Ke Berita

Kerang dari Cemandi Menembus Pasar Demak

16 Apr 2026 | Author's name Dilihat : 48

KOMINFO, Sidoarjo - Permintaan kerang dari pesisir Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, tidak hanya datang dari wilayah sekitar. Dalam beberapa tahun terakhir, hasil laut dari kampung nelayan ini bahkan telah menjangkau pasar luar daerah, salah satunya ke Demak.


Bagi para pengepul, kerang dari Cemandi memiliki nilai tersendiri. Selain pasokannya relatif stabil dalam kondisi normal, kualitasnya juga dinilai mampu bersaing di pasar antar daerah.


Tokoh masyarakat sekaligus pengepul kerang, M. Ridwan (58), mengatakan bahwa hubungan dagang dengan Demak sudah terjalin cukup lama.


“Permintaan dari Demak itu rutin. Mereka ambil dalam jumlah besar, biasanya untuk dijual lagi atau diolah di sana,” ujarnya.


Menurutnya, pengiriman dilakukan melalui jalur darat menggunakan kendaraan bak terbuka. Dalam kondisi hasil melimpah, distribusi bisa berlangsung hampir setiap hari.


Namun, di balik terbukanya pasar yang lebih luas, para nelayan justru menghadapi tantangan baru. Ketersediaan kerang di laut tidak selalu sejalan dengan tingginya permintaan.


Sutrisno (45), nelayan Cemandi, mengungkapkan bahwa hasil tangkapan saat ini cenderung menurun dibandingkan beberapa tahun lalu.


“Permintaan memang banyak, tapi di lautnya tidak selalu ada. Kadang sudah jauh melaut, hasilnya tetap sedikit,” katanya.


Kondisi ini membuat para nelayan tidak selalu mampu memenuhi kebutuhan pasar, termasuk permintaan dari luar daerah seperti Demak.


Dalam situasi tertentu, pengepul bahkan harus menunggu hasil tangkapan terkumpul sebelum bisa mengirim dalam jumlah besar.


“Kalau lagi ramai, kiriman bisa lancar. Tapi kalau lagi sepi, ya mau tidak mau ditunda. Semua tergantung hasil dari nelayan,” kata Ridwan.


Meski demikian, keberadaan pasar luar daerah tetap menjadi harapan bagi warga Cemandi. Permintaan yang stabil memberikan peluang ekonomi yang lebih luas, sekaligus menjaga perputaran usaha di kampung nelayan.


Bagi masyarakat, fakta bahwa hasil laut mereka mampu menembus pasar hingga luar provinsi menjadi bukti bahwa kampung kecil di pesisir ini memiliki peran dalam jaringan ekonomi yang lebih besar.


Namun di sisi lain, mereka juga menyadari bahwa keberlanjutan menjadi persoalan penting. Tanpa laut yang tetap produktif, rantai pasok yang telah terbentuk bisa terganggu.


Di tengah kondisi tersebut, para nelayan tetap melaut setiap hari. Mereka menyusuri perairan pesisir utara Jawa, mengumpulkan kerang demi memenuhi permintaan yang datang dari berbagai daerah.


Dari Cemandi ke Demak, perjalanan kerang bukan sekadar distribusi hasil laut. Ia menjadi penghubung antarwilayah pesisir—mengalirkan kehidupan dari satu kampung ke kampung lainnya di sepanjang pantai utara Jawa. (Irwan/Kominfo) 

Visitors : 1587344