Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Pemkab Sidoarjo Sosialisasikan Program Jaminan Kesehatan Masyarkat Miskin
Dilihat
736
Penulis:
2014-10-22 04:08:44




HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- Bagi rumah tangga miskin yang belum tercover dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) maupun Jamkesda Provinsi Jawa Timur, nantinya akan diikut sertakan dalam Jaminan Kesehatan Masyarkat Miskin (JKMM) Kabupaten Sidoarjo. Melalui program JKMM tersebut rumah tangga miskin akan dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan secara gratis dari Pemkab Sidoarjo.


Tadi pagi, Rabu (22/10) program JKMM tersebut di sosialisasikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sidoarjo termasuk kecamatan, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, fasilitator kesehatan tingkat satu dan para pendamping program penanggulangan kemiskinan di Hotel Sun Sidoarjo. Kegiatan yang dibuka Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto SH,MM dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo Taufik Hidayat Tri Yudono, S.Ked.


Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah mengatakan bahwa masih ada rumah tangga miskin di Sidoarjo yang belum menerima pelayanan kesehatan gratis. Meskipun 401.819 jiwa rumah tangga miskin di Sidoarjo sudah menjadi peserta JKN pusat maupun Jamkesda Provinsi Jawa Timur yang berjumlah 36.422 jiwa. Untuk itu melalui program JKMM tersebut rumah tangga miskin yang tidak terpenuhi oleh program JKN pusat maupun Jamkesda Provinsi Jawa Timur dapat dicukupi melalui APBD Kabupaten Sidoarjo.


Namun sampai Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah konsep-konsep kebijakan Kabupaten Sidoarjo melalui program JKMM tersebut diperlukan pembahasan yang cukup panjang. Baik secara regulasi, ketepatan sasaran penerima program, mekanisme pelaksanaan secara berjenjang dan terstruktur sampai dengan mekanisme pembiayaan. Termasuk dari sisi efektifitas program dan efisiensi anggaran.


Dalam  kesempatan tersebut Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah menghimbau kepada seluruh SKPD pelaksana program JKMM untuk dapat melaksanakan secara maksimal dan profesional. Agar manfaat dari program  JKMM tersebut dapat benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat miskin di Kabupaten Sidoarjo.


Sementara itu leading sektor kegiatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Ir.Sulaksono mengatakan dari jumlah kepersertaan JKN maupun Jamkesda, sudah dapat dilihat hampir 23% masyarakat miskin Sidoarjo. Dari jumlah penduduk Kabupaten Sidoarjo yang mencapai 2 juta lebih tersebut, 400 ribu lebih masyarakat miskin yang terdaftar di JKN maupun Jamkesda. Belum lagi masyarakat miskin yang masuk dalam  Program Keluarga Harapan (PKH) maupun masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang tidak terdaftar sebagai peserta Jamkesmas.


Untuk mengatasi permasalahan tersebut program JKMM diharapkan menjadi trobosan bagi pemenuhan kesehatan masyarakat miskin di Sidoarjo. Narasumber dari Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah(TKPKD) Kabupaten Sidoarjo serta dari Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial dan Tenaga KerjaKabupaten Sidoarjo di hadirkan dalam sosialisasi yang diikuti 100 orang peserta tersebut. (humas/git)