Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Sidoarjo Lakukan Patroli Pesisir
Dilihat
769
Penulis:
2014-04-22 07:32:48




HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- Jaga mangrove (pohon bakau) dari pembalakan liar, Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Sidoarjo rutin lakukan patroli pesisir di perairan Kabupaten Sidoarjo. Seperti yang dilakukan diwilayah perairan Dusun Kepetingan Desa Sawohan Kecamatan Buduran, tadi pagi, Senin (21/4).

Dengan mengendari speed boat, patroli dilakukan dengan menyisiri perairan Dusun Kepetingan sampai muara sungai di kawasan tambak Desa Sawohan. Badan Lingkungan Hidup Sidoarjo, Bagian Humas dan Protokol Sidoarjo dan PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) Badan Ketahan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Sidoarjo serta Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) Bluru Kidul dilibatkan dalam pengawasan mangrove.

Dalam patroli pesisir kali ini tidak dijumpai adanya aktifitas pengerusakan pohon mangrove di wilayah tersebut. Kepala Seksi Pengelolaan Potensi Kelautan Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Sidoarjo Ir. Fesana Eradiaty MMA mengatakan bahwa sekarang sudah jarang dijumpai pengerusakan mangrove. Hal tersebut tidak terlepas dari pembinaan dari instansinya kepada masyarakat.

Sehingga lanjut Ir. Fesana Eradiaty kesadaran masyarakat akan pentingnya pohon mangrove itu sendiri meningkat. Hal tersebut menjadi salah satu faktor lestarinya pohon mangrove. Meskipun masyarakat sadar akan manfaat mangrove, instansinya tidak henti-hentinya melakukan pembinaan terhadap masyarakat pesisir. Selain itu lanjutnya, masyarakat sekitar juga dilibatkan dalam menjaga pohon mangrove terhadap pengerusakan.

Kondisi mangrove saat ini sudah bagus, kesadaran masyarakat sudah meningkat untuk menjaga pohon mangrove, sampainya.

Ia mengatakan banyak manfaat dari pohon mangrove bagi masyarakat pesisir yang mayoritas nelayan. Selain mencegah abrasi (Pengikisan Tanah), pahon mangrove sampai Fesana Eradiaty juga sebagai tumbuhnya ekosistem perairan. Untuk itu ia mewanti-wanti agar menjaga pohon mangrove yang ada. Jangan dirusak apalagi ditebang.

Mengerusak mangrove sama saja mengerusak lingkungannya sendiri, sampainya.

Ir. Fesana Eradiaty juga mengatakan bahwa patroli pesisir yang dilakukannya juga untuk mengetahui sejauh mana perkembangan wilayah perairan di Kabupaten Sidoarjo. Dua kali dalam sebulan, instansinya lakukan patroli pesisir di wilayah perairan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Arifin salah satu anggota Pokmaswas Bluru Kidul yang dilibatkan dalam patroli pesisir juga mengatakan hal yang sama. Ia mengatakan bahwa saat ini pembalakan liar yang dulu sering dijumpai sekarang sudah tidak lagi. Selain meraka sudah sadar ujar Arifin, masyarakat tahu bahwa menebang pohon mangrove ada sangsi pidananya. (humas/git)