Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
TNI AL Lepaskan Lahan Bagi Pembangunan Frontage Road Sidoarjo
Dilihat
537
Penulis:
2014-05-08 03:16:59




HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- TNI AL memberikan dukunganya terhadap rencana pembangunan frontage road dilahan miliknya yang berada di wilayah Gedangan. Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan Mabes (Markas Besar) TNI AL saat menemui bupati Sidoarjo kemarin, Rabu (7/5). Salah satunya adalah Perwira Pembantu V Fasilitas Pemeliharaan Staf Logistik (Paban V Faslan Slogan) Mabes TNI AL Kolonel Laut (Teknik) Ngatminto yang menemui Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH.M,Hum di Pendopo Delta Wibawa.


Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto SH.MM dan pejabat Sidoarjo, Kolonel Laut (T) Ngatminto mengungkapkan bahwa TNI AL mendukung pembangunan frontage road di Kabupaten Sidoarjo. Dukungan tersebut dihasilkan dari pertemuan jajaran petinggi di Mabes TNI untuk menindaklanjuti pertemuan bupati Sidoarjo dengan KSAL Laksamana TNI Marsetio yang dilakukan sebelumnya di Jakarta.


Dalam kesempatan itu, Kolonel Laut (T) Ngatminto menyampaikan bahwa kesediaan Mabes TNI AL untuk melepaskan lahannya yang berada di sisi Timur rel kereta api tersebut harus barengi kompensasi. Fasilitas TNI AL yang bakal terkena jalur pembangunan frontage road harus dibangun kembali oleh Pemkab Sidoarjo.


Seperti pembangunan kembali pagar serta satu kelas dan musolah SMP/SMA Hang Tuah. Selain itu teras kantor Balurjaltim yang terkena kepras dua meter serta gapura dan monumen di kantor Balurjaltim untuk dibangunkan kembali. Begitu juga dengan Monumen pesawat Juanda yang perlu di renovasi dan ditata letaknya agar terlihat bagus bila jalur frontage road sudah dibangun.


Selain itu lanjut Kolonel Laut (T) Ngatminto, Mabes TNI AL meminta agar kepengurusan pemecahan sertifikat tanah diurus oleh Pemkab Sidoarjo. Termasuk kepengurusan izin aset pengganti yang bisa digunakan oleh TNI AL di kawasan Gedangan. Ada tiga aset tanah TNI AL yang akan di manfaatkan untuk pembangunan jalur frontage road. Masing-masing tanah tersebut memiliki sertifikat. Untuk itu setelah skema penyerahan lahan sudah sudah disepakati, Mabes TNI AL meminta Pemkab Sidoarjo untuk segera mengurus secara lengkap pemecahan sertifikat tanahnya.


Menanggapi permintaan tersebut Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah menyambut baik usulan dari Mabes TNI AL. Kepada Dinas P.U Bina Marga Sidoarjo, bupati Sidoarjo meminta permintaan yang disampaikan oleh perwakilan Mabes TNI AL untuk di perhatikan. Kepada Kepala Dinas P.U Bina Marga Sidoarjo Ir.Sigit Setyawan M.T yang hadir, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah meminta untuk membangun kembali fasilitas TNI AL yang terkena gusur proyek pembangunan frontage road.


Bangun lagi sesuai aslinya atau lebih baik bangunannya malah lebih bagus, pinta bupati Sidoarjo.


Sementara itu Kepada Kepala Dinas P.U Bina Marga Sidoarjo Ir.Sigit Setyawan mengatakan bahwa lahan yang dimohon oleh Pemkab Sidoarjo terhadap rencana pembangunan jalur frontage road mencapai panjang 1.105 meter dengan lebar 15 meter. Lahan yang berada di beberapa titik tersebut seluas 16.575 meter persegi. Seperti lahan di depan SMP/SMA Hang Tuah dan Balurjaltim dengan panjang 185 meter dan lebar 15 meter mencapai luas 2.775 meter persegi. Kemudian lahan di depan monument pesawat juanda sepanjang 670 meter dengan lebar 5 meter yang mencapai 10.050 meter persegi. Sedangkan lahan di depan Brigif-1 Marinir Gedangan yang dibutuhkan mencapai panjang 250 meter dengan lebar yang sama (15 meter) mencapai luas 3.750 meter persegi. (humas/git)