Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Kabupaten Sidoarjo Raih Penghargaan Investment Award 2015 Jatim
Dilihat
373
Penulis:
2015-10-27 07:58:09




HUMASPROTOKOLSidoarjo.- Untuk kesekian kalinya Kabupaten Sidoarjo raih penghargaan Investment Award Jawa Timur. Tahun ini Kabupaten Sidoarjo menerima penghargaan Investment Award Jawa Timur di bidang pelayanan penanaman modal. Penghargaan yang diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo tersebut diterima Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum di Gedung Negara Grahadi, Senin (26/10).


Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah merasa bangga atas capaian tersebut. Ia mengatakan penghargaan tersebut merupakan bukti bahwa iklim investasi di Kabupaten Sidoarjo sangat bagus. Bencana lumpur Lapindo tidak lagi menjadi kekhawatiran investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Sidoarjo. Sampai saat ini ujar H. Saiful Ilah nilai investasi di Kabupaten Sidoarjo sudah mencapai Rp. 22,8 triliun.


Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah juga mengatakan ada beberapa faktor pengusaha melirik Kabupaten Sidoarjo untuk berinvestasi. Selain letak Kabupaten Sidoarjo yang berdekatan dengan kota Surabaya, pelayanan perijinan di  Kabupaten Sidoarjo sangat mudah. Selain itu juga, pengusaha juga menganggap Kabupaten Sidoarjo adalah kabupaten yang aman untuk berinvestasi.


Sementara itu Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Sidoarjo Drs. Achmad Zaini, MM mengatakan inovasi-inovasi dalam pelayanan perijinan telah dilakukannya. Pelayanan perijinan saat ini sudah memanfaatkan informasi teknologi. Penandatanganan perijinan bisa dilakukan lewat media elektronik. Hal tersebut dilakukan tidak lain untuk memberikan kemudahan bagi para investor.


Achmad Zaini juga mengatakan tahun depan ia akan menerapkan smart card bagi pemohon perijinan. Ia mengatakan smart card tersebut merupakan inovasi satu-satunya yang diterapakan kabupaten/kota di Indonesia. smart card tersebut hanya boleh digunakan oleh pemilik perusahaan yang ingin mengajukan perijinan. Dengan begitu calo atau makelar pengajuan pemohon perijinan dapat dicegah.


Owner dari usaha itu harus datang sendiri, jadi nanti tidak ada makelar, tidak ada dititipkan sehingga permasalahan pelayanan perijinan dapat dicegah, ujarnya.


Ia juga mengatakan bahwa investasi di Kabupaten Sidoarjo menunjukkan tren yang positif. Investasi tahun ini lebih besar bila di bandingkan dengan tahun lalu. Sektor makanan dan minuman serta logam menjadi penyumbang investasi terbesar di Kabupaten Sidoarjo. Kedepan ia berharap kemudahan-kemudahan dalam pelayanan perijinan yang diberikan Kabupaten Sidoarjo kepada investor akan terus dilakukannya. Sehingga kepercayaan investor di Kabupaten Sidoarjo dapat terus terjaga.(humas/git)