Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
TP-PKK Kecamatan se Kabupaten Sidoarjo Sajikan Menu B2SA
Dilihat
74
Penulis: Bagian Humas & Protokol
08-11-2016




HUMASPROTOKOLSidoarjo.- Berbagai menu makanan tersaji di pendopo Delta Wibawa Sidoarjo tadi pagi, Selasa (25/10). Kreasi menu makanan tersebut adalah hasil olahan ibu-ibu Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Menu makanan yang disajikan adalah menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA). Tidak hanya itu, menu makanan yang disajikan berbasis sumber daya lokal. Sajian menu makanan tersebut dalam rangka lomba cipta menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal.

 

Lomba cipta menu adalah salah satu kegiatan Aksi Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Sidoarjo.  Ada 18 TP-PKK Kecamatan yang mengikuti lomba tersebut. Rangkaian kegiatan Aksi Dewan Ketahanan Kabupaten Sidoarjo lainnya adalah Display Pangan Murah, Temu Wicara Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Gebyar Festival Makanan 1000 Hari Pertama Kelahiran serta kegiatan Gebyar Gemarikan. Tadi pagi, rangkaian kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Selasa (25/10).

 

Membacakan sambutan Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum, Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan walaupun Kabupaten Sidoarjo difisit di hampir lima kelompok bahan pangan, namun ketahanan pangan di Kabupaten Sidoarjo cukup baik. Hal tersebut disebabkan distribusi pangan serta akses pangan dan daya beli masyarakat Sidoarjo cukup baik.  

 

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan lahan pertanian yang sudah ditetapkan dalam rencana detail tata ruang seluas 12.205 hektar. Ia meminta lahan pertanian yang tidak cukup luas tersebut dapat dipertahankan. Ia juga berharap dengan lahan pertanian yang ada, produktivitas pertanian dapat ditingkatkan.

 

Ia mengatakan dengan kompleksitas permasalahan pangan di Sidoarjo, peran lintas sektor diharapkan dapat ditingkatkan. Semua instansi diharapkan aktif dan responsif terhadap isu-isu pangan yang ada. Ia yakin dengan sinergisitas dan komitmen lintas sektor, kedaulatan, kemandirian serta ketahanan pangan dapat meningkat.

 

Dalam kesempatan tersebut ia mengatakan pola konsumsi pangan masyarakat perlu dirubah. Makanan yang bervariasi perlu dikonsumsi masyarakat. Menu makanan yang memenuhi syarat B2SA dan berbasis sumber daya lokal perlu di digalakkan. Dengan demikian akan terwujud masyarakat yang sehat.

 

Sementara itu dalam lomba cipta menu, juara pertama diraih oleh TP-PKK Kecamatan Taman. Kemudian disusul TP-PKK Kecamatan Candi sebagai juara ke dua. Sedangkan juara ke tiga diraih oleh TP-PKK Kecamatan Gedangan. (humas/git)