati juga berpesan untuk menjaga nama baik bangsa. Khususnya Kabupaten Sidoarjo. Dikatakannya jamaah haji Indonesia sudah dikenal berperilaku sopan. Oleh karenanya anggapan itu harus terus dijaga.“Tolong dijaga terutama terkait perilakunya. Orang Indonesia biasanya perilakunya sopan santun. Ini harus dibawa di sana, nama Sidoarjo harus betul-betul bisa dijaga, terutama sopan santun yang selama ini terbangun,” pungkasnya.Sementara itu Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sidoarjo, Eliana, menyampaikan bahwa tahun ini jamaah haji Kabupaten Sidoarjo tergabung dalam 11 Kloter. Total keseluruhan Jemaah haji Kabupaten Sidoarjo mencapai 2.700 orang jamaah. Rinciannya laki-laki 1.221 orang dan perempuan 1.479 orang. Dari 11 Kloter tersebut Kloter 20, 53, 54, 55, dan 56 sudah diberangkatkan mulai kemarin. Lima Kloter tersebut masuk dalam jamaah haji gelombang pertama. Sedangkan keberangkatan Kloter 57, 58 dan Kloter 59 kali ini masuk dalam jamaah haji gelombang kedua.“Kloter 57 pagi ini masuk pada fase Gelombang 2 yang insyaallah akan mendarat di Makkah,” ujarnya saat pemberangkatan jamaah haji Kloter 57.Eliana juga mengatakan jamaah haji Sidoarjo sudah melakukan berbagai persiapan untuk dapat melaksanakan ibadah haji tahun ini. Seluruh jemaah telah mengikuti rangkaian bimbingan manasik haji, baik yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama maupun KBIH. Jemaah juga sudah mendapatkan pendampingan kesehatan dan vaksinasi lengkap mulai dari vaksin Meningitis, Polio, dan COVID. "Harapan kita semua, jemaah memiliki kesiapan maksimal secara fisik, mental, maupun spiritual," ucapnya. Ia juga menyampaikan animo masyarakat Sidoarjo untuk mendaftar ibadah haji sangat tinggi. Rata-rata pendaftaran mencapai 35 sampai 40 jemaah haji reguler per hari. Waiting List atau daftar tunggu jamaah haji Sidoarjo tahun ini sudah mencapai 85.196 jemaah. Jumlah tersebut menempatkan Kabupaten Sidoarjo sebagai pemilik daftar tunggu tertinggi di Jawa Timur, bahkan secara nasional."Per tanggal 5 Mei 2026, jumlah daftar tunggu Kabupaten Sidoarjo mencapai 85.196 jemaah, untuk masa tunggu sama dengan jamaah nasional 29 tahun," ucapnya. Melihat kondisi tersebut ia berharap kedepan Kabupaten Sidoarjo dapat menjadi prototipe miniatur pelayanan haji yang baik secara nasional. Ia juga berharap kedepan instansinya dapat memiliki Hajj Command Center sebagai pusat kendali haji. “Mudah-mudahan juga ada rizki kedepannya dapat diwujudkan semacam Hajj Command Center untuk Kabupaten Sidoarjo,” harapnya. (Git/Mar/Yu/Mas)

Selengkapnya
5 May 2026

Ketua YJI Sidoarjo, dr. Sriatun Subandi, Mengajak untuk Menggalakkan Senam Jantung Sehat

KOMINFO, Sidoarjo - Yayasan Jantung Indonesia (YJI) cabang Sidoarjo menyelenggarakan Pelatihan Senam Jantung Sehat ke-V (SJS V) bagi instruktur senam jantung sehat se-Kabupaten Sidoarjo pada tanggal 5/5/2026, bertempat di ruang Delta Graha Lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo.Acara ini dihadiri oleh 140 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo, dan dibuka secara langsung oleh Ketua YJI Sidoarjo, dr. Hj. Sriatun Subandi."Kesehatan jantung merupakan aspek krusial dalam menjaga kualitas hidup, terutama di tengah gaya hidup modern yang serba instan. Kurangnya aktivitas fisik seringkali menjadi pemicu berbagai penyakit, khususnya penyakit jantung. Oleh karena itu, melalui pelatihan senam jantung ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan aktif."katanyaSriatun juga menambahkan bahwa banyaknya makanan cepat saji dan mengandung pengawet yang beredar di supermarket berpotensi merusak tubuh jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik seperti senam. Selain itu, keterbatasan gerak anak-anak zaman sekarang yang disibukkan dengan gawai mengakibatkan kurangnya aktivitas fisik, yang dapat memicu obesitas dan berujung pada penyakit jantung.Oleh karena itu, kegiatan semacam ini diharapkan dapat mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui senam jantung.Senam jantung sehat bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga merupakan upaya preventif yang sederhana dan dapat dilakukan oleh semua kalangan usia. Dengan rutin melaksanakan senam ini, kebugaran tubuh dapat terjaga, fungsi jantung diperkuat, serta kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan dapat meningkat."Pelatihan ini tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat dan bugar, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pengaturan pola makan serta mempersiapkan generasi mendatang agar terhindar dari penyakit jantung bawaan sejak dalam kandungan,"ucapnyaIa berharap agar para peserta pelatihan senam jantung dapat menyosialisasikan dan menggalakkan senam jantung kepada masyarakat, dimulai dari tingkat RT hingga desa, sebagai upaya pencegahan penyakit jantung."Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing, mendorong keluarga dan masyarakat sekitar untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat melalui aktivitas fisik yang teratur,"pintanyaSelain mempersiapkan instruktur senam jantung, pelatihan ini juga akan menyeleksi beberapa peserta untuk diikutsertakan dalam kejuaraan Porprov yang akan datang.yu

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 1712866