Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Bupati Saiful Ilah, SH.MHum Meresmikan Gardu Induk Sidoarjo
Dilihat
1159
Penulis: Bidang Informasi Publik
24-03-2016




HUMASPROTOKOLSidoarjo.- Guna mencukupi kebutuhan akan listrik dan sebagai salah satu wilayah industri, ketersediaan energi listrikan yang cukup dan handal di Jawa Timur sudah tidak bisa ditawar lagi. PT. PLN persero menjawab tantangan tersebut dengan keberhasilan dalam menyelesaikan pengerjaan Gardu Induk (GI) Sambi Kerep berkapasitas 2 x 60 MVA, GI Sidoarjo 1 x 60 MVA dan Up rating GI Bulu Kandang dari 30 MVA menjadi 60 MVA.

 

Bertempatdi GI Sidoarjo, Rabu, 2/3, Direktur Bisnis Regional Jawa Timur dan Bali,  Kepala Dinas ESDM jatim Dewi J Putriatni  bersama Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, SH.M.Hum dan Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali PT. PLN (Persero) Amin Subekti meresmikan secara langsung ketiga gardu Induk yang telah masuk sistem tersebut.

 

Dalam sambutanya Amin Subekti menyebutkan masuknya masuknya ke tiga GI dalam sistem kelistrikan Jawa Bali diharapkan bisa menjadi angin segar bagi pelaku bisnis dan industri untuk mengembangkan usahanya di  Jawa Timur, karena dengan kondisi kelistrikan saat ini, memberikan ruang gerak untuk para pelaku bisnis dan investor untuk memajukan usahanya di Jatim khususnya di Surabaya dan Sidoarjo tanpa was-was kekurangan atau defisit listrik, karena mendapatkan jaminan supply energi  yang mencukupi dari PLN.

 

Keberhasilan PLN menyelesaikan pembangunan tiga gardu induk baru tersebut tidak terlepas dari keberhasilan PLN menyelesaikan pembangunan  saluran udara tegangan tinggi (SUTT) sambhi kerep incomer sepanjang 500 meter dengan ditopang oleh 5 tapak tower. Secara bersamaan PLN juga menyelesaikan pekerjaan SUTT Sidoarjo Incomer 860 meter dengan 4 tapak tower.

 

“ Tambahan 3 GI tersebut meningkatkan pelayanan kelistrikan dan menambah kapasitas pasokan listrik di Jawa Timur khususnya wilayah Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya”. Ujar Amin subekti

 

Keberhasilan pembangunan GI dan SUTT tentu tidak lepas dari peran serta masyarakat dan pemerintah daerah yang mendukung langkah PLN dalam meningkatkan infrastruktur kelistrikan di Jawa Timur. Hal ini sejalan dengan semangat pemerintah pusat dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan di tanah air yang dikemas dalam program 35.000 MW yang saat ini tengah di kebut oleh PLN.

 

Saat ini daya mampu PLN jatim mencapai 8600 MW sementara beban puncak regional 6000 MW. Sehingga di Jatim tersedia pasokan listrik lebih dari 2000 MW.

 

“ Kami berharap dengan kondisi kelistrikan yang ada saat ini bisa meningkatkan layanan kami kepada masyarakat termasuk investasi baru di sektor Industri dan bisnis dan mengantisipasi pengembangan kawasan industri yang akan berkembang di Jawa timur, seperti kawasan industri di Tuban, Lamongan Jombang, Malang dan lainnya. Meski ada kelebihan pasokan namun kami berharap wrga tetap bijak dan hemat dalam pemakaian listrik.”, tambah Amin Subekti

 

Untuk meningkatkan kapasitas daya dalam beberapa tahun kedepan, saat ini sedang dalam proses penyelesaian pembangunan pembangkit yakni PLTU Tanjung Awar-Awar unit II 450 MW target masuk sistem akhir tahun 2017.

 

Dalam kesempatan ini Bupati Sidoarjo menyampaikan “ dengan beroperasinya gardu Induk ini diharapkan akan berdampak positif pada kualitas hidup masyarakat sekaligus dapat meningkatkan perekonomian warga Sidoarjo secara khusus.

 

Setelah diresmikan secara resmi Bupati Sidoarjo berseta rombongan meninjau ruang operasional GI Sidoarjo untuk mengetahui bagaimana beroperasi nya GI Sisdoarjo yang telah memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Sidoarjo sebesar 150/20 KV. Konstruksi GI Sidoarjo berdiri diatas lahan 2.8 hektar yang terhubung dengan aluran udara tegangan tinggi 150 KV watu dean Buduran dan GI ini secara teknis terdiri dari 2 line bay kapasitas 60 MVA dan 8 feeder outgoing.(humas/Yayuk)