Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Modin Se-Kabupaten Sidoarjo Diwejangi Pencegahan Penularan Virus HIV/AIDS
Dilihat
474
Penulis: Bidang Informasi Publik
08-12-2016




HUMASPROTOKOLSidoarjo.- Upaya pencegahan penularan virus HIV/AIDS terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya adalah dengan menggandeng modin Se-Kabupaten Sidoarjo untuk ikut dalam pencegahan penularannya.

 

Tadi pagi, 200 orang Modin di kumpulkan di Aula SMPN 4 Sidoarjo untuk diberi pemahaman tentang bahaya penularan HIV/AIDS, Kamis (8/12). Mereka hadir untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi  Pedoman Khutbah Jumat tentang Bahaya HIV/AIDS yang dibuka Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH. Diharapkan nantinya para modin tersebut dapat menyampaikan bahaya penularan HIV/AIDS dalam Khutbah Jumatnya.

 

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan dibutuhkan kebersamaan semua pihak dalam mengatasi permasalahan penyebaran   virus HIV/AIDS. Ia katakan penyebaran   virus HIV/AIDS saat ini sungguh sangat mengkhwatirkan. Bahkan jumlah penderita virus mematikan tersebut ditenggarai masih  banyak jumlahnya. Hal tersebut disebabkan ke engganan masyarakat memeriksakan dirinya.

 

“Kami berharap, mudah-mudahan dengan acara ini akan menjadikan perhatian bersama bahwa masalah HIV/AIDS masalah narkoba itu adalah masalah kita bersama,”ujarnya.

 

Ia katakan masalah penyebaran   virus HIV/AIDS adalah masalah prilaku atau pola hidup sehat. Penularan virus HIV/AIDS melalui hubungan badan dengan berganti-ganti pasangan. Selain itu penularannya melalui jarum suntik berganti-ganti yang biasa dilakukan pengguna Narkoba. Prilaku seperti itu akan menyebabkan penularan virus HIV/AIDS yang semakin luas. Oleh karena itu dibutuhkan kesadaran bersama bahwa prilaku tersebut dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Tokoh agama seperti modin sangat dibutuhkan dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga prilaku hidup sehat. Dengan begitu permasalahan penyebaran   virus HIV/AIDS dapat dicegah sedini mungkin.

 

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak mengucilkan penderita HIV/AIDS ditempatnya. Ia katakan penderita HIV/AIDS belum tentu orang yang buruk akhlaknya. Semua orang bisa tertular virus tersebut. Bahkan anak-anak yang tanpa dosapun bisa terkena. Oleh karena itu masyarakat diharapkan dapat memberikan perhatian kepada penderita HIV/AIDS untuk dapat hidup seperti biasa.

 

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sidoarjo Drs. Ec. Hariadi Purwantoro, MM dihadirkan sebagai nara sumber. Selain itu juga dihadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo H. Achmad Rofi’iSH,M.Pd.I sebagai narasumber. Kehadiran sekretaris KPA Sidoarjo tersebut untuk memberikan materi tentang Analisa Situasi Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo. Sedangkan kehadiran kepala kantor Kemenag Sidoarjo untuk memberikan materi tentang Panduan Khotib Jumat Kontemporer. (humas/git)