KOMINFO, Sidoarjo - Sinergi antara Polresta Sidoarjo dan Pemkab Sidoarjo semakin terjalin erat. Dalam peringatan HUT Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024 pada 1 Juli 2024 ini, Plt Bupati Sidoarjo H Subandi menyampaikan terima kasihnya atas kinerja jajaran Polrestabes Sidoarjo dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Sidoarjo selalu kondusif. ”Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun Ke-78 Bhayangkara. Dan, kami doakan, semoga Polri semakin jaya,” ungkap Subandi setelah menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Bhayangkara Tahun 2024 ini. Upacara HUT Bhayangkara berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo pada Senin (1/7). Dalam upacara tersebut, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Christian Tobing bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kapolresta memimpin langsung prosesi upacara HUT Ke-78 Byangkara yang bertema "Polri Presisi Mendukung Percepatan Tranformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas".Hadir pula dalam upacara itu, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf. Guntung Dwi Prasetyo, jajaran Forkopimda Sidoarjo, Sekretaris Daerah Fenny Apridawati, kepala-kepala instansi, organisasi masyarakat, dan lain-lainnya. Plt Bupati Subandi juga melakukan pemotongan tumpeng perayaan HUT Ke-78 Bhayangkara sebagai rasa syukur dan doa bagi kemajuan Polri. Subandi menyatakan sangat mengapresiasi kinerja dan dedikasi Polresta Sidoarjo dan jajarannya. Berkat peran penting Polri, Sidoarjo tetap aman dan tertib. Masyarakat tenang karena terayomi. Pembangunan daerah pun berjalan lancar sesuai harapan masyarakat.”Semoga sinergitas yang telah terjalin dengan baik selama ini terus meningkat dan semakin baik dengan pemerintah daerah, TNI, dan Forkopimda,” ungkap Subandi. Merespons ucapan Plt Bupati Subandi, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Christian Tobing juga mengucapkan terima kasih atas sinergi dan dukungan baik yang telah diberikan untuk mendukung kinerja Polresta Sidoarjo. ”Terima kasih kepada Bapak Bupati Sidoarjo yang selama ini sudah bersinergi bersama dengan sangat baik. Sehingga, dalam melaksanakan tugas, kami sangat terbantu, mudah, serta dapat maksimal,” ungkap Christian Tobing. Polresta Sidoarjo juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh agama, tokoh pemuda, dan berbagai pihak lain yang selama ini ikut menjaga keamanan sehingga Kabupaten Sidoarjo kondusif. Evaluasi dan perbaikan dilakukan agar semakin baik di masa depan. ”Tanpa Forkopimda Sidoarjo, kami tidak bisa melakukan tugas dengan baik. Terlebih, setelah ini ada momen politik sehingga dibutuhkan sinergi baik," tambahnya. Peringatan HUT Ke-78 Bhayangkara 2024 ini juga menampilkan atraksi polisi cilik (pocil). Ada pula defile pasukan dan atraksi-atraksi lainnya. (dew/en/kominfo)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Sambutan warga begitu meriah. Ratusan emak-emak warga Desa Sumorame, Kecamatan Candi, tumpah ruah di Alun-Alun Sumorame pada Minggu malam (30/6). Mereka mengajak senam bersama Plt Bupati Sidoarjo H Subandi yang berkunjung ke desa tersebut. ”Ayo Pak Bupati, kita senam bareng. Sebulan sekali kami rutin senam,” ungkap emak-emak yang menjemput Abah Bandi, sapaan H Subandi, pada Minggu malam itu. Plt Bupati Subandi tak kuasa menghindari ajakan emak-emak itu. Apalagi, jumlahnya ratusan orang. Suara mereka riuh. Tidak mungkin ditolak. Subandi menurut saja ketika musik disetel. Gerakan-gerakan energik senam pun dimulai. Padahal, Subandi hadir awalnya bukan untuk undangan senam bareng emak-emak. Kepala daerah yang hobi sepak bola itu berkunjung untuk bertanding dengan tim tuan rumah di Lapangan Desa Sumorame. Subandi datang membawa tim Pesawad HS FC atas tantangan tim Pemdes Sumorame. Mereka bermain enjoy dan asyik. Lagi-lagi, tim Pesawad FC yang diperkuat mantan pemain Persebaya itu berhasil unggul. Menang 3-0 lawan tim Pemdes Sumorame. ”Bukan soal menang atau kalah ya. Saya sangat bangga dan kagum pada warga Sumorame. Mereka kompak. Semangat. Kegiatan olahraganya semarak, luar biasa,” ungkap Subandi.Semangat dan kekompakan warga dan Pemdes Sumorame itu patut menjadi contoh. Olahraga menjaga daya tahan atau imun tubuh. Menghindari penyakit karena sakit itu mahal obatnya. Kekompakan warga juga mampu menjaga harmoni desa.Alun-Alun Sumorame memang tidak pernah sepi. Fasilitas-fasilitas umum di desa tersebut juga dijaga. Sangat bermanfaat bagi warga desa. Selain tempat berolahraga, Alun-Alun Sumorame juga menjadi tempat rekreasi keluarga.Lebih-lebih setelah dipasang lampu penerangan bantuan Pemkab Sidoarjo untuk lapangan sepak bola. Alun-Alun Sumorame juga dilengkapi lapangan bola voli. Ada pula peralatan gym outdoor. Anak-anak pun disiapi sarana perrmainan. ”Saya sangat bangga. Salut untuk warga dan Pemdes Sumorame,” ungkap H Subandi. (git/en/kominfo)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Viralnya pemberitaan di Media sosial larangan aktivitas tempat ibadah non muslim di Kecamatan Tarik. Plt. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., langsung cross check kebenaran berita tersebut, hasilnya isu yang beredar tersebut tidak benar.Subandi langsung datang, sore tadi (1/7) untuk berkoordinasi dengan kepala desa, BPD, dan perwakilan rumah ibadah dan FKUB. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa perizinan untuk mendirikan tempat ibadah akan dilengkapi sesuai aturan yang berlaku."Selama menunggu izin selesai, maka ibadahnya bisa di rumah masing-masing. Bukan tidak boleh beribadah," tegas Subandi.Ia menunjukkan bahwa isu dalam video tersebut tidak sesuai dengan kenyataan. Warga Kecamatan Tarik menyambut baik pembangunan tempat ibadah tersebut, dan masyarakat Sidoarjo menjunjung tinggi toleransiantar umat beragama. "Saya meminta pemerintah desa di sana untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang baik. Sehingga isu-isu miring seperti itu tidak sampai meluas," ungkap Subandi.Subandi menegaskan kepada kepala desa bahwa tidak ada larangan membangun tempat ibadah bagi umat non-Muslim. Hal yang penting adalah sosialisasi kepada lingkungan sekitar dan atas sepengetahuan pemerintah desa setempat.Dari data yang dihimpun, izin pendirian tempat ibadah disebut-sebut belum ada. Perlu dicari solusi terbaik agar munculnya isu-isu SARA bisa dicegah dan tidak membuat masyarakat resah. "Saya sebagai pimpinan daerah berharap komunikasikan saja dengan baik. Kami tidak akan mempersulit," terang Subandi.Menurut ketentuan, jelas Subandi, pendirian sebuah rumah ibadah perlu ada sosialisasi dan penerimaan dari lingkungan. Jika sudah mendapat izin dari lingkungan sekitar, pemerintah desa tidak boleh mempersulit."Semua harus dikomunikasikan dengan baik. Insya Allah kalau komunikasinya jalan, masalah apa pun bisa diselesaikan," ungkap Subandi.Masyarakat diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan sembarangan membagikan informasi, baik tulisan, foto, gambar, maupun potongan video, jika belum jelas kebenarannya. Apalagi, bila potongan video itu bisa menimbulkan persepsi negatif dan meresahkan."Mari bersikap bijak. Jangan setiap ada sesuatu, sedikit-sedikit diviralkan di medsos. Saring dulu sebelum sharing," tutur Subandi.Masalah-masalah kecil yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan cepat, akhirnya dibesar-besarkan karena informasi yang diunggah di media sosial tidak utuh."Kami sebagai pimpinan daerah akan tetap membangun komunikasi. Setiap tempat ibadah yang dibangun itu diharapkan benar-benar bermanfaat bagi warga Sidoarjo," pungkas Subandi. (mas/en/kominfo)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Kegembiraan memancar di wajah para penerima bantuan pangan berupa beras 10 kilogram. Saat Plt Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn datang ke Kecamatan Porong dan Jabon pada Senin (1/7), mereka duduk di balai desa. Subandi menyalami mereka. Ada janda yang harus menghidupi 5 anaknya. ”Alhamdulillah, Pak. Saya sudah 6 bulan ini dapat bantuan beras. Keluarga senang,” ungkap Ngatmani, warga Desa Lajuk, Kecamatan Porong, dalam bahasa Jawa. Sehari-hari Ngatmani mencari nafkah dengan berdagang apa saja. Suaminya sudah lama meninggal. Sekarang dia harus bekerja demi menghidupi anak-anaknya. Dia merasa beruntung bisa dapat bantuan beras dari pemerintah. ”Rasanya bisa lebih ringan kalau dapat beras setiap bulan,” ungkap perempuan parobaya tersebut. Plt Bupati Subandi mendengarkan dengan sabar kata-kata ibu-ibu itu. Dia tahu. Pengakuan keluarga penerima manfaat (PKM) bantuan pangan ini benar-benar jujur. Artinya, bantuan pangan memang tepat sasaran. Masyarakat kurang mampu dan berpenghasilan rendah. Tidak hanya di Porong. Plt Bupati Subandi juga menyerahkan bantuan beras 10 kilogram itu di Kecamatan Jabon. Salah satunya adalah Desa Dukuhsari. Kepada warga, Subandi mengatakan sangat ingin program bantuan pangan terus berkelanjutan. Kalau melihat para penerimanya, bantuan beras itu sangat bermanfaat. Kualitasnya pun baik. ”Bantuan ini dapat membantu ekonomi warga. Kebutuhan pokok sehari-hari. Juga mengontrol harga beras,” papar kepala daerah yang juga mantan kepala desa tersebut. Subandi memastikan sudah mengecek kondisi beras. Kualitasnya tetap bagus seperti bantuan-bantuan sebelumnya. Aman dan layak untuk dikonsumsi. Dia juga mengingatkan pengurus RT, RW, dan kepala desa agar meneliti lagi warganya. ”Kalau ada warga kurang mampu yang belum terdata, cepat dicatat dan dilaporkan ke kecamatan. Supaya segera dapat bantuan,” ungkap Subandi. Mulyati, salah seorang penerima bantuan beras, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya. Bantuan seperti ini sangat diharapkan oleh masyarakat. Itu tiga anak itu merasa beban keluarganya lebih ringan. Terbantu dengan beras tersebut. ”Alhamdulillah, sangat membantu meringankan pengeluaran keluarga saya,” tutur Mulyati, yang istri seorang kuli bangunan itu. (son/en/kominfo)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Kabupaten Sidoarjo terus bergerak maju menuju masa depan yang gemilang. Pembangunan dilaksanakan dengan transparan, adil, dan merata. Baik bidang pendidikan, sanitasi, penyediaan air minum ruang terbuka hijau, transportasi umum, sampai pelayanan berbasis digital. Semua bertujuan menyejahterakan masyarakat. Plt Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn menyampaikan rencana-rencana besar pembangunan Kabupaten Sidoarjo dalam jangka panjang. Paparan disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo pada Minggu (30/6). Agendanya adalah Penyampaian Jawaban Bupati Sidoarjo terhadap pandangan umum fraksi-fraksi terkait Raperda RPJPD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025-2045. Pemkab dan DPRD Sidoarjo (eksekutif-legislatif) memang sedang membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (Raperda RPJPD). Sejumlah program menjadi prioritas utama dan andalan selama 20 tahun ke depan. Lebih merata dan berkeadilan. ”Pembangunan di Sidoarjo tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia (IPM),” terang Subandi.Kebijakan tersebut telah dirumuskan dalam Raperda RPJPD Kab Sidoarjo Tahun 2025-2045. Pemkab Sidoarjo akan berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, penyediaan air minum, khususnya di ruang terbuka hijau, penataan sanitasi, pengembangan transportasi umum, serta pelayanan publik berbasis digital. Semua kebijakan pembangunan Kabupaten Sidoarjo itu akan mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) Masyarakat. Dengan begitu, kebijakan yang disusun Pemkab Sidoarjo selalu sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Rapat Paripurna DPRD Sidoarjo dipimpin oleh Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman, M. Kes. Ada 25 orang anggota DPRD Sidoarjo yang hadir. Forkopimda Sidoarjo, kepala-kepala OPD-OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo, serta undangan lainnya. (af/en/kominfo)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Warga Desa Ngingas, Kecamatan Waru, tumpah ruah. Mereka menyambut kedatangan Plt Bupati Sidoarjo H Subandi untuk mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama. Sekaligus peresmian gedung Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) dan sosialisasi pajak daerah yang digelar pada Minggu pagi (30/6). Bagi Subandi, momen ini menjadi sarana menyapa warga secara langsung. Juga sebagai bentuk kecintaan dan kebanggaannya kepada Desa Ngingas yang kini memiliki poskesdes baru.Poskesdes bekerja sama dengan puskesmas untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. "Saya juga berulangkali menginformasikan, untuk warga kurang mampu yang belum memiliki BPJS kelas 3, Pemkab sidoarjo menyediakan program UHC. Biaya pengobatan mereka akan dicover pemerintah," jelas Subandi.Subandi menambahkan, Pemkab Sidoarjo siap membiayai warga Sidoarjo yang sakit dari keluarga tidak mampu. Jangan sampai mereka tidak terlayani oleh fasilitas kesehatan. Kepala puskesmas dan rumah sakit diwanti-wanti agar tetap melayani warga Sidoarjo yang tidak mampu meski belum memiliki jaminan BPJS Kesehatan.Saat ini Pemkab Sidoarjo memiliki dua Rumah Sakit Umum Daerah 2 dan 32 puskesmas. Semuanya siap melayani kebutuhan kesehatan warga. "Mari kita perhatikan bersama agar tidak ada lagi warga Sidoarjo yang sakit, namun tidak terlayani,” ujarnya. Selain peresmian poliklinik desa, acara ini juga diisi dengan sosialisasi pajak bumi dan bangunan (PBB). Subandi menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak demi mendukung pembangunan Kabupaten Sidoarjo."Pembayaran pajak saat ini semakin mudah dan praktis. Bisa dilakukan secara online. Mari bersama-sama wujudkan tertib bayar PBB agar pembangunan di Sidoarjo terus berjalan,” lanjut Subandi. Sementara itu, Kepala Desa Ngingas H. Samian mengungkapkan rasa bangganya atas kehadiran Plt Bupati Subandi di tengah-tengah warganya. Mewakili warganya, dia berterima kasih Plt Bupati memberikan waktu dan perhatian untuk warga desanya."Kegiatan ini mencerminkan semangat kerakyatan pemimpin dan kebersamaan dengan masyarakat. Apalagi, Pak Subandi adalah sosok pemimpin yang merakyat dan selalu peduli dengan masyarakat. Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Desa Ngingas," ungkapnya.Samian menambahkan, kegiatan ini tak hanya fokus pada sosialisasi pajak daerah, tetapi juga pembekalan sertifikasi ICB dan alat berat bagi warga Desa Ngingas. Keterampilan ini sangat bermanfaat.Kegiatan yang digelar di Desa Ngingas Waru ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Selain itu, kesadaran pada kewajiban dalam membayar pajak. "Dengan semangat gotong royong dan kepemimpinan yang merakyat, Sidoarjo diharapkan terus maju dan sejahtera semakin sejahtera," tegas Subandi. (mas/en/kominfo)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Kondisi pengelolaan sampah dan bangunan liar di sempadan sungai di Desa Ngingas, Kecamatan Waru, menjadi perhatian Pemkab Sidoarjo. Rawan jadi pemicu banjir. Plt Bupati Sidoarjo H Subandi mendatangi langsung lokasi pada Minggu (30/6/). Menindaklanjuti masukan masyarakat.Pagi-pagi, Plt Bupati Subandi sudah berada di lokasi. Dilihatnya kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Ngingas. Pengelolaan sudah mulai tertata. Tidak terlihat lagi tumpukan sampah yang berserakan seperti dulu. Namun, TPTS Ngingas masih dikelola secara manual. Pemilahan sampah dilakukan oleh tenaga manusia. Perlu mesin pemilah dan pencacah sampah agar lebih efektif lagi. Dengan begitu, TPST mampu menuntaskan persoalan sampah di Ngingas. Subandi menuturkan, Pemkab Sidoarjo telah memberikan kontribusi terkait kebutuhan TPST Ngingas. Untuk itu, pembenahan TPST perlu dilakukan secara menyeluruh. Ke depannya, setiap di TPST, harus ada mesin pemilah sampah untuk mengantisipasi tingginya volume sampah”Persoalan sampah di Ngingas ini tidak boleh dibiarkan. Kita harus segera benahi agar tidak menjadi bom waktu yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat,” kata Subandi saat berada di lokasi. Lebih jauh lagi, papar Subandi, perekonomian masyarakat baru saja pulih pasca Pandemi Covid-19. Keberadaan sampah bisa mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat. Juga membahayakan kesehatan lingkungan warga sekitarnya. ”Kita tidak boleh lengah dalam menangani masalah sampah. TPST yang tidak dikelola dengan baik dapat menghambat pemulihan ekonomi dan membahayakan kesehatan masyarakat," jelas Subandi.Setelah meninjau TPTS Ngingas, Plt Bupati Subandi menyaksikan kondisi sempadan sungai. Banyak bangunan liar yang masih berdiri di sisi sungai. Perlu penertiban. Agar kondisi sungai mudah dinormaliasi. Alat berat tidak terhambat oleh keberadaan bangunan liar. ”Pemerintah desa dan kecamatan harus segera melakukan sosialisasi terkait pembebasan bangunan liar di sepanjang sungai ini," ujar Subandi.Dia berharap pemerintah desa dan kecamatan memberikan pengertian kepada penghuni bangunan liar di sempadan sungai. Keberadaannya akan mengganggu lingkungan dan membahayakan orang lain. Rawan terjadi banjir. ”Kita juga perlu mengusulkan pemasangan box culvert sampai ke arah Dusun Ambeng-Ambeng. Itu bisa memperlebar jalan dan menghilangkan ruang kosong yang dapat digunakan untuk mendirikan bangunan liar,” ujarnya.Subandi optimistis. Dengan upaya bersama dari semua pihak, masalah sampah dan banjir di Waru dapat diatasi. Dia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tidak buang sampah sembarangan. Jangan mendirikan bangunan liar, lebih-lebih di sempadan sungai. (mas/en/kominfo)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Berbagai kegiatan memeriahkan perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tahun 2024 digelar selama sepekan di kota Atlas, julukan dari kota semarang. Puncak peringatan, Sabtu (29/6) , di Lapangan Pancasila Simpang lima, Semarang.Plt. Bupati Sidoarjo, Subandi, menghadiri puncak peringatan Harganas ke-31 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Didampingi oleh istri tercinta, dr. Sriatun Subandi selaku Plt.Ketua TP.PKK Kabupaten Sidoarjo.Kehadiran pimpinan daerah ini mempertegas komitmen Kabupaten Sidoarjo dalam mengedepankan pentingnya keluarga sebagai pilar utama pembangunan bangsa.Subandi menyatakan kekagumannya terhadap pencapaian Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah. Dimana Indeks Pembangunan Keluarga di atas rata-rata nasional."Kami sangat terinspirasi oleh keberhasilan Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan indeks pembangunan keluarga. Kami berharap dapat membawa pulang pelajaran berharga ini untuk diterapkan di Kabupaten Sidoarjo, agar kita juga bisa mencapai prestasi yang sama, bahkan lebih baik lagi," ujar Subandi dengan penuh semangat.Ia mengatakan tema, "Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas" mengandung makna peran vital keluarga dalam menciptakan masyarakat yang kuat dan berdaya saing. Dimana keluarga menjadi sumber kekuatan dan inspirasi yang mendorong kemajuan dan kesejahteraan bangsa."Dorongan inspirasi untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa ini, akan kami aplikasikan untuk akselerasi intervensi serentak dalam menurunkan angka stunting menuju zero stunting di Kabupaten Sidoarjo, " jelasnya.Selain stunting menurut Subandi, ada hal yang tak kalah penting yakni mewujudkan Kota Layak Anak (KLA). KLA ini sebagai langkah nyata untuk memastikan setiap anak Indonesia, khususnya anak - anak Sidoarjo, mendapatkan hak-haknya dan tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan sejahtera.Dengan penuh harapan dan semangat, Plt. Bupati Sidoarjo berkomitmen, membawa semangat Harganas ini untuk memperkuat peran keluarga dalam pembangunan, demi terwujudnya Indonesia emas yang kita cita-citakan bersama, di Kabupaten Sidoarjo.Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan bertukar pengalaman antar daerah, yang diharapkan dapat memperkuat kerja sama dan sinergi dalam membangun keluarga yang berkualitas. Dengan keluarga yang kuat dan berkualitas, kita yakin Indonesia akan semakin maju. Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-31 ini diakhiri dengan berbagai kegiatan dan penampilan budaya yang menunjukkan kekayaan dan keragaman budaya Indonesia, sekaligus mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur dalam keluarga.(mas/en/kominfo)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Plt Bupati Sidoarjo H Subandi menggugah stakelhoders untuk ikut melestarikan kesenian khas Kabupaten Sidoarjo. Kelestarian seni dan budaya khas Sidoarjo menjadi tanggung jawab bersama. Kesejahteraan para senimannya pun patut dipikirkan bersama. Baik oleh pimpinan instansi pemerintah maupun swasta. ”Kesenian khas yang ada di Kabupaten Sidoarjo harus dipromosikan dan disebarluaskan agar tetap lestari. Dan, generasi muda kita dapat terus menikmatinya,” ajak Subandi. Imbauan itu telah dituangkan dalam Surat Edaran Bupati tentang Penyelenggaraan Kesenian Khas Daerah sebagai Atribut Kelengkapan Pembukaan Rangkaian Acara Tertanggal 23 Juni 2024. Pemkab Sidoarjo, lanjut Plt. Bupati Subandi, ingin mengangkat nilai-nilai kesenian daerah khas Sidoarjo. Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala instansi vertikal, serta seluruh kepala instansi swasta. Selain itu, para kepala desa/kelurahan se-Kabupaten Sidoarjo. Mereka diimbau untuk menampilkan kesenian daerah khas Kabupaten Sidoarjo saat menggelar acara. Plt. Bupati Subandi menjelaskan, upaya mengangkat nilai-nilai kesenian daerah khas Sidoarjo merupakan bentuk pelestarian kesenian daerah. Seni dan budaya khas Sidoarjo adalah warisan yang melekat dalam sejarah kebudayaan Sidoarjo. Seperti seni tari, wayang kulit, kesenian patrol, dan sebagainya. ”Melestarikan kesenian daerah menjadi tanggung jawab bersama. Bukan hanya tugas pemerintah,” ungkapnya. Subandi menyatakan akan mengajak, mendorong, dan menggugah kepedulian semua stakeholder di Sidoarjo untuk berperan serta mempromosikan kesenian daerah khas Sidoarjo. Jika menggelar berbagai acara, harap Subandi, pemerintah daerah, instansi vertikal, maupun swasta dapat menampilkan seni tari, seni patrol, maupun seni-seni lainnya.”Apalagi jika menggelar hajatan yang cukup besar. Penyelenggara saya minta menampilkan pagelaran wayang kulit Gagrak Porongan. Itu kesenian wayang khas Sidoarjo,” tambah Subandi.Bagaimana menyelenggarakannya? Di Kabupaten Sidoarjo, ada sanggar-sanggar kesenian. Mereka tersebar di berbagai kecamatan. Macam-macam pula seni dan budaya yang ditekuni. Para seniman bisa ditampilkan secara bergiliran. Dengan begitu, seluruh sanggar seni yang ada di Kabupaten Sidoarjo bisa diberdayakan. Subandi menambahkan, pelestarian seni dan budaya khas Sidoarjo akan mampu mengangkat pariwisata daerah. Di sinilah pentingnya tanggung jawab dan kepedulian bersama untuk melestarikan kesenian daerah. Kesenian daerah mewarnai perkembangan pariwisata. ”Pembangunan sektor wisata juga mari kita tingkatkan bersama-sama,” tambah Subandi. Pertumbuhan sektor swasta pada gilirannya juga akan meningkatkan perekonomian Kabupaten Sidoarjo. Pelaku-pelaku wisata juga punya peluang besar untuk sejahtera. Untuk itu, perlu dukungan semua pihak secara nyata dengan menampilkan kesenian daerah dalam berbagai acara.”Undang pelaku seni di Sidoarjo untuk tampil di setiap acara. Di mana pun acaranya, kesenian daerah khas Sidoarjo harus menjadi bagian dari acara yang kita selenggarakan. Itu akan membantu mengangkat perekonomian mereka,” tegas Subandi. (git/en/kominfo)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Gegap gempita Lomba Rukun Tetangga (RT) Se-Kabupaten Sidoarjo mencapai puncaknya pada Sabtu malam (29/6). Sejak diluncurkan (kick-off) Januari 2024, Lomba ini berhasil melahirkan RT-RT hebat. Mereka dihadiahi ratusan juta rupiah. Plt. Bupati Sidoarjo Subandi bangga kepada semua peserta serta para juara. Sebagai pimpinan daerah, Subandi bersyukur Kabupaten Sidoarjo memiliki RT-RT terbaik. Sebab, RT-RT adalah garda terdepan dalam pembangunan suatu wilayah. Partisipasi aktif mereka sangat diharapkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman. ”Harapan pemerintah daerah terbukti,” ucap Subandi saat malam penganugerahan (awarding) Lomba RT Se-Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa. Subandi menyatakan terima kasih dan apresiasinya kepada semua RT peserta lomba. Mereka telah berperan aktif. Hebat-hebat semua. Masing-masing menunjukkan ide, kemampuan, inovasi, dan kerja sama yang sangat baik. Peran-peran itu sangat dibutuhkan untuk kelanjutan pembangunan Kabupaten Sidoarjo. Inovasi, dedikasi, dan komitmen RT-RT di Sidoarjo telah terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup lingkungan masing-masing. Masyarakat terbantu. Kampung semakin baik. Pemkab Sidoarjo sangat perlu memberikan penghargaan. Terutama, bagi RT-RT yang telah bekerja keras ikut membangun Sidoarjo.”Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi RT-RT lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi. Tetap semangat dalam membangun Sidoarjo,” ungkap Plt Bupati yang mantan kepala desa ini.Subandi juga mengajak seluruh masyarakat. Mari terus mendukung program-program pemerintah. Tujuannya tidak lain adalah meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga Sidoarjo. Dia berharap seluruh elemen masyarakat bersedia aktif dan meningkat semangatnya untuk Kabupaten Sidoarjo.”Mari jalin kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Ini sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan,” ajak Subandi yang dikenal suka berdialog langsung dengan warga itu.Sementara itu, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat M. Ainur Rahman mengatakan, sejatinya, Lomba RT digeber untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong. Budaya gotong royong ini sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, semakin lama, budaya itu tergerus perkembangan zaman. Padahal, dengan bergotong-royong, sikap saling tolong-menolong, menghargai sesama, dan toleransi, akan menimbulkan kehidupan yang harmonis, guyub, rukun. ”Ayo kita jaga Sidoarjo yang harmonis, guyub, rukun, dengan gotong royong dan saling menolong,” ungkap Ainur Rahman. Bagaimana kata juara? Kepala Desa Sumorame Rochmanu, salah satu perwakilan juara pertama kategori RT Mandiri Sejahtera, mengatakan, Lomba RT ini sangat mendukung dan memotivasi RT-RT dan desa agar terus bersemangat dalam pembangunan Kabupaten Sidoarjo. Lomba ini disambut antusias peserta. ”Saya bangga atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam Lomba RT ini. Semoga ke depannya Lomba RT tetap ada. Agar kami, masyarakat di lingkungan RT dan desa, benar-benar mempunyai semangat membangun Sidoarjo," ucapnya.Acara awarding Lomba RT ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, pejabat pemerintah, dan perwakilan setiap RT yang berpartisipasi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun Sidoarjo menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera. (*)Inilah RT-RT Juara pertama dalam Tiap Kategori Lomba 1. Juara Pertama Kategori RT Jimpitan adalah RT 22/RW 10 Desa Pepe, Kecamatan Sedati 2. Juara Pertama Kategori RT Sehat adalah RT 14/RW 11 Desa Blurukidul, Kecamatan Sidoarjo 3. Juara Pertama Kategori RT Asri adalah RT 47/RW 09 Desa Larangan, Kecamatan Candi 4. Juara Pertama Kategori RT Berbudaya adalah RT 07/RW 03 Desa Candipari, Kecamatan Porong 5. Juara Pertama Kategori RT Mandiri Sejahtera adalah RT 02/RW 11 Desa Sumorame Kecamatan Candi. (Dew/en/kominfo)
Selengkapnya2.12.2025
2.12.2025
12.11.2025
28.10.2025
14.10.2025
9.10.2025
29.09.2025
17.09.2025
16.09.2025
8.09.2025
4.09.2025
3.09.2025
30.07.2025
23.07.2025
23.07.2025
17.07.2025
10.07.2025
10.07.2025
7.07.2025
7.07.2025
4.07.2025
12.06.2025
12.06.2025
19.05.2025
24.04.2025
11.04.2025
19.03.2025
17.03.2025
28.02.2025
26.02.2025
17.02.2025
3.02.2025
3.02.2025
23.01.2025
23.01.2025
20.01.2025
17.12.2024
13.12.2024
13.12.2024
19.11.2024
17.10.2024
17.10.2024
2.10.2024
17.09.2024
9.09.2024
30.08.2024
27.08.2024
25.07.2024
11.07.2024
27.05.2024
8.05.2024
1.04.2024
28.02.2024
25.01.2024
21.01.2024
18.01.2024
15.01.2024
10.01.2024
9.01.2024
9.01.2024
2.01.2024
22.12.2023
18.12.2023
3.12.2023
24.11.2023
20.11.2023
13.11.2023
9.11.2023
27.10.2023
10.10.2023
3.10.2023
13.09.2023
25.08.2023
22.08.2023
22.08.2023
26.07.2023
24.07.2023
28.06.2023
24.02.2026 - 19.03.2026
14.02.2026 - 14.03.2026
7.03.2026 - 15.03.2026
23.02.2026 - 20.03.2026
13.02.2026 - 14.02.2026
11.02.2026 - 10.03.2026
11.02.2026 - 15.02.2026
9.01.2026 - 31.01.2026
8.01.2026 - 15.01.2026
15.01.2026 - 22.01.2026
8.01.2026 - 11.01.2026
6.01.2026 - 25.01.2026
6.01.2026 - 11.01.2026
21.12.2025 - 28.12.2025
18.12.2025 - 21.12.2025
18.12.2025 - 22.01.2026
16.12.2025 - 18.12.2025
15.12.2025 - 16.12.2025
1.12.2025 - 15.12.2025
19.12.2025 - 20.12.2025
24.10.2025 - 28.10.2025
22.09.2025 - 19.10.2025
2.11.2025 - 2.11.2025
15.09.2025 - 12.10.2025
9.09.2025 - 14.10.2025
3.09.2025 - 4.09.2025
4.09.2025 - 30.09.2025
10.06.2025 - 17.06.2025
10.06.2025 - 24.06.2025
5.06.2025 - 16.06.2025
4.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
2.06.2025 - 5.06.2025
27.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 3.06.2025
23.05.2025 - 2.06.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 26.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
19.05.2025 - 25.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
13.05.2025 - 20.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
15.05.2025 - 16.05.2025
14.05.2025 - 24.05.2025
9.05.2025 - 22.05.2025
9.05.2025 - 11.05.2025
9.05.2025 - 9.06.2025
8.05.2025 - 15.05.2025
8.05.2025 - 19.05.2025
5.05.2025 - 11.05.2025
5.05.2025 - 20.05.2025
5.05.2025 - 24.05.2025
23.04.2025 - 2.05.2025
21.04.2025 - 28.04.2025
17.03.2025 - 10.04.2025
14.03.2025 - 17.03.2025
14.03.2025 - 16.03.2025
12.03.2025 - 13.03.2025
12.03.2025 - 20.03.2025
11.03.2025 - 16.03.2025
10.03.2025 - 13.03.2025
7.03.2025 - 9.03.2025
6.03.2025 - 24.03.2025
6.03.2025 - 11.03.2025
8.03.2025 - 23.03.2025
3.03.2025 - 17.03.2025
1.03.2025 - 20.03.2025
27.02.2025 - 26.03.2025
24.02.2025 - 24.03.2025
24.02.2025 - 24.02.2025
23.02.2025 - 26.02.2025
8.03.2025 - 22.03.2025
21.02.2025 - 23.02.2025
19.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 27.02.2025
18.02.2025 - 28.02.2025
28.02.2025 - 28.02.2025
14.02.2025 - 26.02.2025
14.02.2025 - 28.02.2025
13.02.2025 - 23.02.2025
10.02.2025 - 12.03.2025
10.02.2025 - 11.02.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 23.02.2025
5.02.2025 - 5.03.2025
5.02.2025 - 22.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
3.02.2025 - 8.02.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
30.01.2025 - 28.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 22.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
17.01.2025 - 22.01.2025
20.01.2025 - 25.01.2025
24.01.2025 - 26.02.2025
20.01.2025 - 27.02.2025
9.01.2025 - 22.02.2025
8.01.2025 - 8.02.2025
7.01.2025 - 11.02.2025
7.01.2025 - 7.02.2025
7.01.2025 - 28.01.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
3.01.2025 - 23.01.2025
3.01.2025 - 3.02.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
31.12.2024 - 31.01.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
27.12.2024 - 27.01.2025
25.12.2024 - 29.12.2024
19.12.2024 - 27.12.2024
19.12.2024 - 19.01.2025
19.12.2024 - 19.01.2025
18.12.2024 - 24.12.2024
17.12.2024 - 17.01.2025
17.12.2024 - 23.12.2024
13.12.2024 - 15.12.2024
15.12.2024 - 21.12.2024
4.12.2024 - 5.12.2024
29.11.2024 - 3.12.2024
1.12.2024 - 28.03.2025
1.12.2024 - 15.12.2024
29.11.2024 - 1.12.2024
2.12.2024 - 8.12.2024
30.11.2024 - 1.12.2024
28.11.2024 - 29.11.2024
27.11.2024 - 30.11.2024
26.11.2024 - 28.11.2024
24.11.2024 - 25.11.2024
21.11.2024 - 21.11.2024
22.11.2024 - 24.11.2024
29.11.2024 - 4.12.2024
21.11.2024 - 26.12.2024
20.11.2024 - 20.12.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
14.11.2024 - 22.12.2024
13.11.2024 - 15.11.2024
13.11.2024 - 17.11.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
13.11.2024 - 14.11.2024
14.11.2024 - 14.11.2024
5.11.2024 - 5.11.2024
1.11.2024 - 3.11.2024
31.10.2024 - 1.11.2024
30.10.2024 - 30.11.2024
3.11.2024 - 3.11.2024
29.10.2024 - 29.11.2024
25.10.2024 - 27.10.2024
31.10.2024 - 8.11.2024
28.10.2024 - 1.11.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
26.10.2024 - 27.10.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
14.10.2024 - 14.11.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
9.10.2024 - 11.10.2024
8.10.2024 - 25.10.2024
2.10.2024 - 30.10.2024
2.10.2024 - 8.10.2024
1.10.2024 - 1.11.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 30.09.2024
30.09.2024 - 2.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
27.09.2024 - 27.10.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
23.09.2024 - 23.10.2024
20.09.2024 - 22.09.2024
19.09.2024 - 24.09.2024
31.12.2024 - 31.12.2024
18.09.2024 - 22.09.2024
18.09.2024 - 18.09.2024
13.09.2024 - 14.09.2024
13.09.2024 - 20.09.2024
11.09.2024 - 22.09.2024
10.09.2024 - 12.09.2024
10.09.2024 - 11.09.2024
8.09.2024 - 9.09.2024
6.09.2024 - 8.09.2024
5.09.2024 - 6.09.2024
4.09.2024 - 5.09.2024
30.08.2024 - 1.09.2024
29.08.2024 - 1.09.2024
2.09.2024 - 25.09.2024
1.09.2024 - 3.09.2024
26.08.2024 - 28.08.2024
27.08.2024 - 1.09.2024
6.09.2024 - 15.09.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
23.08.2024 - 25.08.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
26.08.2024 - 1.09.2024
23.08.2024 - 23.08.2024
20.08.2024 - 8.09.2024
14.08.2024 - 16.08.2024
13.08.2024 - 14.08.2024
9.08.2024 - 11.08.2024
12.08.2024 - 21.08.2024
10.08.2024 - 12.08.2024
9.08.2024 - 14.08.2024
7.08.2024 - 9.08.2024
7.08.2024 - 7.08.2024
12.08.2024 - 17.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 3.08.2024
1.08.2024 - 18.08.2024
31.07.2024 - 8.08.2024
30.07.2024 - 15.08.2024
30.07.2024 - 21.08.2024
26.07.2024 - 28.07.2024
24.07.2024 - 26.07.2024
29.07.2024 - 29.07.2024
25.07.2024 - 28.07.2024
19.07.2024 - 23.07.2024
18.07.2024 - 21.07.2024
16.07.2024 - 25.07.2024
16.07.2024 - 16.07.2024
28.07.2024 - 1.08.2024
15.07.2024 - 30.07.2024
16.07.2024 - 31.07.2024
17.07.2024 - 1.08.2024
11.07.2024 - 12.07.2024
11.07.2024 - 19.07.2024
10.07.2024 - 31.12.2024
13.07.2024 - 16.07.2024
5.07.2024 - 14.07.2024
1.07.2024 - 28.10.2024
28.06.2024 - 30.06.2024
27.06.2024 - 28.06.2024
24.06.2024 - 25.06.2024
20.06.2024 - 23.06.2024
21.06.2024 - 24.06.2024
21.06.2024 - 23.06.2024
24.06.2024 - 29.06.2024
13.06.2024 - 14.06.2024
12.06.2024 - 18.06.2024
11.08.2024 - 11.08.2024
10.06.2024 - 11.06.2024
6.06.2024 - 8.06.2024
20.03.2024 - 20.03.2024
4.06.2024 - 27.09.2024
3.06.2024 - 7.06.2024
3.06.2024 - 30.06.2024
2.06.2024 - 3.06.2024
3.06.2024 - 14.06.2024
31.05.2024 - 10.06.2024
1.06.2024 - 6.06.2024
29.05.2024 - 30.05.2024
30.05.2024 - 9.06.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
17.05.2024 - 19.05.2024
14.05.2024 - 16.05.2024
14.05.2024 - 19.05.2024
13.05.2024 - 15.05.2024
13.05.2024 - 30.06.2024
13.05.2024 - 31.07.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
8.05.2024 - 1.12.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
3.05.2024 - 1.07.2024
30.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
28.04.2024 - 29.04.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.04.2024 - 30.04.2024
25.04.2024 - 11.05.2024
22.04.2024 - 5.05.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
23.04.2024 - 25.04.2024
14.04.2024 - 14.05.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
20.04.2024 - 24.04.2024
14.05.2024 - 15.05.2024
5.04.2024 - 7.04.2024
13.04.2024 - 14.04.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.03.2024 - 28.03.2024
27.03.2024 - 31.03.2024
23.03.2024 - 25.03.2024
24.03.2024 - 26.03.2024
25.03.2024 - 26.03.2024
22.03.2024 - 25.03.2024
21.03.2024 - 31.03.2024
17.03.2024 - 2.04.2024
22.03.2024 - 6.04.2024
19.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 31.03.2024
16.03.2024 - 19.03.2024
18.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 19.03.2024
6.03.2024 - 26.03.2024
7.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 6.04.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
5.03.2024 - 7.03.2024
1.02.2024 - 1.02.2024
4.03.2024 - 4.03.2024
4.03.2024 - 8.03.2024
27.02.2024 - 28.02.2024
2.03.2024 - 8.03.2024
29.02.2024 - 1.03.2024
23.02.2024 - 25.02.2024
24.02.2024 - 9.03.2024
23.02.2024 - 27.02.2024
21.02.2024 - 26.02.2024
24.02.2024 - 24.02.2024
29.02.2024 - 4.03.2024
19.02.2024 - 25.02.2024
19.02.2024 - 20.02.2024
20.02.2024 - 20.02.2024
21.02.2024 - 22.02.2024
16.02.2024 - 16.02.2024
12.02.2024 - 8.04.2024
12.02.2024 - 20.02.2024
1.02.2024 - 7.03.2024
5.02.2024 - 7.02.2024
2.02.2024 - 8.02.2024
2.02.2024 - 17.02.2024
1.02.2024 - 24.02.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
30.01.2024 - 7.02.2024
26.01.2024 - 26.01.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
26.01.2024 - 27.01.2024
24.01.2024 - 24.01.2024
23.01.2024 - 4.02.2024
17.01.2024 - 17.02.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
13.01.2024 - 21.01.2024
20.01.2024 - 21.01.2024
22.01.2024 - 23.01.2024
12.01.2024 - 14.01.2024
11.01.2024 - 25.02.2024
11.01.2024 - 12.01.2024
10.01.2024 - 8.02.2024
5.01.2024 - 7.01.2024
29.12.2023 - 29.01.2024
28.12.2023 - 30.12.2023
22.12.2023 - 31.12.2023
22.12.2023 - 24.12.2023
30.11.2023 - 20.01.2024
11.12.2023 - 12.12.2023
30.11.2023 - 3.12.2023
10.11.2023 - 12.11.2023
8.11.2023 - 10.11.2023
8.11.2023 - 9.11.2023
3.11.2023 - 5.11.2023
9.11.2023 - 10.11.2023
29.10.2023 - 1.11.2023
27.10.2023 - 22.11.2023
23.10.2023 - 5.11.2023
23.10.2023 - 29.11.2023
20.10.2023 - 21.10.2023
17.10.2023 - 29.10.2023
16.10.2023 - 22.10.2023
11.08.2023 - 11.08.2023
16.09.2023 - 17.09.2023
19.06.2023 - 18.07.2023
30.06.2023 - 30.06.2023
1.07.2023 - 2.07.2023
Visitors : 969828