Berita

8 Mar 2024

Bupati Gus Muhdlor Pastikan Pasokan Beras Aman di Bulan Ramadhan

KOMINFO, Sidoarjo - Harga beras dipasaran berangsur-angsur turun. Seperti yang terlihat di Pasar Larangan Sidoarjo. Meski begitu operasi pasar terus dilakukan Pemkab Sidoarjo bersama Bulog. Beras medium SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Beras) bersubsidi terus digelontorkan. Jumlahnya mencapai 30 ton perhari di Pasar Larangan. Belum lagi di Pasar Porong sebanyak 15 ton dan Pasar Tulangan sebanyak 2 ton perhari. Pagi tadi, Forkopimda Sidoarjo mengecek distribusi beras bersubsidi tersebut di Pasar Larangan, Jumat, (8/3). Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP bersama Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol. Inf. Guntung Dwi Prasetyo serta Kepala Kantor Bulog Cabang Surabaya Utara Sugeng Hardono. Mereka ingin memastikan harga beras relatif stabil dan ketersediannya aman dipasaran mendekati bulan Ramadhan ini. Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor mengakui beberapa Minggu kemarin terjadi kenaikan harga beras. Namun hari ini sudah mulai turun dan harganya relatif stabil. "Dengan masifnya intervensi dari kabupaten, relatif turun hari ini (beras), kenaikan itu terjadi beberapa Minggu kemarin terutama beras tipe medium, hari ini sudah mulai turun dan relatif stabil," ucapnya. Meski begitu lanjut bupati yang biasa dipanggil Gus Muhdlor itu, intervensi menjaga stabilisasi harga beras akan terus dilakukan. Apalagi menjelang bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi. Operasi pasar beras SPHP akan terus digencarkan. Distribusi beras medium Bulog seharga Rp. 10.900 perkilo itu terus digelontorkan untuk menekan harga beras saat ini. "Terkait operasi pasar beras SPHP harus kita gencarkan di Kabupaten Sidoarjo," ujarnya. Gus Muhdlor juga mengatakan selain beras, terdapat beberapa komoditas lain yang juga menjadi atensi dari Kabupaten Sidoarjo. Komoditas pangan tersebut masuk prioritas untuk dapat distabilkan harganya. Yakni telur dan cabe rawit. "Telur ini kita sudah bekerjasama dengan Kabupaten Blitar, kalau memang harganya tidak bisa ditekan kami akan memberikan subsidi angkutan dan yang lainnya, untuk cabe rawit juga kebanyakan dari Banyuwangi itu juga sama treadmentnya, kalau tidak terkendali terlalu banyak maka kita berikan intervensi berupa subsidi angkutan dan sebagainya," ujarnya. Gus Muhdlor mengatakan kenaikan beras kemarin hampir merata diseluruh Jawa Timur. Penyebabnya panen raya padi tidak merata. Sehingga ketersediaan beras dipasaran sangat sedikit. Namun dipastikannya stok beras di Bulog sangat tercukupi. "Secara umum stok di Bulog sangat mumpuni dan saya yakin ketika beras SPHP turun dimasyarakat, harga bisa ditekan dan HET Rp. 10.900 bisa berjalan," ujarnya. Djoyo pedagang beras di blok BN 12 Pasar Larangan juga mengakui harga beras di Pasar Larangan mulai turun meski tidak signifikan. Disampaikannya penurunan harga beras premium hanya mencapai Rp. 400 rupiah. Dari harga Rp. 16.200 turun menjadi Rp. 15.800.  Sedangkan harga beras medium turun sebesar Rp. 600 rupiah dari harga Rp. 14.200 turun menjadi Rp. 13.600. "Harga beras mulai turun menjelang bulan Ramadan, namun penurunannya tidak terlalu signifikan, kisarannya Rp. 400 rupiah untuk harga beras premium. Sedangkan untuk harga beras medium turun Rp. 600 rupiah," kata Djoyo. Menurut Djoyo meski harga beras mulai turun, masyarakat tetap memilih membeli beras Bulog yang dijualnya sesuai HET Rp. 10.900 per kilogramnya. Menurutnya pembeli beras merasa harga beras saat ini masih tinggi. Oleh karenanya jatah 2 ton beras SPHP perhari yang dijualnya selalu ludes hanya dalam setengah jam saja. "Pembeli beras premium dan medium juga normal, namun masyarakat cenderung memilih antri membeli beras murah dengaan harga Rp 10.900 per kilogramnya," pungkas Djoyo. git

Selengkapnya
8 Mar 2024

Bupati Sidoarjo Lanjutkan Proyek Betonisasi, 20 Titik Ruas Jalan Antar Desa Dikebut Tahun Ini

Kominfo, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali tahun 2024 ini melanjutkan betonisasi jalan antar desa antar kecamatan. Ada 20 ruas jalan betonisasi yang pengerjaannya segera dikerjakan di triwulan pertama. Proyek betonisasi sebagai langkah strategis guna meningkatkan konektivitas dan kenyamanan transportasi di Kabupaten Sidoarjo. Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor, menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. "Pembangunan 20 ruas jalan betonisasi ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas penduduk, memudahkan aksesibilitas ke wilayah pedesaan, dan mendukung sektor industri," katanya, Jumat (8/3/2024)."Proyek ini akan melibatkan perencanaan yang cermat, dengan mempertimbangkan aspek-aspek lingkungan dan keberlanjutan," lanjutnya. Ia berharap pembangunan infrastruktur jalan betonisasi dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan ekonomi lokal, peningkatan nilai properti, dan memperkuat konektivitas antar wilayah. "Kalau jalannya baik, aktivitas ekonomi pasti berjalan lancar sehingga secara otomatis akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga menarik investor untuk datang ke Sidoarjo," pungkasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengatakan dari 20 ruas jalan yang akan dibeton tersebut melihat kondisi urgensi yang perlu untuk diperbaiki. “20 ruas jalan tersebut kondisinya beberapa jalan rusak, dan membahayakan pengendara terutama sepeda motor. Di awal tahun ini, dari 20 ruas jalan, ada 6 ruas jalan yang sudah turun SPK (Surat Perintah Kerja),” tutupnya. Dari Data Dinas PUBMSDA Kabupaten Sidoarjo, ke 20 ruas jalan tersebut diantaranya : 1.    Ruas Jalan Bakung Pringgodani 2.    Ruas Jalan Dukuhsari – Semambung 3.    Ruas Jalan Seduri A 4.    Ruas Jalan Seduri B 5.    Ruas Jalan Kludan – Kenongo 6.    Ruas Jalan Jabon 7.    Ruas Jalan KH. Husein 8.    Ruas Jalan Wonoplintahan – Jedong 9.    Ruas Jalan Banjarsari – Dukuhtengah 10.    Ruas Jalan Sukodono Ponokawan – Masanganwetan Sukodono 11.    Ruas Jalan Modong – Grabagan 12.    Ruas Jalan Ngelom – Barengkrajan 13.    Ruas Jalan Bakung pronggodani – Penambangan 14.    Ruas Jalan Bringinbendo – Sidodadi 15.    Ruas Jalan Candinegoro – Terungkulon 16.    Ruas Jalan Mergosari 17.    Ruas Jalan Tebel – Gemurung 18.    Ruas Jalan Wage 19.    Ruas Jalan Pilang Sawocangkring 20.    Ruas Jalan Banjarsari – Tanggulangin (Dew)

Selengkapnya
8 Mar 2024

Gus Muhdlor Launching Nama Baru RSUD Sidoarjo Jadi RSUD R.T Notopuro

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali melaunching pergantian nama baru beserta tagline RSUD Sidoarjo. Hari ini, Jumat (8/3/2024) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo telah berganti namanya menjadi RSUD Raden Tumenggung Notopuro. Perubahan ini dilakukan sebagai bentuk revitalisasi dan komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat. “Apa yang kita lakukan bersama saat ini  membuktikan  komitmennya untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sidoarjo” katanya saat mengumumkan peserta lomba sayembara nama, logo, dan tagline RSUD Sidoarjo di Alun-alun Sidoarjo, Jumat. Gus Muhdlor sapaan akrab Bupati muda itu, menyampaikan jika nama baru RSUD tersebut diambil dari nama bupati pertama Kabupaten Sidoarjo yang bergelar Cokronegoro I."Beliau adalah sosok yang sangat dekat kepada masyarakat Kabupaten Sidoarjo dan merupakan salah satu tonggak sejarah Kabupaten Sidoarjo dan memiliki historis yang kental," ujarnya. Dikatakannya, nama R.T. Notopuro mempunyai arti sigap dalam menjalankan perintah istana maupun kerajaan. "Nama ini juga sebagai refleksi bagi RSUD Sidoarjo untuk sigap dan siap menata atau menjalankan tugasnya dalam mengabdi kepada masyarakat Sidoarjo dengan nama special yang perhari ini namanya berubah menjadi RSUD Raden Tumenggung Notopuro dengan tagline Profesional dan Peduli," jelasnya. Ia pun berharap semoga branding baru ini menjadi pelecut awal dan memberikan semangat baru, pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat Sidoarjo. "Saya titip dengan sudah bergantinya RSUD menjadi rumah sakit tipe A, dan memiliki nama, logo, dan tagline baru, akan membawa ruh baru yang lebih baik terutama untuk pelayanan terhadap masyarakat luas," pesannya. Untuk diketahui, RSUD Sidoarjo meraih banyak penghargaan istimewa yang membanggakan bagi Kabupaten Sidoarjo.  Seperti pada tanggal 26 Oktober 2023 RSUD Sidoarjo telah ditetapkan menjadi rumah sakit type A pertama di Indonesia  milik kabupaten atau kota.Sementara itu Plt. Direktur RSUD Sidoarjo dr. Syamsu Rahmadi, Sp.S, M.Kes menyampaikan bahwa Rumah Sakit Sidoarjo ditetapkan sebagai RSUD tipe A pada tanggal 26 Oktober 2023, dimana dengan ditetapkan maka RSUD akan terus berproses untuk meningkatkan baik dari sisi SDM, sarpras maupun pelayanan di Rumah Sakit Sidoarjo dengan tiga komponen marketing yaitu  positioning diferensiasi dan juga branding.“Kami berusaha mencari pembeda yang bisa menyemangati terus memperbaiki layanan yang ada di rumah sakit Sidoarjo berkaitan dengan prinsip ini, masukkan dari masyarakat tokoh-tokoh masyarakat serta dewan pengawas," tuturnya. Kemudian, dr. Syamsu juga mengatakan jika hal ini tak lepas juga dari dukungan Bapak Bupati Ahmad Muhdlor maka hasilnya yaitu mencoba untuk mengadakan suatu sayembara, tagline, logo dan maskot RSUD Sidoarjo yang pada waktu itu dimulai diumumkan tanggal 23 Januari 2024 kemudian ditutup pada tanggal 4 Februari 2024.“Alhamdulillah antusias dari masyarakat yang mengikuti sayembara ini berjumlah 447 peserta dan akhirnya dewan juri berproses sedemikian rupa sehingga pada hari ini diumumkan pemenang nya dan RSUD telah resmi memiliki nama baru," pungkasnya. “Saya sampaikan terima kasih atas kunjungan dari bapak Bupati, Forkopimda ,dewan pengawas, dewan juri dan semua pihak, Insya Allah dengan acara hari ini dimana Bupati telah menetapkan serta melauncing nama tagline serta logo baru RSUD  semoga  dengan penetapan dan launching ini Rumah Sakit Sidoarjo akan lebih baik hari ini daripada hari kemarin dan Insya Allah besok lebih baik lagi dari hari ini," lanjutnya. Sebagai informasi dewan juri pada sayembara ini terdiri dari 5 orang yaitu Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor, S.IP, Drs. Win Hendrarso mantan Bupati Sidoarjo periode 2000 -2010, Bapak Soekarno selaku Budayawan dan Staf Ahli Bupati, dr. Widodo Selaku ahli manajemen Rumah Sakit Tan serta Radendra Yudistira selaku desain dosen komunikasi desain ITS Surabaya.Pada hari ini telah diumumkan juara lomba 1,2 dan 3 serta favorit nama tagline logo dan maskot RSUD Sidoarjo oleh dewan juri nama yang menjuarai sayembara ini sebagai berikut : Juara I    Argya Arief WicaksonoJuara II    SantosoJuara III    SuharyantoJuara Favorit  Kuntoro Rido AstonoJuara Favorit Tagline    Zaid Al QodhiJuara Favorit Logo    Irhas PrasetioJuara Favorit Maskot    Wika Prasetya RaharjaTurut hadir pula dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Usman, M.Kes, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Dandim O816 Sidoarjo Letkol. Guntung Prasetyo serta perwakilan dari Kejaksaan serta Pengadilan Negeri Sidoarjo.(Yu)

Selengkapnya
8 Mar 2024

Gus Muhdlor: Sholat Subuh Berjamaah Untuk Keberkahan Sekaligus Syukuran Perubahan Nama RSUD Sidoarjo

Sidoarjo, Kominfo – Bupati Sidoarjo mengajak seluruh jajaran OPD baik ASN maupun Non ASN Pemerintah Sidoarjo untuk menghadiri sholat subuh berjamaah di Masjid Agung Sidoarjo, Jumat (8/3). Acara tersebut dilaksanakan pukul 04.15 WIB dan pegawai ASN ataupun Non ASN Pemerintah Sidoarjo yang beragama Muslim diharapkan untuk melakukan sholat subuh berjamaah di Masjid Agung sesuai dengan surat pemberitahuan yang telah dikirim di setiap OPD.Setelah menunaikan sholat subuh berjamaah, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menekankan bahwa kegiatan shalat subuh ini bertujuan untuk keberkahan RSUD Sidoarjo yang hari ini akan membranding berganti nama, logo dan tagline baru. “Pada kesempatan shalat subuh ini merupakan barokah sekaligus syukuran untuk RSUD Sidoarjo yang pagi ini akan berubah nama menjadi Rumah Sakit R.T Notopuro. Dan kita akan ikrarkan bahwa RSUD Sidoarjo adalah satu-satunya rumah sakit tipe A se-Indonesia, yang punya hanyalah Kabupaten Sidoarjo dan semuanya menjadi berkah bagi kita semua, ” ujarnya.Gus Muhdlor sapaan akrab Bupati Sidoarjo juga menyampaikan, kegiatan sholat subuh berjamaah kedepannya bisa dilakukan rutin di setiap masjid Kecamatan Sidoarjo. Selain mendapatkan keberkahan, nantinya juga bisa membuat sinergitas antara Pemerintah Sidoarjo dengan masyarakat menjadi lebih baik.“Nantinya, sholat subuh berjamaah kedepannya akan kita lakukan di masjid Kecamatan wilayah Sidoarjo. Hal yang baru ini mudah-mudahan bisa memberikan dampak yang baik antara pemerintah dengan masyarakat Sidoarjo,” tuturnya.Di akhir acara sholat subuh berjamaah, Bupati Sidoarjo beserta rombongan berjalan meninjau langsung menuju Alun-alun Sidoarjo. Terdapat operasi pasar, pemeriksaan kesehatan gratis hingga layanan Disdukcapil gratis yang merupakan bentuk rasa syukur atas diresmikannya branding baru RSUD Sidoarjo.“Mari kita bersama-sama meramaikan sebagai bentuk rasa syukur kita atas diresmikannya branding RSUD Sidoarjo yang baru berganti nama menjadi Rumah Sakit Notopuro. Semoga dengan nama branding yang baru ini akan mendapatkan keberkahan untuk kita semua,” tutupnya. (Son)

Selengkapnya
8 Mar 2024

Ruwah Desa Sidokepung, Bupati Gus Muhdlor Minta Masyarakatnya Guyub Rukun

Kominfo, Sidoarjo - Kesenian wayang kulit sudah menjadi budaya nusantara. Banyak nilai-nilai kearifan lokal wisdom yang didalamnya hasil dari kebudayaan leluhur. Oleh karenanya Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali berharap kebudayaan lokal yang ada tidak luntur ditelan zaman. Bahkan masyarakat diminta lebih menambah kecintaannya terhadap budaya wayang kulit seperti ini. "Kesenian wayang kulit seperti ini banyak mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang sesuai dengan karakter bangsa kita, untuk itu sudah seharusnya kita lestarikan agar tidak luntur tergerus zaman kebudayaan lokal khususnya Sidoarjo," ucapnya saat menghadiri pegelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka Ruwah Desa Sidokepung Kecamatan Buduran, Kamis malam, (7/3). Gus Muhdlor sapaan akrab bupati Sidoarjo mengatakan pagelaran wayang kulit seperti ini akan menambah kecintaan lokal wisdom. Oleh karenanya pertunjukan budaya semacam ini dapat lebih disemarakan lagi. Dengan begitu budaya asli nusantara tidak akan pernah hilang ditengah-tengah masyarakat. Generasi muda juga akan mengetahui bahwa budaya merupakan jati diri bangsa. "Kami tidak ingin bahwa wong Jowo ilang Jowone, wong Sidoarjo kelangan wayang asli Sidoarjo termasuk yang akan ditampilkan nanti," ucapnya. Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menekankan untuk mendorong desa maupun masyarakat Sidoarjo untuk melestarikan budaya wayang kulit seperti ini. Beliau meminta pagelaran wayang kulit asli Sidoarjo dapat ditampilkan saat menggelar hajatan. Dengan begitu salah satu budaya asli Sidoarjo dapat tetap lestari ditengah gempuran zaman. "Mau tidak mau, suka tidak suka wong Sidoarjo, pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kecamatan, desa harus gelem ngurip-nguripi budaya asli Sidoarjo," ujarnya. Bupati Gus Muhdlor juga sampaikan acara ruwah desa semacam ini merupakan bentuk rasa syukur terhadap sang pencipta. Kegiatan keagamaan yang menjadi rangkaian kegiatan ruwah desa akan menjauhkan Desa Sidokepung dari marabahaya dan bencana. Warganya juga akan semakin guyub rukun dalam membangun desanya untuk tidak terputus komunikasi antar anggota keluarga/masyarakat. "Semoga ruwah desa, tasyakuran ini barokah, warga Sidokepung semakin guyub rukun dan diberi kelapangan dada untuk lebih mencintai desanya. Dan jangan juga sampe kepaten obor(terputusnya komunikasi antar keluarga)," tuturnya.(Son)

Selengkapnya
8 Mar 2024

Satgas Pangan Kabupaten Sidoarjo Bakal Tindak Tegas Oknum Penimbun Beras dan Sembako

Kominfo, Sidoarjo - Satgas Pangan Kabupaten Sidoarjo bakal menindak tegas oknum yang melakukan penimbunan beras. Satgas juga mengingatkan agar tidak ada yang melakukan penimbunan beras maupun kebutuhan bahan pokok. Selain itu, penyaluran kebutuhan bahan pokok yang tidak sesuai aturan juga akan ditindak tegas.Peringatan itu disampaikan Kapolrestabes Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing usai melakukan sidak harga beras di Pasar Larangan, Jum’at, (8/3/2024) bersama Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Ketua DPRD Usman dan Dandim 0816 Letkol. Inf. Guntung Dwi Prasetyo serta Kepala Kantor Bulog Cabang Surabaya Utara Sugeng Hardono.“Kami turun ke lapangan bersama bapak Forkopimda, bersama Pak Bupati, Pak Dandim, Ketua DPRD, dan instansi terkait. Mengecek ketersediaan bahan pokok, termasuk juga mengecek pendistribusian. Jadi kami bersama Kodim 0816 Sidoarjo melaksanakan pengawasan pendistribusian bahan pokok kepada masyarakat. Dan juga dari Satgas pangan Kabupaten Sidoarjo kita juga terus melakukan upaya-upaya penyelidikan dan penindakan di lapangan apabila ada oknum-oknum masyarakat yang melakukan penimbunan bahan pokok, termasuk penyaluran yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku akan ditindak,” ujar Kombes Pol Christian Tobing.Perwira menengah melati tiga itu menghimbau kepada masyarakat agar tidak mencari kesempatan dalam situasi saat ini (ditengah kenaikan harga beras). Ia memastikan pihaknya akan menindak tegas pelaku penimbunan beras dan sembako.Christian memastikan sejauh ini pendistribusian beras dan sembako berjalan lancar dan tidak ditemukan pelanggaran. Satgas pangan Sidoarjo terus melakukan monitoring dan komunikasi dengan bulog dan para penyedia kebutuhan bahan pokok dan terus melakukan pengecekan gudang-gudang yang ada di wilayah Sidoarjo. “Sampai dengan saat ini berdasarkan informasi, maupun data dari intelijen dari kami (Polres) maupun dan Kodim masih belum ada temuan indikasi ke arah sana (penimbunan dan penyelewengan). Tapi kita tetap melakukan upaya-upaya pengawasan di lapangan. Pengecekan lapangan kita pastikan terus dilakukan sampai harga stabil dan ketersediaan bahan pokok stabil di masyarakat,” terangnya.Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali memastikan pemerintah akan terus mengintervensi peredaran beras dan sembako di pasar sampai harga beras stabil di masyarakat.“Intervensi menjaga stabilitas harga beras akan terus dilakukan. Operasi pasar beras SPHP akan terus digencarkan. Distribusi beras medium Bulog seharga Rp. 10.900 perkilo itu terus digelontorkan untuk menekan harga beras saat ini. Terkait operasi pasar beras SPHP harus kita gencarkan di Kabupaten Sidoarjo," ujarnya. Kebutuhan pokok lain selain beras yang diintervensi diantaranya harga telur dan sawit. Komoditas pangan tersebut masuk prioritas untuk dapat distabilkan harganya. "Telur ini kita sudah bekerjasama dengan Kabupaten Blitar, kalau memang harganya tidak bisa ditekan kami akan memberikan subsidi angkutan dan yang lainnya, untuk cabe rawit juga kebanyakan dari Banyuwangi itu juga sama treatmentnya, kalau tidak terkendali terlalu banyak maka kita berikan intervensi berupa subsidi angkutan dan sebagainya,"pungkas Gus Muhdlor. (Ir)

Selengkapnya
7 Mar 2024

Bupati Sidoarjo Minta Muslimat Aktif Terlibat Dalam Pendidikan

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali meminta kepada organisasi kemasyarakatan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang ada di Kabupaten Sidoarjo untuk aktif terlibat dalam dunia pendidikan."Saya meminta kepada muslimat aktif dalam dunia pendidikan karena hari ini tidak hanya siswa saja yang perlu pendidikan, namun juga orang tua siswa juga perlu mendapatkan pendidikan," katanya di sela kegiatan Grand Launching RA Billingual Muslimat NU dan Peresmian Gedung Graha Ahmad Muhdlor di MINU Pucang, Sidoarjo pada Kamis (7/3/2024). Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor itu mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tengah fokus menjalankan pendidikan kepada orang tua melalui program  sekolah orang tua hebat (SOTH)."Ini yang menjadi konsern Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk memberikan pemahaman guru supaya orang tua juga mendapatkan edukasi terkait dengan pendidikan anak," ujarnya.Gus Muhdlor juga menjelaskan ada fenomena dimana orang tua tidak mau diganggu anaknya saat asyik bermain dengan gawainya."Bahkan, supaya tidak ingin diganggu, orang tua siswa tersebut malah membelikan gawai sendiri kepada anaknya," katanya.Ia juga menyoroti jika saat ini di Kabupaten Sidoarjo indeks pembangunan manusia (IPM) sudah mencapai 81,88 atau tertinggi tingkat kabupaten/kota di Jawa Timur."Angka ini sudah melebihi target yang ditetapkan pada tahun 2026 yang mencapai 81,44," katanya.Secara umum IPM di Kabupaten Sidoarjo sudah tuntas, loncatannya sangat tinggi, namun untuk capain Indeks Kesalehan Sosial (IKS) tidak sekuat loncatan IPM.Dari data yang ada capaian IKS di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 84,53 di tahun 2022 atau meningkat sebesar 0,92 di tahun 2023 menjadi 85,45. (Dew)

Selengkapnya
7 Mar 2024

Buka Musrenbang 2025, Gus Muhdlor Beberkan Prioritas Pembangunan Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo - Kinerja Pemkab Sidoarjo dalam 3 tahun terakhir menunjukkan progres yang memuaskan. Sejumlah mega proyek pun sebagian sudah rampung. Seperti Flyover Krian, dan Flyover Tarik yang sudah dimanfaatkan masyarakat. Sedangkan proyek Flyover Aloha akan rampung pada April depan. Ketiga mega proyek itu merupakan hasil kerjasama antara Pemkab Sidoarjo dengan pemerintah pusat melalui program strategis nasional. Keinginan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali untuk merubah kota Delta menjadi daerah yang memiliki infrastruktur mapan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Mulai dari pemerintah pusat hingga para stakeholder. Sektor swasta seperti sektor properti, industri perdagangan dan jasa paling merasakan dampak masifnya pembangunan infrastruktur yang dikebut Bupati Ahmad Muhdlor. Dengan dirampungkannya jalan frontage road yang tahun ini ditargetkan tembus Surabaya jelas membawa dampak signifikan pada aksesibilitas kelancaran ekonomi. Termasuk betonisasi yang dalam kurun waktu tiga tahun ini masif dibangun oleh Pemkab Sidoarjo memberikan efek domino pada ekonomi kerakyatan.Saat membuka acara Musrembang 2025, Bupati Ahmad Muhdlor meminta kepada kepala perangkat daerah untuk menyiapkan usulan rencana pembangunan yang menjadi proyek strategis Pemkab Sidoarjo. “Dalam kesempatan ini saya minta kepala OPD untuk mengusulkan program kepada pemerintah pusat melalui usulan dana alokasi khusus (DAK) untuk membantu pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusia,” jelas Gus Muhdlor saat membuka Musrenbang RKPD Tahun 2025 dan RPJPD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025-2045 di The Sun Hotel, Kamis (07/03/2024).Di depan peserta Musrenbang, Gus Muhdlor membeberkan 6 program prioritas yang akan dicapai di tahun 2025. Pertama, mempercepat pembangunan infrastruktur lintas daerah, seperti jalan frontage road yang bakal segera tembus Surabaya.Kedua, mengoptimalkan sektor industri bidang jasa dan logistik baik skala regional maupun nasional. Ketiga, menekan angka pengangguran lewat optimalisasi peran industri perdagangan serta mendorong peningkatan produksi ekspor.Keempat, percepatan penanggulangan kemiskinan dengan menyiapkan langkah strategis guna meningkatkan sektor perikanan, pertanian, ekonomi kreatif yang diintegrasikan dengan koperasi dan usaha mikro hingga ke level desa.Kelima, melakukan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakter dan SDM yang unggul di bidang kesehatan dan pendidikan. Serta menyiapkan SDM yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan sektor industri swasta maupun bekal wirausaha.Terakhir, peningkatan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui percepatan transformasi digital dan pelayanan publik berkualitas serta mengimplementasikan pembangunan berkelanjutan.“Untuk itu saya mengajak kepada seluruh perangkat daerah untuk menggali lebih dalam potensi Sidoarjo, selanjutkan dikembangkan potensi tersebut sehingga menjadi daya tarik bagi investor dalam maupun luar negeri. Tujuannya menarik sebanyak-banyaknya investor untuk bisa kerja sama dengan pemerintah guna membangun Sidoarjo lebih baik dan gemilang,” jelas Gus Muhdlor.RKPD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025 merupakan tahap ke IV RPJMD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2021-2026 dengan bertemakan Pengembangan Kerjasama Lintas Daerah yang Memposisikan Sidoarjo Sebagai Penyedia Logistik Regional dan Nasional Bertumpu Pada Potensi Daerah, Kesiapan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing.Sejalan dengan tema ini perlu diketahui bahwa saat ini telah terjalin kerjasama dengan beberapa mitra, kerja sama dalam negeri baik dengan pemerintah daerah lain dan pihak ketiga, dimana saat ini telah terjalin kerjasama dengan lembaga luar negeri antara lain USAID dan keikutsertaan dalam Asosiasi Citynet Asia Pacific.Sementara itu kepala Bappeda Kabupaten Sidoarjo Heri Soesanto mengatakan, kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Sidoarjo tahun 2025 bertujuan untuk memberikan masukan, penyempurnaan rancangan rencana kerja pemerintah daerah menjadi rancangan akhir RKPD 2025. Serta penyelarasan usulan rencana kegiatan kecamatan hasil musrenbang kecamatan dan tingkat desa dan juga pokok-pokok pikiran DPRD dengan Renja perangkat daerah yang bersifat Top Down yang dilaksanakan pada Tahun  2025.“Sedangkan Musrenbang  RPJPD Kabupaten Sidoarjo tahun 2025-2045 bertujuan untuk penajaman penyelarasan klarifikasi dan kesepakatan terhadap visi misi arah kebijakan dan sasaran pokok di dalam RPJPD kab sda th 2025-2045,” katanya.Heri berharap dari RPJPD Kabupaten Sidoarjo tahun 2005-2045 itu selaras dengan visi misi arah kebijakan dan sasaran pokok RPJPD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025-2045 dan tidak lanjut Bappeda Kabupaten Sidoarjo melakukan penyempurnaan terhadap RPJPD Kabupaten Sidoarjo tahun 2025-2045.“Peserta Musrenbang yakni semua kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, DPRD, Camat, instansi vertikal BUMN/BUMD perguruan tinggi dan para stakeholder,” pungkasnya. (Yu/Ir)

Selengkapnya
7 Mar 2024

Wabup Subandi Mengapresiasi Positif KPP Pratama Sidoarjo Utara Perolehan Pajaknya Melampaui Target

KOMINFO, Sidoarjo – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sidoarjo hari ini (7/3) menggelar Tax Gathering di Hotel Luminor, Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo selaku pimpinan daerah dan juga wajib pajak KPP Pratama Sidoarjo Utara, hadir dalam kegiatan tersebut.Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi memberikan apresiasi positif kepada KPP Pratama Sidoarjo Utara, karena perolehan pajaknya berhasil melampaui target pada tahun 2023. Mengingat peran pajak sangat vital bagi pembangunan di negara kita, 80 Persen APBN bersumber dari pajak yang kita bayar. “Termasuk APBD sidoarjo bersumber dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan  dana bagi hasil,” jelasnya.Ia mengatakan bahwa kalau kita pahami tidak ada alasan untuk tidak patuh membayar pajak. Karena pelayanan pajak sekarang sangat dipermudah. Pajak bisa dibayar secara online. “Direktorat Jenderal Pajak (DJP), khususnya di KPP Pratama Sidoarjo Utara terus berupaya meningkatkan pelayanan perpajakan kepada masyarakat. Secara pribadi saya merasakan kemudahan pelayana perpajakan ini,” tegasnya. Kepala KPP Pratama Sidoarjo Utara, Bambang Sutrisna, bahwasannya kegiatan ini mengambil tema “Guyub Rukun Mbangun Sidoarjo”,  selain untuk silaturahmi juga untuk memberikan penghargaan kepada para wajib pajak. “ di tahun 2023 kemarin, banyak sekali pencapaian hasil pajak di wilayah Sidoarjo Utara, ini tidak lepas dari sumbangsih para wajib pajak. Dimana wilayah kerja KPP Pratama Sidoarjo Utara Meliputi Kecamatan Waru, Gedangan, Buduran dan Sedati. Menurut Bambang, realisasi penerimaan netto KPP Pratama Sidoarjo Utara sampai dengan 31 Desember   2023 mencapai 1,62 Triliun atau 102,15 % dari target KEP-3001/WPJ.24/2023 tumbuh sebesar 8,18 %.Dalam 3 tahun terakhir penerimaan pajak tetap tumbuh. Tahun 2021 dalam kondisi covid penerimaan pajak tumbuh sebesar 15,36 persen, tahun 2022 cukup pesat sebesar 41 persen. Tahun 2023  pertumbuhan Cuma 8,18 persen, karena ditahun sebelumnya sudah terlanjur tinggi penerimaan pajaknya. “Di tahun 2024 sampai dengan bulan Februari ada pertumbuhan yang luar biasa sebesar 55 persen. Ini karena ada penambahan wajib pajak yang luar biasa, karena kegiatan eksportir juga bertambah. Ini menjadi modal kami menapaki tahun 2024,” jelasnya.Lebih lanjut menurut Bambang di tahun 2024, kami memikul target sebesar 1,77 Triliun. Kuncinya, yakni bagaimana kita melaksanakan tugas perpajakan dengan sebaik – baiknya, target ini akan masuk sendiri. “kami juga mengucapkan terima kasih kepada ssemua pihak terkait, dari hasil penilaian pusat memberikan respon positif atas kinerja KPP Pratama Sidoarjo Utara. Akhirnya di tahun 2023 kami memperoleh ZI-WBK,” sambungnya. Penilaian KPP Pratama Sidoarjo Utara tidak hanya berhenti di ZI-WBK saja, tapi berlanjut ke ZI WBBM. Mohon untuk perbaikan kinerja jika pelayanan perpajakan KPP Pratama Sidoarjo Utara kurang memuaskan silahkan disampaikan ke kami. Hal ini untuk perbaikan kinerja pelayanan perpajakan kedepan. (mas/eny/kominfo)

Selengkapnya
7 Mar 2024

Wabup Sidoarjo Hadiri Khataman dan Imtihan ke-12 TPQ Sholahudin Al Ayyubi Desa Pabean

KOMINFO, Sidoarjo – Wabup Sidoarjo, Subandi menghadiri Khataman dan Imtihan ke-12 TPQ Sholahudin Al Ayyubi, Kamis (7/3) di TPQ Al Ayyubi. Khataman ini sebagai salah satu saran akita untuk memuliakan Al Qur`an, Dimana kitab suci Al Qur`an ini sebagai pedoman hidup bagi umat muslim. “Ini adalah suatu kebahagiaan. Dimana kita sebagai orang tua melihat anak – anak kita yang luar biasa. Pendidikan TPQ ini juga membentuk karakter dan pondasi agama. Anak sejak dini mulai dari usia bermain sampai SD didik dan dibimbing, hasilnya mereka sudah mampu menguasai tata Bahasa Al Qur`an dengan baik,” jelasnya. Ditengah kesibukannya, Ia menghadiri kegiatan khataman ini bukan hanya atas nama pimpinan daerah, namun juga sebagai walisantri. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan anak – anak TPQ  yang telah lulus imtihan sesuai jenjangnya. “Saya memberikan support dan dukungan, terus belajar. Kita sadari anak sekarang pandainya luar biasa, apalagi dengan perkembangan teknologi, derasnya arus informasi dari media sosial, pada akhirnya timbul persoalan minimnya etika dan sopan santun. Harapannya melalui Pendidikan TPQ ini penanaman akhlak lebih kuat,” harapnyaIni menjadi tugas orang tua untuk memberikan Pendidikan yang baik pada anak – anaknya. Dimana tugas orang tua pada anak – anak tidak lepas di Pendidikan formal saja, Pendidikan agama juga penting,” jelasnya.Sementara kepala TPQ Sholahudin Al Ayyubi, Suherni melaporkan bahwa anak – anak yang kegiatan khataman hari ini, telah mengikuti imtihan pada tanggal 23 Februari 2024 lalu. “Syukur alhamdulilah dari semua anak- anak TPQ yang mengikuti ujian, serratus persen lulus semua. Bahkan ada beberapa anak yang mendapat nilai sempurna,” jelasnya.Menurut Suherni, Pendidikan anak – anak yang sedang berdiri diatas panggung ini belum lengkap belajar ilmu aganya, mereka  ini baru menempuh Pendidikan Tingkat dasar. Mereka baru bisa membaca Al Qur`an, bisa doa sholat, wudhu serta praktiknya.“Saya berharap, anak – anak tidak berhenti disini. Tetap harus menimba ilmu yang lebih tinggi lagi. Mudah – mudahan para orang tua meridhokan dan memasrahkan anak – anaknya untuk belajar lagi di TPQ Sholahudin,” ungkapnya. (mas/kominfo)

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 892421