Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Bupati Sidoarjo Serahkan Sertifikat Program Prona
Dilihat
674
Penulis: Bidang Informasi Publik
23-06-2016




HUMASPROTOKOLSidoarjo. – Warga Desa Balonggarut Kecamatan Krembung tampak sumringah saat menerima sertifikat tanah yang baru saja diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) R.I. Ada 300 sertifikat yang tadi pagi diserahkan Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum di Kantor Desa Balonggarut Kecamatan Krembung, Rabu (22/6). Sertifikat tersebut merupakan Program Proyek Operasional Nasional Agraria (Prona) BPN R.I di Kabupaten Sidoarjo. Secara simbolis, Bupati Sidoarjo yang didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sidoarjo Nandang Agus Taruna menyerahkan sertifikat tersebut.

 

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah menyambut baik terselenggaranya Program Prona BPN R.I  di Kabupaten Sidoarjo. Sertifikat tersebut              mampu mencegah permasalahan pertanahan seperti sengketa tanah. Dengan dikeluarkannya sertifikat tersebut akan meningkatkan status kepemilikan tanah dimata hukum yang lebih kuat.

 

Bupati Sidoarjo juga mengatakan sertifikat tersebut sangatlah berharga. Untuk itu meminta warganya untuk menjaga sertifikat yang diterimanya. Ia berharap sertifikat tanah yang telah diperoleh dapat disimpan dengan baik. Ia juga mewanti-wanti agar tidak mudah meminjamkan sertifikat tanah kepada orang lain.

 

Ia  juga mengatakan sertifikat tersebut dapat digunakan sebagai modal usaha. Sertifikat tanah dapat digunakan sebagai agunan atau jaminan pinjaman modal usaha ke bank. Untuk itu ia berharap masyarakat dapat bijak menggunakan sertifikat tersebut. Ia juga berharap uang pinjaman tersebut betul-betul dipakai sebagai modal usaha.

 

Sementara itu Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sidoarjo Nandang Agus Taruna mengatakan tahun ini ada 2.300 sertifikat di Kabupaten Sidoarjo yang akan dikeluarkan BPN R.I. Seluruh sertifikat yang diterbitkan tersebut tersebar di 11 desa.

 

Ia mengatakan target penyelesaian sertifikat tahun ini lebih cepat dari tahun kemarin. Tahun 2015 lalu penyelesaian sertifikat terwujud dibulan September. Tahun ini ia yakin target penyelesaian sertifikat akan selesai dalam waktu dekat ini. Pasalnya sampai bulan Juni ini, sudah 96% atau 2.100 sertifikat yang sudah dibagikan. “Akhir Juni menyusul yang 200,”ujarnya.

 

Ia juga mengatakan ada kurang lebih 500 ribu bidang tanah di Kabupaten Sidoarjo. 60% nya sudah bersertifikat. 40% sisanya masih menunggu proses pensertifikatan tiap tahunnya. Baik pengajuan sertifikat perorangan yang datang langsung ke kantor BPN Sidoarjo maupun lewat Program Prona.

 

Menurut Nandang untuk menyelesaikan 40% sisanya tersebut akan terwujud 20 tahun kemudian. Untuk itu perlu dilakukan trobosan-trobosan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Tahun depan ia akan mengajukan program Proda (Proyek Operasional Daerah Agraria) ke Kabupaten Sidoarjo. Program Proda tersebut akan dibiayai oleh APBD Kabupaten Sidoarjo. Dengan demikian Program Prona dan Proda dapat berjalan bersama-sama untuk menuntaskan penyelesaian sertifikat tanah lebih cepat.

 

“Jadi kalau Pronanya misalnya tahun depan 3.500 dan Prodanya juga 3.500 jadi kita setahun bisa menyelesaiakan 7 ribu sertifikat,”ujarnya. (humas/git)