Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo Permai Bersih Hatinya
° C
Wakil Bupati Sidoarjo Buka Diklatpim IV
Dilihat
493
Penulis:
2014-04-02 09:30:19




HUMASPROTOKOL,Sidoarjo.- 30 orang PNS Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV.  Peserta Diklatpim angkatan 4 Provinsi Jawa Timur tersebut merupakan pejabat eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.


Menandai dimulainya pelaksanan Diklatpim tingkat IV, Wakil Bupati Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto SH,MM membukanya di Pendopo Delta Nugraha, Selasa (1/4). Kepala Badan Diklat Provinsi Jawa Timur Dr. Saiful Rachman, MM,M.Pd serta Asisten Administrasi Umum Setda Sidoarjo Kissowo Sidi HP, SH.MH hadir dalam pembukaan tersebut. Kepala SKPD masing-masing peserta diklat juga dihadirkan dalam pembukaan itu.


Wakil Bupati Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto mengatakan bahwa Diklatpim IV tersebut dimaksudkan untuk mencapai persyaratan kompetensi kepemimpinan aparatur pemerintah sesuai jabatan struktural eselon IV. Pejabat yang memiliki kompetensi kepemimpinan ujar H. MG Hadi Sutjipto sangat diperlukan. Hal tersebut dibutuhkan dalam upaya mendukung tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan secara berkelanjutan.


Untuk itu Wakil Bupati Sidoarjo berpesan kepada peserta Diklatpim untuk benar-benar serius dalam mengikuti pembelajarannya. Ia berharap, semua  peserta Diklatpim nantinya mendapatkan kelulusannya. Lulus dengan baik untuk melanjutkan pemerintahan di Kabupaten Sidoarjo adalah harapan yang disampaikan Wakil Bupati Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto kepada peserta Diklatpim IV.


Saudara sekalian sudah menjadi peserta Diklat, jadilah peserta Diklat yang baik, pakta integritas sudah ditandatangani dan sudah diucapkan, laksanakan dan ikuti dengan sebaik-baiknya, sehingga lulus dengan baik,harus ada kebanggaan, sampainya.


Kepala Badan Diklat Provinsi Jawa Timur Dr. Saiful Rachman, MM,M.Pd mengatakan bahwa pelaksanaan Diklatpim tahun 2014 sudah menggunakan pola baru. Pola baru tersebut terdapat pada waktu pelaksanaan yang terbilang cukup lama. Bila selama ini peserta Diklatpim menjalani pelaksanaan pembelajaran selama 40 hari, dengan pola baru ini,  peserta Diklatpim akan melaksanakan pembelajaran selama 4 bulan.


Mulai Diklatpim I,II,III dan IV sampai Saiful Rachman rata-rata waktu pembelajaran yang ditempuh cukup panjang yakni empat bulan. Bahkan perubahan yang terbilang cukup radikal sampai Saiful Rachman ada pada lamanya waktu pelaksanaan Diklat Prajabatan. Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) peserta Diklat Prajabatan yang biasanya menjalani selama tiga minggu, nantinya  dimungkinkan akan menjalani Diklat selama sembilan bulan.


Kepala Badan Diklat Provinsi Jawa Timur Dr. Saiful Rachman juga menyampaikan bahwa Diklat pola baru yang telah diterapkan sekarang berbasis kinerja. Dengan kata lain pendidikan dan pelatihan yang diberikan lebih mengedepankan praktek dilapangan. Dengan pola lama kemarin peserta Diklatpim banyak menjalani Diklat yang dilakukan didalam ruangan dengan berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber. Akan tetapi dengan pola baru kali ini, porsi Diklat akan banyak dilakukan langsung di tempat masing-masing peserta Diklatpim bekerja.  


Mereka (Peserta Diklatpim) nanti akan kembali ke SKPD masing-masing akan tetapi statusnya tetap sebagai peserta Diklat, dan yang bertanggung jawab adalah para mentornya, atasan langsung masing-masing peserta Diklat, sampainya.


Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten  Sidoarjo Sri Witarsih SH mengatakan bahwa tujuan Diklatpim tingkat IV tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan dan sikap dalam melaksanakan jabatan sebagai eselon IV secara professional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai kebutuhan instansinya. Selain itu menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa juga salah satu tujuan diselenggarakan diklatpim tersebut. Memantapkan sikap dan semangat yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat serta menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam pelaksanaan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik juga merupakan tujuan pelaksanaan Diklatpim itu.


Sri Witarsih menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara No 13 tahun 2013 tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV, kompetensi yang dibangun meliputi kompetensi kepemimpinan operasional. Kompetensi tersebut yakni kemampuan membuat perencanaan kegiatan instansi dan memimpin keberhasilan implementasi pelaksanaan kegiatan tersebut.


Kompetensi tersebut dinyatakan tercapai dengan indikasi mampu membangun karakter dan sikap serta prilaku integritas sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Selain itu terc