Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Ikan Lele Jadi Ikon Kecamatan Tarik
Dilihat
753
Penulis:
2015-03-30 02:10:16




HUMAS PROTOKOL, Sidoarjo – Kecamatan tarik, merupakan salah satu kecamatan yang berada di ujung paling barat diwilayah Kabupaten Sidoarjo yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto, yang mata pencaharian penduduknya sebagian besar adalah dibidang pertanian.

Di Kecamatan Tarik ini ternyata memiliki potensi lain selain bidang pertanian yakni di bidang perikanan. Hal ini terbukti dengan peternakan lele yang sekarang menjadi salah satu produk unggulan di Kecamatan Tarik.

Di tahun 2012, Kecamatan Tarik melakukan panen raya dengan mengundang Wakil Bupati Sidoarjo dan SKPD se- Kabupaten Sidoarjo, karena sekaligus sebagai pencanangan Kampung wisata kuliner lele. Dan kemarin (29/3) Bupati Sidoarjo juga melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Tarik dalam rangka dialog pembangunan dengan masyarakat Tarik, melakukan panen raya lele sekaligus pencanangan Goyang Lele yang dipatenken menjadi goyangan khas di Kecamatan Tarik.

Acara yang dipusatkan di Raya Desa Sebani Kecamatan Tarik ini, diawali dengan jalan sehat yang diikuti oleh lebih dari seribu warga Tarik, dengan mengundang Bupati Sidoarjo, Ketua DPRD,  pimpinan SKPD dan Camat Se- Kabupaten Sidoarjo dan stakeholder yang turut membantu dan mensupport baik itu di bidang teknologi dan pemasaran hasil panen dan produk olahan lele di Kecamatan Tarik.

Camat Tarik, Aan Ali Fauzansyah , S.sos dalam sambutannya mengatakan bahwa, sengaja mengundang Bupati, asisten, para Pimpinan SKPD dan Camat se-Kabupaten Sidoarjo serta stakeholder yang turut berpartisipasi dalam pembangunan di Kecamatan Tarik, untuk memperkenalkan kepada publik, bahwa Kecamatan Tarik mempunyai potensi besar, terutama di bidang perekonomian.

Camat Tarik juga meminta Bupati Sidoarjo untuk mencanangkan lagu serta goyang lele, yang di ciptakan oleh warga tarik sendiri, yang tidak dimiliki oleh kecamatan atau daerah lain. Uniknya, yang menyanyikan lagu goyang lele ini adalah artis jakarta yang berasal dari Kecamatan Tarik yang dulunya mengawali karir dari kontes dangdut di salah satu TV swasta yang diberangkatkan oleh Bupati Sidoarjo di tahun 2008, yang dulunya beliau masih menjabat sebagai Wakil Bupati Sidoarjo.

 Hal ini diciptakan karena, hampir sebagian besar penduduk di Kecamatan Tarik ini beternak ikan lele, dan ikan lele ini sudah menjadi barang komoditas unggulan dari Kecamatan Tarik.

Masih menurut Camat Tarik, bahkan salah satu warga Tarik ini, ada yang setiap bulannya meraup keuntungan bersih lebih kurang Rp. 20.000.000,- per bulannya dari beternak lele, yang dulunya petani tebu. Pada kesempatan ini, Bupati, Ketua DPRD, beserta SKPD akan diajak untuk memanen lebih kurang 6 ton ikan lele dari peternak lele di Desa Sebani ini.

Melalui acara seperti ini, saya ingin Kecamatan Tarik bisa dikenal secara luas baik ditingkat Kabupaten, Provinsi, nasional bahkan internasional dengan potensi yang dimiliki oleh Kecamatan Tarik, terutama hasil ikan lele dan produk olahan dari ikan lele ini dan Kecamatan Tarik bisa menjadi Kecamatan Percontohan, jelas Aan.

Bupati Sidoarjo menyambut baik acara yang digagas oleh Camat Tarik ini, bahkan beliau meminta untuk kecamatan lain agar bisa mengembangkan potensi wilayahnya masing – masing (kearifan lokal) untuk bisa dikembangkan seperti di Kecamatan Tarik ini.

Memang pembangunan pedesaan saat ini harus berbasis pada kearifan lokal, karena kearifan lokal mempunyai prospek masa depan yang baik dengan dipengaruhi oleh pengetahuan masyarakat, inovasi, teknologi dan permintaan pasar dalm rangka menjelang MEA tahun 2015, jelas Saiful.

Sebelum acara berakhir Bupati beserta rombongan di jamu di pendopo desa Sebani yang dilanjutkan dengan dialog pembangunan oleh Bupati beserta SKPD dan warga Tarik.

Kemudian setelah dialog dilanjutkan dengan peninjauan stand pameran yang diikuti oleh seluruh SKPD se kabupaten Sidoarjo BUMD dan instansi swasta di sebelah timur balaidesa, dan terakhir melakukan panen lele. (humas/en)