Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Bupati Sidoarjo Letakan Batu Pertama Pembangunan Polindes
Dilihat
590
Penulis:
2015-01-20 02:15:10




HUMASPROTOKOLSidoarjo.- Pondok Bersalin Desa (Polindes) Desa Banjarpanji Kecamatan Tanggulangin dimulai pembangunannya, Selasa (20/1). Menandai dimulai pembangunannya, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum didaulat meletakkan batu pertama pembangunan Polindes tersebut.


Ketua DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan serta Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Tanggulangin dan pejabat Sidoarjo hadir dalam kesempatan tersebut. Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah merasa senang dan bangga atas dibangunnya Polindes di Desa Banjarpanji Tanggulangin tersebut. Dengan adanya Polindes tersebut, sarana kesehatan yang representatif dapat di miliki oleh masyarakat Desa Banjarpanji.


Untuk itu keberadaan  Polindes  sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Polindes yang merupakan kepanjangan tangan dari Puskesmas, akan menjadi  pusat  kegiatan  pemberian pelayanan kesehatan paripurna yang lebih dekat,  relatif  lebih  murah  dengan  mutu yang terjamin. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak- Keluarga Berencana (KIA-KB) serta pelayanan kesehatan lainnya dapat di peroleh ditempat tersebut.


Untuk itu, ia bersyukur atas partisipasi atau peran serta masyarakat yang tinggi dalam rangka membantu mendukung pembangunan sarana pelayanan kesehatan kali ini. Partisipasi masyarakat yang tinggi akan manjadi modal dasar pembangunan di daerah.


Sementara itu Kepala Desa Banjarpanji-Tanggulangin Khoirul Anam mengatakan pembangunan Polindes diperkirakan selesai bulan Mei mendatang. Dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), biaya pembangunan Polindes seluas 55 meter persegi disiapkan sebesar Rp 300 juta.


Sementara itu Kepala Desa Banjarpanji-Tanggulangin Khoirul Anam mengatakan lahan Polindes yang akan dibangun merupakan bekas lumbung padi yang kemudian difungsikan sebagai gudang penyimpanan alat-alat pemakaman. Pada tahun 2007, bangunan tersebut digunakan sebagai Polindes. Seiring berjalannya waktu, bangunan tersebut banyak mengalami kerusakan sehingga tidak layak pakai. Untuk itu pemerintahan desa bersepakat untuk membongkar dan mendirikan kembali Polindes.


Dengan luas 55 meter persegi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) disiapkan sebesar Rp 300 juta untuk pembangunannya. Akan tetapi ujar Khoirul Anam, pembiayaan pembangunan Polindes sementara ditanggung PT. Agra Kontraktor selaku pemborong pekerjaan. Cara tersebut ditempuhnya karena APBDes yang dimilikinya belum tersedia. Dengan sistem pembiayaan kredit selama setahun, ia yakin biaya pembangunan Polindes di wilayahnya akan terlunasi.


Khoirul Anam juga mengatakan Polindes yang akan dibangun bertingkat tersebut diperkirakan selesai bulan Mei mendatang.  Dan pada bulan Agustus akan diresmikan dengan acara khitanan massal dan pengajian. Polindes yang ada nantinya akan dilengkapi apotik dan laboratorium kecil. (humas/git)