Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Pemkab Sidoarjo Sosialisasikan Peraturan Perkoperasian
Dilihat
487
Penulis:
2014-09-29 05:25:11




HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- Untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan pengelola koperasi agar lebih mengerti dan memahami peraturan-peraturan dan kebijakan perkoperasian, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Sosialisasikan Peraturan Perkoperasian, Senin (29/9). Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH,M.Hum di Hotel Empire Palace Surabaya tersebut dilaksanakan terkait pembatalan Undang-Undang Nomer 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian oleh Mahkamah Konstitusi.


Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah mengatakan pasca di batalkannya Undang-Undang Nomer 17 Tahun 2012, pengelolaan koperasi untuk sementara kembali berpedoman kepada Undang-Undang Nomer 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Hal tersebut dilakukan sampai diterbitkannya UU yang baru tentang Perkoperasian. Sementara itu koperasi yang didirikan berdasarkan UU Nomer 17 Tahun 2012 tersebut sampai bupati Sidoarjo tetap sah dijalankan. Pasalnya UU tersebut pernah berlaku sebagai hokum positif. Namun sampainya, Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) harus tetap menyesuaikan kembali dengan UU Nomer 25 Tahun 1992 dan peraturan pelaksanaannya.


Dalam kesempatan tersebut Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah menyampaikan di tahun 2015 nanti, Indonesia dihadapkan pada era Asean Economic community atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Era tersebut sampainya para pelaku usaha dimungkinkan untuk melakukan perdagangan bebas. Untuk menghadapi hal itu, pemerintah ikut berperan aktif dalam membantu, membina dan mendorong koperasi dan UMKM untuk dapat maju dan berkembang. Agar sampai Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah para pelaku usaha khususnya koperasi dan UMKM mampu bersaing di pasar internasional.


Upaya terobosan dan inovasi dalam rangka mengembangkan dan memajukan koperasi dan UMKM dalam merespon keinginan pemerintah tersebut lanjut Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah salah satunya dilakukan kegiatan Sosialisasikan Peraturan Perkoperasian seperti ini. Selain itu dengan melakukan pembinaan,pelatihan dan bimbingan teknis baik manjemen maupun pengelolaan koperasi, upaya tersebut dapat segera terwujud.


Beberapa program kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tersebut dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan sehingga diharapkan kedepannya mampu bersaing di pasar internasional, sampainya.


Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindag dan ESDM Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, SKM, M.Kes mengatakan saat ini ada 1.316 koperasi di Sidoarjo. Dari jumlah tersebut banyak juga koperasi yang tidak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan yang menjadi kewajibannya. Selain itu masih juga ditemui pengurus, pengawas maupun pengelola koperasi masih belum bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya.


Dengan berbagai kendala yang terjadi pada pengelolaan koperasi, Fenny menyimpulkan bahwa masih ada beberapa koperasi yang belum begitu memahami peraturan-peraturan dan kebijakan yang ada. Sehingga kegiatan  Sosialisasikan Peraturan Perkoperasian perlu dilakukannya untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada pada pengelolaan koperasi.


Nara sumber dari Kementerian Koperasi dan UKM RI dihadirkan Dinas Koperasi, UKM, Perindag dan ESDM Kabupaten Sidoarjo. Yusuf Sofyan Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM RI akan memaparkan materi tentang peluang dan tantangan koperasi sebagai pelaku ekonomi dalamkesempatan tersebut. Selain itu materi mewujudkan koperasi Indonesia yang sehat, kuat, mandiri dan tangguh melalui perkuatan pengawasan pasca putusan MK tentang pencabutan UU 17 tahun 2012 juga akan disampaikannya. (humas/git)