Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Menuju Sidoarjo Bebas Banjir, Pj Bupati Sidoarjo Canangkan Gerakan Aksi Peduli Lingkungan
Dilihat
578
Penulis:
2015-12-23 04:47:02




HUMASPROTOKOL, Sidoarjo – Minggu pagi ini (20/11) menjadi hari yang
monumental bagi Sidoarjo, bertujuan menjadikan Sidoarjo bebas banjir,
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mencanangkan Gerakan aksi peduli
lingkungan Sidoarjo bebas banjir. Ini merupakan titik awal gerakan
revolusi mental, mudah-mudahan gerakan aksi peduli lingkungan ini
menjadi bagian kita untuk peduli lingkungan, karena prasyarat untuk
bisa hidup sehat tidak lain karena kita mampu melaksanakan peduli
lingkungan ini dengan baik ucap Penjabat Bupati Sidoarjo Drs. Ec. H.
Jonathan Judianto, M.MT yang saat itu hadir memimpin apel dimulainya
sejarah baru di Sidoarjo ini.

Akses masuk PT Asahimas Flat Glass Tbk, Desa Tanjung Sari, Kecamatan
Taman menjadi titik kumpul sekaligus lokasi apel sekitar 2000 peserta
yang berasal dari Kodim 0816, Polres, BPBD, KNPI, Karang Taruna, DKP
dan banyak lagi organisasi atau kelompok masyarakat yang ikut serta.

Saya sebagai Kepala Daerah berterima kasih kepada seluruh komponen
yang sudah ikut berpartisipasi untuk melaksanakan aksi peduli
lingkungan ini ujar Jonathan Judianto.

Kegiatan ini terbagi menjadi 5 titik pembersihan, diantaranya Afvoer
Buntung Desa Tanjung Sari, Sekitar Perum Bringin Indah dan Jalan masuk
Perum Citra Harmoni, anak Afvoer Buntung (sisi utara flyover Trosobo),
Afvoer depan PT Asahimas dan terakhir Sungai pinggir jalan Raya
Trosobo dan Boezem Bringinbendo.

Pj Bupati Sidoarjo yang juga ikut turun langsung, mengawali dengan
menuju titik pembersihan sungai di Perum Bringin Indah. Dengan
didampingi Kadin Kebersihan & Pertamanan, Kadin PU Pengairan, Kepala
Badan Lingkungan Hidup, dan Kepala Bappeda Kab Sidoarjo, Pj Bupati
Sidoarjo tampak memberikan arahan kepada peserta sekaligus ikut serta
membersihkan alang-alang yang menyumbat sungai tersebut.

Titik peninjauan kedua Pj Bupati Sidoarjo menuju Afvoer Buntung Desa
Tanjungsari. Tampak debit air di sungai tersebut cukup tinggi sehingga
menurut Kadin PU Pengairan Kab Sidoarjo perlu dilakukan pengerukan dan
pihaknya akan menurunkan satu alat berat Excavator untuk membersihkan
sungai tersebut. Pj Bupati Sidoarjo pun diberi kesempatan
mengoperasikan Excavator untuk melakukan pengerukan.

Pada kegiatan ini harapan yang cukup besar disampaikan Pj Bupati
Sidoarjo agar kita bisa mempertahankan kegiatan ini sebagai bentuk
kepedulian kita kepada lingkungan hingga sidoarjo benar-benar bebas
banjir hingga kita bisa hidup layak dan nyaman.

Untuk saat ini hanya menjadi triger, sebagai kegiatan yang monumental
saja. Selanjutnya kita harapkan bisa tumbuh mandiri dari bawah ke
atas, jadi mereka melaksanakan tanpa didorong-dorong lagi mereka sudah
bisa melaksanakan aksi peduli lingkungan ini harapnya.

Masih Pj Bupati menjelaskan bahwa untuk merubah sesuatu dari tidak
peduli menjadi peduli adalah perubahan paradigma, pemahaman dan
perubahan cara pandang, sehingga ini semua tentang perilaku. Kalau
kita bisa teruskan perlahan-lahan, ini akan berubah. Dalam hal ini
peran media juga sangat luar biasa untuk mensosialisasikan ini kepada
seluruh masyarakat.

Setelah saat ini Kecamatan Taman sebagai awal, Pemkab Sidoarjo
merencanakan 2 minggu lagi akan melakukan hal serupa di Kecamatan
Waru. Memprioritaskan titik-titik rawan adanya banjir sekaligus
tingkat kesulitan masalah menjadi alasan Pj Bupati Sidoarjo memilih
Kecamatan Waru untuk yang selanjutnya. (humas/dika)