Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
SOSIALISASI PENGUATAN SISTEM INOVASI DAERAH (SIDa) KABUPATEN SIDOARJO, WABUP : SIDa SANGAT PENTING BAGI PERCEPATAN PEMBANGUNAN EKONOMI SIDOARJO
Dilihat
1043
Penulis:
2014-06-05 02:55:32




HUMASPROTOKOL, Sidoarjo - Menindaklanjuti Peraturan Bersama Menristek RI dan Mendagri RI Nomor 3 Tahun 2012 dan Nomor  36 Tahun 2012 tentang Penguatan Sistem Inovasi Daerah,  yang menyebutkan bahwa dalam rangka peningkatan kapasitas pemerintahan daerah, daya saing daerah, dan pelaksanaan MasterplanPercepatan Dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025 diperlukan penguatan sistem inovasi daerah secara terarah dan berkesinambungan maka langkah awal dari pemerintah Kabupaten Sidoarjo membentuk Tim Koordinasi  Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) Kabupaten Sidoarjo, tim tersebut merupakan suatu elemen penyusun kebijakan penguatan SIDa di wilayah Sidoarjo.


Dalam rangka menyamakan persepsi dan pemahaman tentang Sistem Inovasi Daerah (SIDa), dirasa perlu melaksanakan Sosialisasi Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) yang diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 05/06/2014 di Sun Hotel jl. Pahlawan Sidoarjo, oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sidoarjo.


Sosialisasi ini dihadiri langsung Wakil Bupati Sidoarjo H. MG. Hadi Sutjipto, SH, MM, diikuti sekitar 60 peserta anggota Tim Penguatan SIDa terdiri dari unsur Pemerintahan (semua SKPD), Akademisi/Perguruan Tinggi, Dewan Riset Daerah Kabupaten Sidoarjo, unsur pengusaha seperti perwakilan dari Kadin (Kamar dagang Indonesia) Sidoarjo.


Hadir pada acara ini adalah Kepala Bappeda Sidoarjo, Ir. Sulaksono, Kepala Balitbang Propinsi Jawa Timur Ir. Priyo Darmawan MSc, dan Sebagai narasumber adalah Dr. Tatang A. Taufik ( Deputi Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bidang PKT Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi serta Dr. Niniek Fajar Puspita, M. Eng Selaku Koordinator Forum Jaringan Antar Peneliti dan Lembaga Litbang LPPM – ITS.


Sementara Wakil Bupati Sidoarjo, H. MG. Hadi Sutjipto, SH, MM dalam sambutan pengarahannya, menyambut baik acara ini, karena dinilai sangat penting sebagai wahana diskusi antara SKPD, Perguruan Tinggi, Pelaku Usaha dan Stakeholders terkait, untuk menyatukan persepsi dan pemahaman SIDa.


Keberhasilan SIDa harus didukung semua element,  karena itu Wakil Bupati Sidoarjo meminta Bappeda selaku Sekretaris Tim Koordinasi Penguatan SIDa Kabupaten Sidoarjo untuk  mengkoordinasikan kepada semua elemen, sehingga kolaborasi, kerja dan kemitraan lebih efektif demi mewujudkan Sidoarjo Inovatif.


Penguatan SIDa ini sangat penting, karena bertujuan untuk percepatan pembangunan ekonomi Sidoarjo, sgar tujuan dari SIDa ini bisa terwujud, diharapkan Bappeda melakukan koordinasi kepada pihak – pihak terkait, antara lain dengan SKPD terkait yang mewakili unsur dari pemerintah daerah, pelaku usaha serta dari unsur akademisi , tuturnya.


Dr. Tatang A. Taufik ( Deputi Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bidang PKT Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi menyatakan beberapa kerangka kebijakan inovasi. Yang pertama mengembangkan kerangka umum yang kondusif bagi investasi dan bisnis. Kedua memperkuat kelembagaan dan daya dukung iptek/litbang dan mengembangkan kemampuan obsorpsi oleh industri, termasuk UKM dan intermediasi. Ketiga menumbuhkembangkan kolaborasi bagi inovasi dan meningkatkan difusi, inovasi, praktik baik/terbaik dan atau hasil litbang. Ke empat, mendorong budaya inovasi. Kelima menumbuhkembangkan dan memperkuat keterpaduan pemajuan/modernisasi sistem inovasi dan klaster industri nasional dan daerah. Terakhir ke enam adalah penyelarasan dengan perkembangan global , terangnya.


Selanjutnya, Dr. Niniek Fajar Puspita, M. Eng Selaku Koordinator Forum Jaringan Antar Peneliti dan Lembaga Litbang LPPM – ITS ( Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya) dalam paparannya  menandaskan, bahwa SIDa di Kabupaten Sidoarjo sangat berarti karena Sidoarjo mempunyai keunggulan komparatif, terutama di bidang pertanian, pertambakan dan industri .


Harapannya Tim Koordinasi Penguatan SIDa Kab. Sidoarjo dapat menjalankan perannya dalam mendukung SIDa, melalui keterlibatan aktif dan sinkronisasi program sehingga implementasinya nyata.


Lebih lanjut menurut Niniek, penguatan jaringan iptekin untuk penguatan SIDa kabupaten Sidoarjo diharapkan dapat mewujudkan RPJP 2025, dimana provinsi Jawa Timur sebagai Pusat Agribis Terkemuka Berdaya Saing Blobal dan Berkelanjutan menuju Jawa Timur Makmur dan Beraklahk , mengingat kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu daerah andalan propinsi Jawa Timur.


Dalam laporannya, Kepala Bappeda Kabupaten Sidoarjo, Ir. Sulaksono selaku panitia penyelenggara sosialisai menyampaikan,   bahwa SIDa merupakan upaya yang tersistem dalam mengolah sumberdaya lebih produktif dan efisien. Kedepan akan disusun Road Map SIDa. SIDa juga merupakan fragment