Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Kabupaten Sidoarjo Kembangkan Wadah-Wadah Partisipasi Anak
Dilihat
484
Penulis:
2014-09-16 02:28:47




HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- Komitmen Kabupaten Sidoarjo Sebagai Kabupaten Ramah Anak (SiKARA) terus diwujudkan. Salah satunya dengan mengembangkan wadah-wadah partisipasi anak.  Seperti Forum Anak Sidoarjo (FAS) yang telah dibentuk sejak tahun 2005. Akan tetapi keberadaannya saat ini dirasa belum optimal atau belum dapat menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Sidoarjo.


Untuk itu Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kabupaten Sidoarjo akan mengembangkannya sampai tingkat kecamatan. Upaya terbentuknya forum anak kecamatan dicapai Kabupaten Sidoarjo melalui kegiatan Temu Anak Sidoarjo yang digelar di Pendopo Delta Nugraha, Selasa (16/9).


250 anak-anak siswa-siswi SMP maupun SMA di Kabupaten Sidoarjo hadir mengikuti kegiatan tersebut. Para pelajar yang hadir tersebut juga dibekali dengan pengetahuan tentang hak-hak anak melalui Sosialisasi Hak-Hak Anak yang juga diselenggarakan bersamaan. Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Setdakab. Sidoarjo Drs. Ec. Asrofi, MM mewakili Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH,M.Hum membuka kegiatan yang dihadiri oleh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sidoarjo tersebut.


Sementara itu, membacakan sambutan Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, Drs. Ec. Asrofi mengatakan bahwa secara filosofis, anak mempunyai hak untuk dapat hidup, tumbuh dan berkembang serta berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. Setiap anak Indonesia sampainya, mempunyai hak menyatakan dan didengar pendapatnya. Dalam tinjauan sosiologis sampai Drs. Ec. Asrofi, banyak fakta menunjukkan bahwa hak-hak anak Indonesia banyak yang belum terpenuhi. Kasus-kasus penjualan anak, eksploitasi seksual dan ekonomi anak adalah contoh pelanggaran hak-hak anak untuk mendapatkan perlindungan.


Selain itu rendahnya akses anak-anak terhadap proses pengambilan keputusan sampai Drs. Ec. Asrofi menunjukkan bahwa hak partisipasi anak belum terpenuhi. Untuk itu diperlukan forum anak sebagai wadah bagi partisipasi  anak dalam menyalurkan partisipasinya. Seperti FAS yang ada di Kabupaten Sidoarjo yang akan dikembangkan sampai ketingkat kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.


Melalui Drs. Ec. Asrofi, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah berharap forum anak kecamatan yang akan dibentuk, dapat menampung segala bentuk partisipasi dan aspirasi anak. Ia juga berharap agar forum tersebut memiliki fungsi sebagai wahana penyaluran minat, bakat sekaligus sebagai ajang bagi anak-anak untuk berkreasi dan berprestasi dengan menyenangkan.


Tidak terkecuali bagi mereka anak-anak dari kelompok marginal yang karena berbagai situasi tertentu mereka memerlukan perlindungan khusus, sampainya.


Drs. Ec. Asrofi juga berharap dengan semakin bertambahnya jumlah forum anak, akan dapat berperan sebagai motor penggerak dan sebagai pendidik sebaya. Khususnya dalam melakukan upaya-upaya pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban anak. Semakin kokohnya peran dan partisipasi anak lanjut Drs. Ec. Asrofi, akan turut mendorong kabupaten layak anak di seluruh wilayah khususnya di Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya partisipasi anak merupakan salah satu indikator dari kabupaten layak anak.


Jika seluruh wilayah menjadi kabupaten layak anak layak, maka Indonesia  layak anak idola dapat kita wujudkan bersama, sampainya.


Dalam kesempatan tersebut ia juga berpesan kepada siswa-siswi sekolah yang hadir untuk menjadikan diri masing-masing sebagai ujung tombak yang akan membawa perubahan pembangunan yang ramah anak di Sidoarjo. Selain itu ia meminta anak-anak yang hadir untuk dapat berperan serta dalam memberikan pemahaman kepada teman sebaya maupun adik-adik nya tentang hak dan kewajiban anak-anak.


Serta kalian harus lebih peduli terhadap isu-isu anak yang terjadi di lingkungan kalian, pesannya.


Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo juga meminta kepada anggota forum anak agar dapat menjadi agen perubahan di tengah-tengah komunitasnya. Menyampaikan pesan-pesan positif tentang perlunya menghindarkan diri dari bahaya narkoba, merokok, pergaulan bebas dan hal-hal negatif yang menyimpang lainnya harus dilakukannya.


Dalam kesempatan tersebut, ia juga menghimbau kepada seluruh SKPD Sidoarjo yang hadir untuk memberikan pengasuhan dan perlindungan anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan. Termasuk kekerasan dalam rumah tangga. Untuk itu ia mengajak kepeda seluruh orang tua untuk mengasuh anak-anaknya dengan penuh kasih sayang dan penuh tanggung jawab. Hal tersebut juga sejalan dengan instruksi presiden tentang gerakan nasional anti kekerasan terhadap anak.


Mari kita cegah dan kita hentikan tindakan-tindakan yang negatif, tindakan-tindakan yang tidak terpuji kepada anak-anak