Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Wabup Sidoarjo Doakan Pelajar Sidoarjo Lulus UN Semua
Dilihat
574
Penulis: Bidang Informasi Publik
31-03-2016




HUMASPROTOKOLSidoarjo.- Setelah kemarin, Rabu (30/3), ribuan pelajar SMA/MA/SMK melakukan doa bersama di Masjid Agung Sidoarjo, kini giliran pelajar SMP/MTs melakukan hal yang sama. Ribuan pelajar SMP/MTs tadi pagi, Kamis (31/3) melakukan doa bersama jelang Ujian Nasional (UN) di Masjid Agung Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH hadir dalam doa bersama yang dipimpin oleh KH. Rofiq Sirodj tersebut.

 

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin menyambut baik terselenggaranya kegiatan semacam ini. Kegiatan tersebut diharapkannya mampu menambah persiapan mental spiritual pelajar SMP/MTs menghadapi UN 9 Mei mendatang.

 

Ia mengatakan hasil UN di Kabupaten Sidoarjo tahun lalu sangat menggembirakan. 100 persen pelajar Sidoarjo dinyatakan lulus. Mulai jenjang pendidikan SD sampai SMA, peserta Ujian Nasional tahun lalu dinyatakan lulus semua. Ia berharap dan berdoa hasil UN tahun ini serupa dengan tahun lalu. Yakni kelulusan 100 persen yang seperti ditargetkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo.

 

“Mudah-mudahan dengan dilaksanakan doa bersama ini target yang dicanangkan oleh kepala dinas ini benar-benar berhasil,”doanya.

 

H. Nur Ahmad Syaifuddin juga menyampaikan bahwa keberhasilan seseorang tergantung pada dua hal. Dua hal tersebut adalah kewajiban yang harus dijalankan. Yakni kewajiban dhohir dan kewajiban batin. Kewajiban dhohir atau nyata dilakukan pelajar dengan bersekolah sungguh-sungguh. Selain itu dapat ditambah dengan mengikuti bimbingan belajar diluar sekolah. Sedangan kewajiban batin yang harus dilakukan oleh pelajar adalah dengan berdoa dan pasrah kepada Allah SWT.

 

“Kegiatan ini merupakan penyempurna usaha kita didalam meraih tujuan yang kita harapkan,”ujarnya.

 

Dihadapan ribuan siswa-siswi SMP/MTs se Sidoarjo, Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin berharap hal tersebut tetap dilakukan. Usaha dhohir dan batin harus terus dilakukan. Tidak bisa seseorang khususnya pelajar hanya melakukan salah satunya. Seperti hanya melakukan kewajiban dhohirnya saja tanpa menyentuh kewajiban batin.

 

“Yang baik adalah sekolah sregep (Bhs. Jawa: Rajin) bila perlu ikut bimbingan, ikut try out dan lain sebagainya, lalu berdoa kepada Allah SWT, ini adalah usaha yang sempurna,”pesannya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Drs. Mustain M.Pd berharap nantinya pelajar SMP/MTs yang lulus dapat memilih SMA/SMK diwilayahnya masing-masing. Ia menyakinkan bahwa standar seluruh sekolah negeri sama. Semisal standar SMA Negeri Sidoarjo sama dengan standar SMA Negeri Tarik. Untuk itu ia berharap usai kelulusan nanti, para pelajar SMP/MTs dapat mendaftarkan diri di SMA/SMK di wilayahnya masing-masing. (humas/git)