KOMINFO, Sidoarjo - Kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada masyarakat yang tertimpa musibah terlihat dari langkah cepat Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn. Bupati Subandi turun langsung menyambangi rumah Sapekyah, warga Desa Bluru, Kecamatan Sidoarjo, yang terbakar pada Jumat (21/8/2026) lalu.
Bupati Subandi datang didampingi pejabat Dinas Sosial Sidoarjo, BPBD Sidoarjo, PMI Sidoarjo, serta jajaran Forkopimka Kecamatan Sidoarjo pada Senin (31/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi rumah sekaligus memastikan penanganan terhadap korban pascakebakaran.
Bupati Subandi menyampaikan, Pemkab Sidoarjo akan segera melakukan langkah penanganan agar rumah korban dapat diperbaiki dan ditempati lagi dengan layak. Material untuk proses perbaikan rumah juga direncanakan segera dikirim dalam waktu dekat.
“Insya Allah minggu depan, hari Selasa, sudah ada pengiriman material. Nanti menggunakan baja ringan. Kemudian spandek dan instalasinya. Kita beli semuanya. Setelah itu kita perbaiki kembali seperti semula,” ujarnya.
Menurut Bupati Subandi, penanganan korban menjadi prioritas agar masyarakat yang tertimpa musibah dapat segera mendapatkan kembali tempat tinggal yang aman dan nyaman.
“Yang penting segera ada penanganan. Rumah ini segera diperbaiki agar masyarakat bisa tenang bahwa pemerintah konkret hadir. Harapan kita seperti itu,” tegasnya.
Bupati Subandi menjelaskan, proses bantuan tersebut akan ditindaklanjuti berdasarkan laporan dari BPBD Sidoarjo dan proposal yang diajukan. Pemerintah daerah akan mengupayakan penanganan melalui mekanisme yang tersedia untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain memastikan penanganan korban, Bupati Subandi juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Kondisi cuaca yang panas dan kemarau panjang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Terlebih apabila masyarakat masih membakar sampah secara sembarangan.
“Dengan kemarau yang panjang dan panas yang tinggi, tentu ini memudahkan terjadinya kebakaran. Apalagi warga kadang membakar sampah di depan rumah dan lainnya. Saya minta dengan kondisi cuaca ekstrem seperti ini, jangan ada pembakaran,” pesannya.
Sementara itu, Sapekyah (70), pemilik rumah, menceritakan bahwa tidak ada korban saat terjadi kebakaran.
"Tetapi, dokumen-dokumen penting saya ikut terbakar,” ungkap Sapekyah.
Untuk sementara waktu, Sapekyah tinggal di rumah saudaranya yang lokasinya tidak jauh dari rumah yang terbakar. Dia menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Sidoarjo dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas perhatian serta bantuan yang diberikan untuk memperbaiki rumahnya.
“Terima kasih banyak Pak Bupati karena sudah memberikan bantuan untuk renovasi rumah saya. Supaya nanti bisa ditempati kembali dengan nyaman,” ucapnya.
Dalam kejadian tersebut, warga sekitar yang mengetahui adanya kebakaran segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sidoarjo. Petugas kemudian tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Tindakan cepat petugas Damkar Sidoarjo berhasil mencegah kobaran api merambat ke rumah-rumah di sekitarnya. Hal tersebut menjadi penting mengingat kondisi bangunan di kawasan tersebut cukup rapat.
Pemkab Sidoarjo mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati selama cuaca panas di musim kemarau ini. Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar. (Son/mas) .
Visitors : 2174865