Wabup Subandi : Komda Lansia Wadah Para Lansia Menjaga Produktivitas Dengan Kegiatan UMKM

komda3.jpg

KOMINFO, Sidoarjo - Melalui Komisi Daerah Lanjut Usia Kabupaten Sidoarjo (Komda Lansia) warga khususnya yang berusia senja didorong untuk memberikan kontribusi lebih. Komda Lansia diharapkan menjadi wadah para lansia untuk menjaga agar tetap produktif dan mandiri melalui kegiatan ekonomi usaha UMKM.

Hal itu disampaikan Wabup Subandi yang juga selaku Ketua Umum Komda Lansia pada acara Pembinaan Karang Werda Se-Kabupaten Sidoarjo, di Pendopo Kecamatan Sedati, Selasa (5/10).

Subandi berharap dengan adanya pembinaan komda lansia dapat membangun semangat untuk produktif berkarya dengan kompak sehingga tercapainya kesejahteraan yang diharapkan.

Dihadapan para lansia, Subandi menyampaikan bahwa lansia adalah mereka yang dari sisi semangat harus tetap sama hebat. Meskipun dari sisi usia tak lagi muda.

komda2.jpg

“Bagi sebagian orang, usia lansia itu disebut momok. Tetapi mari kita yakini bahwa lansia itu keren. Lansia dan anak muda itu sama saja merupakan bagian dari konsep bergerak bersama untuk memajukan Kabupaten Sidoarjo menjadi semakin maju,” ujar Subandi.

Yang penting, menurut mantan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo itu semuanya sama-sama bahagia dan bersemangat. Lansia dan anak muda, pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

"Dari sisi kematangan, lansia pasti lebih matang secara usia, sedangkan dari sisi pengalaman Insya Allah lebih kaya. Sebaliknya, anak muda generasi milenial pasti memiliki kelebihan khususnya di bidang penguasaan teknologi informasi," lanjutnya.

Karenanya, kedua potensi ini harus bersinergi untuk menjawab tantangan ke depan. Subandi juga mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk lansia bersinergi bersama, menjadikan Kabupaten Sidoarjo sebagai Kota yang ramah kepada semua golongan usia termasuk para lansia.

Perlu diketahui bahwa di Kecamatan Sedati terdapat 16 Desa yang memiliki kelompok Umkm dari para lansia yang produktif, karang werda memiliki potensi lebih yakni pada tahun 2018-2019 meraih juara harapan 1, dan Juara harapan 1 paduan suara di tahun 2019, dimana lansia harus di dukung untuk mampu menjaga kesehatan, ekonomi di masa pandemi Covid 19 dalam meningkatkan kesejahteraannya.

komda1.jpg

Dengan demikian lansia dapat menjadi salah satu unsur penting yang dapat berperan dalam pembangunan daerah. "Menjadi bermutu tidak harus muda, tua pun bisa bermutu dan berkualitas dalam berkarya sesuai kemampuannya. Saya berharap kedepannya agar lansia lebih mandiri terlebih produktif yang tentu ujungnya berdampak akan menurunkan angka kemiskinan," kata Subandi.

Saat ini angka harapan hidup Sidoarjo cukup tinggi. Namun, hal ini justru menyebabkan terjadinya pergeseran dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular, yakni penyakit degeneratif. Perubahan pola hidup dengan umur yang semakin panjang jumlah lansia akan semakin meningkat ke depannya, hal tersebut menjadi tantangan baru bagi Komda Lansia di tiap Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten. Dengan peran dan fungsi masing-masing fungsi kelompok kerja (Pokja) Komda Lansia yang disatu padukan dalam sebuah kegiatan diharapkan mampu menjawab tantangan baru tersebut.

“Mari Bersama-sama antara Pemdes, Kecamatan hingga Kabupaten memberikan support kepada lansia, dalam kegiatan positif seperti senam, pengajian dan umkm di fasilitasi adanya bantuan modal melalui Kurda, harapannya di masing-masing desa untuk di anggarkan di apbdes untuk kegiatan lansia dalam kesejahteraannya“, pungkasnya.

Di akhir sambutan Wabup Subandi mengingatkan para lansia untuk tetap menjaga Protokol kesehatan dan berharap para lansia sudah melakukan vaksin, guna meningkatkan imunitas dan herd imunity dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19. (Mas/Ir/Kominfo)

Posted in "Berita"