Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
APS Ajari Ibu-Ibu PKK Membuat Kudapan Sehat Berbahan Ikan
Dilihat
294
Penulis:
2014-06-05 06:28:32




HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- Ibu-ibu anggota TP-PKK yang ada di Kabupaten Sidoarjo dilatih membuat kudapan berbahan lokal dan ikan oleh Akademi Perikanan Sidoarjo (APS) Kamis, (5/6). Melalui Bimtek Pengolahan Kudapan Sehat Berbahan Lokal dan Ikan tersebut sembilan menu masakan di praktekkan di Pendopo Delta Nugraha Sidoarjo. Ketua TP- PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Anik Saiful Ilah membuka kegiatan yang diselenggarakan oleh lembaganya tersebut.


Dalam sambutannya,  Hj. Anik Saiful Ilah mengatakan diselenggarakannya kegiatan tersebut dalam rangka merancang menu keluarga sehari-hari. Ia mengatakan salah satu satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh adalah protein. Bagi anak-anak, protein tersebut sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhannya. Sumber protein bisa diperoleh dari nabati maupun hewani. Akan tetapi, sampai Hj. Anik, protein hewani  lebih kaya akan asam amino essensial yang mudah didapat pada ikan.


Istri dari Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH.M,Hum tersebut mengatakan bahwa Kabupaten Sidoarjo memiliki potensi menyediakan sumber protein hewani berupa ikan. Berbagai jenis ikan mudah diperoleh masyarakat Sidoarjo untuk diolah langsung maupun dijadikan variasi olahan. Namun, sebagaian masyarakat masih kurang dapat memanfaatkan ikan sebagai sumber protein dalam menu keluarga.


Untuk itu melalui kegiatan tersebut, pemanfaatan ikan untuk memenuhi asupan protein kepada anak dapat terwujud dalam keluarga. Sehingga sambung Hj. Anik, pola makan anak sejak dini dalam keluarga dapat dikatakan menuju pola makan sehat.


Untuk itu  melalui kegiatan tersebut, Ketua TP- PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Anik Saiful Ilah berharap kader-kader PKK nantinya mempunyai bekal pengetahuan tentang berbagai olahan berbahan lokal dan ikan dalam mendampingi anggota keluarganya. Ia juga berharap nantinya kader-kader PKK dapat mengembangkan kreatifitas dalam menciptakan produk olahan makanan berbahan lokal dan ikan tersebut.


Sementara itu Lilis Supenti, A.Pi, MM,M.Si dari APS mengatakan bahwa banyak keunggulan nutrisi ikan yang dibutuhkan oleh tubuh. Akan tetapi tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia masih rendah dibandingkan negara tetangga. Padahal potensi hasil laut Indonesia cukup besar karena dua pertiga bagian adalah laut.


Tahun 2011, sampai Lilis tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia mencapai 30,47 kg per orang pertahun. Hal tersebut masih rendah jika dibandingkan dengan negara Malaysia yang mencapai 55,4 kg/orang/tahun dan negara Singapura yang mencapai 37,9 kg/orang/tahun.


Konsumsi ikan di Indonesia hanya 25 gram perkapita perhari, padahal idealnya 100 sampai 200 gram perhari, sampainya.


Untuk itu melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh TP-PKK Kabupaten Sidoarjo tersebut, Lilis Supenti merasa senang dan bangga. Pasalnya melalui kegiatan tersebut secara tidak langsung pentingnya mengkonsumsi ikan dapat tersosialisasi. Sehingga konsumsi ikan di masyarakat dapat meningkatkan. (humas/git)