Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
6 Propinsi dan 10 Kabupaten dan Kota di Indonesia Raih Prestasi Kinerja Tertinggi
Dilihat
192
Penulis: Admin Website
25-04-2017




KOMINFO,Sidoarjo - Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke XXI tahun 2017 tingkat nasional diselenggarakan di Kabupaten Sidoarjo, Selasa, (25/4). Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) R.I Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto SH serta Menteri Dalam Negeri R.I Tjahjo Kumolo. Kepala daerah dari berbagai wilayah di tanah air hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan di Alun-alun Sidoarjo pagi tadi. Tidak kurang 2 ribu undangan memenuhi tempat duduk yang telah disediakan.

Dalam peringatan Hari Otoda tersebut dilaksanakan pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah atas prestasi kinerja tertinggi oleh Mendagri R.I. Tropyh serta piagam penghargaan tersebut diberikan kepada 3 propinsi serta 10 kabupaten dan 10 kota di Indonesia. 3 Propinsi tersebut adalah Propinsi Jawa Timur, Jawa Barat dan Propinsi Kalimantan Timur. Dalam kesempatan tersebut juga ditetapkan 3 propinsi sebagai nominasi prestasi kinerja tertinggi. 3 propinsi tersebut mendapatkan plakat serta piagam penghargaan. Diantaranya Propinsi DKI Jakarta, Jawa Tengah  dan Propinsi Nusa Tenggara Barat.

Sedangkan 10 kabupaten yang meraih tropyh serta piagam penghargaan atas prestasi kinerja tertinggi diantaranya Kabupaten Sidoarjo, Karanganyar, Kudus, Lamongan, Pinrang, Banyuwangi, Bantul, Probolinggo, Kuningan serta Kabupaten Pati. Untuk 10 kota di Indonesia yang meraih tropyh serta piagam penghargaan atas prestasi kinerja tertinggi diantaranya Kota Makassar, Surabaya, Samarinda, Mojokerto, Gorontalo, Bandung, Depok, Banjar, Bontang dan Kota Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut juga diberikan plakat serta piagam penghargaan kepada 5 kabupaten dan 5 kota sebagai nominasi prestasi kinerja tertinggi. 5 kabupaten tersebut diantaranya Kabupaten Bulukumba, Malang, Boyolali, Sidenreng Rappang, dan Kabupaten Kulon Progo. Untuk kota adalah Kota Ambon, Semarang, Surakarta, Pare-Pare dan Kota Kediri.

 Ada 6 propinsi serta 10 kabupaten dan 10 kota di Indonesia mendapatkan tropyh serta piagam penghargaan atas prestasi kinerja tertinggi tersebut. Ada 6 propinsi tersebut antara lain Propinsi Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat

Menko Polhukam R.I Jenderal TNI (Purn) H. Wiranto mengatakan pemerintah propinsi memiliki peran penting dalam mengkoordinasikan seluruh proses pengelolaan pembangunan didaerahnya. Oleh karena itu ia katakan Presiden R.I meminta kepada para gubernur untuk berkoordinasi secara efektif kepada bupati dan walikota yang ada. Hal tersebut agar terwujud sinergi pembangunan sebagai prasyarat keberhasilan pembangunan daerah. Sebagai bentuk apresiasi terhadap suatu keberhasilan pembangunan suatu daerah, pemerintah pusat memberikan penghargaan-penghargaan. Penghargaan tersebut diberikan kepada pimpinan daerah yang telah sukses melaksanakan kinerjanya sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

 “Selamat bagi yang tadi  telah mendapatkan penghargaan dan apresiasi, dan yang belum, barangkali dan mudah-mudahan hanya merupakan penghargaan dan aresiasi yang tertunda dan tentu pada saat-saat berikutnya akan mendapatkan atensi yang sama,”ucapnya.

Ia juga mengatakan dalam proses penyelenggara pemerintah daerah harus terbangun harus terbangun sinergisitas. Sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah sangat penting dan efektif dalam mendukung keberhasilan seluruh pelaksanaan pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut ia meminta peringatan Hari Otoda dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja pelaksanaan otonomi daerah. Ia katakan sejak dimulainya pelaksanaan otonomi daerah pada tahun 2000 lalu, capaian kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah masih bervariasi antar daerah. Ada yang sudah berkinerja tinggi, sedang dan ada pula yang masih rendah. Upaya untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah harus dilaksanakaan kerjasama yang solid antara semua pihak. Baik dengan masyarakat maupun dunia usaha.

 “Dalam hal ini bapak presiden menghimbau dan menekankan setiap pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan berusaha bagi kalangan dunia usaha dalam rangka mendorong perluasan lapangan pekerjaan, pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat,”ujarnya.

Sementara itu Dirjen Otda Kemendagri Dr. Soni Sumarsono mengatakan tujuan peringatan hari Otoda adalah sebagai momentum untuk mengevaluasi perkembangan kinerja pelaksanaan pemerintah daerah pada setiap daerah otonom. Ia katakan setiap tahun Kemendagri dan beberapa lembaga terkait melakukan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD). EKPPD tersebut berdasarkan  Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) (Sigit/irwan)