Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Bupati Sidoarjo Tolak Keberadaan ISIS di Wilayahnya
Dilihat
354
Penulis:
2014-08-08 03:43:40




HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum bersama Forpimda (Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Sidoarjo secara tegas menolak keberadaan ISIS (Islamic State of Iraq and Syiria) di Kabupaten Sidoarjo. Penolakan tersebut disepakati dalam rapat membahas keberadaan ISIS yang disinyalir masuk ke Kabupaten Sidoarjo, kemarin, Kamis, (7/8) di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.


Tokoh lintas agama seperti Ketua PCNU Sidoarjo KH Abdi Manaf, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sidoarjo KH. Imron Rofi`I,  Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Sidoarjo Agus Susanto hadir dalam rapat tersebut. Begitu juga dengan Organisasi kepemudaan (OKP) Sidoarjo seperti Ansor Sidoarjo juga diundang untuk merapatkan barisan terhadap penolakan keberadaan ISIS tersebut.


Dalam kesempatan tersebut Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah menyampaikan bahwa keberadaan ISIS dapat merongrong keutuhan NKRI. Untuk itu secara tegas ia bersama Forpimda serta tokoh-tokoh agama serta tokoh pemuda Sidoarjo merapatkan barisan untuk menolak keberaaan ISIS.


Kita sepakat ISIS di Sidoarjo harus tidak ada, harus kita usir di Sidoarjo kalau memang ada di Sidoarjo, Sampainya.


Sementara itu menanggapi beredarnya kabar bahwa akan ada aktifitas ormas terkait gerakan ISIS di wilayahnya, bupati Sidoarjo akan terus melakukan pemantauan. Bersama insatansi terkait, pemantauan tersebut akan terus dilakukannya. Hal tersebut sebagai upaya pencegahan terhadap gerakan ISIS yang nyata-nyata ditentang oleh pemerintah.


Dalam kesempatan tersebut Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah menghimbau kepada warganya untuk tidak terpengaruh terhadap organisasi ISIS tersebut. Pasalnya organisasi tersebut bertentangan dengan asas Pancasila.


Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki yang hadir dalam kesempatan tersebut juga mengatakan akan terus memantau pergerakan ISIS di Kabupaten Sidoarjo. Ia mengatakan tersiar kabar bahwa akan ada pembaiatan anggota  ISIS di Gedung Islamic Center Kecamatan Balong Bendo oleh salah satu ormas. Bila kegiatan pembaiatan tersebut sampai dilakukan sampai AKBP Marjuki, dengan tegas pihaknya akan melakukan pelarangan.


Keberadaan ISIS yang saat ini sudah beredar kabar akan adanya pembaiatan anggotanya di Sidoarjo, pihak keamanan secara tegas melarang kegiatan tersebut, sampainya.


Sebelumnya tokoh lintas agama serta organisasi kepemudaan Sidoarjo juga menyatakan sikap menolak keberadaan ISIS di Kabupaten Sidoarjo. Pernyataan sikap dengan 10 butir penegasan penolakan ISIS tersebut dilakukan di Kantor PCNU Sidoarjo kemarin, Kamis, (7/8). Salah satu isi pernyataan sikap yang ditandatangani oleh Ketua PCNU Sidoarjo KH Abdi Manaf,  Ketua BAMAG Sidoarjo Agus Susanto serta Ketua PC GP Ansor NU Sidoarjo Selamet Budiono dan Ketua KNPI Sidoarjo Ary Suryono dan tokoh-tokoh lintas agama dan tokoh pemuda lainnya tersebut berisi penolakan suatu kelompok yang menggunakan kekerasan atas nama agama dan menebar kebencian.  


Ketua PCNU Sidoarjo KH Abdi Manaf berharap kepada pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk lebih tegas dalam menanggapi keberadaan ISIS di wilayahnya. Pasalnya ia tidak berharap adanya gerakan massal untuk membubarkan ISIS tersebut.

 

Ketua PC GP Ansor NU Sidoarjo Selamet Budiono mengatakan siap mendukung pembubaran aktivitas ISIS oleh Polri di Sidoarjo. Apabila diketahui adanya aktivitas ISIS di Kabupaten Sidoarjo, ia tidak segan-segan akan melakukan pembubaran dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Polri dan TNI.


Kita akan tetap berkoordinasi dulu dengan Polri dan TNI untuk mensupport dalam membubarkan kegiatan tersebut, sampainya. (humas/git)