Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
IKM Logam Ngingas Waru Pasok Sparepart PT. Astra Honda Motor
Dilihat
612
Penulis: Admin Website
28-02-2017




KOMINFO,Sidoarjo – Empat Industri Kecil Menengah (IKM) Logam Desa
Ngingas Kecamatan Waru masuk dalam rantai pasok sparepart motor ke PT.
Astra Honda Motor. Keempat IKM tersebut adalah PT. Elang Jagad, CV.
Borneo Putra, UD. KS Pro dan UD. Karya Jaya. Keberhasilan tersebut
buah kerjasama yang dilakukan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA)
sebagai mitra IKM. Keempat IKM tersebut telah memproduksi 200 ribu
bagian sparepart motor untuk dikirim. Merayakan keberhasilannya, YDBA
bersama IKM logam Ngingas Waru mengadakan syukuran yang dihadiri
Menteri Perindustrian R.I  Airlangga Hartarto di PT. Elang Jagad Desa
Ngingas Waru, Senin (27/2). Kedatangan Menperin dalam kesempatan
tersebut tidak sendiri. Ia bersama Sekjen Kemenperin, Dirjen IKM
Kemenperin maupun Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka Kemenperin.
Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum juga hadir dalam kesempatan
tersebut.

Menperin R.I Airlangga mengaku kagum terhadap keempat IKM tersebut.
Menurutnya yang dikerjakan IKM tersebut prestasi yang luar biasa. Ia
juga mengucapkan terimakasihnya kepada YDBA dan Astra Honda Motor yang
telah menjadi mitra bagi IKM logam di Sidoarjo. Ia katakan YDBA dapat
dikatakan sebagai ekskalator produk IKM menuju level yang lebih
tinggi. Dengan keberhasilan tersebut ucap Menperin, menunjukkan IKM
mampu berkembang dan bersaing.

“Selamat kepada PT. Elang Jagad, CV. Borneo Putra, UD. KS Pro dan UD.
Karya Jaya atas prestasinya telah masuk dalam supply chain Astra Honda
Motor melalui produsen sparepart PT. Rahmad Perdana Adi Metal yang
menjadi bagian atau tier 1 dari Astra Honda Motor,”ucapnya.

Ia mengungkapkan data asosiasi industri menunjukkan peningkatan
penjualan kendaraan roda dua ditahun 2016. Setiap bulannya terjual
sekitar 555 ribu unit sepeda motor. Oleh karena itu kebutuhan
sparepart  motor menjadi pangsa yang besar. Untuk itu ia berharap IKM
logam Ngingas dapat meraih pangsa tersebut dengan meningkatkan
kapasitas dan jenis produknya.

Ia mengatakan keberadaan IKM sangat penting bagi pertumbuhan industri.
Oleh karena itu Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga terus
menerus melakukan pembinaan terhadap IKM yang ada. Kemenperin juga
mendorong kepada sektor swasta untuk bekerjasama dengan para IKM. Ia
berharap perusahaan dapat melibatkan IKM dalam industrinya. Dengan
demikian IKM yang ada dapat maju dan berkembang.

Ketua Pengurus YDBA Hendry C. Wijaya mengatakan pihaknya selalu
intensif  menyelenggaran pembinaan melalui pelatihan kepada para IKM
logam Ngingan Waru. Selain itu yayasannya juga melakukan pendampingan
bagi IKM yang menyelenggarakan pelatihan. Tidak hanya itu, YDBA juga
memfasilitasi IKM dengan pasar dan lembaga permodalan. Melalui
pembinaan sektor unggulan logam tersebut YDBA ingin mengangkat IKM
agar setara dengan vendor Astra Manufacturing.

Hendry mengatakan sejak dua tahun lalu, pembinaan secara intensif
dilakukan YDBA kepada IKM logam Ngingas Waru. Dari 13 IKM, hanya 4
yang berhasil masuk dalam rantai pasok PT. Astra Honda Motor. Untuk
masuk dalam supply chain PT. Astra Honda Motor tidak mudah. Harus
melalui serangkaian proses untuk mendapatkan spesifikasi standart
barang yang ditentukan. Oleh karena itu IKM yang mendapatkan pembinaan
dari YDBA tidak sertamerta mendapatkan order barang.

Ia juga kagum dengan empat IKM yang berhasil masuk dalam rantai pasok
PT. Astra Honda Motor. Menurutnya ke empat IKM tersebut mempunyai
ketabahan dalam mengikuti segala macam pelatihan yang dilakukan YDBA.
Ia katakan, YDBA tidak menjanjikan order meski IKM tersebut telah
mengikuti pelatihan yang dilakukan. Pasalnya untuk mendapatkan order,
standarisasi barang harus dipenuhi IKM.

Dalam kesempatan tersebut Menperin serta bupati Sidoarjo menyaksikan
pengiriman sparepart menggunakan mobil box. (sigit/kominfo)