Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Pasar Larangan di Lengkapi Dengan Timbangan Pos Ukur Ulang
Dilihat
544
Penulis:
2014-12-24 03:13:48




HUMASPROTOKOLSidoarjo.- Bagi pembeli yang merasa kurang yakin akan berat barang yang dibeli di Pasar Larangan, dapat memanfaatkan  Timbangan Pos Ukur Ulang yang tersedia. Alat timbang digital tersebut disediakan untuk mengetahui tepat tidaknya berat barang belanjaan hasil timbangan penjual.


Satu unit alat timbang disediakan untuk memberikan rasa nyaman konsumen Pasar Larangan. Menandai pemakaiannya, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum datang langsung untuk mencoba alat tersebut, Jumat (19/12).


Bersama Wakil Bupati Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto SH,MM, ia mencoba melakukan penimbangan barang. Alat timbang tersebut disediakan gratis bagi yang ingin menimbang. Alat timbang tersebut dilengkapi dengan alat pencetak hasil berat barang yang ditimbang. Secara otomatis, struk atau kertas keterangan berat barang akan keluar setelah penimbangan.  Maksimal barang yang boleh ditimbang tidak lebih dari 30 kg.


Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah mengatakan alat tersebut disediakan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar tradisional. Timbangan Pos Ukur Ulang disediakan untuk memberikan rasa nyaman pembeli dalam hal mengukur tingkat kejujuran pedagang. Dengan adanya jaminan kebenaran pengukuran serta ketertiban dalam pemakaian satuan ukuran tidak akan merugikan konsumen. Selain itu dengan pemakaian standar satuan, metode pengukuran serta alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya, akan mampu menciptakan iklim usaha yang sehat.


Dalam kesempatan tersebut Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah menghimbau kepada instansi terkait agar terus melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada pedagang pasar. Hal tersebut untuk mewujudkan pasar tertib ukur. Seperti dengan melakukan cap tanda tera maupun ukur ulang barang yang dibeli oleh konsumen dan sosialisasi  perlakuan terhadap timbangan kepada pedagang.


Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati, S.K.M, M.Kes mengatakan tahun ini ada lima unit Timbangan Pos Ukur Ulang yang diberikan. Empat unit Pos Ukur Ulang dari Diskoperindag dan ESDM Kabupaten Sidoarjo serta satu unit dari Disperindag Provinsi Jawa Timur.


Bantuan peralatan timbangan diberikan kepada lima pasar yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Diantaranya Pasar Larangan, Pasar Porong, Pasar Gedangan, Pasar Taman dan Pasar Krian. Masing-masing pasar akan terdapat satu unit Timbangan Pos Ukur Ulang.


Dalam kesempatan tersebut juga diadakan Operasi Pasar-Bantuan Ongkos Angkut (OP-BOA) Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, operasi pasar akan digelar sampai tanggal 31 Desember di Pasar Larangan dan Pasar Porong. Meskipun harga-harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sidoarjo relatif stabil, operasi pasar tersebut diselenggarakan untuk mengantisipasi ketersediaan stok pangan masyarakat dan pengendalian harga terhadap beberapa bahan pokok. Utamanya menjelang datangnya hari Natal dan tahun baru. (humas/git)