Ke Berita

Anak Seorang PKL di Sidoarjo Menerima Bantuan Program Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu Dari Pemkab Sidoarjo Tahun 2026

19 May 2026 | Author's name Dilihat : 31

Sidoarjo, Bhirawa

Keluarga besar Nadila Mustika Amalia, mahasiswi Sidoarjo penerima program bantuan beasiswa mahasiswa kurang mampu, yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Pemkab Sidoarjo tahun 2026 ini, benar -banar mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sidoarjo.

 

 Karena Nadila merupakan harapan dan masa depan keluarga, yang saat ini tinggal di rumah yang sangat sederhana, yang ada di RT 05 RW 02 Desa Siwalan panji Kecamatan Buduran itu.

 

Ditemui di rumahnya yang sederhana, Nadila (22) yang saat ini sedang mengerjakan tugas akhir di UPN Surabaya itu, merupakan putri pertama dari pasangan Sulistyarini (47) dan Adi Prayoga (48), yang kesehariannya bekerja sebagai PKL di kawasan SMP PGRI 1 Buduran di Desa Siwalan panji, Buduran.

 

"Alhamdulillah bantuan beasiswa dari Pemkab Sidoarjo ini sangat membantu pak, tidak hanya untuk membayar UKT saya, tetapi bagi saya yang semester akhir ini banyak kebutuhan lain. Seperti untuk kebutuhan skripsi dan KKN maupun biaya untuk wisuda, semoga bantuan ini bermanfaat bagi saya," kata Nadila, Kamis (14/5) akhir pekan lalu, saat ditemui di rumahnya yang sangat sederhana.

 

Nadilah yang merupakan lulusan dari SMKN 2 Buduran ini, mengatakan saat ini keluarganya masih tinggal serumah dengan kakek dan neneknya di Desa Siwalan panji, Buduran.

 

 Dari dua saudaranya, hanya dirinya yang sedang kuliah. Adeknya yang pertama, saat ini bekerja dan adek keduanya masih duduk di bangku SMP.

 

"Keluarga saya berharap kuliah saya segera cepat selesai, sehingga bisa membantu keluarga," kata mahasiswi yang mengambil jurusan administrasi negara di UPN Surabaya itu. 

 

 Nadilah mengatakan setelah dirinya mengajukan permohonan bantuan beasiswa kurang mampu , ada petugas yang datang untuk survey ke rumahnya yang sangat sederhana itu. Dirinya ditemani nenek dan kakek, karena ayah dan ibunya sedang berjualan di sekitar SMP PGRI 1 Buduran.

 

Dirinya mengetahui permohonan yang diajukan lolos seleksi, dari media sosial Pemkab Sidoarjo. bantuan beasiswa yang ia terima, nanti ia harapkan agar kuliahnya bisa berjalan dengan lancar.

 

Mahasiswi kelahiran Sidoarjo, 15 Maret 2024 ini mengatakan dirinya mengetahui program beasiswa mahasiswa kurang mampu dari Pemkab Sidoarjo tersebut , dari IG milik Pemkab Sidoarjo, juga ada dari teman-teman yang memberitahu. Setelah mendaftar , ada temannya yang juga dapat beasiswa juga ada yang tidak lolos seleksi.

 

Saat mendaftar dalam program ini, dirinya merasa tidak kesulitan. Meski pendaftaran dilakukan secara online. Semua proses pendaftaran berjalan lancar.

 

"Satu rumah mendoakan saya pak agar berhasil, saya bersyukur bisa lolos. Semoga kuliah saya lancar," kata mahasiswi yang memakai hijab itu.

 

Ibu dari Nadila, Sulistyarini ( 47), juga ikut mengucapkan terimakasih atas bantuan beasiswa dari Pemkab Sidoarjo tersebut.

 

"Alhamdulillah saya senang, semoga kuliah anak saya bisa lancar dan cepat selesai," kata Sulistyarini, yang setiap hari bersama suami berjualan es jus, di kawasan SMP PGRI 1 Buduran itu.

 

Kakek dan nenek Nadila, yang tahu cucunya akan mendapatkan bantuan program beasiswa mahasiswa tidak mampu itu, mata mereka sampai berkaca-kaca. Karena bercampur campur perasaannya. Antara gembira dan terharu.

 

"Saya juga mendoakan, agar kuliah cucu saya cepat selesai dan mendapatkan kerja yang tepat," kata nenek Nadila, yang berusia 65 tahun itu terlihat meneteskan air mata. Demikian juga dengan Suparno (72), kakeknya.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan informasi Kabupaten Sidoarjo, Eri Sudewo, menyampaikan program bantuan beasiswa tahun 2026 ini, merupakan program unggulan dari Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, terhadap dunia pendidikan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya, agar para generasi muda di Sidoarjo bisa berprestasi, dan termotivasi untuk terus belajar serta mengembangkan potensi diri.

 

Program unggulan ini, disampaikan Eri, disalurkan lewat beberapa kategori. Diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo sebanyak 1.500 quota berupa bantuan pendidikan anak yatim SD dan SMP.

 

Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo sebanyak 1.000 quota berupa bantuan pendidikan untuk anak yatim SMA dan mahasiswa kurang mampu.


Disporapar Kabupaten Sidoarjo sebanyak 1.000 quota untuk mahasiswa berprestasi akademis dan non akademis serta di Bagian Kesejahteraan rakyat Setda Sidoarjo berupa bantuan prestasi keagamaan sebanyak 500 quota.

 

 "Program ini pendaftarannya telah dibuka sejak 1 Pebruari 2026 sampai 28 Pebruari 2026, penerima beasiswa telah ditanda tangani oleh Bupati, saat peringatan hari pendidikan nasional 2026," ujar Eri.

 

Selanjutnya, para penerima bantuan beasiswa, dapat melakukan pengecekan nama penerima secara mandiri, lewat laman website resmi, beasiswa.sidoarjokab .go.id. (adv.kus)

Visitors : 1768709