Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Bupati Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Semeru 2014, Pasukan dan Kendaraan Di Lakukan Pengecekan
Dilihat
483
Penulis:
2014-07-24 10:31:56




HUMASPROTOKOL, Sidoarjo - Jelang pengumunan hasil rekapitulasi Pilpres 2014 dan arus mudik Lebaran 2014, Polres Sidoarjo melakukan " Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Semeru 2014 " di halaman Mapolres Sidoarjo, Senin (21/7/2014).

Selain kesiapan personil yang diterjunkan, juga dilakukan pengecekan kesiapan alat operasional pendukung pasukan mulai dari R2 dan R4. Pengecekan dilakukan lansung oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M. Hum didampingi Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki dan Dandim 0816 SidoarjoLetkol Arh Bambang Hutomo Sip.

Selaku pimpinan apel, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, berpesan bahwa " sudah menjadi tugas kita bersama untuk menciptakan Sidoarjo yang aman dan kondusif, baik menghadapi penetapan pemenang pilpres maupun pengamanan mudik lebaran", ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati didepan ratusan anggota Polisi dan jajaran TNI dari Kodim 0816, dinas perhubungan, Satpol PP serta dari unsur Pramuka.

Setelah memimpin apel gelar pasukan, Bupati melanjutkan sidak pasukan untuk melakukan pemeriksaan terkait kesiapan anggota maupun kendaraan yang akan dipakai selama Operasi Ketupat Semeru berlangsung, " anggota maupun kendaraan sudah siap semua, meski begitu kita akan tetap terus menjaga kewaspadaan", ujar H. Saiful Ilah setelah baru selesai melakukan pengecekan pasukan.

Sementara itu, menurut Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki pengecekan armada kendaraan bermotor yang dimiliki Polres Sidoarjo, untuk kesiapan dalam Ops Ketupat Semeru 2014 dan lainnya.

Ada 536 personil Polres Sidoarjo dan jajaran Polsek yang diterjunkasn. Pasukan akan membawa bekal 25 kendaraan R4 patroli, 50 kendaraan R2 lantas dan Sabhara dan dua unit K-9, terangnya.

kesiapan kendaraan yang akan dipakai dalam operasional, sangat penting. Mengingat kinerja dilapangan harus maksimal. Jadi tidak ada alasan bagi anggota yang ditugaskan, tidak bekerja sesuai tugasnya, tegasnya.

Masih kata Marjuki, adanya kesiapan kendaraan akan juga mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat dalam pengamanan tanggal 22 Juli tentang pengumuman hasil rekapitulasi KPU tentang Pilpres.

Marjuki berpesan kepada para personil yang diberikan tugas untuk membawa armada tersebut agar selalu merawat dan menjaga kondisi kendaraan.

"Kendaraan ini dibeli dari uang rakyat. Maka para anggota yang membawa kendaraan harus benar-benar dijaga, mulai mesin, kebersihan dan lainnya," perintahnya. (humas/irw).