Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Wakil Bupati Sidoarjo Buka East Java Scots Challenge 2015
Dilihat
465
Penulis:
2015-05-05 08:23:11




HUMASPROTOKOLSidoarjo.- 5.970 anggota Pramuka Penggalang putra dan putri ikuti East  Java Scouts Challenge 2015. Ribuan peserta East  Java Scouts Challenge 2015 terbagi menjadi 597 regu. Mereka akan mengikuti perkemahan di Kompi Kavaleri Panser 3 Dam V/Brawijaya Sumput-Sidoarjo yang menjadi tempat dibukanya kegiatan kepramukaan tersebut. Secara langsung, Wakil Bupati Sidoarjo H.MG Hadi Sutjipto SH,MM yang juga sebagai ketua Kwarting Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sidoarjo membuka East  Java Scouts Challenge 2015, Senin (4/5).


Wakil Bupati Sidoarjo H.MG Hadi Sutjipto mengatakan kegiatan kepramukaan yang dikemas dalam East  Java Scouts Challenge merupakan kegiatan yang luar biasa. Hal tersebut dapat dilihatnya dari jumlah peserta yang mencapai ribuan. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan tantangan untuk menguji ketangkasan serta keterampilan dan kecerdasan anggota Pramuka.


Untuk dapat menaklukkan tantangan tersebut lanjut H.MG Hadi Sutjipto dibutuhkan kerjasama regu. Kekompakkan regu sangat dibutuhkan dalam melaksanakan segala kegiatan yang ada. Sehingga point-point penilaian dapat diperoleh. Untuk itu ia berharap para peserta dapat mengikuti dengan baik kegiatan East  Java Scouts Challenge tahun ini. H.MG Hadi Sutjipto katakan bahwa para peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan anggota Pramuka pilihan. Mereka adalah anggota pramuka terbaik yang dipilih oleh gugus depan masing-masing sekolah.


Kalian adalah yang terbaik sehingga terpilih untuk mengikuti East  Java Scouts Challenge ini, kalian harus bangga, kalian mewakili gugus depan masing-masing untuk datang ketempat ini, ujarnya kepada ribuan anggota Pramuka.


Pria yang dipanggil Kak Tjip dalam kepramukaan tersebut mengatakan bahwa melalui kegiatan kepramukan akan tercetak kader-kader bangsa yang tangguh. Kader-kader bangsa yang siap membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seperti halnya Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang memiliki semboyan NKRI harga mati. Begitu pula dengan Pramuka, NKRI merupakan harga mati bagi anggota Pramuka. Dengan begitu lanjut Kak Tjip, akan tercetak generasi penerus bangsa yang handal. Generasi masa depan yang berakhlak mulia dalam mengisi kemerdekaan.


Sementara itu Komandan Kompi Kavaleri Panser 3 Dam V/Brawijaya Kapten Kav Slamet Purwanto mengatakan siap mendukung terlaksananya kegiatan kepramukaan di Sidoarjo. Ia katakan bahwa melalui kegiatan seperti ini pembelajaran bela negara maupun cinta tanah air dan bangsa tersampaikan. Untuk itu kegiatan seperti ini patut didukung oleh semua pihak demi tegaknya NKRI harga mati.


Kita sebagai TNI memiliki kewajiban untuk melaksanakan pembinaan bela negara, cinta tanah air dan bangsa, dan di kegiatan Pramuka seperti ini mendukung pelaksanaannya, ujarnya. (humas/git)