Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Pemkab Sidoarjo Sosialisasikan Pendidikan Inklusif Kepada Tim Penggerak PKK Se-Kabupaten Sidoarjo
Dilihat
435
Penulis:
2013-03-05 09:10:01




HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- Setelah mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Pendidikan Inklusif, Kabupaten Sidoarjo berupaya untuk terus berkomitmen dalam menumbuh kembangkan pendidikan inklusif di wilayahnya.  Salah satunya adalah dengan mengadakan Sosialisasi Pendidikan Inklusif Kepada Tim Penggerak PKK Se-Kabupaten Sidoarjo yang diselenggarakan di Pendopo Delta Nugraha Sidoarjo, Selasa (5/3).

Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Ny. Hj. Anik Saiful Ilah yang hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut menyampaikan terima kasihnya kepada Kabupaten Sidoarjo akan pelaksanaan kegiatan yang ditujukan kepada organisasinya tersebut. Pasalnya TP-PKK yang salah satu tugasnya sebagai pendorong masyarakat dan pendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah  telah diajak dan dilibatkan untuk ikut berperan serta dalam mempercepat pemahaman masyarakat terhadap pendidikan inklusif.

Untuk itu dalam kesempatan tersebut ia berharap akan kerjasama dan sinergisitas seperti yang dilakukan kali ini perlu ditingkatkan. Mengingat ujar istri dari Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah tersebut, Tim Penggerak PKK adalah mitra pemerintah yang selalu beriringan dalam menjabarkan berbagai kebijakan pembangunan yang dikembangkan.

Ny. Hj. Anik Saiful Ilah juga mengatakan bahwa dengan pencerahan dan ilmu yang didapat dalam kegiatan tersebut. Akan digunakannya untuk mendampingi warga maupun lembaga sekolah di sekitarnya dalam menerapkan prinsip-prinsip pendidikan inklusif yang sebenarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Ir.Agoes Budi Tjahjono menyampaikan bahwa penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang ada di Sidoarjo telah tumbuh dan berkembang dengan baik. Baik itu melalui Sekolah Luar Biasa (SLB) maupun lembaga-lembaga pendidikan formal maupun non formal lainnya seperti PAUD,SD, SMP serta SMA.

Saat ini ucap Agoes, ada sebanyak 134 lembaga penyelenggara pendidikan inklusif di Kabupaten Sidoarjo. Mulai dari PAUD, SD, SMP sampai SMA. Meskipun SMA penyelenggara pendidikan inklusif baru berada di Kecamatan Gedangan ujar Agoes. Tapi ia optimis tahun ajaran baru mendatang, akan ada SMA maupun SMK yang sudah siap untuk menyelenggarakan pendidikan inklusif di lembaganya.

Insyaalloh kami sudah melakukan pendekatan dan nanti ada SMK yang sudah siap untuk tahun ajaran nanti, khsususnya SMK 1 Buduran yang ada jurusan tata boga dan tata busananya, sampainya.

Masih ujar Agoes, di tahun ajaran 2013/2014 mendatang akan ada SMA di Kecamatan Taman yang akan menyelenggarakan pendidikan inklusif lembaganya. Dan mudah-mudahan Agoes berharap akan ada SMA di Kecamatan Sidoarjo yang juga akan menyelenggarakan pendidikan inklusif.

Dalam kesempatan tersebut Ia juga menyampaikan bahwa nantinya juga akan dibangun gedung autis center di Kabupaten Sidoarjo. Agoes berharap dengan dibangunnya sarana tersebut akan dapat memberikan konstribusi terhadap kesiapan anak berkebutuhan khusus ketika akan masuk ke sekolah regular.

Sesuai dengan surat dari bapak Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, Insyaalloh harapan dari bapak bupati disetujui oleh bapak menteri (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan), sehingga nantinya akan dibangun gedung autis center, sampainya.

Agoes juga berharap dengan terus berkembangnya lembaga penyelenggara pendidikan inklusif di Kabupaten Sidoarjo nantinya. Akan dapat memberikan ruang yang lebih luas kepada masyarakat Sidoarjo untuk dapat mengakses pelayanan pendidikan yang tidak membeda-bedakan atau tidak melakukan diskriminatif terhadap kondisi anak. Sehingga lanjut Agoes, anak yang berkebutuhan khusus akan dapat memperoleh hak-haknya untuk mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Ir.Agoes Budi Tjahjono mengucapkan terimakasihnya kepada TP-PKK se Kabupaten Sidoarjo atas dukungan dan kerjasamanya dalam kegiatan tersebut. Agoes yakin, efektifitas dalam rangka untuk menumbuh kembangkan pendidikan inklusif  di Kabupaten Sidoarjo akan dapat tercapai lewat peran TP-PKK. Pasalnya TP-PKK berada langsung ditengah-tengah masyarakat.

Untuk itu ia berharap materi yang akan disampaikan dari tiga narasumber yang akan dihadirkan tersebut akan bisa menjadi bekal dimasyarakat dalam menyampaikan apa itu pendidikan inklusif. Oleh karena itu, materi yang salah satunya akan disampaikan oleh Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Ditjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Kemdikbud, DR. Mujito tersebut. Informasi mengenai pendidikan inklusif akan dapat tersampaikan kepada masyarakat dari TP PKK ditingkat kecamatan, desa/kelurahan yang merupakan ujung tombak pemberdayaan keluarga.

Kami berharap dengan sosialisasi ini, informasi mengenai pendidikan inklusif betul-betul menjadi gerakan di Kabupaten Sidoarjo sehingga tidak ada lagi anak-anak berke