Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Peringati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Dengan Gelar Panggung Kesenian dan Apresiasi Anak
Dilihat
596
Penulis:
2015-10-27 07:57:14




HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- Dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke 70 tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar panggung kesenian dan apresiasi anak, Minggu (25/10). Panggung apresiasi anak diisi dengan lomba menyanyi maupun menari di Panggung Delta Krida Budaya Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo pagi kemarin. Malam harinya, panggung kesenian diisi pertunjukkan kesenian rakyat tradisional campursari. Pertunjukkan kesenian campursari Kenanga Indah dari Sidoarjo ditampilkan untuk menghibur masyarakat Sidoarjo ditempat itu pula.


Pertunjukkan campursari Kenanga Indah yang mampu menarik penonton pecinta seni tadi malam dibuka oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sidoarjo Machmudi Alie SH. Dalam sambutan, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sidoarjo Machmudi Alie mengatakan perkembangan seni dan budaya di Kabupaten Sidoarjo akhir–akhir ini menunjukkan arah yang positif. Indikatornya adalah semakin seringnya penyelenggaraan event seni budaya yang dilakukan oleh berbagai elemen, kelompok, sanggar dan para seniman. Seperti halnya dengan diselenggarakan pertunjukkan campursari oleh Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sidoarjo kali ini.


Dengan seringnya penyelenggaraan event seni budaya akan menumbuh kembangkan seni dan budaya, dan secara tidak langsung dapat melestarikan nilai-nilai sosial budaya dalam kehidupan, ujarnya.


Indikator perkembangan seni dan budaya di Kabupaten Sidoarjo lainnya adalah semakin beraneka-ragamnya jenis dan kegiatan seni budaya yang ada. Hal tersebut menunjukkan bahwa seni dan budaya mendapat apresiasi khalayak umum sehingga tumbuh kreator dan seniman-seniman muda.


Untuk itu sampai Machmudi Alie, hal tersebut patut syukuri.  Pasalnya proses menumbuh-kembangkan kehidupan berkesenian bukanlah pekerjaan yang mudah. Ia mengatakan perkembangan dan kemajuan kesenian bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja. Melainkan juga ada pada pelaku kesenian itu sendiri bersama komunitas dan masyarakat.


Pemerintah saat ini lanjut Machmudi Alie lebih banyak berperan sebagai fasilitator, mediator dan mengakomodasi kepentingan para seniman dan budayawan. Dengan demikian, proses kreatifitas dan karya cipta sebuah seni lebih bersifat murni yang pada akhirnya dapat menumbuhkan kreatifitas dalam arti yang sebenarnya.


Dalam kesempatan ia mengajak kepada semua pihak, khususnya para Seniman dan Budayawan untuk terus berkreasi dan berinovasi guna menambah khasanah keaneka-ragaman budaya. Dengan harapan agar kesenian yang sudah ada semakin maju dan berkembang pesat.


Saya juga mengharapkan agar lebih banyak melakukan aksi dibandingkan diskusi, sehingga Kesenian dan Budaya di Kabupaten Sidoarjo dapat lestari dan menjadi tuan di rumahnya sendiri, harapnya. (humas/git)