Berita

24 Jun 2024

Sekda Kabupaten Sidoarjo Minta Pameran Hewan Kesayangan Tumbuhkan Ekonomi Kreatif dan Tekan TPT

KOMINFO, Sidoarjo - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati mendorong komunitas pecinta hewan kesayangan (kucing, reptil, dan hewan puter pelung) di Kabupaten Sidoarjo berperan aktif menumbuhkan ekonomi kreatif . Dengan adanya komunitas ini diharapkan dapat menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sidoarjo. Dari Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo, TPT Kabupaten Sidoarjo dalam tiga tahun terakhir mengalami penurunan.  TPT Sidoarjo tahun 2021 sebesar 10,87 persen atau  130.979 orang, tahun 2022 menjadi 8,80 persen atau 118.059 orang, dan di tahun 2023 mencapai angka 8,05 persen atau 94.760 orang. TPT di Sidoarjo pada tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 0,75 poin atau 23.299 orang. "Saya harap pameran dan lomba ini bukan hanya sekadar hobi semata, namun juga hiburan yang nantinya mendatangkan rejeki. Mulai dari pergerakan ekonomi dari mall (tempat event) hingga multiplayer effect ekonomi," ucapnya saat sambutan Pameran dan Lomba Hewan Kesayangan dan Seminar Kesehatan Hewan di Transmart Sidoarjo pada Minggu (23/5/2024). Fenny juga menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara periodik dan diwajibkan penyelenggara kegiatan harus menampilkan kesenian khas Kabupaten Sidoarjo seperti tarian banjar kemuning. "Kami sudah menyosialisasikan kepada seluruh perhotelan serta event organizer agar tiap kegiatan selalu melibatkan pecinta seni budaya," tegasnya. Selain lomba hewan kesayangan, acara ini juga menghadirkan seminar kesehatan hewan yang diisi oleh para pakar dan praktisi di bidang veteriner (dokter hewan) sebanyak 75 orang. Seminar ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pemilik hewan peliharaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kesejahteraan hewan kesayangan mereka.Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Eni Rustianingsih, menyebut seminar kesehatan hewan ini juga sebagai bentuk kerjasama antara pemerintah dan dokter hewan yang ada di Kabupaten Sidoarjo agar mendata kesehatan hewan peliharaan. "Hewan peliharaan ini belum ada data yang kongkrit sehingga butuh peran dokter hewan yang sudah praktik agar mengirimkan data kepada kami, karena selama ini yang terdata hanya hewan ternak (sapi, kambing). Seminar ini juga salah satunya untuk mencegah penyakit zoonosis pada hewan," jelasnya. Sementara itu, salah satu anggota Indonesian Cat Association (ICA) Cabang Sidoarjo, Wendhy Hidayat berharap kegiatan seperti ini dilakukan secara besar yaitu menggandeng seluruh komunitas seluruh hewan kesayangan menjadi pets expo. "Nantinya saya harap ada pets expo yang diselenggarakan dalam lingkup lebih besar. Selama ini bentuk dukungan pemerintah sudah sangat baik yaitu dengan pemberian subsidi vitamin bagi kesehatan hewan kesayangan," ungkap pemilik kucing abysinian. Dalam even tersebut juga menggelar stan pameran  produk-produk hewan peliharaan mulai dari makanan, aksesoris, hingga layanan kesehatan hewan peliharaan. Acara Pameran Lomba Hewan Kesayangan dan Seminar Kesehatan Hewan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan angka pengangguran di Sidoarjo dapat terus ditekan, dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. (Dew/en/kominfo)

Selengkapnya
23 Jun 2024

Plt Bupati Sidoarjo H Subandi Tingkatkan Kesejahteraan Anggota BPD

KOMINFO, Sidoarjo - Para pengurus Paguyuban Badan Permusyawaratan Desa (PBPD) se-Kecamatan Porong periode 2024-2028 menjalani pengukuhan pada Sabtu malam (22/6). Pengukuhan PBPD Porong yang diketuai H. Ahmad Lukman itu dilakukan oleh Ketua PBPD Kabupaten Sidoarjo H. Mulyono Wijayanto. Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi SH. M.Kn menyaksikan pengukuhan tersebut di kantor Kecamatan Porong. Plt Bupati Subandi berpesan agar semua pengurus PBPD menjadi mitra yang baik bagi pemerintah desa masing-masing. Sama-sama menjalin hubungan yang harmonis. Mewujudkan pembangunan desa dan menyejahterakan masyarakatnya. ”BPD sebagai mitra pemdes harus memiliki komitmen membangun desanya masing-masing. Jadi, tidak ada lagi BPD sampai bermusuhan dengan kepala desanya,” pesan mantan kepala Desa Pabean, Kecamatan Sedati, itu.Subandi meminta pimpinan dan anggota BPD dapat memahami tugas serta fungsi masing-masing. Salah satunya, menciptakan hubungan kerja yang harmonis dengan pemerintah desa. Untuk itu BPD harus bersinergi dengan pemerintahan desa maupun dengan pemerintah Kabupaten Sidoarjo. ”BPD harus berjuang dan bersinergi bersama pemerintahan desa dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik lagi,” pinta Subandi. Kepada pengurus paguyuban, pimpinan, serta anggota BPD, Subandi menegaskan tidak akan memberikan toleransi jika ada BPD yang pekerjaannya hanya merusuhi pemerintah desanya. Termasuk, bila ada forum-forum BPD yang anggotanya tidak lagi menjabat anggota BPD. Keanggotaan paguyuban BPD yang sah, tegas Subandi, adalah PBPD yang dinaungi oleh SK Bupati Sidoarjo. Para camat diminta segera bertindak jika di wilayahnya ada anggota BPD yang masuk forum-forum BPD. Karena forum BPD seperti itu bisa mengganggu jalannya proses pembangunan yang dilaksanakan pemerintahan desa.Dalam kesempatan itu juga, Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi berjanji akan memperhatikan kesejahteraan para anggota BPD. Yang pertama masa, jabatan keanggotaan BPD akan diperpanjang 2 tahun. Masa jabatan itu menyesuaikan dengan perpanjangan masa jabatan kepala desa. Insentif bagi anggota BPD juga akan ditambah. Subandi akan memasukkan anggarannya dalam PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) APBD 2023 nanti. Selain itu, anggota BPD akan dimasukkan sebagai perserta BPJS Ketenagakerjaan. Untuk tahun ini, seluruh anggota BPD sudah terlindungi JKM (Jaminan Kematian) dari BPJS Ketenagakerjaan juga. ”Siltap (penghasilan tetap) teman-teman kepada desa sudah kita naikkan. Tinggal teman-teman BPD. Insya Allah akan kita naikkan juga siltapnya,” ungkap Subandi. Rencana tersebut sudah dikoordinasikan dengan Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Sidoarjo serta dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sidoarjo (BPKAD). ”Apakah kita samakan kenaikannya sebesar Rp 300 ribu. Insya Allah PAK ini kita masukkan,” ucap Subandi. (git/en/kominfo)

Selengkapnya
22 Jun 2024

Plt Bupati Sidoarjo Subandi: Kritik Rekan Media ibarat Vitamin bagi Pemerintah 

Kominfo, Sidoarjo - Teriakan kemenangan tim Sepak Bola Abah Subandi riuh terdengar begitu peluit panjang ditiup oleh wasit. Tanda pertandingan usai. Dengan skor 3:1, tim Abah Subandi unggul atas  tim wartawan WARAS FC di Stadion Jenggolo Sidoarjo pada Sabtu sore (22/06).Kemenangan bukanlah semata tujuan pertandingan Sabtu sore itu. Abah Subandi terlihat menikmati laga persahabatan dan silaturahmi antara timnya dan para jurnalis dari berbagai media itu. Para pemain kedua tim akrab dan guyub. Main santai. Enjoy. Pertandingan sepak bola antara Tim Plt. Bupati Sidoarjo bersama tim gabungan media Surabaya dan Sidoarjo, WARAS FC, menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi. "Kata- kata  hari ini, saya senang sekali. Kapan lagi saya bisa menendang teman wartawan kalau bukan di lapangan bola.  Karena kalau sedang berdinas, itu jelas tidak boleh," canda Plt. Bupati Sidoarjo Subandi disusul tawa.Subandi juga senang karena berhasil mencetak satu gol dari titik penalti. Yang lebih menyenangkan, dirinya bisa kumpul-kumpul dengan insan media. Mereka adalah mitra pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan. Bermain bola bersama sama dengan bekerja sama sebagai sebuah teamwork. Kompak, solid, mengerti tugas dan posisi, saling paham karakter, serta memiliki tujuan yang sama. "Dalam pertandingan sepak bola ini, kita bisa bersama-sama membentuk karakter kebersamaan dalam mewujudkan pemerintahan yang kondusif," ucapnya.Kepada para jurnalis, Subandi menyampaikan harapannya. Sebagai pimpinan daerah, dirinya siap menerima kritik membangun dari rekan-rekan jurnalis. Karena kritik yang konstruktif bisa menjadi vitamin bagi pemerintah. Jika tak ada kritik, rasanya kurang afdol. Bahkan, bisa membunuh karakter aparat pemerintah sebagai pelayan masyarakat yang bekerja dalam tubuh pemerintahan. Kritik membangun dan kesiapan menerima masukan akan bersama-sama membangun jati diri Kabupaten Sidoarjo. Pemerintah daerah siap terbuka dan bekerja sama dengan jurnalis media."Pertandingan persahabatan ini merupakan wujud kedekatan kita dengan media. Bahwa di mana pun kita bisa berkomunikasi," ungkap Subandi. Jika ada agenda pertandingan lagi, lanjut Subandi, dirinya siap berlaga kembali bersama teman-teman media. Tanpa pilih-pilih. Tidak ada sekat. Semuanya mitra pemerintah daerah dalam membangun Sidoarjo. "Semua teman-teman media adalah mitra pemerintah. Karya mereka yang kritis adalah vitamin buat kita. Saya sebagai pimpinan daerah serta jajaran pemerintah akan merangkul semuanya," pungkas Subandi. (yu/en/kominfo)

Selengkapnya
21 Jun 2024

Olahraga dan Kerja Bakti Bareng, Plt Bupati Subandi Bangun Kekompakan untuk Sidoarjo

Kominfo, Sidoarjo - Plt Bupati Sidoarjo H Subandi SH., M.Kn punya seni sendiri untuk membina hubungan yang egaliter para aparatur sipil negara (ASN). Jumat pagi (21/6), mereka diajak berolahraga bareng di Alun-Alun Sidoarjo.Senam bersama. Bersih-bersih sampah bersama. Tiba di alun-alun, Subandi bertemu pada kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Ada Kepala Bappeda Heri Susanto, Kepala Dinas Kominfo Noer Rochmawati, Kepala Dinas Pendidikan Tirto Adi, Kepala Dinas Perikanan Dwijo Prawito, Kepala Disporapar Yudi Iriyanto, Kepala Dishub Benny Airlangga, Kepala Satpol PP Sidoarjo Yany Setyawan, dan lain-lain. Mereka lalu mengambil tempat di alun-alun.Begitu musik menghentak, instruktur senam pun dengan bergoyang energik. Ratusan ASN Pemkab Sidoarjo pun segera mengatur posisi untuk bersiap-siap senam bareng-bareng. Bersama Plt Bupati Subandi, semua ASN bergerak rancak mengikuti irama. Kompak. Tidak lagi ada sekat antar-OPD. Semuanya melakukan gerakan mengikuti instruktur. Sesekali terdengar terikan gembira. Bersemangat. Subandi juga tidak terlihat canggung berada di antara ASN. Pejabat yang masih rajin berolahraga sepak bola itu terlihat mengikuti gerakan apa saja. Tidak terlihat lelah. Justru segar bugar. Fisiknya tampak masih prima di usia yang mencapai 52 tahun. ’’Saya sangat berterima kasih kepada semua ASN yang hari ini ikut senam sehat. Inilah salah satu cara kita untuk bisa kompak dalam bekerja membangun Sidoarjo,’’ ungkap Subandi.Bagi Subandi, membangun Sidoarjo tidak bisa dilakukan oleh dirinya sebagai pimpinan daerah. Begitu juga kepala-kepala OPD. Tidak mungkin mereka bisa bekerja sendirian. Momen berbaur dengan olahraga bersama ini adalah kesempatan untuk menjalin kekompakan dan kebersamaan. ’’Saya ingin sekali pimpinan berbaur dengan staf. ASN berkumpul dengan masyarakat. Tujuan kita sama, membangun Kabupaten Sidoarjo dengan kebersamaan,’’ tambah Subandi yang pernah menjabat kepala desa dua periode tersebut. Subandi mengajak siapa saja yang mau bergabung untuk ikut berolahraga setiap Jumat pagi. Masyarakat umum silakan. Anak-anak muda, mahasiswa, siswa-siswi sekolah dipersilakan bergabung. Begitu pula instansi dan anggota-anggota DPRD Sidoarjo. Kesempatan informal ini sangat berharga.’’Kalau ada masalah bisa disampaikan. Kita bicarakan solusinya bersama. Pimpinan, ASN, dan maupun masyarakat bisa berinteraksi saat olahraga Jumat pagi,’’ ungkap Subandi. Begitu senam bersama selesai, banyak warga yang ingin berfoto bersama. Para ASN juga tidak sungkan-sungkan lagi berpose bareng Plt Bupati. Kepala-kepala dinas juga tidak mau ketinggalan. Ada yang sudah membawa sapu malah berpose dengan sapu di tangan masing-masing.’’Intinya saya ingin merangkul semuanya. Mengguyubkan semuanya. Ini semua demi kemajuan Kabupaten Sidoarjo” katanya.Subandi pun terlihat menyapu bareng-bareng kepala dinas dan pegawai Pemkab Sidoarjo. Mengambili kertas, plastik, dan dedaunan yang berserakan. Lalu, memasukkan sampah-sampah itu tersebut ke dalam kantong plastik hitam. Di tengah-tengah menyapu dan mengambil sampah itu ternyata ada saja warga yang minta foto bersama. Subandi pun melayani mereka dengan sabar. Bahkan, ada yang berombongan. Ibu-ibu muda.Bapak-bapak. Maupun beberapa remaja yang ikut senam di Alun-Alun Sidoarjo. Bersih-bersih selesai. Subandi pun melayani permintaan wawancara para jurnalis. Kepada media, Subandi mengatakan senam bersama ini akan diperluas ke berbagai kecamatan. Bisa di GOR, di kecamatan-kecamatan, desa-desa atau fasilitas Pemkab Sidoarjo lainnya. Agar para ASN tetap sehat dan bugar saat menjalankan tugas.’’Yang tidak kalah penting, kerja bakti bersama juga diperluas. Kita ajak para kepala desa agar desa semakin bersih,’’ tambah Subandi. Sekali lagi Subandi mempersilakan warga masyarakat yang ingin bergabung olahraga bersama. Siapa saja dipersilakan datang ke alun-alun, lalu olahraga bareng-bareng. Semuanya saja. ’’Kabupaten Sidoarjo ini milik kita bersama. Mari kita jaga dan bangun bersama-sama juga,’’ ungkap Subandi. Setelah senam dan kerja bakti bersama selesai, Plt Bupati Subandi mengajak para pejabat, ASN, media, dan warga ikut sarapan bareng di Paseban Alun-Alun Sidoarjo. Subandi berbincang hangat dengan Staf Ahli Bupati Sidoarjo sekaligus Plt Kepala BPBD Mustain Baladan, Kepala DLHK Bahrul Amig, Kepala Dinas Koperasi Edi Kurniadi, dan lain-lain. (yu/en/kominfo)

Selengkapnya
20 Jun 2024

Plt Bupati Subandi Berencana Beli Beras Petani Sidoarjo untuk Bantuan Pangan Warga Sidoarjo Juga

KOMINFO, Sidoarjo - Peran kepala desa (Kades) sangat besar dalam penyaluran bantuan pangan beras untuk warga yang membutuhkan. Begitu pula para Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Plt Bupati Sidoarjo H Subandi S.H., M.Kn,  mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada keduanya. Distribusi beras berhasil,  lancar dan tepat sasaran. Pada hari ini, Kamis (20/6), Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Bulog  dan PT YASA melanjutkan lagi penyaluran bantuan pangan beras. Kali ini giliran empat desa di Kecamatan Tulangan. Masing-masing di Desa Grabagan, Kepunten, Grinting, dan Grogol. Semua didatangi langsung. Kedatangan Plt. Bupati Subandi dan rombongan disambut hangat oleh masyarakat. Mereka telah menerima undangan untuk menerima bantuan beras 10 Kg. Karena pembagian bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Plt Bupati Sudoarjo masyarakat dari keluarga penerima manfaat (KPM), Banyak yang memilih duduk di depan, ingin bertemu langsung dengan pimpinan daerah. Berapa penerima bantuan pangan beras ini? Di Kecamatan Tulangan, terdapat 5.662 KPM. Semuanya menerima bantuan beras 10 Kg. Di Desa Grabagan ada 382 KPM, Kepunten 522 KPM, Grinting 341 KPM, dan Grogol 300 KPM. Beras ini merupakan alokasi bantuan bulan Mei 2024.  Di wilayah Sidoarjo, total KPM penerima bantuan mencapai 92.127 KPM. Tempat tinggal menyebar di 18 kecamatan. Semua telah menerima beras untuk alokasi bulan Mei 2024 ini. ”Terima kasih Pak Lurah, Pak Kades, dan TKSK yang telah membantu distribusi beras ini,” ungkap Plt Bupati Subandi saat bertemu warga Desa Grogol. Subandi berharap bantuan beras ini dapat menekan harga beras. Juga mengendalikan angka inflasi. Serta, meningkatkan sektor pertanian di Sidoarjo. Terutama, membantu perekonomian warga yang menerima bantuan. Kualitas beras sudah bagus. Bisa langsung dikonsumsi oleh keluarga PKM. ”Beras ini jangan sampai di jual di toko,” pesan Subandi. Berkat peran para kepala desa dan lurah, tenaga desa, serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), proses distribusi di 18 kecamatan berjalan dengan baik. Mereka mendata masyarakat yang tidak mampu. Sesuai sasaran bantuan pangan.”Peran pemerintah desa dan TKSK mendata masyarakat yang tidak mampu sudah bagus. Dengan begitu, kita bisa tahui berapa jumlah KPM yang perlu diberi bantuan,” ungkap Subandi.Plt Bupati Subandi juga punya niat dan berencana baik untuk membantu para petani Sidoarjo. Potensi pertanian Kabupaten Sidoarjo juga bagus.Subandi ingin mengolah potensi tersebut dan bekerja sama dengan Bulog serta Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo. Beras hasil sawah dari petani Sidoarjo bisa dijadikan beras untuk bantuan pangan warga Sidoarjo juga. Jadi, dari Sidoarjo untuk Sidoarjo. Petani dapat manfaat. Penerima bantuan pun dapat manfaat juga.”Konsepnya, hasil tani dari Sidoarjo akan kita beli melalui Bulog. Kemudian, beras itu akan dijual dan didistribusikan untuk kepentingan masyarakat Sidoarjo sendiri,” terang Subandi.Bantuan pangan beras adalah program pemerintah berupa penyaluran beras yang bersumber dari stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog. Program ini merupakan salah satu pemanfaatan CBP sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah. (Son/en/kominfo)

Selengkapnya
20 Jun 2024

Plt. Bupati Sidoarjo Siapkan Program Bantuan Dana Bergulir untuk Support UMKM Naik Kelas

KOMINFO, Sidoarjo - Pelaku UMKM di Sidoarjo terus mendapat support dari Pemkab Sidoarjo. Dari layanan kemudahan perizinan usaha hingga permodalan. Kabar terbaru, Pemkab Sidoarjo menyiapkan dana bergulir dengan bunga lunak. Hanya 0,2 persen per tahun. Program bantuan modal itu dapat diakses para pelaku UMKM Sidoarjo pada tahun 2025.Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi SH., M,Kn menjelaskan, Pemkab Sidoarjo melalui dinas terkait tengah menyiapkan permodalan usaha bagi ribuan UMKM Sidoarjo. Bentuknya berupa dana bergulir berbunga rendah, hanya 0,2 persen per tahun. Program tersebut akan kita laksanakan tahun depan bekerja sama dengan BPR Delta Artha.“Program ini penggantinya program Kurma  (Kelompok Usaha Perempuan Mandiri), untuk mengembangkan usaha para pelaku UMKM yang ada di Sidoarjo,” ucap H. Subandi  setelah membuka Sosialisasi Kemudahan Berusaha dan Pelayanan Perizinan untuk UMKM di kantor Kecamatan Porong pada Rabu (19/6).Subandi menambahkan, pelaksanaan program Kurma akan direvisi. Begitu pula dengan program bedah warung.  Telah siapkan kebijakan untuk keberlanjutan dua program tersebut. Para panerima bantuan akan mendapatkan nilai lebih daripada yang sebelumnya didapatkan."Program Kurma diganti dengan program dana bergulir berbunga rendah. Penerimanya adalah UMKM yang sudah punya izin usaha. Sedangkan program bedah warung  menggunakan anggaran BKK desa,” jelasnya. Program itu dilaksanakan langsung oleh dinas terkait dan BPR Delta Artha. Begitu juga Bedah Warung yang akan disalurkan langsung oleh pemerintah desa. Tidak ada tim-tim lagi.Subandi sangat mengharapkan semangat para pelaku UMKM terus ditumbuhkan. Geliat usaha mereka harus terus berjalan. Oleh karena itu, support untuk para pengusaha UMKM harus nyata. Misalnya, perizinan usaha dipermudah. Bantuan permodalan usaha diberikan. (git/en/kominfo)

Selengkapnya
19 Jun 2024

Plt Bupati H Subandi Ingin Pemilik UMKM Mudah Urus Izin Usaha

KOMINFO, Sidoarjo - Ratusan pelaku UMKM di Kecamatan Porong senang bukan kepalang. Dengan proses yang mudah, mereka bisa dapat Nomor Induk Berusaha (NIB) dari DPM-PTSP Sidoarjo. Plt Bupati Sidoarjo H Subandi menyaksikan langsung pelayanan tersebut di kantor Kecamatan Porong pada Rabu (19/6).Ratusan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) berdatangan sejak pagi-pagi sekali. Di lokasi, tim Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPM-PTSP) Sidoarjo sudah siap melayani. Mereka siap mendampingi penerbitan izin usaha melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA). Program ini merupakan bentuk layanan jemput bola. Setiap kecamatan akan disinggahi. Rabu pagi itu, pendampingan penerbitan izin usaha itu dilayani di kantor Kecamatan Porong. Layanan ini dipastikan harus berjalan baik. Pengusaha UMKM benar-benar dimudahkan. Karena itu, Plt Bupati Sidoarjo H Subandi SH.M,Kn memantau langsung setiap prosesnya. Pelaku UMKM diharapkan bisa mendapatkan izin usahanya. Subandi mengatakan, para pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo sudah tertib dan patuh pada aturan pemerintah. Sudah banyak yang memilki NIB. Namun, ternyata masih ada yang mengalami kendala dalam proses pengurusan izin usaha. Kendalanya, kurang menguasai teknologi informasi. Karena pengurusan perizinan usaha dilakukan berbasis digital.”Pemkab Sidoarjo akan terus memfasilitasi para pelaku usaha dalam mengurus izin usaha mereka,” ucap Subandi saat membuka Sosialisasi Kemudahan Berusaha dan Pelayanan Perizinan untuk UMKM di kantor Kecamatan Porong Rabu (19/6). Subandi mendorong DPM-PTSP Sidoarjo gencar melakukan sosialisasi tentang kemudahan berusaha dan pelayanan perizinan lewat OSS-RBA.Pelayanan perizinan berusaha bagi pelaku UMKM itu dimudahkan dan dipercepat. Subandi berharap para pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan baik. ”Percepatan perizinan berusaha ini menjadi fokus Pemkab Sidoarjo. Agar seluruh UMKM di Sidoarjo memiliki legalitas dan terdata dengan baik di pemerintah daerah,” terang Subandi.Jika sudah punya izin dan legalitas, pelaku UMKM bisa dengan mudah mengembangkan usaha mereka. Semisal mencari bantuan permodalan usaha.”Izin usaha sebagai legalitas usaha ini bisa memperluas akses pengembangan usaha bagi mereka,” tambah Subandi.Ainun Jariya, pengusaha konveksi, sangat senang. Dia merasa sangat terbantu dengan program jemput bola pelayanan penerbitan izin usaha di DPM-PTSP Sidoarjo ini. Warga Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong, itu mengaku pernah mengurus izin beberapa tahun lalu. Bahkan, tempat usahanya sudah disurvei. Namun, dia mengalami jalan buntu. Tidak tahu kendalanya sebenarnya apa. Sampai sekarang izin usaha produksi pakaian belum juga tidak diterimanya.”Sudah pernah mengurus, tapi tidak keluar (izin usaha). Mudah-mudahan kali ini saya berhasil mendapatkan izin usaha. Terima kasih, Pak Bupati,” ungkap Ainun. (git/en/kominfo)

Selengkapnya
19 Jun 2024

Guru Ngaji Desa di Sidoarjo Berterima Kasih Dapat Bantuan Beras dari Plt Bupati H Subandi

KOMINFO - Sidoarjo - Rohmah tidak henti-hentinya bersyukur. Perempuan lansia asal Kelurahan Kemasan, Kecamatan Krian, itu menerima bantuan pangan beras dari Plt Bupati Sidoarjo H Subandi SH. MKn dengan sukacita. Dia tinggal seorang diri. Hidup dari bantuan orang tua-tua yang anaknya diajarinya mengaji. Rohmah ingat kali pertama bantuan itu diterima beberapa bulan lalu. Beras 10 kilogram itu sangat membantunya. Sejak ditinggal suaminya meninggal karena Covid-19 lalu, dia kini sendirian. Anak pun tidak punya. Kebutuhan hidupnya ditanggung sendiri.”Gak duwe anak, gak duwe bojo,” ucap Rohmah sambil menunjukkan kartu keluarga yang dibawanya. Dia berharap dapat bantuan beras seperti ini seterusnya. Entah itu bantuan pemerintah atau lainnya. Sebagai seorang guru ngaji, bantuan pangan ini sangat berarti. Dia tinggal mencari uang untuk beli lauk-pauk. Beras 10 Kg bisa buat 1 bulan. Sebulan rata-rata habis 7 kg. Kalau ada sisanya, kadang dibeli tetangga. Uangnya bisa dipakai belanjar beli tahu, tempe, atau lauk-pauk lainnya. Plt Bupati H Subandi SH. MKn memastikan bantuan pangan beras itu tepat sasaran. Yang menerima benar-benar berhak. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Krian maupun kecamatan lain dipastikan tidak kehilangan kesempatan untuk mendapatkannya. ”Karena itu perlu penyaluran bantuan ini dimonitoring dan diserahkan langsung kepada penerimanya yang berhak,” ungkap Subandi. Rabu pagi (19/6), Subandi turun lagi melakukan monitoring langsung ke Desa Katerungan, Kelurahan Kemasan, Kelurahan Krian, serta Desa Tropodo. Ini kali kelima bantuan beras 10 Kg itu diserahkan. Bergiliran dia mendatangi desa dan kelurahan tersebut. Sekaligus menyerahkannya secara simbolis. Sesekali terlihat Subandi menanyai penerima bantuan. Mereka tampak senang. Ia meminta para kepala desa (Kades) maupun camat agar benar-benar teliti mendata warganya. Pastikan tidak ada warga miskin yang tidak tersentuh bantuan pemerintah.”Nyuwun tulung kalau ada warga di sini yang lebih susah dari panjenengan semua, tapi tidak dapat bantuan, mohon laporkan ke pak kades. Biar pak kades melapor ke pak camat dan pak camat melapor ke saya. Nanti saya beri bantuan beras dari Pemkab Sidoarjo,’’ ungkap Subandi. Kejelian kades dan camat sangat penting. Begitu pula kepedulian para tetangga terhadap tetangga lainnya. Ia siap mengupayakan bantuan untuk mereka-mereka yang membutuhkan. Subandi juga berharap penyaluran bantuan pangan beras berjalan lancar, tepat sasaran dan transparan serta  diterima seluruh warga yang berhak. Tidak boleh ada warga tidak mampu yang terabaikan. Bagaimana kalau ada yang tidak berhak tapi menerima? Subandi meminta mereka legawa jika sudah mampu. Namanya akan dihapus dari daftar penerima bantuan. Bantuan tersebut akan diserahkan kepada warga lain yang benar-benar berhak menerimanya. Sehingga beras itu dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga.’’Beras 10 Kg diberikan ke satu KPM itu untuk 1 bulan. Bantuan ini sudah lima kali didistribusikan. Insya Allah akan berlanjut di bulan depan,” ungkap Subandi.Kasning, warga Desa Tropodo, mengucapkan terima kasihnya atas perhatian Pemkab Sidoarjo. Warga yang butuh bantuan betul-betul dibantu pemerintah. Mungkin bagi orang lain beras 10 Kg itu tidak berarti apa-apa. Tapi, bagi dirinya yang butuh, Kasning merasakan bantuan itu seperti rezeki yang barokah. Suaminya hanya bekerja sebagai tukang pelihara kambing. Sekarang bantuan beras itu sudah diterima. Bahkan, berasnya diserahkan langsung oleh Plt Bupati H Subandi.”Alhamdulillah sudah dapat lima kali, Pak Bupati. Harapan kulo bantuan saget merata. Biar semua warga bisa merasakan,” ujar Kasning. (git/en/kominfo)

Selengkapnya
17 Jun 2024

Pemkab Sidoarjo Serahkan Sapi Kurban 1 Ton, H. Subandi Berharap Berkah buat Semua

KOMINFO, Sidoarjo - Idul Adha 1445 H penuh berkah. Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada Takmir Masjid Agung Sidoarjo. Setelah Sholat Id pada Senin (17/6), sapi seberat hampir 1 ton dari Pemkab Sidoarjo itu disembelih. Dagingnya dibagikan sebagai kurban untuk jamaah dan warga. Plt Bupati Sidoarjo H.Subandi S.H., M.Kn bersama Takmir Masjid Agung Sidoarjo, Forkopimda dan, pejabat-pejabat Pemkab Sidoarjo, menyaksikan langsung penyembelihan sapi tersebut. Kondisi seperti ini menunjukkan silaturahmi terjalin erat. H Subandi mengajak kita untuk memaknai  bahwa hikmah perayaan Idul Adha 1445 H ini sangat mendalam. Idul Adha menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan. Memperluas kepedulian sosial. Juga mempererat jalinan silatuhrahmi dengan berbagi manfaat melalui hewan kurban untuk masyarakat Sidoarjo."Semoga Idul Adha 1445 H ini menjadi momentum kita untuk menjaga silaturahmi dan kebersamaan antara Pemkab Sidoarjo dan masyarakat Sidoarjo yang selama ini telah terjalin dengan baik," ungkap H.Subandi saat menyaksikan bersama penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Agung Sidoarjo.Plt. Bupati H.Subandi beserta istri, dr Sriatun Subandi, hadir dan bersama melaksanakan sholat Idul Adha 1445 Hijriyah di Masjid Agung Sidoarjo. Bersama-sama rombongan berangkat dari Pendopo Delta Wibawa.Mereka menuju Masjid Agung Sidoarjo dengan berjalan kaki. Tampak Plt. Bupati H.Subandi didampingi oleh Khatib Sholat Idul Adha Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.SI yang juga guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya. Juga Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf. Guntung DwiPrasetyo dan sejumlah pejabat  Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.Plt. Bupati Subandi bersama rombongan memasuki Masjid Agung Sidoarjo bersama rombongan. Kemudian, menuju tempat sholat yang berada di lantai II.Sekitar pukul 06.30 WIB, Sholat Idul Adha dimulai. Ribuan jamaah yang hadir di Masjid Agung Sidoarjo mengikuti sholat id hingga meluber ke halaman masjid.Setelah Sholat Idul Adha, H. Subandi bersama Forkopimda Sidoarjo menyapa ramah jamaah. H Subandi menyambut uluran tangan jamaah dengan ramah. Bersalaman sejak dari dalam hingga di luar Masjid Agung Sidoarjo. Jamaah menyapanya bahkan hingga saat penyembelihan hewan kurban di halaman belakang Masjid Agung Sidoarjo. "Terima kasih semuanya. Semoga silaturahmi kita semakin erat. Niat baik dan amal kita diridhoi oleh Allah SWT. Barokah buat kita semua. Seluruh masyarakat Sidoarjo. Aamiin ya rabbal aalaamiin," ucap H Subandi. (son/en/kominfo)

Selengkapnya
16 Jun 2024

Warga Punya Hajatan? Plt Bupati Sidoarjo Subandi Ajak Gelar Wayang Kulit Gagrak Porongan

KOMINFO, Sidoarjo - Kabupaten Sidoarjo semakin kaya dengan ikon seni budaya. Kesenian wayang kulit Gagrak Porongan telah menjadi wayang kulit khas Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo tengah gencar mempromosikannya bersama Perhimpunan Dalang Wayang Gagrak Porongan. Di berbagai desa, digelar 12 pertunjukan untuk masyarakat. Pada Sabtu malam (15/6) pagelaran wayang kulit Gagrak Porongan digelar di Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu. Dalang Ki Rochmat Hadi memainkan lakon Wahyu Ketentreman. Ki Rochmat  mampu menghibur masyarakat. Salah satunya, Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi SH.MKn. Subandi hadir bersama warga dan pegiat seni dalam pagelaran wayang semalam suntuk itu. Dia kagum dengan kesenian wayang kulit yang sudah menjadi budaya Nusantara. Banyak nilai-nilai kearifan lokal (local wishdom) yang terkandung di dalamnya. Masyarakat bisa lebih mencintai kesenian wayang kulit ini karena ini budaya khas bangsa sendiri. ”Kesenian wayang kulit ini kaya akan nilai-nilai kearifan lokal. Sesuai karakter bangsa kita. Untuk itu, sudah seharusnya kita lestarikan agar tidak tergerus jaman,” ucapnya. Lebih lanjut Subandi menambahkan, pagelaran wayang kulit Gagrak Porongan mampu menambah kecintaan kepada seni budaya di Sidoarjo. Generasi muda juga perlu memahami karena budaya merupakan jati diri bangsa. Subandi siap mendorong desa maupun masyarakat Sidoarjo untuk melestarikan budaya wayang kulit seperti ini. Pagelaran wayang kulit asli Sidoarjo dapat ditampilkan saat masyarakat menggelar hajatan. Pertunjukan kesenian budaya semacam ini dapat lebih disemarakkan lagi. Budaya asli Nusantara tidak akan pernah hilang di tengah-tengah arus globalisasi. Bahkan, budaya Nusantara akan semakin tinggi nilainya. Termasuk, wayang Gagrak Porongan di Sidoarjo. ”Dengan begitu salah satu budaya asli Sidoarjo dapat tetap lestari," ucapnya. (git/en/kominfo)

Selengkapnya

Pengadaan Barang Jasa

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 236971