Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan
Dilihat
1084
Penulis: Bidang Informasi Publik
01-03-2016




HUMASPROTOKOLSidoarjo.- Kematian ibu dan bayi baru lahir masih menjadi permasalahan kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian. Di Kabupaten Sidoarjo sendiri di tahun 2015 lalu, angka kematian ibu melahirkan masih sebesar 72,1 per 100.000 kelahiran hidup. Hal tersebut diungkapkan Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Ny. Hj. Anik Saiful Ilah dalam sambutannya saat membuka “Sosialisasi Pendampingan Ibu Hamil Resiko Tinggi” di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Selasa (1/3). Dalam sosialisasi bagi kader pendamping ibu hamil dari TP-PKK maupun Puskesmas tersebut juga dihadiri Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Ny. Hj. Ida Nur Ahmad.  

 

Melihat permasalahan kesehatan tersebut, Ny. Hj. Anik Saiful Ilah berharap TP-PKK Kabupaten Sidoarjo sebisa mungkin dapat mencegahnya. Lewat upaya promotif dan preventif diharapkan dapat dilakukan anggotanya untuk menekan angka kematian ibu melahirkan di Kabupaten Sidoarjo. Disamping itu tindakan kuratif dan rehabilitasi juga perlu dilakukan. Terutama memberdayakan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat.

 

Ia mengatakan penyebab kematian ibu hamil masih didominasi oleh penyebab langsung. Yakni pendarahan, hipertensi pada kehamilan, infeksi, komplikasi nifas dan keguguran. Disamping itu kematian ibu melahirkan juga dilatar belakangi berbagai faktor. Seperti rendahnya tingkat sosial ekonomi, tingkat pendidikan, peran perempuan, kondisi rumah tangga maupun struktur sosial masyarakat.

 

Selain itu lanjutnya, faktor transportasi yang mengakibatkan keterlambatan dalam mengenali gejala dan tanda bahaya serta pengambilan keputusan dan tindakan pertolongan juga menjadi salah satu faktor penyebab kematian ibu melahirkan. Oleh karena itu masyarakat terutama ibu hamil perlu mendapatkan informasi tentang deteksi dini resiko tinggi dan pengenalan tanda bahaya pada kehamilan, persalinan dan masa nifas. Untuk itu istri  Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum tersebut meminta kader pendamping dapat memberikan informasi, bimbingan dan support kepada ibu hamil dan keluarganya. Agar Lahir generasi emas dengan ibu hamil yang sehat, ibu melahirkan selamat dan bayi yang dilahirkan selamat serta sehat dapat terus terwujud.

 

“Diharapkan ibu-ibu kader nantinya dapat melakukan pendampingan kepada ibu hamil di wialyahnya masing-masing khususnya bagi ibu hamil beresiko tinggi,”pintanya.

 

Dalam kesempatan tersebut Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Ny. Hj. Anik Saiful Ilah juga meminta anggotanya untuk melakukan pendataan serta pencatatan ibu hamil. Bersama kader pendamping, ia meminta anggota TP-PKK untuk dapat menggerakkan ibu hamil rajin memeriksakan kehamilannya pada petugas kesehatan. Serta dapat merayu ibu hamil untuk mengikuti kelas ibu hamil yang sudah ada. (humas/git)