Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Rusun Ponpes Siti Nur Sa’adah Sidoarjo Diresmikan
Dilihat
686
Penulis: Bidang Informasi Publik
11-05-2016




HUMASPROTOKOLSidoarjo.- Rumah Susun (Rusun) Pondok Pesantren (Ponpes) Siti Nur Sa’adah Desa Wonomlati Kecamatan Krembung-Sidoarjo tadi pagi diresmikan penggunaannya oleh Dirjen Penyediaan Perumahaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat R.I Syarif Burhanuddin, Rabu (11/5). Rusun Ponpes tiga lantai yang dibangun dengan anggaran APBN tersebut menelan biaya Rp. 7 Miliar lebih.

 

Dirjen Penyediaan Perumahaan Syarif Burhanuddin mengatakan pemerintah sangat peduli terhadap keberadaan Ponpes yang ada. Oleh karena itu melalui kebijakan dan programnya, pemerintah membangun Rusun Ponpes. Agar Ponpes memiliki hunian yang layak bagi para santri. Salah satunya dibangunnya Rusun Ponpes Siti Nur Sa’adah di Kabupaten Sidoarjo.

 

Syarif mengatakan Rusun Ponpes Nur Sa’adah dapat dihuni oleh 348 santri. Dalam pembangunannya, pemerintah juga melengkapi tempat tidur susun dua serta lemari pakaian di tiap unitnya. Tiap lantai juga dilengkapi dengan MCK komunal. Semua itu dilakukan agar Rusun Ponpes dapat langsung ditempati.

 

Ia juga mengatakan pada tahun 2014 lalu, pemerintah telah membangun 402 Rusun Ponpes. Namun, hampir semua tidak bisa langsung digunakan. Pasalnya tidak dilengkapi dengan fasilitas seperti listrik dan air. Pada saat itu pemerintah hanya menyediakan bangunannya saja. Sedangkan seluruh fasilitas tersebut dilengkapi oleh pengurus Ponpes itu sendiri. Bahkan ada Ponpes yang siap dengan listrik maupun air namun tidak siap dengan fasilitas mebuler serta fasilitas sarana umum. Hal tersebut juga menjadikan Rusun Ponpes tersebut tidak dapat segera dimanfaatkan.

 

Oleh karena itu lanjut Syarif, pada tahun 2015, pemerintah membangun Rusun Ponpes siap pakai.  Siap pakai dalam artian pemerintah menyiapkan segala fasilitas yang ada di Rusun Ponpes tersebut. Mulai listrik, air serta tempat tidur maupun lemari pakaian disiapkan pemerintah.

 

Ia mengatakan dengan diresmikan Rusun Ponpes tersebut secara langsung pengelolaannya menjadi tanggung jawab pengurus Ponpes. Oleh karena itu ia meminta untuk memeliharanya. Agar gedung tersebut memiliki umur yang panjang dan dapat dimanfaatkan untuk generasi selanjutnya. Ia juga meminta pengurus Ponpes untuk dapat memanfaatkan sebaik-baiknya fasilitas Rusun Ponpes yang ada. Kapasitas hunian diharapkannya dapat terisi semua agar fasilitas yang ada dapat termanfaatkan.

 

“Pemerintah berharap tidak ada kemubadziran terhadap fasilitas mebular maupun ruangan yang sudah dibangun,”ujarnya.

 

KH. Halim Ilham pengurus Ponpes Nur Sa’adah mengaku bersyukur atas dibangunnya Rusun Ponpes tersebut. Untuk itu ia ucapkan terimakasihnya kepada pemerintah atas kebijakan serta program pembangunan Rusun Ponpes. Ia katakan saat ini ada 110 santri yang belajar di pesantrennya. Dengan dibangunnya Rusun Ponpes tersebut, para santri dapat dengan tenang dan nyaman menimba ilmu di tempatnya.

 

“Alhamdulillah hirobbil alamin, impian kita untuk mendapat gedung santri telah terealisasi,” ucapnya. (humas/git)