Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Peserta Benchmark Kabupaten Cilacap Dikenalkan Paket Hemat Perijinan BPPT Sidoarjo
Dilihat
799
Penulis:
2015-03-20 03:27:16




HUMASPROTOKOLSidoarjo-Bertempat di ruang pertemuan Delta Karya, Selasa (17/3) Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menerima kunjungan peserta Benchmarking Best Practice Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan 30 Kabupaten Cilacap. Rombongan yang diketuai Drs. Imam Yudianto, MM., Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Cilacap, bermaksud melihat proses operasional dari pelaksanaan Sistem Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) dan perijinan yang didasari oleh aspek perbaikan dan keterampilan untuk pengembangan keunggulan pelayanan sehingga nantinya dapat menginspirasi peserta diklat.


Didampingi oleh Kepala Badan Diklat Arsip Perpusda Kabupaten Cilacap Tulus Wibawa, SH,SPd., ketua rombongan mengatakan, Tuntutan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik tidak hanya pada penyederhanaan proses pelayanan, namun juga kemudahan, kecepatan dan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi, hal ini juga menjadi dasar tujuan dari kunjungan ini .


Kedatangan peserta diklat tersebut diterima oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Kissowo Sidi H.P, SH., MH. didampingi Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Sidoarjo Drs. Ahmad Zaini dan Camat Sukodono M. Ainur Rahman. Dijelaskan oleh Kepala BPPT Kabupaten Sidoarjo, bahwa letak geografis Sidoarjo  yang berbatasan dengan Kota Surabaya sebagai ibukota Provinsi Jawa Timur sangat mempengaruhi sektor pendapatan Kabupaten Sidoarjo. Dalam hal ini yang terbesar adalah dari sektor industri, perdagangan  dan jasa, sehingga dibutuhkan proses perizinan yang mudah dan cepat.


Dengan banyaknya permohonan izin yang ditangani BPPT, sekalipun telah menerapkan aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Perijinan Terpadu (SIPPADU) sesuai Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP)  yang telah ditetapkan, namun masih ada berbagai kendala yang menuntut dilakukannya terobosan agar tujuan pelayanan yang cepat, mudah, sederhana dan akuntabel dapat tercapai dalam upaya memenuhi harapan masyarakat. Sehingga pada tahun 2011 dikembangkan inovasi baru pelayanan administrasi publik yakni proses penerbitan perizinan  model paket online, yaitu pemohon cukup mengajukan 1 (satu) berkas permohonan dan hasilnya berupa penerbitan beberapa izin sekaligus sesuai jenis paket yang dimohon dengan alternatif dilakukan melalui media internet , demikian jelas Drs. Ahmad Zaini.


Adapun penerapan Sistem PATEN di Kabupaten Sidoarjo dijelaskan oleh Camat Sukodono M. Ainur Rahman kepada peserta diklat, dimana Kecamatan Sukodono telah mendapat sertifikat ISO dalam pelayanan publik.(S.Y/humas)