Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Roadshow Kedua SBH di Kecamatan Jabon
Dilihat
1056
Penulis: Sigit Nugroho
04-01-2016




HUMASPROTOKOLSidoarjo.- Lomba kebersihan lingkungan, Sidoarjo Bersih dan Hijau (SBH) 2015 sambangi Desa Jemirahan Kecamatan Jabon, kemarin Minggu (3/1). Di RT 01 RW 02 penilaian lomba SBH dilakukan. Kunjungan tim SBH ke tempat tersebut merupakan roadshow ke dua setelah bulan November tahun 2015 lalu program Dinas kebersihan dan Pertamanan Sidoarjo tersebut dilauncing.

 

Asisten Administrasi Umum Setdakab Sidoarjo Kissowo Sidi HP hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu Kepala kebersihan dan Pertamanan Sidoarjo Bahrul Amig serta para pejabat Sidoarjo hadir dalam kegiatan itu. Mengawali rangkaian kegiatan SBH dilakukan senam bersama.  Pejabat Sidoarjo yang hadir serta masyarakat Desa Jemirahan senam bersama  yang dimulai pukul 06.30 WIB. Tampak kemeriahan dalam senam yang diikuti ratusan warga tersebut.

 

Usai senam, dilakukan tanya jawab tentang program kebersihan dan penghijauan pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang melibatkan media dan masyarakat. Asisten Administrasi Umum Setdakab Sidoarjo Kissowo Sidi, Kepala kebersihan dan Pertamanan Sidoarjo Bahrul Amig, Camat Jabon Ali Sarbini serta Direktur Radar Media Surabaya Lilik Widiantoro serta Kepala Desa Jemirahan Samsul Hadi dan salah satu kader lingkungan tampak gayeng dalam sesi tanya jawab tersebut. Usai tanya jawab dilakukan,  peninjauan serta penanam pohon buah klengkeng di bahu jalan rumah warga dilakukan. Bersama-sama, penanaman pahon dilakukan pejabat Sidoarjo yang hadir.

 

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Setdakab Sidoarjo Kissowo Sidi HP mengatakan pembangunan kedepan harus berorientasi pada wawasan lingkungan. Perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap lingkungan sangat besar. Salah satunya dibuktikan dengan program SBH kali ini.

 

Kissowo Sidi mengatakan lahan penghijauan semakin berkurang dengan semakin padatnya jumlah penduduk. Jumlah penduduk yang semakin padat juga menjadikan permasalahan yang semakin kompleks. Seperti permasalahan volume sampah rumah tangga yang dihasilkan. Apabila permasalahan tersebut tidak segera ditangani, akan menyebabkan dampak yang sangat luas. Untuk itu peran masyarakat dalam mengelola sampah dan lingkungannya sangat dibutuhkan.

 

Masyarakat dimintanya untuk sadar dan peduli terhadap lingkungannya. Diharapkannya masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing. Selain itu masyarakat diminta untuk menggalakkan penghijauan disekitar rumahnya. Ia meminta untuk memanfaatkan lahan kosong dengan ditanami tumbuh-tumbuhan. Dengan begitu banjir yang dapat mengancam sewaktu-waktu dapat dicegah.

 

Kepala kebersihan dan Pertamanan Sidoarjo Bahrul Amig mengatakan program SBH di jalankan untuk merubah prilaku masyarakat dalam menjaga lingkungannya. Ia mengatakan lingkungan yang bersih dan hijau tergantung dari masyarakatnya sendiri. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mendorong untuk mewujudkan hal tersebut.

 

“Sampean itu uripe pengen enak mulyo, anak putune isok mulyo, nek isok mulyakno bumine alame,”ujarnya (humas/git)