Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sidoarjo Gelar Tasyakuran Peringati HUT Pramuka ke-53 Tahun
Dilihat
585
Penulis:
2014-08-14 04:41:01




HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- Hari ini, Kamis tanggal 14 Agustus 2014, Gerakan Pramuka di Indonesia telah berusia 53 tahun. Semenjak diperkenalkan tanggal 14 Agustus 1961 yang kemudian diperingati sebagai Hari Pramuka, dinamika kepramukaan banyak mengalami pasang surutnya. Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto tidak menampik hal itu. Hal tersebut ia sampaikan saat menggelar tasyakuran memperingati HUT Pramuka ke-53 di kantor Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sidoarjo, kemarin, Rabu (13/8).


Doa bersama dipanjatkan bagi arwah para angggota Pramuka dalam tasyakuran tersebut. Ceramah agama juga diberikan kepada para kakak-kakak anggota Pramuka serta masyarakat sekitar yang hadir memenuhi undangan.


Sebelumnya H. MG Hadi Sutjipto yang juga wakil bupati Sidoarjo tersebut mengatakan sebelum reformasi, gerakan Pramuka di Indonesia terus berkembang. Tetapi setelah reformasi, gerakan Pramuka sedikit mengalami kemerosotan. Salah satu penyebabnya adalah tidak banyaknya kegiatan kepramukaan di gugus depan sekolah. Faktor  kegiatan Pramuka di sekolah yang menjadi pilihan ekstrakulikuler sekolah sampai Ka Kwarcab Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto menjadikan gerakan Pramuka sempat mengalami kevakuman.


Akan tetapi lanjut pria yang menjadi anggota Pramuka sejak tahun 1968 sampai sekarang tersebut, gerakan pramuka kembali berkibar. Masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pencanangan revitalisasi gerakan Pramuka dilakukan. Undang-undang no 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka di buat dan di sahkan sebagai pegangan hukum tertinggi kepramukaan di Indonesia.


Begitu juga dengan dicanangkannya kegiatan Pramuka sebagai ekstrakulikuler wajib di sekolah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan R.I. Sekolah mewajibkan siswanya untuk mengikuti kegiatan Pramuka yang selama ini menjadi pilihan ekstrakulikuler sekolah. Dengan begitu akan menjadi modal untuk kembali menggiatkan gerakan Pramuka di Indonesia.


H. MG Hadi Sutjipto mengatakan gerakan Pramuka sangat dibutuhkan dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan karakter kepada generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa sangat di perlukan. Pasalnya calon pemimpin bangsa harus memiliki kepribadian dan karakter yang baik untuk membawa bangsa Indonesia kearah yang lebih baik.


Untuk itu, melalui Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sidoarjo terus berupaya memajukan gerakan Pramuka di Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya dengan memberikan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) bagi kepala sekolah di Sidoarjo. Hal tersebut sebagai upaya untuk menambah pengetahuan para Pembina Pramuka di sekolah dalam mendidik siswanya tentang ilmu kepramukaan.


Selain itu, upaya bagi kemajuan kepramukaan juga diharapkan dari semua pihak yang terlibat dalam kepramukaan. Seperti seluruh Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka yang ada Kabupaten Sidoarjo. H. MG Hadi Sutjipto berharap adanya inovasi-inovasi dari Kwarran untuk menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan kepramukaan di sekolah.


Tumpuan kami disamping Andalan cabang, kakak ketua kwartir ranting yang berhadapan langsung dengan gugus depan di sekolah, ada inovasi-inbovasi kegiatan kepramukaan, sampainya. (git/humas)