Mengikuti Lomba Masak Ikan Provinsi Jawa Timur, Ketua Forikan Sidoarjo Ning Sasha Ajak Masyarakat Sidoarjo GEMARIKAN

lmi2.jpg

KOMINFO, Sidoarjo - Lomba masak ikan tingkat Provinsi Jawa Timur digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, di Dyndra Convention Center, Kamis (27/10). Kegiatan yang bertujuan untuk mensosialisasikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) itu diikuti 38 ketua Forikan se Jawa Timur. Salah satunya Ketua Forikan Kabupaten Sidoarjo Hj. Sa'adah Ahmad Muhdlor.

Kegiatan lomba masak ikan yang sekaligus digunakan sebagai pertemuan Forikan Jawa Timur tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Forikan Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak serta Wakil Ketua Forikan Pusat Dr. Soen'an Hadi Purnomo dan juga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati. Lomba masak ikan kali ini dibagi tiga kategori. Diantaranya kategori menu keluarga yang diikuti oleh seluruh ketua Forikan se Jawa Timur serta kategori menu balita dan menu kudapan yang diikuti TP. PKK se Jawa Timur.

lmi3.jpg

Hj. Sa'adah Ahmad Muhdlor yang ikut dalam kategori menu keluarga mensajikan menu masakan berbahan ikan patin. Menu tersebut dipadu dengan nasi jeruk dan minuman Kemecer (kemangi, jeruk nipis dan sereh). Istri Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor, S.IP yang akrab dipanggil Ning Sashal itu sangat antusias mengikuti lomba kali ini. Baginya lomba seperti ini tidak hanya meningkatkan keterampilan memasak olahan ikan. Namun lebih dari itu, dapat sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat untuk gemar makan ikan.

Ning Sasha mengatakan banyak manfaat dari mengkonsumsi ikan. Yang pasti dapat mencerdaskan otak. Pasalnya kandungan omega 3 sebagai nutrisi otak ada banyak pada ikan. Oleh karenanya gerakan memasyarakatkan makan ikan harus terus dikumandangkan. Dengan begitu akan tercipta generasi Indonesia yang cerdas. Untuk itu ia meminta masyarakat Sidoarjo membiasakan mengkonsumsi ikan.

"Banyak gizi yang terkandung dalam ikan, salah satunya omega 3 yang baik bagi otak," ucapnya.

lmi1.jpg

Ning Sasha mengatakan Kabupaten Sidoarjo sangat melimpah akan ikannya. Pasalnya Kabupaten Sidoarjo terkenal sebagai wilayah pertambakan. Oleh karenanya tidak ada alasan bagi warga Sidoarjo tidak gemar makan ikan. Dikatakannya memulai untuk gemar makan ikan tidak harus dengan ikan yang mahal. Ikan lokal budidaya daerahnya sendiri menjadi alternatif yang bagus. Semisal makan udang maupun bandeng khas budidaya perikanan Kabupaten Sidoarjo.

"Gemar makan ikan lokal budidaya perikanan daerahnya sendiri akan juga akan mengangkat perekonomian warga Sidoarjo," ucapnya.

Ning Sasha mengungkapkan angka konsumsi ikan di Sidoarjo sudah cukup tinggi.  Untuk saat ini masih 53,96 kg/kapita/per tahun. Angka itu lebih tinggi dari Jawa Timur yang masiah 44,14 kg/kapita/per tahun. Namun lebih rendah dari nasional yang mencapai 58,08 kg/kapita/per tahun. Oleh karena Gemarikan di Kabupaten Sidoarjo akan terus digalakkan. Salah satu caranya selain sosialisasi Gemarikan juga dengan menyelenggarakan pelatihan olahan hasil perikanan. Selain itu digelar bazar produk hasil perikanan Sidoarjo saat acara Pemkab Sidoarjo.

"Pelaksanaan Gemarikan akan terus kita dorong agar masyarakat sadar pentingnya makan ikan bagi kecerdasan otak anaknya," ujarnya.

Kegiatan lomba masak ikan yang sekaligus digunakan sebagai pertemuan Forikan Jawa Timur tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Forikan Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak serta Wakil Ketua Forikan Pusat Dr. Soen'an Hadi Purnomo dan juga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati. (Git/Kom)

Posted in "Berita"