Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Antisipasi Terjadinya KDRT dan Traffiking
Dilihat
401
Penulis: Bidang Informasi Publik
15-09-2016




HUMASPROTOKOLSidoarjo.- Upaya mengantisipasi serta meminimilasi terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan perdagangan manusia (Traffiking) dilakukan TP-PKK Kabupaten Sidoarjo. Upaya tersebut dilakukan melalui Lomba Simulasi Penghapusan KDRT dan Traffiking yang digelarnya di pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Kamis (15/9). Tadi pagi, kegiatan lomba tersebut di buka olek Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Ny. Hj. Anik Saiful Ilah. 180 orang anggota TP-PKK Kecamatan di 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo hadir menjadi pesertanya.

 

Ny. Hj. Anik Saiful Ilah dalam sambutannya mengatakan lomba tersebut digelar untuk membekali anggotanya agar tidak menjadi korban KDRT serta traffiking. Lomba tersebut juga bagian dari sosialisasi UU 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT serta UU 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Untuk itu melalui lomba seperti ini diharapkan pengetahuan serta kemampuan anggota PKK dalam mengantisipasi serta meminimalisi KDRT dan traffiking dapat dilakukan.

 

Ia mengatakan dipilihnya permainan simulasi karena mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat. Melalui permainan simulasi diharapkan berbagai pesan pencegahan dan penanganan kasus KDRT dan traffiking dapat diketahui oleh masyarakat luas. Untuk itu nantinya anggota PKK diharapkan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat.

 

Istri dari Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH.M.Hum tersebut mengatakan permasalahan KDRT dan traffiking adalah tanggung jawab bersama. Semua pihak diharapkan mampu meminimalisir serta menghindari terjadinya KDRT dan tindak pidana perdagangan orang.

 

"Saya harapkan melalui kegiatan ini nantinya ibu sebagai kader dan warga PKK dapat memberikan kontribusi kepada keluarga, anak dan remaja serta masyarakat di lingkungannya dengan memberikan pengertian dan pemahaman sehingga dapat terwujud keluarga-keluarga yang harmonis dan sejahtera,"pintanya.

 

Permainan simulasi yang dilakukan ibu-ibu anggota PKK mirip dengan permainan monopoli. Diatas meja permainan disediakan lembar persegi panjang yang terdapat kolom dengan gambar dan angka. Untuk memulai permainan, peserta diharuskan melempar dadu. Lemparan tersebut  akan menentukan diangka mana dan gambar apa pion peserta berhenti. Kemudian peserta simulasi diwajibkan untuk menjabarkan isi dari kolom tersebut. Peserta juga dapat memeragakan maksud dari isi kolom yang diminta.

 

Dalam lomba simulasi tersebut tiga dewan juri dihadirkan. Pertama juri dari pendamping program PKDRT P2TP2A Kabupaten Sidoarjo sekaligus Dosen Fisip Umsida Dra. Luluk Fauziah M.Si, kemudian dari Unit PPA Polres Sidoarjo Murjiati serta dari pakar simulasi Soewignyo. 

 

Dalam lomba simulasi tadi pagi, juara pertama diraih oleh Kecamatan Waru. Kemudian disusul oleh Kecamatan Sidoarjo sebagai juara kedua dan Kecamatan Krian sebagai juara ketiga. Sedangkan untuk juara harapan pertama diraih oleh Kecamatan Gedangan dan harapan kedua diraih oleh Kecamatan Tulangan. Para pemenang berhak mendapatkan piala dan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Ny. Hj. Anik Saiful Ilah. (humas/git)