Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Panen Padi Dalam Timba
Dilihat
579
Penulis:
2014-10-28 02:25:42




HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- Sejak di tanam bulan Juli kemarin, padi hasil penanaman bersama Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum beserta istri , Wakil Bupati Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto SH,MM beserta istri serta Sekretaris Daerah Sidoarjo H. Vino Rudy Muntiawan SH beserta istri telah masuk masa panen. Padi yang ditanam didalam timba plastik di halaman Pendopo Delta Wibawa tersebut tadi pagi dipanen bersama, Selasa (28/10).


Selepas upacara memperingati hari Sumpah Pemuda di Alun-alun  Sidoarjo, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, Wakil Bupati Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto serta Sekretaris Daerah Sidoarjo H. Vino Rudy Muntiawan melakukan pemanenan hasil tanam padi tersebut. Bersama-sama, padi varietas Bunda S.M yang masuk usia tanam 109 hari tersebut dipanen dengan menggunakan sabit.


Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah merasa puas dengan hasil padi yang telah ditanamnya. Satu batang padi yang kemarin ditanamnya menghasilkan anakan produktif mencapai 50 batang padi. Setelah dilakukan perontokkan, didapat padi dalam satu timba tersebut menghasilkan berat 2,9 ons padi. Akan tetapi hasil tiap-tiap padi yang ditanam dalam timba tidak semua sama. Tapi rata-rata tiap timba menghasilkan 2,2 ons padi.


Melihat hasil padi dari pengembangan padi dalam pot atau polybag, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah yakin dalam 1 hektar tanam padi akan dapat diperoleh 20 ton. Dengan asumsi dengan jarak tanam 3 cm, pada 1 meter persegi di butuhkan 9 timba sebagai media tanamnya. Dengan rata-rata tiap timba menghasilkan 2,2 ons padi, 20 ton padi dapat dihasilkan di lahan seluas 1 hektar.


Bila dibikin rata-rata 2,2 ons saja, bila panennya mencapai 1 hektar, Insyaalloh  bisa menghasilkan 20 ton, ujarnya.


Untuk itu dalam kesempatan tersebut tanam padi dalam timba untuk mengoptimalkan lahan yang terbatas patut dicoba. Di lahan yang sempit, penanam padi dapat dilakukan di tiap-tiap rumah. Hal tersebut juga sebagai salah satu solusi dalam membangun ketahanan pangan nasional. (humas/git)