Sidoarjo, Bhirawa
Keluarga besar Nadila Mustika
Amalia, mahasiswi Sidoarjo penerima program bantuan beasiswa mahasiswa kurang
mampu, yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Pemkab Sidoarjo tahun 2026 ini, benar
-banar mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sidoarjo.
Karena Nadila merupakan harapan dan masa depan
keluarga, yang saat ini tinggal di rumah yang sangat sederhana, yang ada di RT
05 RW 02 Desa Siwalan panji Kecamatan Buduran itu.
Ditemui di rumahnya yang
sederhana, Nadila (22) yang saat ini sedang mengerjakan tugas akhir di UPN
Surabaya itu, merupakan putri pertama dari pasangan Sulistyarini (47) dan Adi
Prayoga (48), yang kesehariannya bekerja sebagai PKL di kawasan SMP PGRI 1
Buduran di Desa Siwalan panji, Buduran.
"Alhamdulillah bantuan
beasiswa dari Pemkab Sidoarjo ini sangat membantu pak, tidak hanya untuk
membayar UKT saya, tetapi bagi saya yang semester akhir ini banyak kebutuhan
lain. Seperti untuk kebutuhan skripsi dan KKN maupun biaya untuk wisuda, semoga
bantuan ini bermanfaat bagi saya," kata Nadila, Kamis (14/5) akhir pekan
lalu, saat ditemui di rumahnya yang sangat sederhana.
Nadilah yang merupakan lulusan
dari SMKN 2 Buduran ini, mengatakan saat ini keluarganya masih tinggal serumah
dengan kakek dan neneknya di Desa Siwalan panji, Buduran.
Dari dua saudaranya, hanya dirinya yang sedang
kuliah. Adeknya yang pertama, saat ini bekerja dan adek keduanya masih duduk di
bangku SMP.
"Keluarga saya berharap
kuliah saya segera cepat selesai, sehingga bisa membantu keluarga," kata
mahasiswi yang mengambil jurusan administrasi negara di UPN Surabaya itu.
Nadilah mengatakan setelah dirinya mengajukan
permohonan bantuan beasiswa kurang mampu , ada petugas yang datang untuk survey
ke rumahnya yang sangat sederhana itu. Dirinya ditemani nenek dan kakek, karena
ayah dan ibunya sedang berjualan di sekitar SMP PGRI 1 Buduran.
Dirinya mengetahui permohonan
yang diajukan lolos seleksi, dari media sosial Pemkab Sidoarjo. bantuan
beasiswa yang ia terima, nanti ia harapkan agar kuliahnya bisa berjalan dengan
lancar.
Mahasiswi kelahiran Sidoarjo, 15
Maret 2024 ini mengatakan dirinya mengetahui program beasiswa mahasiswa kurang
mampu dari Pemkab Sidoarjo tersebut , dari IG milik Pemkab Sidoarjo, juga ada
dari teman-teman yang memberitahu. Setelah mendaftar , ada temannya yang juga
dapat beasiswa juga ada yang tidak lolos seleksi.
Saat mendaftar dalam program ini,
dirinya merasa tidak kesulitan. Meski pendaftaran dilakukan secara online.
Semua proses pendaftaran berjalan lancar.
"Satu rumah mendoakan saya
pak agar berhasil, saya bersyukur bisa lolos. Semoga kuliah saya lancar,"
kata mahasiswi yang memakai hijab itu.
Ibu dari Nadila, Sulistyarini (
47), juga ikut mengucapkan terimakasih atas bantuan beasiswa dari Pemkab
Sidoarjo tersebut.
"Alhamdulillah saya senang,
semoga kuliah anak saya bisa lancar dan cepat selesai," kata Sulistyarini,
yang setiap hari bersama suami berjualan es jus, di kawasan SMP PGRI 1 Buduran
itu.
Kakek dan nenek Nadila, yang tahu
cucunya akan mendapatkan bantuan program beasiswa mahasiswa tidak mampu itu,
mata mereka sampai berkaca-kaca. Karena bercampur campur perasaannya. Antara
gembira dan terharu.
"Saya juga mendoakan, agar
kuliah cucu saya cepat selesai dan mendapatkan kerja yang tepat," kata
nenek Nadila, yang berusia 65 tahun itu terlihat meneteskan air mata. Demikian
juga dengan Suparno (72), kakeknya.
Kepala Dinas Komunikasi dan
informasi Kabupaten Sidoarjo, Eri Sudewo, menyampaikan program bantuan beasiswa
tahun 2026 ini, merupakan program unggulan dari Bupati Sidoarjo Subandi dan
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, terhadap dunia pendidikan yang ada di
Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya, agar para generasi muda di Sidoarjo bisa
berprestasi, dan termotivasi untuk terus belajar serta mengembangkan potensi
diri.
Program unggulan ini, disampaikan
Eri, disalurkan lewat beberapa kategori. Diantaranya Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Sidoarjo sebanyak 1.500 quota berupa bantuan pendidikan anak yatim
SD dan SMP.
Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo sebanyak 1.000 quota berupa bantuan pendidikan untuk anak yatim SMA dan mahasiswa kurang mampu.
Disporapar Kabupaten Sidoarjo sebanyak 1.000 quota
untuk mahasiswa berprestasi akademis dan non akademis serta di Bagian
Kesejahteraan rakyat Setda Sidoarjo berupa bantuan prestasi keagamaan sebanyak
500 quota.
"Program ini pendaftarannya telah dibuka
sejak 1 Pebruari 2026 sampai 28 Pebruari 2026, penerima beasiswa telah ditanda
tangani oleh Bupati, saat peringatan hari pendidikan nasional 2026," ujar
Eri.
Selanjutnya, para penerima
bantuan beasiswa, dapat melakukan pengecekan nama penerima secara mandiri,
lewat laman website resmi, beasiswa.sidoarjokab .go.id. (adv.kus)
Visitors : 1768709